Category : Articles

Articles, Relationship, Self Motivation

Oleh-Oleh Dari Hainan: Meneladani Su Dongpo Yuk…..


Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Oleh-Oleh Dari Hainan: Meneladani Su Dongpo Yuk…..

Saat di Hainan, berulang kali mendengar nama Su Dongpo disebut-sebut disertai kisahnya di berbagai bidang.
?? Dan saya jatuh cinta….??
Inilah kehidupan yang layak diteladani: hidup yang berguna bagi masyarakat, bahkan setelah ratusan tahun tetap dikenang.
Hidup yang berdampak dan meninggalkan jejak.
Sssttt….. konon jika nama seseorang tetap disebut, saat sudah meninggal, sesungguhnya dia masih tetap ‘hidup’.
Tetap hidup di hati masyarakat.
Keren ya?
Inilah kesuksesan yang sejati.

******
Su Shi (nama kehormatan: Dongpo) adalah seorang ahli kaligrafi, penulis esai, ahli gastronomi, ahli farmakologi, penyair, politikus, dan penulis perjalanan Tiongkok pada masa Dinasti Song (960–1279). Penulis beberapa puisi, lirik, prosa, dan esai paling terkenal di masanya, ia secara luas dianggap sebagai salah satu tokoh paling berprestasi dalam sastra klasik Tiongkok.

Diasingkan beberapa kali selama kehidupan politiknya (termasuk ke Danzhou di Provinsi Hainan dan Huizhou di Provinsi Guangdong), dan Akademi Dongpo pada tahun 1098 dibangun di lokasi kediamannya di Danzhou.

Di Pulau Hainan, di mana Dongpo dibuang, beliau dipandang sebagai pencerahan budaya bagi Hainan. Lebih dari 900 tahun yang lalu, beliau memberikan ceramah dan pengajaran kepada masyarakat, memicu berkembangnya ilmu kemanusiaan di pulau tersebut dan meninggalkan lingkungan budaya yang berharga dan dinamis.

Tour Leader (TL) kami bercerita, dulunya Suku Li & Suku Miauw, penduduk asli di Pulau Hainan bahkan tidak punya bahasa yang layak. Dongpo yang mengajar mereka.

Sebagai seorang penulis dan cendekiawan hebat, kehadirannya mengubah lanskap pendidikan dan budaya. Beliau memberikan cita rasa pertama terhadap pendidikan sastra kepada masyarakat, dan membangun Akademi Dongpo (lembaga pendidikan tinggi pertama di Hainan).

Bagi banyak orang pada masanya—sebelum Su diasingkan di sini—pulau ini tidak memiliki lingkungan budaya apa pun. Begitu dia tiba dan membantu lingkungan pendidikan, pulau itu dengan cepat menghasilkan Jinshi dan Juren pertamanya (kandidat yang berhasil dalam ujian kekaisaran di tingkat nasional dan provinsi). Menurut Sejarah Singkat Pulau Hainan pada Zaman Kuno, dari tahun 960 hingga 1905, pulau ini menghasilkan 767 Juren dan 96 Jinshi.
Masyarakat berkembang, meningkat jauh lebih maju dan bermartabat karena kehadiran Dongpo.
Wow…..

Bagaimana dengan kita, yang mengaku mengenal dan mengasihi Tuhan sungguh-sungguh?
Bukankah dengan memiliki kasih, hikmat, dan segala potensi dari Tuhan yang sudah tersedia di dalam kita, seharusnya kita pun bisa mengembangkan diri dan meninggalkan dampak serta jejak bagi ‘dunia’ di sekeliling kita?
Apalagi dengan pertolongan Tuhan, saat kita bersedia mengerjakan yang natural, maka Tuhan akan mengerjakan yang supernatural, yang kita tidak mampu.
Sungguh sesuatu yang sangat mungkin….

