Category : Self Motivation

Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Roh Selalu Berbicara. Apakah Anda Berharap Untuk Mendengarkan Dia?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Roh Selalu Berbicara. Apakah Anda Berharap Untuk Mendengarkan Dia?

Yohanes 16:13 (TB) Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Barry Bennett sering dimintai nasihat, saran dan beliau selalu berusaha membantu. Namun, sungguh mengkhawatirkan, karena begitu banyak orang yang bergantung pada manusia untuk mendapatkan jawaban dan tidak pernah berharap untuk mendengar jawaban langsung dari Tuhan.
Seolah-olah mendengar dari Tuhan untuk diri sendiri bahkan tidak dipertimbangkan.

Jika kita bertanya kepada seseorang, “Apa yang Tuhan katakan kepadamu?”, sering kali ditanggapi dengan tatapan kosong. Bengong dan bingung.
Bahkan saat ditanya, di atas firman apa yang Anda pegang untuk mendapatkan jawaban doa dari Tuhan?
Mereka tidak punya. Bahkan ada yang sama sekali tidak mengenal firman, karena tidak membacanya.

Bagaimana seseorang bisa mendapatkan arahan dari Tuhan, yang merupakan kunci keberhasilan dalam hidupnya, jika dia tidak mengenal ‘bahasa Tuhan’ yaitu firman-Nya?

*Kebanyakan orang Kristen tidak menyadari, mereka mampu mendengar Tuhan.*

Masalahnya dimulai, karena kebanyakan orang kristen menjalani kehidupan yang sama seperti sebelum kita semua dilahirkan kembali. Kita membiarkan indera dan emosi menguasai serta mengatur keputusan-keputusan yang kita ambil.
Selain itu, kita justru memandang dunia untuk mendapatkan kebijaksanaan dan penerimaan.
Meniru cara orang dunia hidup, menjalankan bisnis serta pekerjaannya, meniru bagaimana mereka mengambil keputusan, dsb.
Tidak heran hidup orang kristen pada umumnya, tidak ada bedanya dengan kehidupan orang-orang dunia.
Sama galaunya, stress, penuh kekhawatiran, bahkan jika kita dengarkan kata-katanya juga persis sama.
Sama sekali tidak ada bedanya!

Padahal Roma 12:2 tegas berkata: Jangan menjadi serupa dengan dunia ini!
Dalam arti tertentu, kita hidup hanya dari “roti saja”.
Makan dari “pohon pengetahuan baik dan jahat.”

Matius 4:4 (TB) Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Seharusnya, kita yang SUDAH lahir baru, makan dari “Pohon Kehidupan”, yaitu Yesus sendiri.

Sebagai makhluk rohani, kita diciptakan untuk hidup berdasarkan firman Tuhan. Itu adalah “pengaturan default” kita, orang-orang kristen yang lahir baru.
Caranya?
Dengan membangun hubungan pribadi dengan-Nya konsisten setiap hari, 24/7 – 24 jam sehari, 7 hari seminggu senantiasa terkoneksi dengan-Nya.
Ketika mengabaikan perkataan Roh, kita menciptakan suatu lingkungan di mana kita akan tampak tersesat dan bingung seperti orang yang tidak percaya.
Seharusnya orang-orang kristen hidupnya mengikuti arahan Tuhan, God’sWay sehingga terhindar dari ribuan pertempuran yang tidak perlu.
Inilah tantangan kita, hingga kembali ke rumah Tuhan, hidup yang semakin hari semakin selaras dengan Tuhan maka hidup kita di bumi seperti di surga.

Meskipun nasihat yang saleh tentu saja berguna dan dibutuhkan, seiring pertumbuhan dalam hikmat, nasehat-nasehat itu tidak menghasilkan iman.
Iman timbul dari pendengaran akan Allah (Rm. 10:17). Seperti yang dikatakan Yakobus 5:13 (TB), “Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa!”

Mengapa?
Karena doa adalah lingkungan untuk mendengar. Doa mengalihkan pandangan kita dari kebutuhan dan mengarahkan kita pada Jawabannya. Doa melihat yang tak terlihat. Doa selaras dengan suara Tuhan. Doa berharap untuk mendengar dari Tuhan.

