Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Allah Yang Menyediakan! Yeaaaayyyyy….

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Allah Yang Menyediakan! Yeaaaayyyyy….

Petrus, Yohanes dan kawan-kawannya letih setelah semalaman berusaha menangkap ikan, namun hasilnya nihil.

Saat mendekati pantai, terdengar suara,
“Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?”

Jawab mereka: “Tidak ada.”

“Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.”
Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

Kisah ini menggelitik hati saya, di tempat yang sama, dengan cara yang sama, di mana mereka berusaha menangkap ikan semalaman dan hasilnya nihil, tetapi sekarang mereka memperoleh banyak sekali ikan.

Luar biasanya lagi dicatat, Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
Yohanes 21:11 (TB)

Mujizat terjadi mengikuti penyediaan yang berkelimpahan.

Keberhasilan tidak ditentukan oleh tempat mau pun caranya, melainkan karena ‘sepatah kata’ dari Tuhan. Dia tahu saat yang tepat dan lokasi yang pas, – di sebelah kanan perahu-, untuk memperoleh ikan. Tempatnya sama, tapi karena sepatah kata dari Tuhan, hasilnya berbeda.
Itulah sebabnya kita perlu mengikuti-Nya dan melakukan sesuai dengan cara-Nya, agar kesuksesan tercipta.


Mengharukan sekali, saat murid-murid yang kelelahan tiba di pantai, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.

Yesus tahu kelelahan murid-murid-Nya. Sebelum mereka tiba, Yesus sudah menyiapkan roti panggang dan ikan…

Soo Sweet….

Betapa seringnya saya kuatir tentang banyak hal. Padahal sebelum membutuhkannya, Tuhan sudah menyediakan jawabannya.

Isaiah 65:24 [NLT]
I will answer them before they even call to me.
While they are still talking about their needs,
I will go ahead and answer their prayers!

Aku akan menjawab bahkan sebelum mereka memanggilKu.
Sementara mereka masih membicarakan kebutuhan mereka, Aku akan menjawab doa mereka!

Tuhan mengerti apa yang saya butuhkan, meski saya belum mengatakannya.
Sungguh pemahaman yang sangat memerdekakan!

Andreas Hartanto, sahabat saya mengingatkan, banyak orang berdoa karena mengharapkan sesuatu.
Entah pertolongan, berkat, perlindungan, dan seterusnya. Sibuk menyampaikan berbagai list permintaan.

Mengapa kita tidak berdoa dan membaca firman karena ingin mengenal-Nya lebih dalam lagi?
Ketika kita menyelaraskan diri kita dengan Tuhan, pikiran kita sama dengan pikiran Tuhan, perkataan kita sama dengan perkataan Tuhan, perasaan kita sama dengan perasaan Tuhan, – kita di dalam Tuhan & firman-Nya tinggal di dalam kita-, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya, demikian janji Tuhan. Yohanes 15:7 (TB)

Sesungguhnya, tanpa kita minta pun, Tuhan sudah menyediakan apa pun yang kita butuhkan, melebihi apa yang bisa saya pikirkan.
Dia Bapa Yang Maha Baik!

Bagaimana pendapat Anda?

Psalms 23:6 (NET) Surely your goodness and faithfulness will pursue me all my days, and I will live in the Lord’s house for the rest of my life.

Mazmur 23:6 (TB) Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apa Rahasia Agar Terhindar Dari Angin Ribut Dan Badai Kehidupan?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apa Rahasia Agar Terhindar Dari Angin Ribut Dan Badai Kehidupan?

Mengapa kita kerap menganggap Tuhan misterius dan kesulitan untuk memahami kehendak-Nya?
Karena kita bersiteguh dengan nalar ala kita sendiri.

Itu tidak terjadi sekarang saja, tetapi sejak Yesus masih ada di muka bumi.

Tuhan Yesus memerintahkan murid-murid-Nya ke seberang.
Saat itu Yesus dengan nyenyaknya tidur di buritan kapal.

Menurut nalar kita, selama kita bersama Yesus, tentunya semuanya berjalan mulus.
Sama seperti kita, sudah berdoa, baca firman, beribadah maka seharusnya hidup lancar bak di jalan toll.
Tetapi kenyataannya tidak demikian!

