Category : Articles

Articles

Di Level Mana Kita Hidup?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Di Level Mana Kita Hidup?

Kita sering memikirkan negara, wilayah geografis, atau alamat jalan ketika ditanya di mana kita tinggal. Tapi kebenaran sesungguhnya jauh lebih mendalam. Terlepas dari tempat tinggal fisik, kita semua hidup dari tiga area yang membentuk keberadaan kita.

Apa itu? Simak yuuk….

… semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
1 Tesalonika 5:23 TB

Ada tiga tingkat di mana hidup kita dapat dijalani. Sebagian besar, baik orang beriman mau pun yang tidak beriman, cenderung hidup dari level jiwa dan raganya, alias dari level kedagingan. Kehidupan seperti itu dijalani dengan emosi, perasaan, sakit hati, dan ketakutan, atau, rasa sakit, kekuatiran akan gejala atau symptom, serta nafsu. Kehidupan yang dijalani di dua tingkat ini, tidak akan pernah menjadi kehidupan yang dipenuhi damai sejahtera dan sukacita. Kedamaian hidup itu sepenuhnya tidak langsung, dan seringkali hanya sementara. Kegembiraan hanya didasarkan pada peristiwa, dan tidak lebih dalam.

Bagi orang percaya, ada hidup di dalam Roh. Hidup dalam Roh itu stabil dan teguh, terlepas dari keadaan atau situasi di sekeliling kita. Hidup dalam Roh adalah sumber kedamaian dan sukacita yang terus-menerus. Dalam Roh, kita dapat mengasihi, mengampuni, memberkati, dan hidup dari atas, dengan kasih Tuhan, bukan dari bawah.

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
Roma 15:13 TB

Hidup berkelimpahan yang Yesus bicarakan dalam Yohanes 10:10, adalah hidup yang dihidupkan dari Roh Allah, dan bukan dari jiwa dan daging. Kehidupan jiwa akan selalu menjadi roller coaster emosi, dan dipimpin oleh keinginan daging, yang tidak akan pernah menghasilkan kedamaian sejati. Roh Allah dalam diri orang percaya membuka pintu menuju kehidupan yang sejati.

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri…..
Galatia 5:22?-?23 TB

Ketika kita belajar untuk menimba Roh Allah di dalam, kita akan mulai hidup “dari atas” dan bukan dari bawah. Kita akan memiliki kemenangan bahkan ketika keadaan berlawanan, seolah mustahil untuk diatasi. Kita tidak bisa dipindahkan! (Dari kondisi yang dipenuhi oleh damai sejahtera).
Damai sejahtera Kristus yang melampaui segala akal, menyelimuti hati kita. Inilah damai sejahtera yang tidak dimiliki oleh dunia…. itu yang dirindukan oleh orang-orang yang mengenal kita.

Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.
Yohanes 6:63 TB


Jika saya membaca artikel Barry Bennett ini, sebelum sekolah di Charis, saya bakalan blank total!
Mana ada kehidupan seperti itu? Seperti hidup di surga saja!.

Hingga kami semua Sekolah di Charis…. sekali lagi sama sekali gak instan! Proses demi proses. Dan harus dihidupi, dipraktikkan, dengan teman-teman yang sama-sama mengejar Tuhan… all out… inilah kami 6 tahun kemudian.

Gesekan, masalah, bersedia berubah, merendahkan diri dan bayar harga…. demi melihat kemuliaan Allah….apa pun harganya, rela kami bayar.

Saya betul-betul membuktikan apa yang dikatakan Barry Bennett itu benar.
Kami mengalami damai sejahtera di tengah-tengah masalah besar. Hidup Damai melampaui masalah, betul-betul terbukti. Dan kehidupan supernaturalnya Allah, menjadi normalnya kehidupan kami.

“If our lives are not supernatural, they are superficial” (Andrew Wommack

“Jika hidup kita tidak supernatural, maka hubungan kita dengan Tuhan, dangkal saja” – Andrew Wommack

Nach lho…
Worth it untuk Dikejar. Percayalah!
Yuuuk…

Until you learn how to depend on God, you will continue to be lost in this world. – Crefo Dollar

Sampai Anda belajar bagaimana bergantung pada Tuhan, Anda akan terus tersesat di dunia ini. -Crefo Dollar

-Barry Bennett-

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mengubah Yang Natural Menjadi Supernatural.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mengubah Yang Natural Menjadi Supernatural.

