Category : Articles

Articles

Late Bloomer.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Late Bloomer.

Salah satu guru favorit saya adalah Arthur Meintjes.
Why?
Karena Arthur mengalami disleksia, sehingga sejak kecil dia terpinggirkan, dianggap bodoh dsb. Oleh karenanya, Arthur bisa menggambarkan Pribadi Allah dari sisi pandang yang berbeda.
So simple….

Arthur disembuhkan Tuhan dari disleksia secara supernatural, saat usianya lebih dari 25 th.
Arthur berkata,
“Dia late bloomer, terlambat berkembang. Tetapi bagi Tuhan tidak apa-apa. Tuhan tidak menuntut kita harus sepintar orang lain… Dia tetap mengasihi kita apa adanya. Tuhan sabar menunggu koq… Sampai kita siap berkembang!”

So sweeetttt….

Sementara dalam masyarakat, yang dilihat dan dikagumi, yang paling jago. Padahal yang namanya juara hanya satu. Juara 2, 3 pun sudah beda bobotnya dengan juara 1.

Yang paling kaya yang dilihat orang. Memenuhi standar tertentu baru dianggap layak masuk ke dalam kalangan tertentu. Tidak heran banyak yang mati-matian beli barang branded, demi masuk kalangan tertentu.

Ada istilah populer di Ibukota, rumah boleh kontrak, asal jangan sampai mati gaya.

Lucunya, Warren Buffett, orang nomor 3 terkaya di dunia, justru pakai baju tidak ber-merk dan masih menyimpan uang receh di dompetnya.

Arthur bercerita, Tuhan mengasihi dan menerima kita apa adanya. Bahkan jika orang lain sudah 10 km di depan, kita ketinggalan pun, Tuhan tetap sabar menanti dan mengasihi kita dengan segala keterlambatannya.

God loves you just the way you are, but he refuses to leave you that way. Tuhan mencintaimu apa adanya, tetapi dia menolak untuk membiarkanmu seperti itu.”— Max Lucado

Allah itu memang pada dasarnya kasih, jadi jika Dia tidak mengasihi, itu bertentangan dengan kodrat-Nya.

Banyak yang tidak memahami karakter Tuhan seperti itu. Merasa berdosa kalau tidak berdoa, tidak baca firman, apalagi saat lepas kendali marah-marah dan emosi.
Kita cenderung merasa berdosa dan merasa tidak layak untuk menghampiri-Nya.

Tuhan paham koq saat kita lepas kendali, emosi dan kita tidak bersikap seperti ‘orang kristen yang seharusnya’ sesuai yang diharapkan orang-orang di sekeliling kita.
Dan berita baiknya, Tuhan tetap cinta dan mengasihi kita… Meski pun orang lain tidak.

Tuhan paham, kita masih dalam proses bertumbuh menjadi serupa dengan-Nya. Kadang-kadang gagal…

Kita berdoa atau tidak, kasih Tuhan tetap sama. Tidak berkurang sedikit pun.
Doa bukan untuk mengubah Tuhan, tetapi mengubah orang yang berdoa. Dengan berdoa, kita akan lebih mengasihi-Nya dan memandang situasi sesuai dengan perspektif-Nya!

Bagaimana ketika kita berdosa?
Kasih Tuhan tidak berkurang sedikit pun.
Tetapi ketika kita berbuat dosa, ‘musuh’ punya pijakan untuk memporak-porandakan kehidupan kita. Berkat Tuhan terhalang, tidak bisa mengalir lancar dalam kehidupan kita

Akibatnya hidup kita disibukkan untuk membenahi berbagai masalah yang ditimbulkan si musuh, karena kita tidak mematuhi arahan-Nya. Damai sejahtera, sukacita pun lenyap dari hidup kita.

Mengapa Tuhan tidak menolong?
Tuhan tidak pernah memaksakan kehendak-Nya. Manusia punya kehendak bebas- Free Will.

Kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,” kata Tuhan.