Latihlah diri kita untuk mendengarkan Tuhan. Pastikan apa yang kita dengar didasarkan pada Firman Tuhan. Roh akan menuntun kita kepada Kebenaran Firman. Iman akan diaktifkan dan hidup kita akan memasuki dimensi baru: hidup menurut God’s Way.

Mau? Yuk… nikmati hidup yang dipimpin Kristus secara pribadi. Paket keselamatan kita lengkap, komplit, plit…plit…plit….

Salvation is a package deal including healing, deliverance and prosperity – Andrew Wommack.

Keselamatan adalah paket lengkap yang mencakup kesembuhan, pembebasan, dan kemakmuran – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

Sudahkah Menginventarisasi Berkat-Berkat Kita?

Seruput Kopi Cantik

Yenny Indra

Sudahkah Menginventarisasi Berkat-Berkat Kita?

P. Dolfi & B. Nini ke England & Scotland.
Mereka kirim foto dengan gaya yang sama, di tempat yang sama: The Kelpies, saat P. Indra & saya ke Scotland dengan note:
“Ikutin Gaya Senior…” 
Kami ke sana Oktober 2016 & mereka Januari 2024.
“Thanks Ci Yen/P. Indra sudah recommended tempat ini.”

Saya selalu cinta Eropa karena di tempat-tempat wisatanya, banyak kisah-kisah yang menarik untuk ditulis. Bukan sekedar cantik.

The Falkirk Wheel, contoh paling menarik dari teknik abad ke-21 di Skotlandia. The Falkirk Wheel merupakan satu-satunya perahu pengangkat berputar di dunia – perahu pengangkat setinggi 115 kaki yang menghubungkan Kanal Forth dan Clyde dengan Union Canal.

Nach di samping Kanal Clyde dan Forth serta di dekat Sungai terdapat patung kepala kuda setinggi 30 meter yang disebut  The Kelpies Dibangun pada tahun 2013, Kelpies mewakili mitos kuda air dan mewakili peran kuda dalam industri, pertanian, dan kuda derek untuk kanal. Orang-orang Scotland mirip orang Asia, percaya yang mistik-mistik.

Archimedes Falkirk wheel & Kelpies di waktu malam dengan lampu menyala. Naik boat d Falkirk Wheel lalu boat diangkat ke atas, memasuki castle wow… sungguh menarik, penerapan Hukum Archimedes.
Unik ya?

Wuih jadi kangen…ke England, Scotland & Ireland.
United Kingdom (UK) punya kesan khusus di hati saya.

GIFT dari Tuhan, 2X saya menang undian Danamon Manchester United (Danamon MU).
Konon saya satu-satunya nasabah yang menang 2X, plus pada kedua kesempatan itu, bisa bertemu dan berfoto dengan Full Team Pemain Manchester United : 2013 dan 2016 dapat tanda tangan mereka pula. Lengkap!

Robin Van Persie yang ganteng, Rooney, Pogba pemain termahal di dunia saat itu dsb.
Tidak semua pemenang bisa bertemu full team lho… klo mereka sedang bertanding keluar, ya cuma bisa lihat lapangannya saja. Kami tour hingga ke tempat latihan mereka di Carrington Training Ground, dilanjut ke Old Trafford Stadium yang terkenal.

Kami berkesempatan pula mengunjungi The Old Course @ St. Andrews, yang dijuluki The Old Lady, lapangan golf tertua di Scotland, yang terkenal sebagai the Home of Golf (Rumah Golf) karena suatu alasan. Lekukan, punuk, dan tonjolan yang ditemukan di Old Course hampir semuanya alami. Domba bersarang di lereng bukit di sekitar bunker. Angin yang berhembus selama berabad-abad menggeser daratan dan membentuk cekungan dengan kemiringan khusus yang ditemukan di fairways.

“Hole ke-17 adalah lubang tersulit di dunia,” Sorley menegaskan. “Bahkan pemain terbaik pun tahu bahwa ada kemungkinan mereka akan gagal di sana. Jaraknya 495 yard, dan melawan angin, permainannya seperti par 5. Ada begitu banyak bahaya di hole itu.”

