Category : Articles

Articles, Christianity

THE TRUTH ABOUT MONEY

Topik ini selalu saja kontroversial sejak jaman dulu. Ada dua kelompok ekstrem : yang satu mendewakan uang bahwa uang adalah segala-galanya sementara kelompok yang kedua anti-uang: uang tidak bisa membeli kesehatan, kebahagiaan maupun tidur yang nyenyak. Lalu mana yang betul? Seperti dikatakatan Mario Teguh dalam acaranya “Mario Teguh Golden Ways”, segala sesuatu yang “terlalu” itu tidak baik. Seharusnya kita berada di tengah, yang menganggap uang itu penting tetapi kita berkuasa untuk mengatur dan menggunakannya dengan cara yang bijak. Kita jadi bosnya uang dan bukan sebaliknya, dalam memperolehnya kita bekerja sesuai prioritas yang benar. Ada banyak aspek agar menjadi sukses dan bahagia, uang hanyalah salah satu aspek diantaranya. Hanya dengan melakukan yang benar, kita akan merasa nyaman dan bahagia karena itu kita perlu memiliki paradigma yang benar pula tentang uang.

Uang hanyalah alat penukar yang sah dan uang itu netral-tidak jahat dan tidak baik. Dengan sarana uang kita bisa memenuhi kebutuhan hidup kita. Kita perlu menempatkan uang pada posisi yang “pas”, mengapa? Karena ketika kita mengutamakan uang menjadi prioritas nomor satu maka kita akan mengorbankan kepentingan lain yang sesungguhnya lebih penting sehingga hidup kita kacau dan tidak bahagia. Tanpa kita bahas disini, begitu banyak tulisan yang menjelaskan negatifnya uang. Masalahnya pada prioritas kita yang salah bukan uangnya yang salah! Sebaliknya ketika kita membenci uang maka pikiran bawah sadar kita akan menolak dan menghindari segala sesuatu yang kita benci. Akibatnya uang akan menjauh dari hidup kita sedangkan kita membutuhkannya sebagai salah satu sarana untuk hidup.

Photobucket

Uang tidak bisa membeli kebahagiaan.
Demikian pula,
kemiskinan tidak bisa membeli kebahagiaan.
Leo Rosten

Read More
Articles, Self Motivation

SALE

70% Off atau BUY ONE GET ONE FREE … ini kalimat yang sangat menarik terutama bagi kaum wanita di seluruh belahan dunia! Di luar negeri setiap tahun sekali ada sale besar-besaran maka orangpun rela berderet antri sejak jam 5 pagi menunggu toko yang menjual barang yang diincarnya buka. Begitu melihat ada Sale rasanya mau tidak mau kita harus belanja meskipun sesungguhnya kita tidak memerlukannya. Apalagi kalau yang di Sale barang bermerk, yang terkenal mahal dan menjadi favorit di kalangan teman-teman kita. Banyak wanita ketika ikut tour ke luar negeri, mereka sibuk menanti kapan waktu shopping. Kapan lagi? Kita merasa bangga dapat membeli beberapa barang yang seharusnya mahal tetapi kita bisa mendapatkannya dengan harga lebih murah. Kita merasa puas, cerdik dan pintar. Kita lupa, siapa yang lebih pintar: kita atau penjualnya?

Photobucket

Menang atau kalah,
kita pergi shopping setelah pemilu.
Imelda Marcos

Read More
Articles, Christianity

NOKIA, OBAMA & GEREJA

Banyak gereja bertebaran di sekeliling kita tetapi jika kita amati ada gereja yang berkembang secara luar biasa sebaliknya ada gereja yang jemaatnya hanya puluhan saja. Keberhasilan sebuah gereja memang tidak diukur oleh jumlah jemaat tetapi yang menggelitik untuk dicermati, apa yang membuat banyak orang tertarik ke gereja tertentu? Padahal jika kita renungkan lagi, semua gereja menawarkan Tuhan Yesus dan keselamatan yang sama, diperoleh dengan gratis pula, artinya ibarat orang bisnis tidak ada yang jual lebih mahal ataupun lebih murah – harganya sama. Koq bisa hasil penjualannya berbeda?

