Category : Articles

Articles

Perubahan Mindset.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Perubahan Mindset.

Saya baru menyadari bahwa perubahan mindset kerapkali lebih mudah dikatakan daripada dipraktikkan.
Sudah sekolah, belajar, baca buku, mendengarkan berbagai pengajaran, tetapi saat tantangan, masalah datang bertubi-tubi, kembali pikiran lama mampir:
“Tuhan, apa salahku koq banyak sekali masalah yang tidak diundang, hadir?”

Pernah mengalaminya?

Iblis dengan cerdik menyusup dalam hati membuat hati galau, meragukan kasih Allah.

Untunglah karena setiap hari pikiran diisi oleh firman, harus nonton video pelajaran sekolah, mengerjakan tugas sehingga tidak lari jauh, segera mencari Tuhan. Apa yang kita simpan dalam hati, akan sangat menentukan, apa yang akan muncul dalam keadaan yang terjepit dan krusial.
Dan Tuhan itu, Allah yang penuh kasih.

Buka instagram, muncul Joel Osteen.
Joel menjelaskan, ketika sedang menghadapi masalah, kita kerap terjebak pada pertanyaan:
HOW? – Bagaimana?
Bagaimana solusi masalahku?
Ini yang membuat pikiran kita berkelana ke seantero dunia dan menjadi stress.

Joel menawarkan solusi apik yang berbeda,
WHO am I? – Siapa saya?
Saya anak Allah yang Mahatinggi, pencipta langit dan bumi.
Allah mengasihi aku dan aku adalah biji mata-Nya, demikian ujar Raja Daud. Saya juga dong…
Kalau Tuhan ada di pihakku, siapa lawanku?

Banyak cara yang digunakan iblis untuk menghalangi kita memperoleh pewahyuan kasih Allah pada kita. Salah satunya dan cara yang paling fatal, menipu kita agar percaya, bahwa kasih Allah tergantung performance atau penampilan, kinerja serta apa yang kita lakukan. Iblis menggiring pemikiran kita agar percaya bahwa kita harus melakukan sesuatu supaya dikasihi dan diterima Allah.
Itu tipuan besar!

Hari Sabtu, di sekolah sahabat saya, Yuliadi presentasi. Bertahun-tahun lalu, Yuliadi pernah sakit lumpuh selama hampir 1 tahun, akhirnya disembuhkan Tuhan secara supernatural. Saya pernah menulis kisahnya di Seruput Kopi Cantik beberapa waktu lalu.

Ternyata beberapa waktu terakhir, kesehatan Yuliadi terganggu. Iblis dengan cerdik menggoda, membuatnya ragu akan siapa jati-dirinya.

Dalam perenungannya, Tuhan memberi Yuliadi visi, penglihatan tentang putrinya.
Ketika itu Tuhan bertanya,
“Apakah kamu mengasihi putrimu?”

“Ya, Tuhan aku mengasihinya.”

“Sejak kapan kamu mengasihinya?”
Merenung sejenak.

“Sejak dia masih ada dalam kandungan istriku.”

Dan tiba-tiba Yuliadi tersentak.
Dia sudah mengasihi sang putri sejak dia belum bisa melakukan apa-apa. Dan terus mengasihinya hingga kini.
Dia tetap mengasihi putrinya, terlepas apa pun yang dilakukannya.  Tidak hanya saat putrinya bersikap manis, bahkan saat nakal dan ngeyel pun dia tetap cinta.
Demikian pula kasih Allah, bahkan lebih besar daripada itu.
Allah mengasihi kita, karena Allah itu kasih. Dia tidak bisa untuk tidak mengasihi. Karakter Allah sesungguhnya memanglah kasih…

Pewahyuan pribadi ini membawa pemulihan secara fisik dan mental. Yuliadi pun sembuh total.