Yang sungguh memukau dan membuat hati saya berkobar-kobar, thrilled, konon tandanya Tuhan menjamah hati kita, Dongpo tidak bersikap sebagai victim-korban!
Dongpo dibuang ke pulau yang masih sangat primitif, tidak punya potensi apa-apa, padahal dia biasa hidup di kota besar dan di kalangan terpelajar….
Dongpo MEMILIH menjadi agen perubahan, mengubah From Nothing To Something.
Mudah?
Tentu tidak! Tetapi dia memutuskan agar hidupnya yang cuma sekali, betul-betul menjadi kehidupan yang bermanfaat

Yang lebih mengagumkan lagi, Dongpo tidak hanya mengubah budaya dan pendidikan masyarakat lho….
Hingga menciptakan makanan lezat dan mengajari masyarakat bagaimana cara mengolahnya?
Wuiiih…….speechless!

Terlepas dari perannya sebagai percikan yang menyalakan api pencerahan budaya Hainan, percayakah Anda bahwa Su juga memiliki pengaruh besar terhadap budaya makanan Hainan?

Pulau Hainan dikelilingi oleh laut dan kaya akan makanan laut. Orang Hainan suka makan makanan laut. Setelah Su Dongpo dibuang ke Hainan, dia menemukan dua cara baru memasak tiram. Dongpo menciptakan saos tiram. Sebagai seorang pecinta kuliner, dia bahkan memberi tahu putranya untuk tidak membagikan resep ini kepada orang lain, atau tiram yang tersisa untuk dirinya sendiri akan lebih sedikit! Hahaha….
Berkat resep Dongpo, saat ini Tiram Panggang Danzhou masih menjadi makanan khas di pasar malam Hainan.
Hhmmm… itulah sebabnya kami diajak jalan-jalan di pasar malam Hainan…. makes sense…

Menurut legenda, Su Dongpo mengajari penduduk setempat membungkus kacang, udang, dan kuning telur asin ke dalam zongzi selama Festival Perahu Naga. Untuk menghormatinya, generasi berikutnya menamakannya “Dongpo Zongzi”. Pada tahun 2016, Danzhou Zongzi menjadi satu-satunya makanan yang dilindungi secara geografis tingkat nasional di Hainan, dan Danzhou dihormati sebagai salah satu “Kampung Halaman Zongzi” di Tiongkok.

Masyarakat Danzhou sangat menyukai Kue Dongpo berbentuk bulat berwarna emas. Kue renyah ini memiliki cerita legendaris terkait dengan Su Dongpo. Suatu hari dia melihat seorang wanita tua menjual kue dan merasa kasihan atas bisnisnya yang buruk. Dia kemudian menulis puisi tentang betapa lezatnya kue itu. Kemudian digantung di pintu untuk menarik lebih banyak pelanggan. Deskripsi kue dalam puisi itu begitu jelas hingga membuat mulut orang berair dan penduduk setempat menamainya “Kue Dongpo”.

Saya senang sekali membaca kisah Dongpo terakhir. Yeaaaayyyy…… The Power of Writing, dengan tulisan dan deskripsi yang apik, bikin kue yang gak laku jadi bikin mulut orang berair…. wkwkwk….

Mengeluh, komplain, tidak puas itu gampang sekali saat tidak mendapatkan apa yang kita inginkan.
Itu respon orang biasa…
Tetapi berani mengalahkan ego diri sendiri, demi meraih pencapaian yang besar: hidup yang bermanfaat bagi sesama seperti Dongpo, itu respon orang-orang luar biasa.
Dan ini yang mesti kita teladani.
Hidup yang cuma satu kali, jangan disia-siakan. Jadilah Terang & Garam di ‘dunia’ kita mading-masing, sehingga hidup orang lain menjadi berbeda karena kehadiran kita.
Bukan karena hebatnya kita, melainkan karena kita menjadi bejana yang sangat baik mengalirkan-Nya.