Yesss…. Saya belajar sesuatu yang luar biasa. Powerfull pokoknya… Mau tau gak?

Sudah lama saya paham bahwa cara bekerja sama dengan Tuhan itu, saya mengerjakan yang natural dan Tuhan mengerjakan yang supernatural.

Saya bekerja dengan usaha 5, jika dengan kekuatan sendiri, paling hebat hasilnya 6 or 7… Itu sudah dapat laba 20-40% lho.
Tetapi saat bekerja sama dengan Tuhan, dilipatgandakan jadi 30, 60 atau 100 kali lipat.

Usaha 5 X dilipatgandakan 30 = 150.
Nach klo dilipatgandakan 100,
Usaha 5 X dilipatgandakan 100 = 500

Dahsyat Man…..


Tetapi saya gak betul-betul mengerti, mengapa kadang secara otomatis dilipatgandakan Tuhan, tetapi ada saatnya saya cuma dapat 6 atau 7. Alias hanya menerima yang natural.

Apa ya rahasianya supaya selalu dilipatgandakan?
Seperti puzzle saya belum menemukan rahasia potongan yang hilang.

Nach sekarang saya tahu rahasianya!
Yeaaaayyyy….
Ssst…. Konsentrasi yuk, saya bisikin rahasianya…

Tuhan memerintahkan:
Casting the whole of your care [all your anxieties, all your worries, all your concerns, once and for all] on Him, for He cares for you affectionately and cares about you watchfully.

Serahkan seluruh perhatianmu [semua kecemasan , semua kekhawatiran , semua kegalauanmu, sekali dan untuk selamanya] kepada-Nya, karena Dia memperhatikanmu dengan penuh kasih dan mempedulikanmu dengan waspada serta sepenuh hati.

Saya sudah tahu perintah ini sejak bertahun-tahun lalu, saya juga mempraktikkannya, tetapi tidak setiap waktu.
Selama ini, saya beranggapan ini perintah pilihan. Masalah yang berat dan mengganggu, barulah saya serahkan. Klo yang kecil-kecil, kan repot suru laporan terus. Begitu pikir saya.

Sampai saya tahu rahasia ini:
Ketika saya menyerahkan kepada Tuhan apa pun yang saya butuhkan, baik masalah mau pun kebutuhan yang sepele sekali pun, kebutuhan saya yang Natural karena diserahkan kepada Tuhan yang Supernatural, maka penyelesaiannya menjadi Supernatural pula. Kalau saya tangani sendiri, hasilnya akan natural saja.

Wow…..sejak paham prinsip ini, besar kecil, apa pun yang saya butuhkan, segera saya serahkan kepada Tuhan.

Tanpa disadari, ketika sudah menyerahkan beban kepada Tuhan, saat menghadapi halangan, jadi lebih sabar. Pokoknya Yakin Tuhan pasti campur tangan. Klo belum menyerahkan beban, emosi duluan begitu ada masalah. Lalu buru-buru ingin beres, ambil keputusan yang salah.

Sekarang, tidak hanya diserahkan, tetapi mengikuti Tuhan agar bisa diselesaikan dengan cara Ilahi.
Tujuan Ilahi, harus dicapai dan diselesaikan dengan cara Ilahi.
Bukan cara kita sendiri.

Seorang teman, hutangnya menggunung. Pandemi pula, gak bisa keluar untuk meningkatkan pemasukan.
Tapi entah darimana, setelah dia menyerahkan permasalahan ke dalam tangan Tuhan, koq ya order makanan buatannya, ada saja yang memesan.
Kelihatannya juga gak laris-laris amat tetapi selalu ada pekerjaan. Dia rajin. Sambil membuat kue, diperkatakannya janji-janji-Nya.
Uniknya, setiap tanggal bayar hutang, selalu ada dana, cukup untuk keluarganya, cukup untuk bayar hutang, bahkan masih ada lebihnya. Dia bisa berbagi.