Badai dan angin ribut menerpa. Bahkan air sampai masuk ke dalam kapal.
Sungguh membuat galau, cemas dan takut.
Dan Yesus tetap tertidur nyenyak!
Seolah tidak peduli…
Huh…

Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?”
Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”
Markus 4:38-40 (TB)

Murid-murid terpukau…
Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”
Markus 4:41 (TB)

Yang tidak disadari murid-murid, sebelum Yesus menghardik angin dan badai, sesungguhnya mujizat SUDAH terjadi.
Meski air masuk ke dalam kapal, namun kapal itu tidak tenggelam.

Mujizat senantiasa menyertai saat ada Yesus di dalam kapal kehidupan kita!
Yesus tinggal di dalam roh kita.

Kerapkali kita seperti murid-murid, membiarkan Yesus hanya berada di buritan ‘kapal kehidupan’ kita.
Pikiran, keputusan, pertimbangan yang kita pedulikan hanyalah sesuai kepandaian dan kecerdasan kita sendiri.
Ketika angin ribut dan badai menerpa, barulah kita sibuk berdoa, menggedor-gedor pintu surga dan meminta mujizat pertolongan-Nya.
Tuhan baik!
Dia selalu siap menolong kita dengan menghardik angin & badai. Dalam sekejap semuanya tenang…

Yang Tuhan mau, kita menempatkan-Nya menjadi nakhoda kapal kita. Ijinkan Dia yang memimpin serta mengarahkan kapal kehidupan kita.
Dengan cara ini kita akan menghindarkan berbagai badai dan angin ribut yang tidak perlu
Yesus tahu mana jalan yang terbaik, tercepat dan teraman bagi kita.

Pertanyaannya:
Bersediakah kita menyerahkan kendali hidup kita ke dalam tangan-Nya?

Having God in your boat, it doesn’t mean that you’ll not face any storms. It means no storm can sink your boat. Walk in faith, you’ll never walk alone.

Memiliki Tuhan dalam perahu, itu tidak berarti bahwa kita tidak akan menghadapi badai apa pun.  Namun artinya, tidak ada badai yang dapat menenggelamkan perahu kita.  Berjalanlah dengan iman, kita tidak pernah berjalan sendiri.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Semua Akan Baik-baik Saja… [Takut Mati ??? Ini Pengalaman Pak Giyono.]

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Semua Akan Baik-baik Saja…
[Takut Mati ??? Ini Pengalaman Pak Giyono.]

“Membaca tulisan Bu tentang, : “Ingin Tahu Rahasia Saat Ajal Menjemput ?”

Ijinkan saya berbagi berkat …”, ujar P. Giyono memulai kisahnya dengan bahasa khas Suroboyoan.

Waktu saya masih kanak-kanak , usia sekitar 8 th , saya paling takut mendengar kata “MATI”. Saya membayangkan bagaimana _soronya (menderitanya) jadi orang matiDimasukkan peti , petinya ditutup rapat dan waduhh… dipaku lagi. Trus masih dipendhem (istilah kanak-kanak = dikubur) ditanah yang kering …. lalu diuruki (ditimbun) dengan tanah , yang kadang tanahnya dicampur semen …. Saya ngerriii … tak bayangno mesti peteng-teng karo sumukk tenan. (Gelap dan panas sekali..).

Sampai pada suatu hari saya sakit typus diusia sekitar 15 th. Begitu parahnya sampai saya tidak sadarkan diri selama semingguan, Suster Rumah Sakit bilang sama kakak perempuan saya :
“Adikmu endang gowonen mrene , selak matek (Adikmu cepat dibawa ke sini, keburu mati…)” .

Kata kakak perempuan dan Mama … mata saya terpejam tetapi mulut menggigau gak karuan ….

Pada saat saya tidak sadarkan diri itulah saya melihat taman yang indah sekali, ditumbuhi bunga warna-warni , suasananya cerah seperti sehabis hujan , langit biru dengan awan tipis ….dan saya melihat banyak orang berjubah putih.
Saya juga melihat Alm. Papa saya, serta keluarga, ada temen sekolah minggu serta kaum remaja yang telah meninggal …. Mereka semua tersenyum, tertawa sambil bercanda…ada anak-anak yang berlarian kejar-kejaran.
Waaaahhhhh ….pokoknya mereka semua tersenyum, bergembira dan bahagia.