Hole ke18 terkenal dalam sejarah St. Andrews, ada beban tambahan yang bagi banyak orang, mencapai hole ke-18 The Old Course, yang menandai terpenuhinya impian seumur hidup mereka. Sedemikian uniknya lapangan Golf yang dibangun pada abad ke 14 ini.

P. Indra & Christian, putra saya, suka golf. Karenanya, mengunjungi Old Course St. Andrews menjadi sangat berkesan.
Golf itu satu-satunya olahraga, yang lapangannya tidak ada yang sama di seluruh dunia. Itu yang membuat Golf menarik. Dan kunci kemenangannya adalah menaklukkan diri sendiri.

********
Mengenang perjalanan travelling itu membuat hati saya berkobar-kobar… Hepi banget! Kami sudah mengunjungi lebih dari 60 negara di dunia.
Hhhmmm…. mungkin dari sononya, cita-cita saya memang ingin keliling dunia.

Sadar sekali, ini Anugerah Tuhan. Kami dapat privilege karena anugerah-Nya semata. Setiap kita punya kerinduan yang berbeda, di situlah Tuhan menempatkan masing-masing kita untuk menggenapi tugas yang berbeda pula.
Salah satu yang saya sukai saat travelling jalan sendiri tanpa tour, kami lebih bergantung kepada Tuhan. Pertolongan dan penyertaan Tuhan begitu nyata melalui berbagai mujizat. Hingga pernah nyaris mati di Western Australia, saat mobil kami selip dan semalaman tinggal di mobil di padang belantara.

Bukankah begitu banyak ‘kebetulan-kebetulan’ serta pertolongan Tuhan yang kita alami dalam hidup ini?
Orang bijak berkata, itu cara Tuhan agar tetap anonim.
Pertanyaannya:
Sudahkah kita menghitung berkat-berkat Tuhan dalam kehidupan kita?

Tuhan mengajarkan agar kita mendirikan Menara Peringatan untuk mencatat berbagai kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita.
Saya memilih menulisnya di Seruput Kopi Cantik dan posting di sosial media, agar dapat berbagi kebahagiaan dengan teman-teman serta menjadikannya Warisan yang Abadi.
Tulisan tetap bisa dibaca, meski penulisnya sudah tiada.
Konon manusia tetap hidup, selama namanya masih disebut orang.

P. Joachim Huang memberi saya pepatah kuno:
“Seburam-buramnya tinta, masih lebih baik daripada ingatan.”
Artinya, jika tidak ditulis, direview ulang, ingatan manusia begitu pendeknya. Kerap lupa pada kebaikan dan pertolongan Tuhan. Karena itu, tulislah!

Tidak sedikit pula, yang merasa, jika orang lain berbuat baik dan menolongnya, itu sudah sewajarnya.
Fokusnya kurang teruuuusss….perhatiannya pada hal-hal yang negatif dan tidak pernah merasa cukup.

Padahal Prinsip Kehidupan tidaklah demikian.
Semakin kita bersyukur, semakin banyak hal-hal yang bisa kita syukuri.
Syukur itu pula cara kita berterimakasih kepada Tuhan dan merupakan ungkapan kasih kita kepada-Nya.

Hidup tidak selalu mudah. Musuh kerap menghadang, menjegal, berusaha menjauhkan kita dari Tuhan.
Saat terbiasa bersyukur, mencatat kebaikan-kebaikan Tuhan, meski situasi yang kita hadapi seolah tanpa harapan, badai nampak begitu menggelora, namun kita diingatkan hal yang sederhana:
“kalau dulu aku ditolong Tuhan meski situasi begitu mustahil dan jalan buntu, sekarang aku pasti ditolong juga….”

Caranya?
Prinsipnya: Apa saja yang kita minta dan doakan, percayalah bahwa kita telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepada kita.

Percaya bahwa kita telah menerimanya, itu bagian kita. Menerima itu dalam hati, dalam roh. Kita yang harus melakukannya.

Maka hal itu akan diberikan kepada kita, itu bagian Tuhan. Dia yang memanifestasikan jawaban doa di alam natural.