Apa yang diceritakan Yuliadi, menyentuh hati saya juga. Hati saya dimerdekakan. Allah mengasihiku, meski pun mungkin saja saya tidak berdoa hari ini.
Allah mengasihiku tanpa syarat.
Sungguh mengharukan dan amat sangat melegakan.
Allah akan senantiasa melindungi dan mengasihiku, karena aku anak-Nya yang tercinta.

Tuhan mengasihi saya terlepas apa pun yang saya perbuat, itulah yang disebut sebagai anugerah.
Tidak berarti karena kita menerima anugerah, lalu boleh berbuat semaunya termasuk perbuatan dosa. Karena setiap benih akan berbuah sesuai jenisnya. Jika benih dosa yang ditabur, tentu panennya juga dosa, yang merugikan. Menghancurkan bahkan mencelakakan.

We are free to choose our action, but we are NOT free to choose the consequences of these actions – Steven Covey.

Kita bebas memilih tindakan kita, tetapi kita TIDAK bebas memilih konsekuensi dari tindakan ini – Steven Covey.

Kalau saya saja yang manusia biasa, berusaha memberi yang terbaik bagi anak-anak saya, apalagi Allah Sang Pencipta yang Maha Pengasih … Kasih-Nya sempurna, Dia akan memberi yang terbaik, bahkan melebihi apa yang bisa saya pikirkan.

Bersama Tuhan, saya dapat melakukan segala perkara.
Bersama Tuhan, saya pasti menang.
Yeaaaaaayyyyy….

  • “God’s unconditional love is a very difficult concept for people to accept because, in the world, there’s always payment for everything we receive. It’s just how things work here. But God is not like people!” Joyce Meyer.

“Kasih Tuhan yang tak bersyarat adalah konsep yang sangat sulit diterima manusia karena, di dunia, selalu ada pembayaran untuk semua yang kita terima. Begitulah cara kerja di dunia. Tetapi Tuhan tidak seperti manusia!” Joyce Meyer.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Karena Keadaannya? (Part 2).”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Karena Keadaannya? (Part 2).”

“Siapa cepat, dia yang dapat,” adalah pepatah dunia yang sangat terkenal.
Kita hidup di dunia yang serba cepat, maka dituntut untuk bergerak cepat agar tidak ketinggalan.
Mindset ini sudah ditanamkan di benak saya sejak bertahun-tahun yang lalu.

“Lebih cepat, lebih baik,” ungkapan mantan Wapres Jusuf Kalla kerap saya kutip menjadi pedoman hidup saya.

Ada bagusnya, tetapi ada jeleknya.
Bagusnya, kalau pesan apa-apa, saya suka bayar duluan. Biar gak kepikiran. Tinggal nunggu kiriman barangnya.
Menunda itu bikin beban. Suka kelupaan.

Saya berusaha, kalau ujian sudah ada, segera dikerjakan. Kalau sudah selesai, satu beban hilang dan saya bisa melangkah pada yang berikutnya.

Tetapi ternyata slogan ini tidak cocok dalam mencari kehendak Tuhan.
Pada awalnya, saat saya berdoa menginginkan sesuatu, ketika jawaban doa tak kunjung datang, saya cenderung ‘menolong’ Tuhan agar merealisasikan menurut apa yang baik dalam pikiran saya.
Nach ini salah besar!

Barry Bennett, guru saya bercerita, setamat sekolah dia yakin sekali dipanggil Tuhan untuk melayani-Nya.
Maka pergilah Barry ke Mexico, melayani di sana dan gagal.

Barry bertanya-tanya apa yang terjadi?
Tuhan menjawab, Barry dipanggil tetapi belum diutus.

Dieeeenk….

11 tahun kemudian, Barry melayani ke Guatemala dan Chile, sukses besar di sana.
Mengapa?
Karena selama 11 tahun Tuhan telah menempa dan mempersiapkan Barry untuk melayani di ladang misi.
Perlu proses dan pembekalan sebelum diutus.
Inilah saatnya Barry diutus. Ketika seseorang berjalan sesuai kehendak-Nya, segala sesuatu berjalan lancar, mudah dan apa pun yang dibutuhkan, Tuhanlah yang menyediakannya.