“Kalau dihitung dengan kalkulator, gak masuk sich…
Aku juga gak tau darimana? Tapi itu yang terjadi. Natural tetapi Supernatural. Aku bersyukur banget, sekarang hatiku damai… Sudah percaya saja janji-janji-Nya, gak usah pusing mikirin caranya. Bagianku bekerja sambil terus berdoa, bagian Tuhan memberkati…..”, ujar kawan saya dengan gembira.

Menyenangkan ya?
Allah itu tidak pernah pilih-pilih orang. Artinya, jika kawan saya ditolong, kita juga…
Praktik yuk….

Don’t be timid when you approach God. Be bold, strong, adamant, and specific. There are so many people in the world who need you to approach God boldly in prayer on their behalf. Be a light to them! Approach God with rentless persistence now. – John Bevere.

Jangan takut ketika mendekati Tuhan. Beranilah, dengan kuat, teguh, dan spesifik. Begitu banyak orang di dunia yang membutuhkanmu agar kamu dengan berani mendekati Tuhan dalam doa, atas nama mereka. Jadilah terang bagi mereka! Dekati Tuhan dengan ketekunan yang tiada henti, sekarang juga. – John Bevere.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Tujuan Allah Bagi Anda, Bagaimana Cara Menemukannya?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Tujuan Allah Bagi Anda, Bagaimana Cara Menemukannya?

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11 TB

Begitu banyak orang bergumul bagaimana menemukan tujuan mereka di dalam Tuhan dan pada saat yang bersamaan, mereka melewatkan berbagai tujuan Tuhan secara umum bagi anak-anak-Nya yang secara jelas dimilikinya. Sebelum kita menemukan karunia unik atau tujuan hidup kita, kita perlu memahami, dibutuhkan lingkungan yang sehat terlebih dahulu agar tujuan-Nya bisa ditemukan.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Roma 8:28 TB

Tujuan Tuhan, agar kita memiliki kedamaian dan sukacita-Nya. Allah ingin kita berjalan dalam kasih kepada semua orang. Jika menikah, Tuhan kita menjadi berkat bagi pasangan kita. Jika kita menjadi orang tua, Allah ingin kita memberkati anak-anak kita dan melatih mereka dalam hal-hal tentang Allah. Jika kita seorang karyawan, Tuhan ingin kita menjadi karyawan yang terbaik dan paling rajin dalam bisnis ini. Jika kita seorang manajer, Tuhan ingin kita menjadi manajer yang berintegritas dan adil. Tuhan ingin kita hidup sehat dan memiliki jiwa yang makmur. Tuhan ingin kita menjadi garam dan terang di dunia ini. Allah ingin kita selalu menunjukkan kebaikan-Nya.

Alih-alih mengejar beberapa takdir unik, atau tujuan spesial, menjadi pribadi yang akan “mengubah dunia,” hendaknya kita terlebih dahulu menggenapi tujuan dan memenuhi panggilan yang benar, yang diberikan secara umum, bagi kita semua. Dari tempat di mana hidup kita sehat, dipenuhi iman, dan visi itulah, kita dapat mulai bertumbuh dalam karunia atau panggilan unik apa pun yang mungkin telah Allah tempatkan di dalam hati kita.

Sederhananya, Tuhan ingin kita melayani, menggenapi tujuan umum kita terlebih dahulu. Pada saat mengerjakannya, karakter Kristus dibentuk di dalam kita. Setelah itu, barulah secara bertahap tujuan khusus dari Tuhan dinyatakan.
Masa persiapan tidak pernah sia-sia.

Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas.
1 Timotius 1:5 TB

Tuhan tidak akan mendorong kita ke dalam suatu pelayanan atau panggilan, jika kita bersikap kejam terhadap pasangan kita atau mengabaikan anak-anak kita. Tuhan tidak dapat mempromosikan mereka yang hatinya pahit dan kritis terhadap orang lain, yang tidak setia mengelola waktu dan keuangan mereka, atau yang hidup dalam ketakutan dan tidak mau mengampuni. Kita harus mengutamakan hal-hal utama!