Percaya saja. Gak usah mereka-reka bagaimana cara Tuhan menjawab doa kita. Stress nanti, akibatnya justru muncul ketidakpercayaan alias Unbelief, karena mencoba mengukur Allah dengan cara pikir kita yang terbatas.
Dia punya sejuta cara yang melampaui pemikiran kita.
He..he..he… otak kita yang hanya sebesar kacang, ‘Your Peanut Brain’, kata guru-guru Charis, gak bakalan paham.
Jadi cukup Percaya Saja.
Allah selalu bisa diandalkan!

Praktik yuk…..

Count your Blessings, name them one by one. Many Blessings see what God has done. Thank You Lord for Blessings much more than I deserve.

Hitung Berkatmu, sebutkan satu per satu. Banyak Berkat yang menunjukkan apa yang telah Tuhan perbuat. Terima kasih Tuhan atas berkat yang jauh lebih daripada yang layak saya terima.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

Beranikah Kita Menjadi Yang Langka Di Dunia Ini? Part 1

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Beranikah Kita Menjadi Yang Langka Di Dunia Ini? Part 1

Layar yang memonitor detak jantung Brant, menunjukkan garis lurus….
Secara medis, Brant sudah meninggal dunia.
Rupanya Brant mengalami beberapa mini-stroke, akibat angkat beban dengan posisi squat, yang mencederai 2 arteri di lehernya. Meski dokter sudah berusaha melakukan yang terbaik…

Billy Epperhart, ayah Brant, guru kami di Charis, merasakan perasaan campur-baur. Dalam keadaan yang sedemikian emosional, Andrew Wommack menelpon,
“Hei Billy, saya menelpon untuk mengatakan Allah ada di pihak Anda. Saya menelpon untuk memberitahu Brant akan baik-baik saja..”

Billy sangat emosional. Tetapi Andrew tidak meresponinya. Andrew TIDAK berkata,
“Saya dan Jamie berdoa untuk Anda, ketahuilah kami mengasihi Anda.”

Itu kata-kata penghiburan bagus & umum, tetapi Andrew tidak melakukannya.
Apa yang dikatakannya?
“Saya dan Anda adalah beberapa dari sedikit orang langka di dunia ini, yang anaknya dibangkitkan dari kematian. Mari kita sepakat memperkatakan bahwa Brant akan Hidup dan Tidak Mati.”
Mereka sepakat dan itu yang terjadi.

Andrew memberi MAKNA BARU bagi apa yang terjadi pada Brant: ‘dia tidak mati tetapi hidup.’
Mematahkan pendapat umum, jika layar monitor jantung itu lurus, artinya meninggal dunia.

Perkataan Andrew menyentak hati Billy Epperhart dan imannya segera bangkit dan membumbung tinggi….
Betul-betul terbukti.
Mungkin hanya Allah atau kombinasi antara Allah dan dokter…entah apa yang terjadi, secara ajaib Brant hidup kembali dan baik-baik saja hingga kini.
Wow…..

What happen to you, is never as important as what happen in you.

Apa yang terjadi _Kepada_ Anda, tidak pernah sepenting apa yang terjadi _Di Dalam_ Anda.

Ketika kita menyadari betapa dahsyatnya Allah yang tinggal di dalam roh kita dan bagi Allah tidak ada yang mustahil, maka terbukti hal-hal yang melampaui logika umum pun tercipta, seperti judul buku Andrew Wommack: Don’t Limit God – Jangan Batasi Allah.

Pastikan kita memilih MAKNA yang Tepat dengan bersepakat dengan Tuhan & Firman-Nya, maka keputusan kita akan menentukan ending kisahnya!

****
Teringat prinsip dasar kehidupan ini, bahwa Tuhan memanggil kita BUKAN supaya kita Mengerti. Tetapi kita dipanggil menjadi Orang Percaya – Believer.

“What believer do – apa yang dilakukan orang percaya?”

“Believe – Percaya…”

Ketika kita Percaya – Belive maka Pengertian – Understanding, akan mengikutinya. Tetap Percaya Firman Tuhan, terlepas apa pun situasi yang dihadapi, terlepas apa saja yang kita dengar, tetap PERCAYA FIRMAN TUHAN DI ATAS SEGALANYA & FIRMAN JAWABAN PERMASALAHAN KITA.