Dia tetap menanti kita kembali dan memilih-Nya.
Jika bersedia bekerjasama dengan-Nya, menyerahkan keadaan yang amburadul ke tangan-Nya, Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia, yaitu bagi kita yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Kalau bergeming, kekeuh mau jalan sendiri, ya sudah… Resiko ada di tangan kita sendiri.
Bukan Tuhan yang tidak mau menolong, tetapi karena kita yang tidak mau ditolong.

“Saya mau koq ditolong, tapi mengapa Tuhan diam saja?”

“Pertanyaannya: sudah sesuai cara Tuhan belum? Ada hal-hal yang tidak bisa Tuhan lakukan.”

“Lho, bukannya Tuhan Mahakuasa?”

“Tuhan sudah memberitahu bahwa Dia tidak pernah meninggalkan mau pun membiarkan kita. Tuhan tinggal di dalam roh kita. Lalu kita berdoa, Tuhan datanglah…. Itu doa yang tidak bisa dijawab Tuhan. Wong Tuhan Sudah di dalam kita, koq disuru datang lagi….

Contoh lainnya, kuasa untuk mengalahkan musuh sudah diberikan kepada kita 2000 th lalu saat Yesus mati di Kayu Salib. Oleh bilur-bilur-Nya, kita sudah sembuh. Ketika lahir baru, otomatis kuasa, kemakmuran, hikmat, kesembuhan dll menjadi milik kita. Tinggal kita gunakan kuasa ini untuk memerintahkan penyakit pergi.

Markus 11:23 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa *berkata* kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

Yang harus berkata itu kita jadi jangan lagi berdoa minta Tuhan melakukannya. Tuhan bilang, kan kuasa dan otoritasnya sudah Kuberikan kepadamu… Tinggal kamu pakai saja…Jangan nyuruh Aku lagi.”

Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan., Hosea 4:6

Pengetahuannya di mana?
Di dalam Alkitab karena firman itu adalah Allah sendiri.

Hhmmm…. Sekarang saya paham.
Bagaimana dengan Anda?

It’s not about finding ways to avoid God’s judgment and feeling like a failure if you don’t do everything perfectly. It’s about fully experiencing God’s love and letting it perfect you. It’s not about being somebody you are not. It’s about becoming who you really are.- Stormie Omartian

Yang menjadi masalah, bukanlah mencari jalan menghindari penghakiman Tuhan, dan merasa gagal jika kita tidak melakukan semuanya dengan sempurna. Poin pentingnya, bagaimana mengalami kasih Tuhan dan membiarkan kasih itu menyempurnakan diri kita. Ini bukanlah tentang menjadi seseorang yang bukan diri kita, melainkan bagaimana menjadi diri kita yang sesungguhnya.- Stormie Omartian

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Goblok & Karya Allah Yang Dahsyat. Apa Hubungannya?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Goblok & Karya Allah Yang Dahsyat. Apa Hubungannya?

Bagi Orang Jawa, kata Goblok itu kasar.
Menyinggung perasaan. Merendahkan.
Dienk…..

Sampai saya ke Jakarta ikut berbagai seminar, dan kata Goblok bukan lagi kata kasar, justru itu kata untuk menyadarkan diri sendiri.
Nach lho…. !

Segala sesuatu tidak memiliki arti, sampai kita memberikan arti,” ujar P. Prasetya M. Brata, guru Neurosemantic saya,
“Keadaan eksternal, tidaklah mengganggu manusia, tetapi makna yang kita berikan pada keadaan eskternal itulah, yang menentukan manusia.”

Kata Goblok diartikan sebagai penghinaan, pelecehan atau justru kata untuk memicu kesadaran diri, tergantung kita yang memilihnya.


Post Instagram P. Prasetya M Brata sangat menggelitik:

BACA DARI BAWAH KE ATAS

Tingkatan Spiritual kepintaran:

  1. Merasa diri masih goblok.
  2. Dibilang goblok oleh orang pintar
  3. Dibilang pintar oleh orang pintar
  4. Dibilang goblok oleh orang goblok
  5. Dibilang pintar oleh orang goblok
  6. Merasa diri sudah pintar

Keenamnya ada pada diri setiap kita sebagai potensi.