Saat merenungkan kisah ini, saya diingatkan, sesungguhnya setiap kita pun bisa menjadi Dongpo. Apalagi kita orang-orang yang mengasihi Tuhan dan rajin beribadah.
Bersama Tuhan, tidak ada yang mustahil.
Pertanyaannya:
Bersediakah kita?

Learn to light a candle in the darkest moments of someone’s life. Be the light that helps others see; it is what gives life its deepest significance. -Roy T. Bennett

Belajarlah menyalakan lilin di saat-saat tergelap dalam hidup seseorang. Jadilah terang yang membantu orang lain melihat; inilah yang memberikan makna terdalam pada kehidupan. -Roy T.Bennett

Sumber: https://www.hicn.cn/system/2023/02/26/032931806.shtml

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN


#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Berkat Tuhan VS Serangan Si Musuh.


Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Berkat Tuhan VS Serangan Si Musuh.

Seringkali saya mendengar orang Kristen berbicara tentang perbuatan musuh dan bagaimana mereka terus-menerus diserang dan diteror.
Kesehatan mereka sedang diserang, keuangan, pernikahan, anak-anak mereka, dan apa pun yang dapat mereka pikirkan seolah semuanya akibat serangan si musuh.
Apakah iblis benar-benar seaktif itu?
Atau mungkin kurangnya pengetahuan, sehingga mengakibatkan keputusan yang buruk, yang menjadi penyebab utamanya.

Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan – Hosea 4:6

Menyalahkan orang lain, termasuk menyalahkan iblis, menjadi kambing hitamnya, membuat kita sesungguhnya sedang lari dari tanggung jawab.

Check & recheck, mungkin sesungguhnya kitalah yang kurang pengetahuan, kurang berhikmat, lack of wisdom, kurang teliti, kurang info, sehingga terjadi miskomunikasi, salah mindset, salah cara pandangnya, kecewa, akhirnya salah mengambil keputusan.

Selama tidak mau mengakui kesalahan kita dan bersedia memperbaiki diri, kita tidak akan pernah ke mana-mana. Mandeg di tempat.

Yohanes 10:10 (TB) Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Saya percaya, banyak orang melihat “pencuri” itu jauh lebih aktif melawan mereka dibandingkan dengan tindakan Yesus yang menguntungkan mereka.
Bagaimana jika sebaliknya?
Bagaimana jika kita melihat dan percaya bahwa Tuhan jauh lebih agresif dalam memberkati kita, dibandingkan musuh yang berusaha mencuri dari kita?
Sikap dan fokus akan menentukan jalan hidup kita.

Tuhan adalah Tuhan yang penuh berkat! Yesus tidak akan menyatakan misi-Nya untuk memberi kita kehidupan yang berkelimpahan kecuali hal itu memungkinkan. Sejak zaman Abraham, di bawah hukum Taurat, dan sekarang lebih banyak lagi di bawah anugerah, Allah ingin memberkati umat-Nya. Namun selama kita fokus pada “musuh” dan menganggap dia lebih aktif dibandingkan Tuhan, kita tidak akan bisa berbuat apa-apa dan mungkin akan kehilangan apa yang kita miliki.

Mazmur 3:8 (TB) (3-9) Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu! Sela

Amsal 10:22 (TB) Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

Roma 15:29 (TB) Dan aku tahu, bahwa jika aku datang mengunjungi kamu, aku akan melakukannya dengan penuh berkat Kristus.

Efesus 1:3 (TB) Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

Ibrani 6:14 (TB) kata-Nya: “Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.”

Jangan biarkan rasa takut dan kekhawatiran dunia mencuri berkat kita! Lihatlah diri kita diberkati dan lihatlah kemurahan-Nya di sekitar kita. Lihatlah, nantikan, dan nyatakan berkat Tuhan atas hidup kita dan keluarga.

Berkat ada di kepala orang benar (Amsal 10:6)
Amsal 28:20 (TB) Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat.