******
Saat Ps. John Donnelly dari Scotland ke Jakarta, beliau bertanya kepada salah seorang murid,
“Berapa banyak orang mati yang pernah kamu bangkitkan?”

“Tidak pernah”

“Karena kamu tidak pernah mendoakan orang mati agar bangkit, maka kamu tidak pernah membangkitkan orang mati.”

Berbeda dengan Ps. John. Saat di Phonm Penh, Kamboja, dalam sebuah acara, tiba-tiba Worship Leader yang memimpin pujian 30 menit yang lalu, meninggal dunia mendadak. Dokter yang ada di tempat itu, mengesahkan gadis itu sudah meninggal.

Ps. John & B. Susan, istrinya berusaha menyeruak di kerumunan, meminta ijin untuk mendoakannya. Tetapi sang dokter meyakinkan, “Sudah terlambat, gadis itu sudah meninggal, tidak ada denyut nadi lagi, sekitar 5 menit yang lalu.”

“Tidak pernah ada kata terlambat, apakah kami diijinkan untuk mendoakannya?” ujar Ps John maka dia & Susan menumpangkan tangan atas WL yang berusia 21 tahun, berbicara dengan suara pelan, menggunakan Otoritas Tuhan yang diberikan kepada setiap orang yang sudah lahir baru.

Secara instan, dalam sekejap, gadis itu membuka matanya dan dalam waktu 2 menit bangkit berdiri.

Sepuluh tahun kemudian, Ps. John & Susan kembali berjumpa dengan gadis itu, dia sudah memiliki 2 anak dan seorang suami yang tampan serta masih memimpin pujian & penyembahan.

Tidak ada kata terlambat, IT’S NOT OVER UNTIL GOD SAYS IT’S OVER.

*****
Pertanyaan bagi kita:
Beranikah kita meneladani para guru kehidupan ini, menjadi sedikit orang langka di dunia ini?

You cannot always control your problems, but you can always control HOW your problems affect you – Billy Epperhart.

Anda tidak selalu bisa mengendalikan masalah Anda, tapi Anda selalu bisa mengendalikan BAGAIMANA masalah Anda memengaruhi Anda – Billy Epperhart.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU

THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

Berani Terima Koreksi?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Berani Terima Koreksi?

Masih banyak teman-teman yang salah paham dengan Tuhan, bahwa penyakit, tragedi, malapetaka, kegagalan adalah cobaan dari Tuhan untuk mengoreksi mereka.

Tuhan TIDAK PERNAH MERANCANGKAN HAL BURUK bagi kita semua.
Prinsipnya jelas. Yang Baik dari Tuhan & yang Jahat dari si Musuh (Iblis).

Pencuri (musuh, iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku (Tuhan) datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
As simple as that.

Lalu bagaimana cara Tuhan mengoreksi kita?
Melalui Firman-Nya!
Itu SATU-SATUNYA cara Tuhan.

That’s Why kita diberi Firman, agar kita paham jalan mana yang harus kita tempuh supaya tidak celaka.
Ibarat, dalam Firman-Nya Tuhan sudah memberitahu bahwa kompor itu panas. Jangan pegang kompor yang panas, nanti tanganmu akan melepuh. Sakit itu, apalagi jika perawatannya gak bagus, bisa infeksi.

Orang yang bijaksana akan belajar dari Firman Tuhan agar mendapatkan Hikmat, Wisdom untuk menjalani hidup ini dengan berhasil melalui jalan yang mudah dan aman.

Tetapi ada orang-orang yang enggan belajar Firman dan tidak mau mendengar nasehat. Percaya kepada kepandaiannya serta bergantung pada nalarnya sendiri.
Orang ini dengan gagah perkasa meletakkan tangannya pada kompor yang panas. Akibatnya, tangannya melepuh kesakitan.
Familiar dengan kisah ini?

Tentu sesudah tangannya sakit, orang ini belajar juga dari pengalaman ini, agar ke depan jangan pegang kompor panas. Tetapi ini BUKAN God’s Way tetapi Hard Way.
Sesungguhnya tergantung pilihan kita sendiri, mau belajar dengan cara yang mudah atau melalui cara yang sulit?