Tinggal menyadari, mengontrol dan membiasakan lebih banyak berada di tingkatan yang mana?
Kata kuncinya: Kesadaran Tertinggi.

Jangan salah sangka, karena salah sangka yang paling fatal adalah salah sangka terhadap diri sendiri.


Bagi orang yang biasa ikut seminar dan pelatihan pengembangan diri, kata Goblok biasa saja.

Why?
Setiap kita punya kegoblokan di bidang tertentu, pada level tertentu pula.
Tidak ada orang yang pintar dan jagoan di semua bidang.
Seperti kata P. Pras, tinggal kita sadar atau tidak?
Kita sering berada di level mana?

Kalau gak sadar, selamanya tetap goblok. Tapi orang yang sadar
dirinya goblok di bidang tertentu, bersedia merendahkan hati, mau bertanya dan belajar.
Jadilah kegoblokannya berkurang dan kepintarannya meningkat.

Targetnya tentu dipuji pintar oleh orang pintar. Ini baru pintar beneran.
Dipuji pintar oleh orang goblok, ya ga ada bobotnya.

Bahkan dalam pelatihan pengembangan diri, kita dituntut menyadari bahwa diri kita goblok.
Lho?
Kalau sadar diri kita goblok, ibarat mengosongkan gelas kita.
Saat gelas kita kosong, maka kita siap menerima ilmu, mindset dan pengetahuan yang baru.

Jika kita mau belajar cara pikir baru yang membangun, maka kita maju selangkah menuju kesuksesan.

Kata Coach Haryanto Kandani, jangan stop pada Sukses tapi naik setingkat lagi, Signifikan. Hidup yang bermakna dan menjadi berkat bagi orang lain.

Robert Kiyosaki dengan lugas berkata,
“KEKAYAAN adalah POLA PIKIR, Bukan Uang.”

Jika kita merasa sudah pintar, gelas kita penuh. Diberi ilmu atau mindset baru pun akan meluber, terbuang percuma. Pola pikirnya tidak bisa berubah.

Anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur.”

P. Pras mengingatkan, salah sangka yang paling fatal adalah salah sangka terhadap diri sendiri.

Mengira dirinya pintar, menutup diri, menolak belajar, padahal sesungguhnya masih goblok.
Ini yang membuat hidup tidak berubah, tidak bisa maju-maju, ujung-ujungnya mengasihani diri sendiri, akhirnya menyalahkan seluruh dunia kecuali dirinya sendiri…

Memaknai kata-kata sesuai dengan porsinya, memahami definisi berbagai kondisi kehidupan dengan benar, mengubah hidup saya secara keseluruhan.
Siapa sangka?

Apa pun komentar orang, TIDAK mengubah realitas jati-diri kita yang sesungguhnya.

Dikatain Goblok, tidak membuat kita jadi goblok.
Dikatain pintar, tidak membuat kita bertambah pintar.
Yang penting, realitasnya bagaimana?

Forgive those who insult you, attack you, belittle you or take you for granted. But more than this… forgive yourself for allowing them to hurt you.

Maafkan mereka yang menghina Anda, menyerang Anda, meremehkan Anda, bahkan yang memanfaatkan Anda. Tapi lebih dari itu… maafkan dirimu karena membiarkan mereka menyakitimu.

Tersinggung or tidak, kendali di tangan kita sendiri bukan?

Justru P. Pras berujar:
Jika aku menghina atau mengolokmu, itu tidak menjelaskan siapa kamu tetapi menjelaskan siapa aku.

Nach ngapain juga tersinggung dengan komentar orang lain?

Bergaullah dengan orang-orang bijak, maka kita bisa belajar menjadi bijak.


Secara rohani bagaimana?
Ternyata sama juga!
Lho?

Tuhan memuji Musa orang yang paling lembut hatinya di muka bumi. Orang yang rendah hati.
Oleh karena itu paling banyak dipakai oleh Tuhan.

