Category : Travelling

Articles, Travelling

007 Elements – James Bond Yang Mengagumkan.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

007 Elements – James Bond Yang Mengagumkan.

Dunia belum pernah melihat daya tarik yang sedemikian unik: menara instalasi sinematik “007 ELEMENTS” di puncak Gaislachkogl pada ketinggian 3050 m di atas permukaan laut.
Tersembunyi di dalam gunung dengan gaya sejati agen rahasia. Tidak hanya penggemar berat 007 yang senang dengan Lokasi Bond yang resmi, dengan arsitektur dramatis dan pementasan yang brilian.

Dengan menggunakan 2x cable car tiba di puncak gunung di mana 007 Elements berada.
Jeep Landrover yang terjepit di batu gunung, menjadi photo spot yang menarik. Dikelilingi gunung-gunung Ötztal yang menakjubkan dengan Glacier salju berwarna putih di berbagai tempat.
Resto mewah yang memang dibangun untuk setting salah satu film James Bond dibangun di sana.

Instalasi Sinematik 007 Elements dibangun di atas tanah seluas 1300 meter persegi. Dibuka pada musim panas 2018 memadukan pengetahuan kreatif para perancang set film dan semangat inovatif Bergbahnen Sölden. Semua ditata dan dirancang dengan sangat modern khas James Bond.
Para pengunjung melakukan perjalanan melalui berbagai galeri langsung ke dunia mata-mata paling terkenal di dunia, James Bond. Instalasi video, efek suara, stasiun interaktif dan gadget Bond asli menginspirasi semua indera. Sebagai alternatif efek ultramodern berteknologi tinggi, berbagai cuplikan film berbeda ditampilkan dalam berbagai layar berbeda, melingkari penonton.
Di ruang lainnya diceritakan sejarah dan berbagai informasi dari berbagai film James Bond yang diciptakan oleh Ian Flemming, dan diperankan dari Sean Connery,

Ketika tangan diletakkan di salah satu alat yang tersedia, langsung diberi data-data kondisi tubuh, prestasi dalam dunia mata-mata dsb…
Ada pula jeruji stainless steel yang tertata, lalu di depannya ada tombol touchscreen, ketika disentuh salah satu pilihannya, terbentuklah mobil pilihan kita.
Mengasyikan!!

Leichtenstein tujuan berikutnya, negara terkecil ke empat di Eropa, dengan luas 160 km2. Dan negara terkecil yang berbatasan dengan 2 negara yaitu Negara Austria di sebelah barat dan Negara Switzerland di sebelah selatan. Termasuk Alpine Countries, maka negara ini dikelilingi oleh pegunungan.

Sebelum memasuki Leichtenstein, kami mengunjungi Kastil Schattenberg, di kota Feldkirch, yang sekarang dijadikan museum.
Dari Castle terlihat pemandangan kota dibawahnya yang indah memukau.

Tibalah kami di Negara Leichtenstein- salah satu negara terkecil di dunia.
Begitu tiba di hotel, terpampang tanda Reception. Kami pun menuju arah yang ditunjuk.
Hanya ruang kosong dengan komputer dan ada beberapa sofa.
Setelah membaca petunjuk, ternyata harus check in sendiri. Self Service.
Mengisi data, tanda tangan secara elektronik.
Lalu memasukkan kartu kredit dan muncul pertanyaan, bed yang diinginkan double atau twin. Lalu muncul pertanyaan lagi, kunci kamar 1 atau 2 biji.
Wow… hingga masuk kamar, kami tidak bertemu seorang petugas pun.
Hingga kami check out, karena kami skip breakfast, tidak bertemu petugas juga
Efisien sekali dan tentunya menghemat biaya operasional.
Inilah gambaran bisnis di masa depan.

Dan berkat pesan, please give me the best view, begitu buka pintu balkon, terlihat Vaduz Castle di puncak bukit.
WiFi password? Begitu masuk kamar, TV menyala dan password terpampang di sana.
Info tentang Negara Leichtenstein, semua tersedia di dalam alat sebedar handphone android. Tinggal tekan info yang dicari.
Pengalaman baru yang menarik.
Puji Tuhan…. Senangnya!

Travel teaches toleration. – Benjamin Disraeli

Perjalanan mengajarkan toleransi.- Benjamin Disraeli

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Articles, Travelling

Merano City, High Alpine Border – Perbatasan Antar Negara Di Ketinggian 2600 m & Aqua Dome Yang Mewah.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Merano City, High Alpine Border – Perbatasan Antar Negara Di Ketinggian 2600 m & Aqua Dome Yang Mewah.