Anehnya, tidak sedikit orang yang tangannya melepuh, lalu menuduh bahwa ini cobaan dari Tuhan, agar dia lebih menaati Tuhan. Dan menganggap tangannya melepuh itu karena kehendak Tuhan.

Lhah sudah diperingatkan melalui Firman-Nya, jangan pegang kompor panas. Lha koq nekad….. trus yang disalahkan Tuhan pula!
Gubraaaakkkk…..
Itulah manusia yang ga mau bertanggung jawab, justru cari kambing hitam, menyalahkan Tuhan…. seolah-olah dia menjadi ‘korban’, biar dikasihani orang. Padahal itu kesalahan dan keputusannya sendiri.

Dan orang yang tidak berani bertanggungjawab, tidak mau mengakui kesalahannya dan tidak mau berbalik, dia tidak akan ke mana-mana.
That’s why banyak orang yang mandeg, bertanya-tanya mengapa orang lain menerima terobosan, diberkati, naik level, sementara dia diam di tempat?
Coba check & re-check mungkin ini penyebabnya!

Ed Dufresne pernah berkata, “Dari pengalamanku melayani banyak orang di berbagai belahan dunia selama 50 tahun, ada orang-orang yang tidak mau mendengar koreksi, tetapi menunggu hingga jatuh ke dasar jurang, barulah mau berubah….

DIENK…….

LHAH… Jangan sampai seperti itu, batin saya mengingatkan diri sendiri.
Saya memilih, ketika salah yo wes minta maaf, akui , berbalik dan move on…
Gak gengsi? Kan Bu Yenny lebih tua usianya?
“Gengsi sekarang diobral seribu 3 biji”, demikian komentar sobat saya. Hahaha…
Jauh lebih penting membereskan hubungan dengan Tuhan, dengan beres terhadap sesama, supaya berkat baik yang jasmani dan rohani, tidak terhalang.
Kadang justru hal-hal sepele yang membuat berkat besar dan spektakuler gak tercipta.
Hayoo pilih mana?

Ada masalah yang memang ga bisa dibereskan, ya sudah tunggu waktu dan signal Tuhan.
Seperti dalam kisah anak bungsu yang hilang, saat sang anak nekad pergi menghamburkan warisannya, sang ayah diam. Menanti hingga sang anak sadar dan kembali.
Ada situasi tertentu yang mengharuskan kita menunggu, ya taati Tuhan.

******

“Hai anakku, janganlah meremehkan didikan TUHAN, jangan pula jemu terhadap didikan-Nya; karena siapa yang dikasihi TUHAN, Ia mengoreksi; bahkan seperti seorang ayah, memperlakukan anak yang disayangi-Nya,” ujar Raja Sulaiman alias Raja Salomo yang terkenal sebagai manusia paling bijak dan paling kaya di muka bumi.

Beliau menulis Kitab Amsal yang terkenal, tujuannya agar kita mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna, untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan serta kejujuran. Untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda —
Hai anakku, janganlah meremehkan atau menghindar dari didikan Tuhan [koreksi-Nya dengan hukuman atau dengan tunduk pada penderitaan atau pencobaan]; jangan pula merasa lelah atau tidak sabar terhadap teguran-Nya, atau muak serta bosan terhadap teguran-Nya.

Ternyata teguran/koreksi adalah tanda cintanya Tuhan.
Kadang Tuhan mengoreksi kita melalui mulut orang lain, melalui buku atau koreksi dari berbagai sarana lainnya.
Bersegeralah taat, karena ketidaktaatan itu ada konsekuensinya.

Yang mengagetkan, kadang-kadang usia seseorang ‘diperpendek secara tidak sengaja’, karena enggan mendengar koreksi.
Lho koq bisa?
Tuhan sudah mengingatkan agar kita mengubah pola hidup, pola makan atau saran lainnya, jika kita ngotot tidak mau berubah, tentu ada konsekuensi yang mengikutinya. Mungkin tubuhnya rusak, organ-organ tubuhnya tidak sehat dsb.

Meski pun seseorang ingin berumur panjang, tetapi karena tubuhnya rusak, tubuh itu sudah tidak mampu dipergunakan lebih lama lagi. Semua ini terjadi akibat kelalaian manusia itu sendiri.
Itu BUKAN karena Tuhan Memanggil orang itu pulang ke surga…..