Kita telah dilahirkan kembali oleh benih Firman Tuhan yang tidak dapat binasa. Kita memiliki Tuhan Yang Lebih Besar yang tinggal di dalam kita. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan dan kesalehan telah diberikan bagi kita. Nama Yesus, kuasa Roh, perisai iman, perjanjian yang lebih baik yang dibuat atas janji-janji yang lebih baik, Firman Allah yang hidup, kunci Kerajaan, kuasa doa, karunia-karunia Roh, darah Yesus dan kebenaran karena iman, semuanya sudah menjadi milik kita. Jika itu tidak cukup untuk membuat kita penuh sukacita dan kedamaian, maka kebutuhan kita pasti terlalu besar terhadap Yesus.

*Change comes when you sow THE WORD in your heart – Andrew Wommack.*

*Perubahan datang ketika Anda menabur FIRMAN dalam hati Anda -Andrew Wommack.*

Mari syukuri apa yang sudah Tuhan anugerahkan, renungkan serta pahami sungguh-sungguh, betapa kayanya anugerah yang kita miliki….
Ciayo….

“It is not the devil who put where you are but your lack of knowledge knowing who you are, put you where you are.” – Dr. Benson Andrew Idahosa.

“Bukan iblis yang menempatkanmu ditempat itu tetapi kurangnya pengetahuanmu mengetahui siapa jati dirimu dalam Kristus, yang menempatkanmu ditempatmu berada saat ini.” – Dr.Benson Andrew Idahosa.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

From Nothing To Something

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

From Nothing To Something

“Koq ke Hainan? Kan sudah lama banyak yang ke sana?,” tanya seorang teman ingin tahu.
“Ini Premium Tour, kami menginap di Hilton Haihua Island yang masih baru, 2 malam. Benar-benar di Pulau Haihuanya. Cantik & mewah. Dan kali ini fasilitas di Haihua Island sudah jauh lebih lengkap daripada tahun-tahun sebelumnya.”

Pulau Ocean Flower (“Haihua” dalam bahasa Mandarin) telah dijuluki sebagai “Dubai-nya Cina”. Pulau ini terletak di lepas pantai utara Danzhou, Hainan, Cina, sebuah daerah dengan cuaca tropis. Pulau buatan berbentuk bunga ini 1,5 kali lebih besar dari Palm Jumeirah di Dubai, dan menurut beberapa sumber, ini adalah pulau wisata buatan terbesar di dunia.

Pulau ini terdiri dari tiga pulau independen yang dihubungkan oleh jalan lintas. Selesai dibangun pada tahun 2020, Ocean Flower Island dibangun selama 12 tahun dengan investasi sebesar 160 miliar RMB (US$24 miliar), menggunakan reklamasi lahan. Full Man-Made, buatan manusia. Sejak dibuka, pulau ini telah menjadi tujuan wisata utama, dengan berbagai hotel dan resor serta berbagai jenis tempat hiburan, termasuk taman air, galeri seni, tempat pertunjukan, pemandian air panas, dan lain-lain.

Tema untuk Taman Air Ocean Flower Island, seluas 110,000 Meter Persegi ini merupakan taman air resor bertema gunung salju pertama di Tiongkok. Lengkap dengan Factory Outlet, berbagai Event Space dibangun khusus di sebuah gedung besar yang cantik, konon ruang event terkecil untuk 1000 orang. Sejak memasuki Pulau Haihua dari jembatan utama yang megah hingga ke dalam pulau seluruhnya terpadu dengan menara kembar Hotel Hilton di ke dua sisinya, semua dipenuhi dengan lighting cantik yang terpadu di seluruh pulau.
Nach… yang paling sangat menarik, ada
bangunan mirip gereja tetapi bukan gereja, yang didesign khusus untuk acara pernikahan. Setiap malam ada 2X Fairytale Wedding Manor …yang dipadukan dengan lagu manis, menawarkan kreatifitas yang memukau.Pertunjukan cahaya, dengan permainan bayangan yang manis, menjadi pusat tampilan utama yang menawarkan kemewahan yang memukau.