Salah satu poin penting yang diajarkan oleh guru-guru Charis, jangan pernah mendahului Tuhan!

Dean Hawk, guru saya yang lain menjelaskan, ada posisi di mana saya berada tepat di tengah-tengah kehendak Tuhan ‘yang sempurna’.
Di situlah saya akan menemukan Sweet Spot saya.

Definisi Sweet Spot yang kerap dipakai sebagai istilah dunia golf:
the point or area on a club, at which it makes most effective contact with the ball, -titik atau area pada klub golf, di mana terjadi kontak yang paling efektif dengan bola, sehingga menghasilkan pukulan sangat jauh alias yang terbaik.

Di Sweet Spot ini saya memenuhi visi hidup saya dan menggenapi tujuan Tuhan dalam menciptakan saya secara sempurna. Ini posisi yang terbaik.
Saya akan berprestasi maksimal dengan upaya yang sama.

Tetapi bisa juga berada sedikit tergeser dari kehendak Tuhan yang sempurna, dan saya berada pada kualitas ‘yang berkenan.’
Hasilnya tidak akan sebagus dan semaksimal dalam posisi ‘yang sempurna.’

Keduanya berada pada zona yang baik, tetapi ada yang baik, berkenan dan sempurna.

“Saya bisa bergerak terlalu cepat atau terlalu lambat. Tetapi lebih baik saya terlambat daripada merespon terlalu cepat.” – Keneth Hagin.

Ini prinsip dalam berhubungan dengan Tuhan, yang berkebalikan dengan prinsip dunia.
Dunia mengajarkan harus cepat, sementara Hukum Rohani mengajarkan proses. Bahkan lebih baik terlambat daripada terlalu terburu-buru.

Saya pun berulangkali melakukan kesalahan karena tidak sabar menantikan waktunya Tuhan. Berusaha ‘membantu’ Tuhan, akibatnya justru kacau-balau.

Mengubah mindset, tidak semudah membalikkan tangan. Dibutuhkan kemauan, keputusan dan kepercayaan penuh untuk menantikan waktunya Tuhan.
Padahal penonton di sekitar, ‘meneror’ dengan nasehat-nasehat yang kelihatannya masuk akal.

Jangan menyalahkan Tuhan saat mengalami kekacauan. Bukankah semua kekacauan ini disebabkan ketidaktaatan kita?

Otak kita yang sebesar kacang tidak bisa memahami rancangan Tuhan. Apa yang kita pikir baik, ternyata ujungnya membawa maut. Karenanya Tuhan tidak mengijinkan.
Sekarang saya sudah bertobat!
Memilih menunggu & taat pada waktunya Tuhan.

Bagaimana kalau saya ketinggalan atau aset yang saya taksir, misalnya, sudah diambil orang?
Greg Mohr, guru saya mengingatkan, saat menunggu itulah motivasi saya dimurnikan. Ini benar-benar selaras dengan kehendak Tuhan, atau sekedar keinginan saya pribadi.

Jangan pernah takut kehilangan. Tuhan selalu punya yang lebih baik. Ketaatan jauh lebih penting.
GPS saja bisa memberikan rute baru saat kita salah jalan, masa Tuhan tidak bisa?
Tuhan mampu mengarahkan kita yang jauh lebih baik dengan cara yang lebih baik pula.

Lalu apa yang harus saya lakukan saat menanti realisasi janji-janji-Nya?

Don’t worry about how God will work things out… you just focus get closer to Him, and He will handle the rest.

Jangan khawatir bagaimana Tuhan akan menyelesaikan semuanya … Anda hanya perlu fokus lebih dekat dengan-Nya, dan Dia akan menangani sisanya.

Setiap kali galau, saya diingatkan hal ini:

You will find true success when you find me (God’s Wisdom), for I have insight into wise plans that are designed just for you.  I hold in my hands living-understanding, courage, and strength.  They’re all ready and waiting for you.”