Hhhm… karena itu saya kerap berpesan pada teman-teman dekat, kasi tau saya jika ada hal-hal salah yang saya lakukan, terutama yang tidak saya sadari.

Bukan hal benar yang kita lakukan, yang membuat kita jatuh terpuruk, namun hal-hal yang salah.

Better terima koreksi dan berbalik, maka kita terhindar dari ribuan pertempuran dan malapetaka yang tidak perlu.

Dengarkanlah didikan dan jadilah bijak, dan jangan menolak atau mengabaikannya, pesan Raja Salomo.

Dengan cara yang sama, jika mengetahui ada hal-hal yang salah dan teman-teman baik tidak menyadarinya, saya memberanikan diri memberitahu mereka. Coz I love them.

Sempat kuatir pada awalnya, karena teman yang dipuji-puji penuh ‘kasih’, biasanya yang super sabar dan apa saja disetujui.

Belajar prinsip ini, membuat saya lebih berani jujur karena saya tidak ingin teman baik mengalami malapetaka.

Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.

Makes sense? Yuk taati…..

Hear counsel, receive instruction, and accept correction, that you may be wise in the time to come.

Dengarkanlah nasihat, terimalah didikan, dan terimalah koreksi, agar engkau menjadi bijaksana pada masa yang akan datang.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

8

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Self Motivation

Kunci Doa Yang Mendapat Jawaban.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kunci Doa Yang Mendapat Jawaban.

Beberapa teman ikut doa pagi dan datang beribadah. Dari luar kelihatannya sama, tetapi hasilnya ternyata berbeda.
Ada beberapa yang langsung menemukan solusi permasalahannya dan disembuhkan dari berbagai penyakitnya, tetapi ada yang tidak.

Di mana letak kesalahannya?
Saya selalu ingin jawaban praktis.
Dan Tuhan adalah Allah yang senantiasa menjawab doa.
“Mintalah, maka kamu akan menerima.”

Pelajaran tentang benih, prinsip dasar kehidupan
Benih itu adalah Firman Tuhan. Sementara tanahnya adalah hati kita.
Agar kita bisa panen buahnya, mendapatkan hasil, wajib menabur benih.
Benih itu wajib dirawat, dipupuk, disiangi, dipelihara agar tumbuh subur.
Gandum, contohnya. Jika sekedar disebar benihnya, bisa-bisa ilalang yang tumbuh di dekatnya lebih subur, hingga menghimpit tanaman gandumnya. Bisa gandum tidak subur atau justru mati.

Selalu ada jeda waktu, antara benih disebar hingga tiba waktu untuk panen.
Tidak ada yang instan.
Familiar sekali bukan? Sangat mudah dimengerti, itulah sebabnya Tuhan mengajar kita melalui hal yang sangat sederhana.

*****
Beberapa teman yang mendapatkan solusi dan terobosan bagi permasalahannya, datang doa pagi dan beribadah mencari Tuhan dan kebenaran Firman-Nya.
Firman adalah Allah sendiri.
Di dalam Firman Tuhan tersimpan segala hikmat, kekayaan dan berkat yang dibutuhkan oleh manusia.

Ketika mereka benar-benar mencari Tuhan dan kebenarannya, tanpa diduga dipertemukan dengan orang-orang yang tidak terpikirkan.
Jalan keluar yang tidak terselami pun bermunculan dan solusi mau pun terobosan pun terjadi.
Kesembuhan dari berbagai penyakit pun termanifestasi.

Sebaliknya, teman yang belum memperoleh solusi, ternyata kebanyakan fokus pada masalahnya. Beribadah dan berdoa sich tetapi tidak fokus pada cari Tuhan dan firman-Nya. Bahkan ada yang suka berdoa, tetapi gak suka baca firman. Ya gak bisa. Solusi itu justru ada di dalam firman-Nya. Tidak menanam benih, tidak mungkin panen bukan?