Definisi rendah hati, bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.
Tidak mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Artinya, rela mengosongkan diri, menyelaraskan dengan kehendak-Nya.
Dengan kata lain, menyadari diri kita goblok, -mengosongkan gelas-, dan mengisinya dengan firman/ perkataan Tuhan.
Sehingga kita berpikir seperti Tuhan berpikir.
Berbicara seperti Tuhan berbicara karena seluruh gelas kita diisi oleh firman Tuhan.
Yang mengalir keluar tentu saja firman Tuhan yang penuh kuasa.
Make sense?

Dengan cara demikian, tentu saja Kuasa Allah dan hikmat pun mengalir melalui kehidupan kita
Ketika kita taat mengikuti tuntunan-Nya, maka kita akan menjadi orang yang tepat, berada di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat untuk merealisasikan rancangan-Nya bagi masa depan kita.

Rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan hari depan yang penuh harapan.
Saya paham sekarang.
It’s all about God, not me.
Ini semua tentang Tuhan, bukan saya.
Saya hanya bejana & pena di tangan Tuhan.

Di dunia banyak sekali orang yang berusaha tampil pintar, melebihi kualitas sesungguhnya. Bahkan ada motivator yang bercerita, karena kerap post foto dengan orang-orang penting di sosmed, tarifnya naik.

Paradoxnya, Tuhan justru sebaliknya. Dia memakai orang-orang ‘bodoh’, biasa, tidak terkenal, gagap, tidak Pede, – dijadikan-Nya luar biasa.
Sehingga orang itu sadar, demikian juga orang-orang di sekelilingnya, bahwa ini Tuhannya yang hebat.

Menarik sekali…
Goblok yang dulunya ‘kasar’ sekarang mengalami metamorfosa, menjadi pemicu kesadaran agar menjadi lebih baik.
Ditambah Tuhan, manusia yang bagaikan tanah liat yang diinjak-injak orang, dibentuk menjadi keramik cantik yang mahal harganya.

Pertanyaannya:
Bersediakah kita dibentuk oleh-Nya?

The fool doth think he is wise, but the wise man knows himself to be a fool. – William Shakespeare.

Orang bodoh memang mengira dirinya bijak, tetapi orang bijak tahu dirinya bodoh.- William Shakespeare.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mungkinkah Mentaati Seluruh Perintah Allah?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mungkinkah Mentaati Seluruh Perintah Allah?

Pertanyaan yang sulit, mengingat banyaknya perintah dan firman Tuhan.
Ternyata ada rahasia sederhana agar kita bisa mentaati semua perintah Allah.
Bagaimana caranya?
Dengan mendisiplinkan pikiran selaras dengan firman-Nya.

Koq bisa?
Semua yang kita katakan, rasakan dan lakukan, dimulai dari pikiran. Asalkan kita menjaga dengan disiplin, pikiran kita selaras dengan firman Tuhan, otomatis semua perasaan, perkataan mau pun tindakan kita, selaras dengan firman Tuhan.
Make sense?

Masih ingat artikel saya yang membahas ada 3 macam pikiran yang masuk di kepala kita.

  1. Pikiran Allah, kita tahu selalu selaras dengan firman-Nya. Membawa semangat dan positif.
  2. Pikiran iblis/musuh, pikiran negatif yang membuat kita merasa bersalah, tidak berdaya dan buruk.
  3. Pikiran kita sendiri.

Setiap kali ada pikiran muncul di kepala, sebelum diterima, amati dulu. Pikiran siapakah ini?
Kita yang bertanggungjawab untuk memilihnya.

Awalnya musuh melontarkan pikiran negatif. Bangun tidur sudah merasa depresi, perasaan jengkel atau muncul pikiran merusak lainnya. Saat kita tanpa sadar menerimanya, menjadi pikiran kita, lalu si musuh menuduh dan membuat kita merasa bersalah.