Kamu akan menemukan kesuksesan sejati saat menemukan aku (Hikmat Tuhan), karena Aku memiliki wawasan tentang rencana bijak yang dirancang khusus untukmu. Aku memegang pemahaman yang terbaik, serta keberanian, dan kekuatan di tanganku. Mereka semua sudah siap dan menunggumu.”

Tuhan tahu cara yang tepat, waktu yang tepat, lokasi yang tepat dan siapa orang yang tepat untuk merealisasikan apa yang kita butuhkan dengan cara yang terbaik.

Dia Allah. Apa yang sulit bagi-Nya?
Sepakat?

Don’t blame God for not listening to your prayers if you’re not listening to His call to obedience. You will end up blaspheming God and accusing Him of negligence, while all along you’ll be the culprit.- David Wilkerson.

Jangan menyalahkan Tuhan karena tidak mendengarkan doa Anda jika Anda tidak mendengarkan panggilan-Nya untuk taat.  Anda pada akhirnya akan menghujat Tuhan dan menuduh Dia lalai, sementara selama ini, sesungguhnya, Andalah penyebabnya. – David Wilkerson.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

Read More
Articles

Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Ketika Hal Buruk Terjadi Dalam Hidupnya? (Part 1)

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Ketika Hal Buruk Terjadi Dalam Hidupnya? (Part 1)

“Berdoa adalah list terakhir yang ingin saya lakukan”, jawab Mela curhat tentang masalah keluarganya.

Saya terperangah.

“Why? Dalam keadaan sepertimu, Tuhan menjadi jujugan saya yang paling pertama.”

“Bagaimana mungkin seseorang yang percaya Tuhan seperti suamiku, bisa melakukan hal seperti itu?”


“Tuhan menjamah pimpinan bank sehingga memberi kredit yang besar kepada saya. Meski proses berlangsung agak lama, tetapi oleh kemurahan Tuhan, akhirnya semua lolos dan lancar. Uang sudah masuk ke rekening saya,” ujar Anto bersaksi dalam sebuah persekutuan doa sekitar 2 tahun yang lalu.

Sekitar 6 bulan sebelum pandemi pun sudah mulai seret, begitu pandemi, menjadi lebih parah lagi. Macet. Dia tidak punya dana cadangan pula. Maka tidak mampu lagi membayar bunga dan cicilannya. Tidak semua kredit di rekening koran. Sebagian merupakan kredit berjangka, yang tiap bulan harus dicicil.

Anto kecewa dan menyalahkan Tuhan. Mengapa Tuhan tidak menolongnya? Padahal dia sudah berdoa.
Bukankah kredit itu juga hasil doa, pikir Anto.
Sekarang Anto mogok beribadah.

“Gak pakai Tuhan-Tuhan lagi,” ujarnya kesal.


Robot pembersih rumah sangat menolong saya di BSD. Karena sudah di set oleh anak-anak, jadi saya cukup tekan tombol Auto-Cleaning di hp saya. Beres.

Suatu hari saya perhatikan, hasil kerja robot tidak sebersih biasanya. Di apps muncul note supaya membersihkan rambut-rambut yang melilit sikatnya. Sudah sich, tapi saya ga tau cara membukanya, jadi saya bersihkan sebisanya. Jalan lagi…. Lega…
Lama kelamaan mogok beneran.  Saya lihat memang ada rambut yang menggulung di sikatnya, tapi saya tidak tau cara membukanya.

Oh iya… Kan ada buku manualnya..  setelah mempelajari buku manualnya, bisa dibuka. Rambut yang sudah menggulung sikat digunting, maka robot bekerja dengan lancar. Bersih & kinclong…


Begitu banyak orang-orang yang menyalahkan Tuhan ketika mengalami hal yang tidak diinginkannya.
Benarkah itu salahnya Tuhan?