Semakin sehat hubungan kita dengan Tuhan dan orang lain, semakin jelas terlihat tangan-Nya memberikan karunia dan panggilan kreatif yang mungkin Anda miliki dalam kehidupan kita. Panggilan Tuhan atas hidup kita akan terungkap dengan jelas di hadapan kita jika kita memiliki kasih dari hati yang murni, hati nurani yang baik, dan iman yang tulus.
Orang yang tulus hatinya akan melihat Allah.

Tuhan Yesus memberkati!

God is more concerned with our character than with our achievements. Achievements have importance only in the realm time. Character is eternal. It determines what we will be through eternity. – Derek Prince.

Tuhan lebih memperhatikan karakter kita daripada prestasi kita. Prestasi memiliki kepentingan hanya dalam waktu nyata. Karakter itu abadi. Itu menentukan akan menjadi apa kita melalui kekekalan. – Derek Prince.

-Barry Bennett-

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apakah Masih Ada Yang Tersembunyi?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apakah Masih Ada Yang Tersembunyi?

Kemarin saya tidak pasti artikel.
Why?
Ganti HP dan diinstall hingga larut malam. Tidak keburu menulis artikel. Terlalu malam dan kelelahan.

Bermula sekian bulan lalu HP saya jatuh. Samsung Fold Z3. Akibatnya berlubang di bagian layar depan, layar yang kecil. Samsung Fold ada 2 layar. Dan saya memang selalu menggunakan layar dalam yang lebar, jadi tidak terlalu mengganggu keretakannya.

Kelihatannya semua baik-baik-baik saja, sampai beberapa hari lalu tombol wifi tidak bisa menyala. Canggung sekali. Ke 2 lokasi service center yang berbeda, jawabannya sama, harus diganti layar depan dan layar dalam. Alamak…. mahal sekali harganya.
Akhirnya di trade-in… ganti Samsung Fold Z4.

Saya merenung….
Persis seperti kehidupan kita, nampak dari luar baik-baik saja. Padahal ada retak tersembunyi di dalamnya…. nah saat di cek ulang ketika hendak di trade-in, ketahuanlah..finger-printnya tidak berfungsi. Padahal selama ini gak pernah dipakai. Wifi mati tidak bisa terkoneksi. Sesungguhnya sudah lama HP saya tidak berjalan optimal. Lemot. Tentu membuat pekerjaan jadi lambat.

“Mungkin akibat bekas jatuhnya, bu…” ujar si mbak.

Demikian juga dengan kita, jika keretakan-keretakan dibiarkan dan ditutupi, dari luar nampak oke… tetapi fungsi kehidupan kita tersendat-sendat.
Mudah tersinggung, baperan, memiliki mental korban dan sebagainya.

Akibatnya, relationship dengan keluarga, teman dan rekan bisnis pun terganggu. Makin lama pengaruhnya makin melebar ke mana-mana… Tidak sedikit akibat karakter jelek yang dibiarkan, ditambah pergaulan yang buruk, endingnya usaha bangkrut.

Setiap kita memiliki luka, cacat entah besar atau kecil karena kita hidup di dunia yang tidak sempurna, yang sudah jatuh ke dalam dosa. Tidak ada orangtua, guru atau lingkungan yang sempurna… Pasti pernah ada hal-hal yang melukai kita.
Satu-satunya solusi, datang kembali kepada Allah Sang Pencipta.

Dialah satu-satunya yang dapat memulihkan kita. Dosa kita yang merah seperti kirmizi dapat diubah menjadi seputih salju. Dengan mendekat kepada-Nya, belajar mengenal-Nya maka kita dapat mengenal identitas diri kita yang sesungguhnya. Hanya ada satu Pribadi yang bisa menerima kita tanpa syarat, yaitu Allah sendiri.


Beberapa teman curhat masalahnya yang berat-berat. Pokoknya ruwet dan kelas berat. Sudah pasti saya ga bisa bantuin. Satu-satunya anjuran saya, datang mendekat kepada-Nya dan kenali Tuhan maka solusi yang tidak terpikirkan akan tercipta.