Biasa si musuh juga masuk dengan mengulang perkataan negatif yang pernah dikatakan orang lain kepada kita. Melumpuhkan melalui rasa takut, perasaan tidak mampu dsb. Perasaan takut, cemas dan stres pun tercipta. Jika dibiarkan terus menerus, menimbulkan roh kelemahan atau -spirit of infirmity-, yang mengakibatkan berbagai penyakit mematikan.

“Kamu tidak mampu. Pasti kamu akan gagal. Ingat, dulu kamu pernah gagal dalam bidang yang sama. IQmu tidak cukup tinggi untuk menyelesaikan proyek besar seperti ini…”, tuduhan si musuh bertubi-tubi.

Bagaimana cara menganulirnya?
Katakan saja Firman Tuhan!

“Aku memang tidak mampu secara natural, tetapi Allahku akan mencukupkan segala keperluanku menurut kekayaan-Nya.

Aku berharga, istimewa, unik, diberkati dan selalu beruntung. Apa saja yang aku perbuat pasti berhasil karena Allah ada di pihakku, siapa dapat melawan aku?

Kekuatanku memang ada batasnya, tetapi kekuatan Tuhan tidak terbatas. Ketika aku tinggal di dalam Dia dan percaya kepada-Nya, aku dapat melakukan segala perkara di dalam keperkasaan-Nya!

TUHAN akan membuka bagiku perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahku pada masanya dan memberkati segala pekerjaanku, sehingga aku memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi aku sendiri tidak meminta pinjaman.
TUHAN akan mengangkat aku menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, aku akan tetap naik dan bukan turun, karena anugerah Allah dan aku beriman kepada-Nya dengan sepenuh hati.

Dengan membiasakan diri mengcounter serangan iblis dengan janji-janji Allah, maka kesehatan, kemakmuran, kelimpahan dan damai sejahtera akan menguasai hidup kita.

Siap mempraktekannya?
Yuk….

Whatever we focus our attention on is what will dominate our thoughts. If our thoughts are dominated by the things of this world then we are going to get worldly results in our lives. We need to focus on God to get godly results. – Andrew Wommack

Apa pun yang kita fokuskan, akan mendominasi pikiran kita.  Jika pikiran kita didominasi oleh hal-hal duniawi maka kita akan mendapatkan hasil duniawi dalam hidup kita.  Kita perlu fokus pada Tuhan untuk mendapatkan hasil yang saleh (penggenapan janji-janji-Nya)  – Andrew Wommack

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pena Di Tangan Tuhan.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Pena Di Tangan Tuhan.

Judul Talk Show dengan Komunitas “Love, Live & Share.”
Komunitas ini unik, karena anggotanya berasal dari berbagai negara di dunia.

Saat saya ke Switzerland atau United Kingdom, sempat kopdar dengan beberapa sahabat di sana. Atau ketika mereka pulang ke Indonesia.

Talk show ini dimotori oleh Sis Elma dari Switzerland, Sis Devy dari Belanda, Sis Joice dari Perancis, Sis Mytha sebelumnya tinggal di Afrika Selatan dan sekarang bermukim di Perancis, serta Sis Riama dari UK (Inggris).

Menarik, judul “Pena Di Tangan Tuhan” ini, gambaran yang pas dengan keberadaan diri saya.

“B. Yenny, bagaimana bisa menulis setiap hari? Apakah tidak pernah kehabisan ide?”, tanya sis Elma dalam talk show, pertanyaan serupa dari beberapa teman lain juga.

“Pasti pernah kehabisan ide. Saya bukan malaikat…. “

Saat kehabisan ide, saya datang melaporkan hal ini dan minta ide dari Sang Pencipta. Dia Allah yang menjawab doa!
Tidak lama muncul ide baru.
Dan saya hanyalah Pena Di Tangan Tuhan!
Saya yang menulisnya, tetapi ide dan penjabarannya semua dari Tuhan.

Saat merenungkannya, saya sadar bahwa setiap orang yang lahir di dunia ini, bukan kebetulan.
Setiap kita memiliki tujuan khusus yang tak tergantikan.
Ketika kita setia dengan apa yang Tuhan percayakan, meski pun itu hal yang kecil, maka Tuhan akan menambah-nambahkan, dipercaya untuk mengelola hal-hal yang lebih besar.