Mela memilih suami karena melihat pria ini rajin beribadah.
Apa yang kelihatan kasat mata, tidak menjamin kualitasnya.
Jika seseorang sungguh-sungguh mengenal Tuhan, buahnya akan nampak.
Apakah dia punya hubungan pribadi dengan Tuhan? Memahami firman-Nya serta menghidupinya? Taat pada arahan-Nya?
Apa yang keluar dari mulutnya? Itu mencerminkan apa yang tersimpan dihatinya.
Pohon mangga tidak mungkin berbuah tomat.

“Semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu,” kata Tuhan.

Apakah ‘buah’ pria ini selaras dengan benih-benih yang Tuhan inginkan?
Sebelum menikah, pastikan dia seorang yang dewasa rohani, bukan bayi rohani.

Mengharapkan bayi rohani yang selalu menuntut keinginannya dituruti, tentu merepotkan bukan? Dan dia masih belum mampu bersikap sebagai kepala keluarga! Meski pun dia seseorang yang mengenal Tuhan.
Teliti sebelum membeli, kata pepatah.
Dalam firman-Nya, Tuhan sudah memberikan panduan (buku manual) berupa firman-Nya. Sudahkah kita membaca dan mempraktekkannya?


Anto kecewa dengan kredit macetnya. Benarkah kredit itu atas kehendak Tuhan?

Coba buka manual booknya:

  • Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga.
  • Orang yang berhutang menjadi budak yang menghutangi.
  • Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.

Ternyata berhutang bukanlah kehendak Tuhan.
Nach kalau itu melanggar perintah Tuhan, ya cenglinya, kita sendiri yang harus bertanggungjawab.

Apa yang kita tabur, itu yang kita tuai. Ini hukumnya.

Kita taat, menuai hasil yang baik.
Kita melanggar, menuai konsekuensinya.

Begitu banyak orang berdoa menurut kemauannya sendiri, – padahal apa yang didoakan berlawanan dengan kehendak Tuhan -, tetapi saat macet kemudian menyalahkan Tuhan.
Ini akibat tidak membaca buku panduan alias tidak mempelajari firman-Nya.

Berdoa itu bukan ngomong sendiri mengatur Tuhan supaya menuruti kemauan kita.
Itu namanya memerintah bawahan atau satpam kita.
Tuhan bukan tukang stempel!
Gak perlu juga berpuasa dengan tujuan ‘ memiting tangan Tuhan’ dan memaksa-Nya menuruti keinginan kita.

Berdoa itu mendekatkan diri kepada Allah, untuk mencari tahu dan mengerti kehendak-Nya. Dan berdoa, bukan tujuannya untuk mengubah Allah, melainkan mengubah diri kita yang berdoa, agar hati kita diselaraskan dengan hatinya Allah.

Tuhan berbicara melalui firman-Nya, jadi mesti baca dan belajar firman-Nya.
Tuhanlah Boss dan Sutradaranya.
Jangan dibalik-balik.

Tugas kita  sepakat dengan Tuhan, menuruti arahan-Nya agar kehendak-Nya yang terjadi.
Sekali lagi, kehendak Tuhan yang terjadi bukan kehendak dan maunya kita!

Saya pun pernah melakukan kesalahan serupa, ingin tahu kisahnya?
Tunggu artikel “Mengapa Sebagian Orang Menyalahkan Tuhan Ketika Hal Buruk Terjadi Dalam Hidupnya? (Part 2)

Prayer is not trying to twist God’s arm to make Him do something. Prayer is receiving by faith what He has already done!
Prayer is communion with God. As you spend time with the King of kings and the Lord of lords, His attitude becomes your attitude. – Andrew Wommack.

Doa bukanlah mencoba memelintir lengan Tuhan untuk membuat Dia melakukan sesuatu.  Doa adalah menerima dengan iman apa yang telah Dia lakukan!
Doa adalah persekutuan dengan Tuhan.  Saat Anda menghabiskan waktu dengan Raja segala raja dan Tuhan segala segala tuhan, maka sikap-Nya menjadi sikap Anda. – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Jika Tuhan Berdaulat….