Pagi ini kami mengitari Merano City. Ternyata cukup besar dan banyak toko-toko besar. Piazza Duomo yang terkenal dan merupakan bangunan paling menonjol di perbukitan. Nama lainnya adalah The Church of San Nicolo, sebuah gereja Katolik Roma di Merano. Jembatan cantik dengan kubah gereja di kanan kiri, serta sungai yang jernih hingga batu-batu di dasarnya terlihat jelas.

Melewati Passo Giovo, P. Indra tertarik dengan perkebunan apel di sepanjang jalan. Sederetan buah apel merah, sederetan lagi apel hijau. Kami pun berhenti mengambil video dan say hello menyapa mereka yang sedang panen. Hasilnya, kami diberi beberapa apel merah. 🙂

Perjalanan menuju Timmelsjorch sungguh menarik. Melewati toll SS44 dari Merano.
Jalannya berkelok-kelok dan tikungannya banyak yang tajam, mendaki gunung.
Timmelsjoch adalah Border, perbatasan antara Negara Italia dan Negara Austria yang berada di puncak High Alpine. Unik.
Sepanjang jalan banyak look out di tepi jalan untuk menikmati keindahan jurang atau gunung. Di tempat tertentu disediakan jembatan yang tertutup kayu, menjorok ke jurang, sementara ujungnya diberi pagar kaca, agar para wisatawan bisa mengabadikan keindahan alam di sana. Biasanya terletak di tebing yang tinggi. Ada pula yang dilengkapi berbagai hiasan seperti bendera, patung burung rajawali, atau batu-batu yang ditumpuk khas di pegunungan. Mempesona!

Banyak mobil sports, motor gede dan sepeda yang bersimpangan di jalan. Berbagai terowongan dilewati, tikungan, gunung dan lembah.
Hingga tiba di tunnel 16, terowongan yang sisi yang satu berada di Italia, sementara sisi lainnya berada di Austria.
Kami dari Italia menuju ke Austria.
Sesuatu yang menarik berada pada beberapa tikungan, ada baju para pembalap berwarna warni, biru, kuning, merah dsb. digantung di tepi tikungan.

Di ujung Timmelsjoch ada Museum Sepeda Motor yang sangat megah. Dilengkapi dengan berbagai motor, sepeda, foto-foto, ornamen sepeda motor dan tentu saja resto. Di seberangnya, dibuat jembatan gantung terbuka yang menjorok ke jurang, dengan background gunung-gunung yang megah di ketinggian 2500 meter.
Wisatawan bergantian mengambil foto, mengabadikan keindahannya. Keren abis.

Menuruni jalanan yang meliuk-liuk menuju kota berikutnya, Soelden. Aqua Dome adalah tempat yang berada di lembah dengan dikelilingi gunung-gunung tinggi, menjadi tempat spa yang terkenal. Udaranya segar, pemandangannya pun indah ditambah pula berbagai kolam yang memiliki kehangatan air dan fasilitas yang berbeda. Sungguh menjadikan semuanya perpaduan yang sempurna.

I love to think of nature as an unlimited broadcasting station, through which God speaks to us every hour, if we will only tune in.- George Washington Carver.

Saya suka berpikir bahwa alam sebagai stasiun penyiaran tanpa batas, yang melaluinya Tuhan berbicara kepada kita setiap jam, jika kita menyamakan frekuensi dengannya.- George Washington Carver.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Articles, Travelling

Grossglockner Jalan Keren Berkelok-kelok & Kaizer Franz Joseph Glacier.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Grossglockner Jalan Keren Berkelok-kelok & Kaizer Franz Joseph Glacier.

Cuaca cerah pagi ini. Grossglockner High Alpine, tujuan berikutnya. Begitu memasuki kota Fusch, suasana agak berbeda. Sudah memasuki wilayah Grossglockner yang terkenal.
Dengan menunjukkan Summer Card, kami mendapatkan discount Tiket masuknya.

Grossglockner pada puncaknya mencapai ketinggian 3.798 meter di atas Laut Adriatik, merupakan gunung tertinggi di Austria dan gunung tertinggi pula di pegunungan Alpen.

Di setiap bagian pemandangan yang cantik, disediakan tempat menjorok untuk mobil-mobil parkir, biasa diberi istilah look-out.
Keunikan di Grossglockner High Alpine Road adalah jalannya yang berkelok-kelok, menukik mengitari gunung, melewati terowongan. Tidak mudah mengendarai mobil di sana apalagi setir kiri. Justru inilah yang menantang P. Indra untuk menaklukannya.