Menulis adalah sesuatu yang sangat menyenangkan bagi saya, itu talenta yang Tuhan tanamkan sejak saya lahir di dunia ini.
Tetapi talenta itu tidak pernah saya sadari, hingga saya pindah ke Surabaya dan di MDC  Surabaya saya diberi kesempatan untuk belajar menulis dan diterbitkan dalam warta jemaat selama 5 tahun.

Di MDC pula saya bertemu dengan sahabat saya, alm. Martha Pratana, yang mengajari saya menyusun buku, bahkan Marthalah editor buku saya.
Hingga akhirnya bisa menerbitkan beberapa buah buku.
Martha sudah di surga sekarang tetapi Martha meninggalkan warisan abadi. Jejaknya dalam hidup saya.
Di setiap tulisan saya, ada andil taburan benih Martha, yang mengantar tulisan-tulisan saya bisa menjadi berkat bagi orang lain.

Bisa dibayangkan bukan, ketika awal belajar menulis, tentunya masih belepotan. Tetapi kesempatan dan penerimaan dari para pemimpin hingga teman-teman di MDC Surabaya-lah yang membuat saya ada hingga seperti hari ini.
Thanks P. Andreas & B. Marianik Rahardjo, pemimpin besar yang mengubah hidup saya.

Ada bagian yang harus saya kerjakan, terus belajar dan tekun menulis.
Your talent is God’s gift to you. What you do with it is your gift back to God – Leo Buscaglia.

Bakat Anda adalah anugerah Tuhan untuk Anda.  Apa yang Anda lakukan dengan bakat itu, adalah hadiah  yang Anda kembalikan kepada Tuhan – Leo Buscaglia.

Ada bagian dari MDC yang berbesar hati, memberikan kesempatan penulis pemula seperti saya, menemukan identitas dirinya dan berkembang di sana.

Inilah yang dikatakan Tuhan bahwa setiap kita adalah bagian dari tubuh Tuhan. Ada yang jadi mata, telinga, tangan, kaki dsb. Hendaknya kita saling mendukung agar setiap orang bisa berkembang maksimal sesuai talenta masing-masing. Ketika kita bersatu saling mendukung, kasih Tuhan mengalir, itulah saatnya nama Tuhan dipermuliakan.

Suatu ketika format warta jemaat MDC diganti menjadi tiga bulanan.
Saya kehilangan sarana agar tulisan saya bisa dibaca dan dinikmati orang lain. Bukankah itu tujuan menulis?

Bingung, galau… Ternyata itu cara Tuhan mengatur agar saya naik kelas. Ayoo melangkah! Jangan berkubang di zona nyamanmu, demikian kata Tuhan.

Apa yang harus saya lakukan?
Mulailah post artikel di Facebook… Dan disitulah saya berkenalan dengan Sis Elma, bersahabat hingga kini. Saya menjadi bagian komunitas antar negara. Hingga pindah ke Jakarta dan kini memiliki ratusan grup Whatapp, di mana saya bisa membagikan tulisan-tulisan Seruput Kopi Cantik.
Jalan Tuhan itu unik.

Belajar dari kisah di atas, pertolongan yang dibutuhkan seseorang tidak selalu berupa uang atau materi.
Saya butuh sarana agar tulisan saya bisa dibaca orang lain.

Seorang teman yang usahanya hancur bercerita, meski dia diberi modal oleh papanya, tetapi dia tidak tahu jalan yang harus ditempuh.
Yang dibutuhkannya bimbingan, bukan sekedar uang

Ada orang-orang yang ingin dan mau berubah, tetapi tidak tahu caranya.
Saya beruntung bisa tinggal di Jakarta dan Sekolah di Charis. Punya banyak resources.
Karena itu saya berbagi apa yang saya pelajari melalui Seruput Kopi Cantik.
Ternyata bisa membantu banyak orang. Menginspirasi, membukakan pengertian baru dan kadang memperkenalkan pembaca (yang meski saya tidak pernah bertemu muka), pada orang yang dibutuhkannya.
Jalan yang semula buntu, menampakkan titik terang…

Tak disangka, hal-hal kecil yang bisa kita lakukan, menjadi jawaban doa orang lain.
Ketika menyadari hal itu, saya tahu saya berada di tengah-tengah kehendak Tuhan.
Dan tidak ada kebahagiaan yang melebihinya.