Bu, untungnya waktu itu mereka tidak mengulurkan tangannya pada saya dan saya juga tidak mengulurkan tangan kepada mereka
Seandainya mereka beramai-ramai mengulurkan tangan, wis hari ini saya gak iso guyonan sama Bu Yenny… 🙂

Sejak itu saya mulai bertumbuh secara rohani. Tidak takut lagi mendengar kata “MATI” , bahkan diusia remaja saya paling berani lhooo
Berani masuk ruang jenasah, tidur di kamar orang yang baru meninggal…. Saya setia beribadah serta melayani di kaum Remaja Muda.

Th 2000an saya sakit demam tinggi dan kalau buang air besar berdarah.
Diagnosa dokter , dipantat kanan saya ada peradangan, lalu diputuskan segera operasi. Daging rusak dipantat diambil …besar sekali , (tapi tetap beruntung lhoo Bu pantat kanan saya gak habis … 🙂 ).
Daging rusak yang diambil diperiksa di Lab …hasilnya tidak ganas dan ada TBC yang menyerang jaringan kulit akut menahun.

Saya sungguh berterima kasih kepada Tuhan yang telah memberi saya seorang Istri yang begitu setianya mendampingi saya.
Kalau tengah malam pas dia tidur saya pandangi wajahnya … lama-lama mata saya berkaca-kaca , saya ‘mewek’, menangis tanpa bersuara …dalam hati saya berjanji: Mom …aku juga akan setia sepertimu.

Sekitar tahun 2003-2005, saya menjalani operasi yang sama lagi tetapi dipantat kiri …. Dalam kurun waktu mulai th 2000 saya menjalani 7x operasi.
Bosen aahhh …mosok operasi lagi ..operasi lagi.

Saya tanya dokternya,
“Apa penyebabnya Dok, koq bolak-balik bengkak lalu harus dioperasi ?”
jawabannya, “GAK WERUH (Gak tahu)”… 🙁
Lhoooo… lha trus saya bagaimana ?

Yang mau saya bagikan Bu , dalam menjalani ini saya dan Istri membangun kepercayaan terhadap Tuhan dan firmanNya , BAHWA KAMI AKAN BAIK-BAIK SAJA.

Setiap kali saya masuk ruang operasi Istri saya selalu berkata, “Pap ndak usah takut , Papa akan baik-baik saja”.
Dan benar terbukti sampai hari ini kami baik-baik saja karena kami didalam Tuhan dan firmanNya didalam kami , saya sembuh secara supernatural…. Tuhan kita memang ahli membuat keajaiban.

Bu , setujukah jika mulai sekarang ketika kita menghadapi persoalan apapun , kita bangun keyakinan kepada Tuhan bahwa SAYA AKAN BAIK-BAIK SAJA ?

Terima kasih Bu , semoga kesaksian saya ini menguatkan dan membuat kita semua yang sedang bergumul dengan persoalan tidak tawar hati , marah atau pun kepahitan terhadap Tuhan.


Wow… Kesaksian yang sangat membesarkan hati.
Hidup tidak lepas dari berbagai persoalan dan masalah.
Tetapi percayalah, SEMUA AKAN BAIK-BAIK SAJA.

Tidak selalu doa dijawab secara instan. Bahkan P. Giyono operasi 7 kali sebelum menerima mujizat kesembuhan. Setelah dia merasa bosan dioperasi.

Tuhan memang tidak pernah berjanji bahwa langit akan selalu biru.
Tetapi ketika kita mengarahkan mata kepada-Nya, –Fix our eyes on God-, maka SEMUA AKAN BAIK-BAIK SAJA.

We cannot control or tame the storms that we are in, but we can choose to fix our eyes on the One who can silence it.

Kita tidak dapat mengendalikan atau menjinakkan badai yang kita hadapi, tetapi kita dapat memilih untuk mengarahkan mata kita pada Dia yang dapat menenangkannya.

??YennyIndra??
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Prinsip Ya & Tidak Dalam Meraih Kesuksesan.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Prinsip Ya & Tidak Dalam Meraih Kesuksesan.