Bagi teman-teman yang belum mengalami, banyak yang meremehkan.
“Masa iya bisa begitu?”
Mereka ingin kita mendengarkan detil-detil masalahnya dan memberikan arahan praktis. Lha saya kan bukan Tuhan.
Boleh minta pertimbangan pada orang yang expert di bidang masalah kita, untuk mendapatkan pertimbangan. Klo saya gak expert di bidang itu, ya percuma.

Tetapi bagi yang sudah putus asa, nurut saja… betul-betul mencari Tuhan, ternyata dia betul-betul mengalami pertolongan Tuhan.

Susan tinggal di Kota Semarang. Single mom dengan 1 anak. P. Arif memperkenalkan kami, dengan info Susan seorang translater buku-buku terkenal. Wow… pasti hebat ini.

“Sejak kecil saya sudah sakit-sakitan, Bu Yenny… sejak usia 7, 11, 17 dan 31 tahun bolak balik operasi tumor di leher kanan,” ujar Susan memulai ceritanya,
“Selain ada tumor, saya juga sakit lambung, sesak nafas, akibat terkena covid, bahkan untuk bernafas saja, dada terasa nyeri dan sesak.

Kemudian P. Arif mengajak doa pagi. Banyak kesaksian teman-teman yang ditolong Tuhan dari bermacam-macam masalah yang mereka hadapi. Itu memberikan harapan, saya pun akan ditolong juga.

Setelah mulai ikut doa pagi. Saya mulai belajar percaya dan menghardik kalau mulai terasa sakit. Obat juga saya stop.

Waktu terkena banjir tanggal 31 januari lalu, tidak hanya mesti pontang panting mengurus anak dan anjing yang berjumlah 4 ekor, lambungku sakit sekali. Reflek pertama mau ambil obat. Lalu saya serasa diingatkan.. kan kamu sudah sembuh….
Saya pun memutuskan, ga minum obat.
Sejak itu, lambung dan nyeri dada sembuh total. Pernah sich terasa nyeri sedikit, segera saya hardik, tidak fokus ke sana dan hilang hingga kini.

Tuhan juga memakai teman-teman di doa pagi, mereka menopang dana, hingga kami sekeluarga bisa tinggal di hotel selama menanti banjir surut.

Setelah banjir, sakit gigi pula. Pas hari Sabtu, berarti harus menunggu 3 hari baru bisa ke dokter gigi. Baik dokter mau pun anak saya, minta saya minum obat penghilang rasa sakit. Tapi saya tolak. Hingga dokter terheran-heran bagaimana saya bisa bertahan karena mengenai syaraf yang seharusnya sakitnya tak tertahankan. Tetapi tidak sakit lagi.

Tidak hanya di bidang kesehatan. Ada mujizat lain, tanpa terduga, ada yang menawari sponsor membiayai saya di sekolah di Charis. Tentu segera saya terima dengan penuh sukacita. Tuhan baik.

Ketika pekerjaan tersisa tinggal 1, si pemberi pekerjaan pun sedang bermasalah terkena dampak ekonomi. Ketika saya galau, Tuhan menyadarkan, jika yang lain-lain Tuhan pelihara maka tentang pekerjaan juga. Hidup jauh lebih tenang.

Tugas saya mengerjakan yang natural dengan cara sangat baik dan setia, melekat kepada-Nya, maka selebihnya bagian Allah.”

Susan, memutuskan yang benar, sekolah di Charis. Mempermudah mendekat kepada Tuhan karena ada kurikulum yang jelas, teratur, tuntunan serta mentor yang membimbing dan mereka sudah terbukti mengalami terobosannya. Kita tinggal copy – paste!

Bagaimana dengan kita? Sudahkah hidup kita melekat kepada-Nya? Biarkan Tuhan yang memulihkan diri kita serta mengarahkan jalan-jalan kita. Yuk….

If you’re sincerely seeking God, God will make His existence evident to you – William Lane Craig

Jika Anda dengan tulus mencari Tuhan, Tuhan akan membuat keberadaan-Nya nyata bagi Anda – William Lane Craig

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Jadilah Tulus & Langka!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Jadilah Tulus & Langka!