Kita lakukan apa yang kita bisa, jadi berkat untuk orang lain yukk….

Sebagai penutup, orang bijak berujar:
Tidak ada orang yang bisa naik ke atas sendirian.

Siapa saya hari ini, tidak lepas dari jasa banyak orang yang sudah berinvestasi dalam hidup saya. Jangan pernah lupa dan setiap kali ada kesempatan yang cocok, apresiasi mereka.
Itulah sebabnya, saya sekali-kali tetap menghubungi guru-guru saya meski sudah selesai seminar atau sekolah.
Sedikit perhatian yang bisa saya sampaikan, sebagai ungkapan terimakasih karena beliau-beliau ini sudah berinvestasi dalam hidup saya.

Saya sejak kecil dididik papa & mama, agar menjadi orang yang tahu berterimakasih. Itulah bukti kita anak-anak Tuhan. Tindakan dan keteladanan berbicara lebih keras daripada sekedar kata-kata.
Setuju?

Not all of us can do great things. But we can do small things with great love – Mother Teresa.

Tidak semua dari kita bisa melakukan hal-hal hebat.  Tapi kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar – Bunda Teresa.
 
YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Masih Adakah Orang Jujur Di Ibukota?

Seruput Kopi Cantik

YennyIndra

Masih Adakah Orang Jujur Di Ibukota?
(Yang kata Orang Lebih Kejam Dari Ibu Tiri…)

Saya sudah bersiap tidur, waktu menunjukkan pukul 21.13, ketika Hp saya berbunyi.

“Ibu, maaf ini Josep dari Resto X. Maaf ibu, kemarin ibu ada kelebihan transfer. Ibu transfer saya 99 juta rupiah. Saya ingin mengembalikannya. Bolehkah saya minta nomor rekening ibu?”

“Sebentar ya ..”

Speechless. Antara percaya ga percaya. Sadar ga sadar. Ini bener atau penipuan ya?
Segera saya buka mutasi M-banking… Alamak… Saya benar-benar transfer 99 juta rupiah.

Segera saya kirim data nomor rekening dan nama melalui chat ke WA Josep. Sambil dalam hati bertanya-tanya, beneran nich dikembalikan?
Tidak sampai 10 menit kemudian, chat masuk. Foto bukti transfer melalui M-Banking sebesar Rp.98.901.000,00.
Wow….

Kejadian ini di Ibukota yang konon lebih kejam dari ibu tiri. Tidak ada yang gratis di ibukota, kecuali kentut, kata orang.
Dan saya menemukan anak muda yang begitu berintegritas. Jujur, meski tidak seorang pun yang melihatnya, tetapi Tuhan melihat. Bahkan saya sendiri tidak sadar sudah salah transfer!
Sampai Josep menelpon saya.
Sungguh dialah Mutiara Langka Yang Amat Berharga di belantara Ibukota!
Salut!
Kagum!
Josep, I am very proud of you.

Awalnya saya menelpon Resto X memesan sayur lodeh, sayap ayam goreng dan wedang ronde. Rencana akan diambil melalui aplikasi go-food. Ternyata menu sayap ayam goreng tidak ada di sana. Pesan melalui go-shop 3x dicancel. Konon tidak boleh pesan melalui go-shop kalau ada di go-food.

Transfer langsung ke resto, dilarang. Josep bingung, karena makanan sudah selesai diproses dan siap kirim. Berulangkali Josep menghadap managernya.

“Harus lewat website resto bu,” ujarnya
Saya sudah mengisi, ternyata menu sayap ayam goreng tidak ada juga.