Sejak dari bawah sudah banyak look-out. Kami berulang kali berhenti mengambil foto-foto cantik.
Tetapi kemudian kami menyadari, makin ke atas makin cantik. Hingga tiba di Edelweiss, pemberhentian di puncak di mana ada resto dan fasilitas parkir yang luas.
Pemandangan terbuka di sisi kiri dan kanan. Terlihat Danau, jalan yang berkelok-kelok bak ular meliuk ke sana ke mari.
Menikmati makan siang sambil menikmati keindahan alam yang memukau.

Ketika hendak melanjutkan perjalanan, P. Indra melihat ada jalan yang lebih tinggi menuju ke atas. Jalannya kecil melingkar. Segera P. Indra mengarahkan mobil ke sana. Banyak pula pengendara motor gede dan ada beberapa yang mengendarai sepeda. Motorhome Banyak terlihat di sana.
Wow… Pemandangan di sini lebih memukau. Pada ketinggian 2671 meter. Ada toko-toko kecil dan resto Edelweiss Hutte, dengan payung-payung merahnya menyemarakkan suasana.
Begitu cantik pemandangannya, hingga P. Indra tidak henti-hentinya mengabadikannya.

Tak terasa hingga pukul 14.30 barulah beranjak menuju tujuan berikutnya Kaiser-Franz-Josefs Glacier yang terkenal.
Diambil dari nama kaisar Austria yang pernah berkunjung, mendaki dan mengagumi Glacier di sana pada tahun 1856. Patung dari Kaiser Franz Joseps didirikan di sana pada tahun 1906, untuk mengenang kunjungan sang kaisar.

Ternyata keindahannya tidak hanya Glacier tetapi ada sungai, air terjun dan bendungan dari salju yang meleleh.
Kemarin karena hujan dan kabut, tidak bisa menikmati keindahan High Alpine Reservoir, tetapi hari ini Tuhan beri gantinya… Kami bisa ambil foto bendungan sepuasnya.
God is good, all the time.

Before the mountains were made, before you had given birth to the earth and the world, before time was, and for ever, you are God.

Sebelum gunung-gunung diciptakan, sebelum bumi dan dunia Kaubentuk, Engkaulah Allah yang kekal, tanpa awal tanpa akhir.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Articles, Seruput Kopi Cantik, Travelling

Liburan Zell Am See – Kaprun Yang Serba GRATIS. Mau??? Ini Rahasianya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Liburan Zell Am See – Kaprun Yang Serba GRATIS. Mau??? Ini Rahasianya!

Pagi ini kami menjelajah oldtown St. Wolfgang yang cantik. Banyak rumah kuno yang berada di tebing. Di salah satu rumah, tebingnya dihiasi patung dan berbagai posisi tangan: menggenggam, tunjuk jari dll. Lalu rumah-rumah yang dindingnya penuh tanaman merambat. Di sana-sini pagar kayu dengan beraneka bunga berkembang di pot yang menempel di pagar. Cantik sekali.

Gereja St. Wolfgang berada di tepi danau. Dinding luar halamannya berbentuk melengkung, menjadi spot foto para turis. Dari lengkungan terlihat kapal dan danau. Wow ..
Gereja dengan hiasan keemasan yang megah. Sementara di sisi belakang tabung-tabung untuk akustik berjajar rapi di lantai atas.

Di tepi danau banyak orang yang duduk-duduk menikmati keindahan danau. Ada 2 kursi berbentuk melengkung untuk 2 orang tiap kursinya, dan bisa jadi kursi goyang. Sebagian lain duduk di tepian danau. Bebek-bebek berenang kian kemari. Sementara air danaunya bening dan bersih sedap di pandang mata.

Dari St. Wolfgang menuju kota Zell Am See sekitar 2 jam perjalanan.
Nach yang menarik, di Zell Am See dan Kapun, kota di dekatnya, ada kartu Zell Am See – Kaprun Summer Card.
Apa istimewanya?
Dengan kartu ini bisa naik transportasi apa saja, semuanya GRATIS.
Yeaaayyyyyy….