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Jika Tuhan Berdaulat….

Jika Tuhan berdaulat (artinya Dia yang pada akhirnya mengendalikan, mengatur dan menentukan segala sesuatu), lalu mengapa Yesus secara gamblang menggambarkan pertempuran antara terang dan gelap, Roh dan daging, baik dan jahat?

Mengapa Yesus datang untuk menghancurkan pekerjaan iblis (1Yohanes 3:8) jika pekerjaan iblis merupakan kehendak Tuhan?
Mengapa kita diperintahkan untuk tunduk kepada Tuhan dan melawan orang yang datang untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan?

Mengapa kita didorong untuk menumpangkkan tangan atas orang sakit dan menyembuhkan mereka, jika memang penyakit itu adalah kehendak Tuhan?

Mengapa Allah menugaskan pemerintah sipil untuk menjadi “hakim bagi perbuatan jahat” (Roma 13:1-4) jika Allah sendiri secara langsung atau tidak langsung berada di balik semua kejahatan di bumi? Bukankah Tuhan layak ditangkap dan dihukum di bawah sistem peradilan-Nya sendiri?

Mungkin “berdaulat” tidaklah diartikan sebagai
“mengendalikan”. Mungkin berarti Tuhan memilih untuk menciptakan manusia menurut gambar-Nya, dengan kapasitas-Nya untuk memilih, dan untuk menetapkan kehendak-Nya di bumi.

Tuhan bukanlah pelaku kejahatan, dan iblis juga tidak bekerja untuk-Nya. Manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa itulah si pencetus kejahatan. Yesus datang untuk menebus kita dari kematian, kegelapan dan memperlengkapi kita agar membawa kasih, terang serta kehidupan kedalam dunia yang sudah jatuh itu.

“Yesus Kristus yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.”
Titus 2:14 (TB).

[Repost ; “If God is sovereign”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Iman Hanya Memiliki Satu Sumber: Mendengar Dari Tuhan.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Iman Hanya Memiliki Satu Sumber: Mendengar Dari Tuhan.

Iman bukan masalah mental atau sekedar pikiran.
Iman itu dari hati. Dengan hati orang percaya, bukan dengan kepala,. (Roma 10:8-10).

Keras kepala bukanlah iman, meskipun iman yang benar akan menghasilkan ketekunan.
Iman BUKAN sekedar pengetahuan tentang iman.
Mengetahui sesuatu itu benar dan menjadi keras kepala, tidak sama dengan “MENDENGAR” dari Tuhan dan berjalan dalam damai sejahtera, keyakinan dan kepastian.
Di area penyembuhan, banyak yang bingung dengan pengetahuan mereka tentang kehendak Tuhan untuk iman.
Sementara pengetahuan itu penting, tetapi pengetahuan BUKAN iman. Iman hanya memiliki satu sumber; Mendengar dari Allah. (Roma 10:17).

• Kita harus dihidupkan oleh Roh Kudus (Roma 8:16).
• Iman bersifat rohani (2 Korintus 4:13), BUKAN emosional.
• Jenis iman Tuhan (iman yang diaktifkan dengan mendengarkan suara-Nya) tidak akan pernah gagal.
• Ketika iman yang benar diaktifkan di area penyembuhan, sakit penyakit harus tunduk! Penyembuhan dimulai. Kita akan menjadi lebih baik, tidak lebih buruk.

Tidak ada penghukuman jika Anda tidak benar-benar beriman kepada Tuhan. Jangan biarkan ke-keraskepala-an kita, pada akhirnya membunuh kita. Lakukan apa yang kita bisa secara alami untuk tetap hidup dan memperbaharui, serta tinggallah di hadirat Tuhan sampai Anda memperoleh kepastian ilahi, tentang apa yang harus Anda lakukan.
Tuhan itu setia dan senantiasa mengasihi kita.
Janji-Nya senantiasa YA dan AMIN.

[Repost ; “Faith has only one source; Hearing God”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 226 227 228 229 230 320