Ve kesal berat.
Putrinya perlu bayar uang semester di sekolahnya, dan Ve ingin membayar Cash.

“Kata Tuhan, Jangan berhutang nanti kita jadi budak yang menghutangi.”

Tapi uniknya, kalau bayar cash justru kena denda 1.5%/bulan.
Sebaliknya kalau berhutang, tidak ada denda.
Loh ????

Sekolah memberikan pilihan membayar cicilan dengan kartu kredit Bank A atau Bank B, baru Free denda.
Padahal Ve hanya punya kartu kredit Bank Z. 

Zaman sekarang memang unik. Orang ‘dipaksa’ berhutang, padahal kalau hutang macet beneran, bisa dikejar-kejar bahkan rumahnya ‘ditongkrongi’ oleh debt collector.

Dalam keadaan suntuk, Ve curhat pada Ani.
“Gak masuk akal itu… Anakmu dipindahkan sekolah saja,” sarannya
Ve makin panas….

Berbeda ketika Ve curhat pada Mira.
“Sudahlah, itu masalah kecil. Aku ada kartu kredit Bank A. Pakai punyaku saja, nanti kamu tinggal transfer.”
Beres!

“Memang benar..  dengan siapa kita curhat, menentukan endingnya di mana?” Ve memberikan kesimpulan.

*****
Teringat akan nyanyian Raja Daud, yang mengupas rahasia kesuksesannya.

How blessed is the one who does not follow the advice of the wicked, or stand in the pathway with sinners, or sit in the assembly of scoffers!
Instead he finds pleasure in obeying the Lord’s commands; he meditates on his commands day and night.

• Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang yang secara moral salah,

• yang tidak berdiri di *jalan orang orang yang melanggar hukum ilahi dengan melakukan perbuatan yang tidak bermoral,

• dan yang tidak duduk dalam kumpulan *orang yang tidak menghargai hal-hal yang berhubungan dengan agama atau nilai-nilai moral.

Menarik sekali…
Raja. Daud menyoroti bahwa sumber kehancuran, pada awalnya dimulai dengan berjalan dengan orang yang moralnya salah.
Berjalan artinya tidak terlalu lama.

Lalu meningkat dengan berdiri, -tentu lebih lama lagi-, dengan orang yang melanggar hukum Tuhan dan melakukan perbuatan tidak bermoral.

Meningkat lagi dengan duduk, -hhmm nyaman dan lama tentunya -, dengan orang yang tidak menghargai Tuhan mau pun nilai-nilai moral yang benar.

Raja Daud menekankan, jika kita Tidak Bergaul alias menghindari jalan hidup ke tiga kelompok tadi, maka separuh kesuksesan sudah ada dalam genggaman kita.

Yang separuh lagi apa dong?
• Tetapi yang kesukaannya ialah Firman TUHAN, dan yang merenungkan Firman itu siang dan malam.

Menyukai Firman Tuhan, artinya selalu dipikirkan dan diingat.
Kan suka….
Terus menerus dicari, digali…
Lalu direnungkan.
Prinsip hidup ini, kita akan menjadi seperti apa yang kita fokuskan.
Kalau fokusnya Tuhan dan firman-Nya, tentu semakin hari kita makin menyerupai Tuhan.

Berarti tolok ukurnya mudah.
Apakah orang lain melihat dan merasakan ada Tuhan yang terpancar melalui kehidupan kita?

Jika YA, tidak usah kuatir. Berkat- berkat baik yang jasmani mau pun rohani, yang menjadi dambaan orang, akan mengejar hidup kita secara natural

Koq bisa?
Kalau yang kita tanam dan rawat itu benar-benar Biji kelengkeng merah, tidak perlu diragukan lagi, buahnya Pasti kelengkeng merah.
Bukan durian.

Hasilnya?
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Dahsyat….!!!

Yeaaaayyyyy…. Ternyata prinsip-prinsipnya jelas, mudah dan bisa dilaksanakan koq…
Hanya butuh kejelian, kemauan dan ketaatan kita.
Curhat dengan orang yang tepat.
Bergaul dengan orang yang benar.

Jalan dunia menuju kesuksesan kelihatan heboh, gemerlap, menggiurkan namun menghalalkan segala cara.
Jalan Tuhan sederhana, jauh dari gebyar-gebyar namun memberikan sukacita yang sejati disertai ketenangan.