Apa kaitan kisah ini dengan pelajaran rohani khas Seruput Kopi Cantik?

Pada jaman dahulu kala, Hainan adalah pulau untuk menampung orang-orang buangan yang dianggap ‘pemberontak’ oleh Kaisar. Lalu banyak orang-orang China peranakan yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Vietnam dll yang menetap di sana. Why?
Karena di sana cuacanya mirip , hanya ada 2 musim dan satu-satunya tempat yang tumbuh pohon kelapa di China.
Pulau yang tidak ada apa-apanya, di huni oleh Suku Li dan Suku Miaw yang terbelakang.
Pokoknya, di sana sungguh tidak menjanjikan. Namun bukannya mengasihani diri, membiarkan dirinya jadi korban, justru Pulau Hainan bebenah diri menjadi tujuan wisata yang menarik.
Kerap dijuluki Hawaiinya China. Orang-orang China daratan yang tidak memiliki paspor, tidak bisa ke luar negeri, mereka berlibur ke Hainan. Itulah sebabnya, segala sesuatu di Hainan terkenal mahal… seperti layaknya tempat wisata yang terkenal.

Dan ada Kampung Bali, kabarnya pemiliknya orang Belitung. Lagu-lagu, kostum dan makanannya ala Indonesia. Menari poco-poco, joget dsb. Beneran serasa di Indonesia.
Ada pula “Pabrik Kue Semprong” di dalamnya. Lucu & unik.Banyak souvenir & kue-kue dari kelapa.
Tentu saja membanggakan.

Ditambah lagi dengan dibangunnya pulau Haihua yang 100% buatan manusia, ditata dan di design sedemikian rupa cantiknya, mendongkrak Hainan lebih lagi menjadi tempat yang mewah, mahal, menimbulkan decak kagum, bagaimana mengubah From Nothing To Something.

Demikian pula dengan kehidupan setiap kita, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Apakah kita sibuk mengasihani diri sendiri sambil memandang iri keberuntungan orang lain, atau justru sibuk mengubah diri, memberikan nilai tambah bagi diri sendiri, sehingga kita bisa juga From Nothing To Something?

Tuhan tidak pernah salah menciptakan setiap kita. Asalkan kita senantiasa bersyukur dan fokus pada kehendak-Nya, lalu bekerjasama dengan-Nya, hikmat/wisdom-Nya akan membuat kita lebih kreatif daripada kebanyakan orang disekeliling kita sehingga membuat kita special & outstanding.

Perjalanan kali ini, banyak disuguhi kreatifitas manusia. Bangunan berbentuk seperti pohon, P. Indra minta foto di sana. Ternyata itu Sanya Beauty Crown Hotel, dengan 7 tower. Di seberangnya, bangunan dengan atap seperti mahkota, yang digunakan untuk pemilihan Mister World, bukan Miss World lho… unik ya?

Ini contoh, betapa banyaknya cara untuk menjadikan diri istimewa, berbeda dan menjual… Cara kita memandang, menyikapi dan mengambil pelajaran dalam kehidupan ini, pada akhirnya menentukan seberapa besar pencapaian dan pengaruh kita bagi ‘dunia’ di sekeliling kita. Menentukan pula ending kita di mana?
Jangan sekedar liburan tanpa mengalami peningkatan kualitas diri.
Sukses itu bukan kebetulan.
Tuhan punya rencana dengan memberikan kita pengalaman tertentu. Termasuk teman-teman yang membaca artikel ini. Tidak ada yang kebetulan…
Bersediakah kita belajar?
Dari pelajaran itu, apa yang mengubah mindset kita sehingga lebih maju, lebih bijak dan lebih kreatif daripada sebelumnya?
Itulah cara cerdas menyikapi kehidupan.
Siap? praktik yuk….