Entahlah, bagi saya sekolah di usia lebih dari setengah abad ini menyenangkan sekali. Belajar banyak hal-hal baru yang tidak terpikirkan, yang lebih dahsyat lagi, membuat saya bisa menghidupi kehidupan ini dengan jauh lebih berkualitas. Bisa memprioritaskan mana yang betul-betul layak diprioritaskan dengan yang tidak. Yang gak perlu dipikiri, gak usah dipikir. Wasting Time.
Serahkan Tuhan dan move on.

Yang perlu dipikir, bagaimana caranya agar hasilnya optimal.
Bagaimana cara bersikap karena kita ini dutanya Allah. Hal-hal yang dulu mesti dicari melalui baca puluhan buku, sekarang sudah disediakan, disusun rapi dengan cara yang mudah dipelajari, ada gurunya pula yang memberi teladan plus sharing pengalamannya.
Ibarat makanan enak, sudah tersaji di piring, tinggal dimakan dan dinikmati.

Sadar gak, Tuhan itu unik dan spesial…
Saya gak yakin apakah teman-teman yang sekelas dengan saya, juga mendapatkan hal sama or tidak.

You don’t see with your eyes, you see through them You see with your mind. Your eyes are windows the images come in goes in your mind. We can see the same things I see it and say something different. Why? How your mind interpreted it.

Anda tidak melihat dengan mata Anda, Anda melihat melaluinya. Anda melihat dengan pikiran Anda. Mata Anda adalah jendela tempat gambar masuk ke dalam pikiran Anda. Kita dapat melihat hal yang sama seperti yang saya lihat dan mengatakan sesuatu yang berbeda.
Mengapa?
Tergantung bagaimana pikiran Anda menafsirkannya, memberi makna.

Nach jagonya, P. Prasetya M. Brata, guru neurosemantic saya, tentang memberi makna.


Kami sesungguhnya sedang belajar pelajaran Team Building 101. Tetapi saya sungguh terkesan ketika Carrie Pickett menegaskan dalam segala sesuatu, lakukan dengan Tulus, bukan karena menginginkan sesuatu atau ada tujuan tersembunyi.
Bahkan kami diajarkan, agar memikirkan perkembangan anggota team kita dan memberinya kesempatan untuk maju.

Nilai-nilai yang diajarkan, sungguh menyentuh hati saya. Langka di dunia kita saat ini.
Jika ada teman lama tiba-tiba kontak, ternyata mau jualan sesuatu, atau minta tolong… Pokoknya kontak klo ada butuhnya saja.
Bahkan teman dekat pun tidak sedikit yang tega memanfaatkan, yang penting dia untung.
Jarang sekali teman yang betul-betul tulus, memikirkan kepentingan dan kebaikan kita.

Bahkan tidak sedikit yang visinya bagus, untuk mengentaskan, menolong, dan memberi fasilitas pada orang-orang yang berkekurangan, ternyata buntutnya, ada embel-embelnya. Untuk kepentingan diri dan kelompoknya.
Sampai tepok jidat. Menjual nama Tuhan. Koq ya tega? Korbannya orang miskin lho.

Nach… Justru karena langka itulah, jadilah demikian. Jadilah tulus!
Sehingga ketika kita demikian, dunia bisa melihat perbedaannya. Koq ada ya…. Haregene orang yang tulus tanpa mengharapkan balasan apa pun.
Maka mereka melihat… Oh ini tho hasilnya klo orang hidupnya nempel dengan Tuhan, jadi berbeda ya?
Mereka melihat Allah melalui kita!

Dan semua itu dilakukan BUKAN dengan kekuatan kita sendiri. Carrie Pickett menekankan, hubungan pribadi kita dengan Tuhan itu yang utama. Saat hati kita penuh dengan kasih dan hikmat Tuhan, maka dari kelimpahan hati kita, mengalirlah kasih dan hikmat Allah kepada orang-orang di sekeliling kita.
Mereka merasakan kasih Allah melalui kita, bukan sekedar usaha manusia yang mencoba berbuat baik meniru Allah. Itulah menyentuh hati orang-orang karena dunia merindukan kasih Allah.