Hasil Study yang disadur dari Majalah HP, edisi November 2008, “Synovate Research Firm” , tentang perbandingan marketing strategy yang sudah dilakukan kedua vendor besar mobile phone (NOKIA dan APPLE), dibandingkan dengan strategi dua capres Amerika untuk memperebutkan kursi kepresidenan, sbb
Ø Strategi OBAMA sama dengan NOKIA, sedangkan McCAIN memakai gaya APPLE !
Kampanye OBAMA selalu menekankan ke isu-isu yang berhubungan langsung dengan pemilihnya seperti kesehatan, perubahan, pendidikan dan perang Irak – dianggap mirip dengan strategi NOKIA yang menekankan kepentingan penggunanya.Semua dibuat berpusat pada apa yang bisa didapat dan dilakukan penggunanya untuk membuat hidupnya menjadi lebih baik

Ø Sedangkan McCAIN , ketertarikannya pada ekonomi dan hal lainnya tidak begitu kuat. Yang menjadi andalannya adalah perang Irak. Selain itu pendekatan McCAIN lebih berfokus pada dirinya sendiri, pengalamannya dan latar belakang militernya.
Strategi pemasaran yang lebih menonjolkan apa atau siapa mereka ketimbang fitur dan kegunaannya, ini dianggap mirip gaya APPLE yang percaya diri. Gaya yang mengandalkan image personal ini cenderung memaksa pengguna atau pemilihnya untuk mencari tahu sendiri kenapa produk atau orang ini layak dipilih atau tidak ?

Photobucket
Menarik bukan?

Read More
Articles, Self Motivation

KHARISMA

Banyak orang berpendapat, ada orang-orang yang memang dilahirkan untuk menjadi seorang pemimpin karena kita melihat kharismanya yang luar biasa; Bung Karno, John F Kennedy, Ronald Reagan adalah beberapa diantaranya. Di kalangan gerejapun kita suka pendeta yang memiliki kharisma sehingga daya tariknya makin besar dan kotbahnyapun makin mantap rasanya, tentu saja banyak orang yang mengaguminya. Bukankah salah satu definisi seorang pemimpin adalah orang yang memiliki banyak pengikut? Tanpa pengikut maka seseorang tidak bisa menjadi pemimpin.

Photobucket

Kharisma adalah daya tarik seseorang

yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Itu adalah energi yang tidak nampak

dengan efek yang nyata.

Marriane Williamson.

Read More
Articles, Christianity

DECISION & DESTINY

Photobucket

Manusia senantiasa menginginkan kepastian dalam hidupnya karena itu mereka berusaha dengan segala cara untuk mengendalikan hidupnya. Manusia pergi ke peramal, ke gunung mempersembahkan persembahan dengan tujuan agar bisa memastikan masa depannya aman, bisnis lancar dan umur panjang. Bahkan tidak sedikit orang yang rela menggadaikan masa depan anaknya sebagai persembahan untuk diambil ‘hoki’nya bagi dirinya sendiri. Manusia ingin memastikan hidupnya selalu baik.

Dalam Alkitab diceritakan bahwa sejak dalam kandungan Tuhan telah menetapkan Simson menjadi seorang nazir Allah dan melalui dia, Tuhan akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang filistin ( Hakim-hakim 13:5b ). Simson ditakdirkan menjadi orang besar dengan masa depan yang luar biasa. Meskipun sudah dinubuatkan demikian ternyata hidup Simson tidak selalu mulus bahkan dia sampai ditawan musuh dan dibutakan matanya karena keputusan buruk yang di ambilnya: menikahi perempuan filistin, menghampiri perempuan sundal, menikahi Delila, tidak bisa mengendalikan diri dll, hingga dituliskan dalam Alkitab bahwa Tuhan telah meninggalkan dia. Simson tidak menghargai dan menjaga kesucian takdirnya sebagai nazir Allah akibatnya hidupnya berantakan. Meskipun takdirnya baik tetapi keputusan buruk meruntuhkannya.

Tindakan-tindakan kita adalah benih dari nasib
lalu tumbuh menjadi takdir.
Harry S Truman

Read More
1 322 323 324 325