“We are all inventors, each sailing out on a voyage of discovery, guided each by a private chart, of which there is no duplicate. The world is all gates, all opportunities.” Ralph Waldo Emerson

“Kita semua adalah penemu, masing-masing berlayar dalam perjalanan penemuan, masing-masing dipandu oleh peta pribadi, yang tidak ada duplikatnya. Dunia adalah semua gerbang, semua peluangnya.” Ralph Waldo Emerson

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

Forgetting The Past.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Forgetting The Past.

Sebagian besar kita tanpa sadar terbelenggu oleh masa lalu.
Kegagalan, pengalaman buruk, kata-kata salah yang pernah diucapkan kepada kita, ternyata membekas sedemikian dalam hingga membuat takut melangkah.
Terlalu takut gagal lagi…. takut resiko… membuat tidak berani mengambil keputusan-keputusan besar.
Tetap berada di tempat, meski sesungguhnya dalam hati sadar, Tuhan ingin kita melangkah maju.

Setiap kali menelpon Bu Mira, selalu gak bisa. Usut punya usut, sudah 2X ada orang yang menggunakan profile picture saya, tetapi nomor HPnya berbeda, menghubungi Bu Mira by WA untuk meminjam uang dan membeli HP. Untunglah B. Mira curiga dan menelpon saya, ketahuan itu bohong. Sejak itu telpon saya kesulitan untuk telpon B. Mira….

Dari asuransi menelpon saya, bertanya benarkah saya mengajukan penarikan tunai. Sama sekali tidak dan cukup mengagetkan… Tuhan baik. Agen saya mengkonfirmasi dan ketahuanlah itu tipu-tipu. Perlindungan Tuhan itu nyata.

Menakutkan & bikin galau?
Secara umum orang merasakan seperti itu, tetapi inilah kehidupan dunia yang sudah jatuh dalam dosa.
Jika membiarkan ketakutan menghantui, kita tidak akan berani melangkah, akibatnya rencana Tuhan dalam kehidupan kita tidak akan digenapi.
Nach memang itu tujuan si musuh…
Supaya anak-anak Tuhan lumpuh…

Jangan biarkan ketakutan menghantui, sebaliknya justru dekatkan diri kepada Tuhan.
Boleh saja badai menerpa, namun bersama Tuhan, kita bagaikan burung rajawali yang terbang menembus awan dan badai, terbang lebih tinggi lagi: di atas badai.
Dengan mengandalkan kekuatan sendiri, memang tidak bisa.
Namun bersama Tuhan, kita mampu melakukan hal-hal besar yang tak terpikirkan.

Mendekat kepada Tuhan, tidak berarti hidup mulus, steril persoalan, bagaikan melaju di jalan tol, namun meski halangan yang dialami lebih besar daripada kebanyakan orang, kita tidak takut dan endingnya menang.
Respon kita diamati oleh orang-orang di sekitar kita.

Yang ketakutan, galau, panik dll itu sudah respon umum… gak menarik lagi.
Namun di tengah badai, jika kita tetap tenang bahkan bisa menghardik badai lalu badai itu taat, barulah dunia terperangah dan ingin mengenal Allah kita.
Sehingga hidup kita menjadi demonstrasi kebaikan-kebaikan Tuhan.
Dunia di sekitar kita bisa melihat, hidup kita berbeda karena ada Allah di dalam kita.
Ketika hidup menurut jalan-jalan-Nya, keberhasilan dalam roh, jiwa dan tubuh tercipta.
Sehat, sembuh, penuh sukacita, damai, apa pun yang dibutuhkan tersedia, bebas stress pula lalu berkat dan kebaikan mengejar ke mana pun kita pergi….
Hhhmm…. luar biasa bukan?
Penyertaan Tuhan itu kasat mata. Orang-orang bisa merasakannya.