Tetapi tidak semua hotel join program ini. Jadi sejak awal pastikan hotel pilihan kita memberikan Summer Card.
Segera dengan berbekal kartu ini kami menuju Schmitten yang dikenal sebagai salah satu gunung panorama paling indah di Austria di ketinggian 3000 meter.
Naik Cable Car gratis.
Dari puncaknya terlihat Danau Zell yang cantik, juga pemandangan indah Taman Nasional Hohe Tauern.
Gunung Schmitten terkenal untuk Ski dan Hiking.

Dari Schmitten, kami mencoba boat yang mengelilingi setengah Danau Zell. Boat ini berhenti di 3 lokasi menjadi transportasi air bagi penduduk di 3 lokasi tersebut.
Dari boat, sekarang mencoba naik Ferry yang mengelilingi Danau Zell satu putaran lengkap selama 45 menit. Di dalam Ferry tersedia resto sehingga para penumpang bisa menikmati keindahan Danau Zell sambil makan dan minum.
Menyenangkan sekali, boat dan ferry juga free.

Hotel kami tepat di tengah-tengah oldtown Zell Am See, di mana mobil tidak diijinkan lewat. Hanya untuk pejalan kaki. Resto hingga makanan kaki lima berjejer di sekelilingnya.
Setiap malam ada grup 4 orang berpakaian traditional khas Austria yang memainkan alat musik sambil bernyanyi, tepat di bawah jendela kamar kami. Jadi tidak perlu menonton berdesakan, cukup menikmati dari jendela kamar. Apalagi saat lagu yang dinyanyikan lagu kesukaan yang berjudul Edelweiss, diambilkan dari film The Sound of Music…
Asyiknya…

Bizarre travel plans are dancing lessons from God.” – Kurt Vonnegut

Rencana perjalanan yang aneh adalah pelajaran menari dari Tuhan. ”- Kurt Vonnegut

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Articles, Travelling

Naik Kereta Api Tut…Tut…Tut…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Naik Kereta Api Tut…Tut…Tut…

Ingat lagu masa kecil dulu?
Naik Kereta Api Tut…Tut…Tut…
Siapa hendak turut?

Dan kami naik kereta api bergigi tertua di dunia yang masih beroperasi di St. Wolfgang, Austria.
The Steepest Steam Cog-railway in Austria, adalah Kereta api uap dengan roda gigi paling curam di Austria telah menaiki Gunung Schafberg dari St. Wolfgang sejak 1893. Dibutuhkan 35 menit untuk mencapai puncak.

Pemandangan dari puncak pada ketinggian1.783 m, sangatlah memukau dan terkenal di seantero dunia. Pada hari yang cerah terlihat pemandangan panorama 360 ° di atas 4 Danau Wolfgangsee, Irrsee, Mondsee dan Fuschlsee.
Tempat ini konon dinobatkan sebagai Austria’s Most Beautiful and Scenic Mountain- Gunung Paling Indah dan Menawan di Austria.

Pada saat kereta naik, lancar seperti kereta pada umumnya. Saat-saat tertentu, terdengar bunyi tuuuuut…. tuuuuut… dan asap membumbung dari cerobong asapnya.
Ketika turun, serasa naik kuda. Tuplak… tuplak… bergetar karena gigi roda harus menahan agar kereta tidak meluncur ke bawah. Unik!

Kami menginap di St. Wolfgang. Tetapi sengaja sore itu ke St. Gilgen desa yang berjarak sekitar 20 km.
Ada gereja dengan menara cantik dekatnparkiran mobil. Melewati air mancur dengan gadis kecil mengangkat tangan, ternyata ada patung pria memanggul salib.
Dengan rasa ingin tahu, kami masuk ke dalamnya, tempat pemakaman dengan nisan-nisan cantik. Ada patung Yesus, Bunda Maria dan tidak lupa dihiasi dengan berbagai bunga-bunga nan indah. Rupanya para tentara yang dimakamkan di sana. Gereja cantik berada di sisi lain pemakaman. Sama sekali tidak ada kesan seram. Bahkan malam pun masih ada beberapa turis yang berkunjung.

St. Wolfgangplatz adalah pusat kota kecil St. Gilgen. Balaikota kalau di Indonesia.
Ada taman berbentuk lingkaran dengan patung di tengahnya.
Di pelabuhan banyak kapal-kapal kecil berwarna-warni tengah bersandar. Di depannya terletak taman kota di manabanyak warga berkumpul dan bersantai.
Pengalaman menyenangkan mengunjungi St. Gilgen yang cantik dan asri.

Whatever you do, do it for the glory of God.

Apa pun yang Anda lakukan, lakukan itu untuk kemuliaan Allah.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
1 2 3 4 5 6 16