Ada seorang teman, sebut saja Ani, namanya, yang awalnya terus menerus mengeluh, sudah didoakan tetapi tak kunjung sembuh. Berkurang sakitnya tetapi tidak tuntas.
Speechless!
Kami juga gak tau mengapa demikian? Ada yang segera tuntas dan yang tidak.

Waktu pun berlalu.
Ani rutin ikut doa dan join pelajaran-pelajaran yang diberikan.
Lamaaa…. baru sadar, koq Ani sekarang gak mengeluh lagi ya?
Ternyata semakin Ani memahami kebenaran Firman-Nya, semakin dia dimerdekakan. Satu demi satu masalah ekonominya mendapatkan terobosan demi terobosan. Demikian juga dengan sakitnya. Lama kelamaan sembuh.

Rupanya iman timbul karena pendengaran, pendengaran akan firman Tuhan. Ketika yang didengarnya kebenaran firman Tuhan, secara bertahap Ani makin berpikir benar – right thinking.
Ketika pikirannya benar, fokusnya benar, – kepada Tuhan, maka kebenaran itulah yang pada akhirnya membebaskan Ani…

Yeaaayyyy….. saya paham sekarang prosesnya.

Ketika saya sharing prinsip ini pada teman yang belum mendapat jawaban doa, ada yang paham lalu praktik dan dia pun dibebaskan.
Tetapi ada juga yang protes, tidak sabar menunggu prosesnya.
“Ga ada waktu, Bu Yenny, ini urgent!”

Apa boleh buat, proses itu sesuatu yang harus dilewati…
Teman yang menolak proses, lari ke sana ke sini, berusaha cari orang hebat yang bisa memberi solusi instan.
Akhirnya, justru teman yang setia, mau cari Tuhan sungguh-sungguh, sudah beres permasalahannya, tinggal dia yang masih sibuk dengan masalah yang sama, karakter yang sama, cara approach yang sama…. bisa diduga… bak lagu lama yang terus menerus diputar.

Sahabat saya, Andreas Hartanto berujar,
“ibaratnya beli peralatan yang canggih dan powerfull, tetapi tidak mau membaca “user guide” atau manual book nya, sehingga barang hebat dan mahal tadi jadi seperti hiasan belaka.
Tuhan ingin kita belajar tentang FirmanNya, sebab dari sini kita bukan saja mengerti Firman Tuhan, tetapi juga semakin mengenal pribadiNya. Semakin dalam kita mengenal pribadi Tuhan, maka semakin dalam juga kita mengerti tentang iman Allah yang sudah ada dalam hidup kita.
Tidak ada iman dalam hidup ini tanpa ada Firman Tuhan yang mendasarinya.”

Akibatnya, mengoperasikan semaunya sendiri, menurut pengertiannya sendiri. Gak heran hasilnya gak oke…kacau.
Guuubbbrrraaaakk….

Correction is God’s Way of love – LILIAN B YEOMAN.
Koreksi adalah Jalan Kasih Allah – LILIAN B YEOMAN

Apa yang menyebabkan orang baik mengalami hal-hal buruk?
Wrong Thinking, Salah Berpikir. Itulah sebabnya harus terjadi Perubahan Pola Pikir. Dari berpikir salah menjadi berpikir benar sesuai firman-Nya. Perubahan Pola Pikir belum terjadi betul-betul, hingga kita bertindak menghidupinya!

Koreksi adalah Jalan Kasih Allah agar membawa kita kepada kemakmuran, kesehatan dan hidup yang penuh damai sejahtera. Semua itu dicapai ketika kita menghidupi Kebenaran Allah yang hakiki di dalam firman-Nya.
Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah (kurang pengetahuan).

Nach pilih mana?
Tuhan sudah menunjukkan jalan-Nya.

Wrong thinking opens the door to the devil and closes it to God. But right thinking opens the door to God and closes it to the devil. What is right thinking? God’s thoughts – thinking in line with the Word of God – Nancy Dufresne.

Pemikiran yang salah membuka pintu bagi iblis dan menutupnya bagi Tuhan. Tetapi pemikiran yang benar membuka pintu kepada Tuhan dan menutupnya dari iblis. Apa arti berpikir benar? Pikiran Tuhan – berpikir sejalan dengan Firman Tuhan – Nancy Dufresne.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
1 2 3 9