*******
Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri, itulah karakter yang ingin dimiliki oleh setiap kita. Namun karakter ini bukan sesuatu yang bisa diusahakan sendiri, melain hasil dari hubungan yang intim dengan Tuhan. Secara natural karakter Allah ini mengalir melalui kita.

Ada orang yang dengan kekuatannya sendiri berusaha sabar. Namun di dalam kedalaman hatinya ternyata kemarahan, luka hati serta kepahitannya disimpan dalam-dalam di dasar hatinya.
Setelah bertahun-tahun muncul dalam bentuk penyakit, stress dsb.

Tuhan menawarkan agar kita menyerahkan apa pun permasalahan, ketidakadilan, luka apa pun yang kita alami kepadanya.
Stop marah, galau, atau panik. Tuhan mampu menolong.
Tanyakan pada diri sendiri:
Apakah ada sesuatu yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya?
Jika Ya, diskusikan dengan Tuhan, apa yang mesti dikerjakan dan kapan waktunya?
Jika Tidak, serahkan kepada-Nya, dan forget it!
Percayalah Tuhan itu adil… tunggu endingnya, bagaimana pembelaan Tuhan bagi kita.

Banyak yang berpikir, pembalasan Tuhan itu, orang yang jahat pada kita itu celaka. Tetapi apa yang Tuhan kehendaki tidak demikian. Mungkin ‘pembalasannya’, orang itu bertobat dan menjadi anak Tuhan yang baik sehingga dapat memberkati orang lain.
Bagi Tuhan, jiwa manusia itu jauh lebih penting.

Gak adil dong?
Percayalah, Tuhan itu adil.
Tuhan berjanji akan mengembalikan tahun-tahun hidup kita yang hasilnya dimakan oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara Tuhan yang besar yang dikirim ke antara kita.
Maka kita akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kita akan memuji-muji nama TUHAN, Allah, yang telah memperlakukan kita dengan ajaib; dan kita sebagai umat Tuhan tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.

Iman itu percaya, yang terbaik masih ada di depan karena kita sedang meraih masa depan yang penuh harapan. *The Best Is Yet To Come.*

Mau? Yuk…..

*”Success is doing whatever we do for God in a way that pleases and brings glory to Him!” – Joyce Meyer.*

*”Sukses itu melakukan apa pun yang kita kerjakan untuk Tuhan, dengan cara yang berkenan dan memuliakan Dia!” – Joyce Meyer.*

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Apakah Masih Ada Lagi?


Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apakah Masih Ada Lagi?

Apakah mungkin untuk memiliki lebih banyak kasih, lebih banyak kegembiraan, lebih banyak kedamaian, pernikahan yang lebih baik, anak-anak yang lebih bahagia, dan masa depan yang penuh damai sejahtera? Bukankah Yesus menjanjikan kehidupan yang berkelimpahan? Bagaimana kita sampai ke sana dari sini?
Bagaimana caranya?

Penyediaan Tuhan atas setiap kebutuhan manusia, roh, jiwa dan tubuh disebut “anugerah.” Melalui penebusan, janji dan persyararannya telah dibuat untuk memenuhi setiap kebutuhan yang kita miliki di setiap tingkat kehidupan.

Tahukah kita, Tuhan itu memiliki persediaan yang jaaauuuh lebih banyak bagi kita daripada yang kita dapatkan saat ini? Anugerah, seperti iman, selalu meningkat dalam kehidupan kita. Ada kunci untuk melihat anugerah dilipatgandakan kepada kita.
Menuruti keinginan daging justru berdampak sebaliknya.

Kasih karunia dan damai sejahtera dilimpahkan kepadamu melalui pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita, (2 Ptr. 1:2)

*Pengetahuan sejati tentang Tuhan meningkatkan anugerah yang mengalir dalam kehidupan kita.*
Kasih, sukacita, kedamaian dan potensi menjadi berlipat kali ganda saat kita mengenal Tuhan.