Nach, pilih yang mana?

“Don’t worry about other people’s opinions of you. God never told you to impress people; only to love them.” Dave Willis

Jangan khawatir tentang pendapat orang lain tentangmu.  Tuhan tidak pernah menyuruh Anda untuk membuat orang terkesan;  hanya untuk mengasihi mereka.”  Dave Willis

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Gulma (Rumput Liar).”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Gulma (Rumput Liar).”

Suatu ketika, saya memiliki tetangga yang berhenti merawat halaman belakang rumahnya.
Semula halaman itu dipenuhi dengan rumput yang ditata apik dengan semak-semak yang dirawat dengan baik pula.
Karena mahalnya harga air, dia memutuskan untuk berhenti menyiram dan merawat halaman rumahnya. Beberapa tahun berlalu, maka halamannya dipenuhi dengan rumput liar.
Yang menarik, saya tidak pernah melihatnya menanam rumput liar. Saya belum pernah melihat orang menanam rumput liar. Gulma atau tanaman liar, hanya muncul ketika halaman dibiarkan tanpa pengawasan dan perawatan.

“Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.
Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.
Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran.
“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring,”
maka datanglah kemiskinan seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata”.
Amsal 24:30-34 (TB).

Hidup kita dapat diilustrasikan dengan halaman dan kebun. Kita harus terus-menerus mengawasi kondisi hati, pikiran pikiran dan perkataan dari mulut kita. Sangat mudah kita berpuas diri dan hanyut dari waktu ke waktu dalam Firman dan doa. Tanpa menyadari, ternyata perlahan-lahan hati kita mengeras saat hubungan dengan Tuhan. Padahal kita tidak menanam ‘rumput liar’ berupa ketidakpedulian, bergantung pada diri sendiri dan kemalasan. Mereka hanyalah bagian alami kedagingan dan pengaruh lingkungan yang merusak di dunia ini. Kelalaian menarik rumput liar.

“Aku menganggap sebagai kewajibanku untuk tetap mengingatkan kamu akan semuanya itu selama aku belum menanggalkan kemah tubuhku ini.”
2 Petrus 1:13 (TB).

Ketekunan dan pengawasan adalah tanggung jawab kita sehari-hari. Jangan biarkan hidup kita ditumbuhi rumput liar. Periksalah hati kita dan tetap fokus pada Yesus.

“Agar kamu tidak menjadi lamban, tetapi tirulah orang-orang yang dengan iman dan kesabaran mewarisi janji-janji.”
(Ibrani 6:12)

[Repost : “Weeds”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].


Saya sudah browsing berhari-hari mengumpulkan data barang yang ingin saya beli.
Menemukan barang dengan kriteria yang saya inginkan, tidaklah mudah. Saya harus menunggu P. Indra ada waktu untuk survey. Dan itu butuh waktu cukup lama.

Dibuatlah janji dengan sang agent. Pagi hari di tanggal yang ditentukan, si agent memberi kabar,
“Maaf bu… Sudah di DP orang semalam.”

Kecewa & jengkel.

Saya coba browsing lagi. Tidak menemukan yang saya inginkan.
Hingga saya sulit tidur.

Tiba-tiba Roh Kudus mengingatkan, sudah seminggu terakhir, saya hanya berdoa dalam roh, sekedarnya…

Berdoa? Ya
Baca firman? Ya
Merenungkan firman? Ya.
Tapi tidak dengan fokus yang penuh. Waktunya sempit dan sibuk.
Semua tetap dilakukan, sehingga saya ‘merasa’ semua baik-baik saja. Saya mengira sudah on the right track.
Tetapi sesungguhnya tidak…!!!
Seperti kata Barry Bennett, rumput liar muncul tanpa diundang. 🙁 Dan menghimpit iman saya.

Hati saya mengeras terhadap Tuhan tanpa sadar… oh…
Itulah sebabnya saya kehilangan damai sejahtera. Segala sesuatu bermasalah dan gagal, karena hubungan saya ke atas tidak beres!

Roh Kudus mendorong saya berdoa di dalam roh hinggga beban terangkat. Lega…

Seperti kata Daud, Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman. Mazmur 4:8

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 2 3 187