“Dicari di bagian lauk bu…”
Nihil!
“Sebentar saya tanyakan ke manager..”

“Ternyata memang ga dibuka bu..”

Bagaimana solusinya?
Masalahnya makanan sudah diproses
Akhirnya saya usul untuk transfer ke rekening pribadi Josep, dan dia membelikannya secara manual.

“Bu, kali ini saja ya transfer ke rekening saya, lain kali tidak boleh.”

Harga sayap ayam gorengnya 99rb rupiah. Entah angin apa yang membuat saya bisa transfer kelebihan nol 3 biji. Saat itu telpon-telponan hingga berkali-kali dan saya transfer sambil turun naik mobil karena memang sedang di luar rumah.

Entah mengapa saat itu koq ya saya sabar juga, berulangkali disuru mengulang-ulang aplikasi mencari menu sayap ayam goreng.

Satu hal yang menarik perhatian saya, status Josep tertulis:
“All Is Well”, artinya semua akan baik-baik saja.

Siapa pemuda luar biasa ini?
Nama lengkapnya Josep Mangasi Simbolon. Anak ke tiga dari empat bersaudara.

“Malam ini saya cek saldo bu… Lho koq saldo saya banyak sekali? Lalu saya buka mutasi rekeningnya, ternyata ada transferan dari ibu 99juta. Saya sadar, ibu kelebihan transfer,” Josep bercerita,
“Saya sampai gemeteran bu… Buru-buru saya telpon ibu untuk mengembalikannya.”

Josep benar-benar berhati ‘malaikat’.

Saya pun meminta ijin Josep, untuk menuliskan kisah ini di Seruput Kopi Cantik YennyIndra
Ini akan menginspirasi banyak orang, terutama anak-anak muda, agar mereka juga memiliki nilai-nilai luhur seperti Josep.

“Mungkin saya bisa kasih pesan aja bu.. Meskipun segala sesuatu tidak berjalan seperti yang kita inginkan, akan tetapi kita tetap harus bersyukur,” Josep menutup pesannya.

Apa yang kita tabur, itu yang kita tuai. Hukum Tuhan tidak pernah gagal.
Saya yakin, Josep Mangasi Simbolon, kelak akan memiliki masa depan yang cemerlang!

Ketika saya bercerita pada Elisa, putri saya itu berkomentar,
“Hidup itu cermin dari diri kita sendiri. Kalau kita percaya, dunia itu dipenuhi orang-orang baik, maka kita akan dipertemukan dengan orang-orang baik. Demikian pula sebaliknya.”

Terjadilah menurut imanmu.

Jumat minggu lalu, Ps. Dharana berujar,
“Seharusnya kita memberi porsi pada firman Tuhan, jauh lebih banyak daripada mempelajari buku-buku lainnya.”

Saya pun taat.
Fokus pada firman Tuhan, dan saat membacanya, dengan terus berdoa agar saya bisa memahami isi hati Tuhan.

Dan inilah yang saya alami…
Saya tidak lepas dari keteledoran, tapi perlindungan Tuhan nyata. Tuhan pertemukan dengan Josep, malaikat-Nya.
Hhmmm… Hidup rasanya jauh lebih tenang, nyaman, rest dan ‘semeleh’

Saya menghidupi kebenaran prinsip ini,
When you flow with The Lord, you will find, all things fall into place.

Ketika kita mengalir dengan Tuhan, kita akan menemukan, segala sesuatu berada pada tempat yang seharusnya.

Prioritaskan Tuhan yuk….
Dan jaga integritas kita seperti Josep.

Life is an echo. What you send out comes back. What you sow, you reap. What you give, you get. What you see in others, exists in you. – Zig Ziglar.

Hidup adalah gema. Apa yang Anda kirimkan akan kembali. Apa yang Anda tabur, Anda tuai. Apa yang Anda berikan, Anda dapatkan. Apa yang Anda lihat pada orang lain, ada di dalam diri Anda. – Zig Ziglar.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 228 229 230 231 232 320