Saya merenung… Apa perbedaan saat sekolah dulu dengan Sekolah Charis?
Dulu guru-guru mengajar ilmu pengetahuan. Matematika, geografi, Bahasa Inggris dll.
Sedangkan di Sekolah Charis, guru-guru membagikan kehidupan mereka dengan Allah. Ilmunya diberikan juga, teorinya lengkap namun sudah dihidupi bertahun-tahun. Mereka sharing juga pengalaman jatuh bangunnya, kesalahannya di masa lalu, kemenangan-kemenangannya dan bagaimana mereka bisa mencapainya dan sebagainya.
Kami relate dengan pengalaman mereka.
Ternyata para guru juga pernah berada di posisi saya.. Berarti saya juga bisa berkemenangan.

Allah dijadikan pusat kehidupan kami, itu yang diutamakan. Jangan pernah promosi diri. Promosi datang dari Tuhan. Ini yang berulang-ulang ditekankan.
Saya mesti membalikkan pola pikir habis-habisan. Karena dulu diajarkan, mau sukses? Personal Branding mesti dibangun.
Sekarang prinsipnya: It’s all about God not me!
Mesti terus diulang-ulang hingga meresap menjadi kepribadian baru nich…
Hhhmmm… Tidak mudah tapi layak diperjuangkan.

Teringat guru lain, Barry Bennett, yang saat masuk Charis Colorado, diterima sebagai petugas penerima telpon dan email part-time. Barry tidak pernah mempromosi diri, bahwa sebelumnya di Chile beliau sukses mendirikan sekolah yang tetap berjalan sukses hingga kini.
2 tahun berada di posisi itu, hingga suatu ketika secara tiba-tiba ada pengajar yang tidak bisa hadir, Barry diberi kesempatan.
Selesai mengajar, Barry Bennett mendapatkan standing ovation.
Gusti Allah mboten sare, Tuhan tidak tidur.

Ketika ditanya, Barry mengungkapkan, “Saya lebih suka menantikan waktu Tuhan untuk mempromosi dirinya daripada promosi diri sendiri.”

“Sudah 2 tahun Anda di sana. Duduk di meja sudut agak gelap. Bagaimana jika harus menunggu lagi hingga bertahun-tahun kemudian?”

“Saya percaya, itu waktu terbaiknya Tuhan…”

Wow… Berapa banyak diantara kita yang punya iman, percaya, keyakinan kepada Tuhan seperti Barry Bennett? Padahal dia menceritakan pengalaman suksesnya di CV sesuatu yang wajar.
Barry Bennett tidak.
Tidak menuntut gaji atau fasilitas apa pun juga.
Dia memilih Tuhan yang mempromosikannya. Dengan segera jabatan Barry naik dan menjadi guru favorit.
Keteladanan dari guru-guru kami sungguh luar biasa.
Guru yang pintaaar dengan sederet title? Banyak….!
Tetapi guru-guru yang sungguh-sungguh hidupnya melekat kepada Tuhan dan membagikan hidupnya, itu langka.

Itulah sebabnya kami, para murid senantiasa merindukan saat-saat sekolah.

Disamping itu, dengan mindset baru, hidup gak ‘ngoyo’ …
Your days of toiling mentally are over, hari-hari di mana kita perlu bekerja keras secara mental sudah berakhir. Gak ada stress lagi, serahkan pada Tuhan.
What we need is wisdom, yang kita butuhkan adalah hikmat dari Tuhan.

Yeaaaayyyy……

No man can reverse the blessing of God upon your life. No power can stop the hand of God upon your life. Today, God will use every plot of the enemy for your promotion. Rejoice! It’s your season of promotion. – Ps. Mensa Otabil.

Tidak ada orang yang dapat membalikkan berkat Tuhan atas hidup Anda. Tidak ada kekuatan apa pun yang dapat menghentikan tangan Tuhan atas hidup Anda. Hari ini, Tuhan akan menggunakan setiap plot musuh, untuk mempromosi Anda. Bersuka citalah! Ini musim promosi Anda. – Ps. Mensa Otabil

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 2 3 175