Setiap anugerah Tuhan itu SUDAH tersedia bagi kita. Dan kehendak Tuhan, agar kita sehat, sembuh, berkelimpahan, berhikmat, dipenuhi sukacita dsb. Tetapi ada jalan-jalan-Nya agar kita bisa memperolehnya.
Gak bisa mengikuti kemauan kita sendiri.

Contohnya:
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (Roma 10:9-10)
– ”Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata” (2 Kor 4:13)

Sesuai dengan ayat di atas, jika ingin sembuh ya… katakan kesembuhan, pikirkan kesembuhan, renungkan kesembuhan, imajinasikan kesembuhan dan jangan lupa, bergaullah dengan teman-teman yang percaya kesembuhan Ilahi.

Di sekitar tahun 60 an, ada seorang wanita yang mengenakan kacamata sangat tebal, seperti pantat botol, minta didoakan agar matanya disembuhkan.

Pendeta yang mendoakannya berdoa, lalu bertanya,
“Apa yang kamu lihat?”, wanita itu membuka matanya.
“Tutup matamu, apa yang kamu lihat?” Wanita itu membuka matanya lagi. Demikian berulang-ulang, hingga akhirnya wanita itu mengerti, dia harus melihat dirinya disembuhkan dulu dalam rohnya, barulah manifestasi kesembuhan secara natural terjadi.
Setelah dia mampu melihat matanya sembuh di dalam roh, barulah matanya sembuh di alam natural.

Dalam bukunya Bruce Wilkinson bercerita bahwa di surga banyak sekali stok anggota tubuh tersusun di almari. Orang yang mendapat penglihatan bertanya, mengapa tidak diberikan kepada orang-orang di dunia yang membutuhkannya?
Konon malaikat-malaikat Tuhan sudah membawanya, tetapi orang-orang itu *tidak bertindak dengan iman untuk menerimanya.*

Berdoa, menggali firman, bersaksi, ikut melayani dalam berdoa berbahasa lidah, deklarasi firman, adalah sebagian tindakan iman.
Siapa orang yang paling kita percayai? Diri kita sendiri.
Saat kita deklarasi firman & telinga kita mendengar, iman pun timbul.

*Anugerah itu gratis dan sudah tersedia, tetapi dibutuhkan iman untuk menerimanya.*

*****
Kasih, sukacita, kedamaian dan potensi menjadi berlipat kali ganda saat kita mengenal Tuhan.

Kunci lain untuk menerima lebih banyak anugerah Tuhan adalah melalui pemberian kita.

2 Korintus 9:6-8 (TB) Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

Tuhan mampu membuat SEMUA anugerah berkelimpahan bagi kita! Bukan sekadar anugerah finansial, namun anugerah dalam hubungan, kemampuan untuk menikmati, perlindungan, kesehatan, dll. Pemberi yang penuh sukacita bergerak dalam dimensi anugerah yang lebih, dibandingkan orang lain, karena memberi adalah cara yang Tuhan pilih untuk memberkati dunia (Yohanes 3:16).

Terserah pada pilihan kita sendiri, apakah kita ingin bertumbuh dalam anugerah dan menjadi kuat dalam kasih karunia-Nya. *Meningkatnya pengetahuan akan Tuhan dan memberi dengan sukacita adalah dua kunci untuk berjalan dalam kasih karunia Tuhan yang lebih besar.* Aliran kasih karunia Tuhan (penyediaan-Nya untuk setiap kebutuhan) tersedia bagi kita jika kita menginginkannya.

2 Petrus 3:18 (TB) Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Praktik yuk…. Hidup dalam kelimpahan anugerah Allah…

*How to put your faith into action: BELIEVE it in your heart, SAY it with your mouth!- Kenneth Copeland.*

*Bagaimana mewujudkan iman Anda dalam tindakan: PERCAYA dalam hati Anda, KATAKAN dengan mulut Anda!- Kenneth Copeland.*

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 87 88 89 90 91 319