Articles, Self Motivation

KHARISMA

Banyak orang berpendapat, ada orang-orang yang memang dilahirkan untuk menjadi seorang pemimpin karena kita melihat kharismanya yang luar biasa; Bung Karno, John F Kennedy, Ronald Reagan adalah beberapa diantaranya. Di kalangan gerejapun kita suka pendeta yang memiliki kharisma sehingga daya tariknya makin besar dan kotbahnyapun makin mantap rasanya, tentu saja banyak orang yang mengaguminya. Bukankah salah satu definisi seorang pemimpin adalah orang yang memiliki banyak pengikut? Tanpa pengikut maka seseorang tidak bisa menjadi pemimpin.

Photobucket

Kharisma adalah daya tarik seseorang

yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Itu adalah energi yang tidak nampak

dengan efek yang nyata.

Marriane Williamson.

Peter F. Drucker, sang penemu manajemen modern, berpendapat bahwa orang-orang terlalu terpaku pada kharisma sementara mereka justru kurang memperhatikan pada hal yang sungguh-sungguh penting misalnya karakter atau kemampuan menuntaskan pekerjaan. ”Kepemimpinan bukanlah kepribadian yang memikat, bukan pula kemampuan berteman atau mempengaruhi orang-karena itu semua adalah hal-hal yang dimiliki penjual, bukan pemimpin,” tegas Drucker. “ Kepemimpinan adalah mengangkat visi seseorang menjadi lebih tinggi, meningkatkan standar kinerja seseorang dan membangun kepribadian seseorang melebihi batasan normalnya.”
Bagi Drucker, tidak ada yang disebut ‘kualitas kepemimpinan atau pribadi kepemimpinan’ karena pada dasarnya setiap orang berbeda sehingga tidak ada seperangkat karakteristik yang bisa mendefinisikan kepemimpinan. Franklin D. Roosevelt, Winston Churchill dan Douglas MacArthur adalah para pemimpin yang luar biasa dalam perang dunia kedua. Meskipun demikian, tidak ada dua orang yang memiliki ‘karakteristik personalitas’ atau ‘kualitas’ yang sama.

Ia merasa Harry Truman, presiden Amerika Serikat yang ke 33, tidak memiliki kharisma satu gram pun bahkan Drucker menggambarkannya ‘setawar ikan sarden mati’, tetapi Truman “sangat bisa dipercaya” dan “dipuja”. Drucker juga merasa Ronald Reagan adalah salah satu pemimpin yang paling efektif di akhir abad kedua puluh. “Kekuatannya tidak terletak pada kharismanya, seperti yang disangka banyak orang,” jelas Drucker, ”tapi ia tahu persis apa yang bisa dan tidak bisa dikerjakannya.”

Lalu bagaimana definisi seorang pemimpin menurut Drucker? “Seorang pemimpin adalah seseorang yang memiliki pengikut. Para pemimpin tidak bertanya,’Apa yang ingin saya lakukan?’ mereka justru bertanya, ‘Apa yang perlu dilakukan?’. Kemudian mereka bertanya,’Dari semua hal yang akan membuat perbedaan itu, mana yang tepat untuk saya?’. Mereka tidak mengerjakan hal-hal yang tidak mereka kuasai. Mereka memastikan hal-hal penting lainnya dikerjakan dengan tuntas, tapi bukan oleh mereka.
Seorang pemimpin membangun visi bagi masa depan
dan mengatur strategi untuk merealisasikannya;

Dia menyebabkan terjadinya perubahan.

Dia memotivasi dan menginspirasi orang lain

untuk menuju arah yang benar,

menyertai setiap orang

dan berkorban untuk mencapainya.

John Kotter

Photobucket

Mayoritas manajer menghabiskan waktu untuk memperbaiki kelemahan ketimbang membangun kekuatan. Jim Collin menegaskan salah satu tugas seorang pemimpin adalah memastikan menempatkan orang yang tepat berada pada posisi yang tepat. “Seorang pemimpin seharusnya sesedikit mungkin mengeluarkan tenaga untuk memperbaiki bagian-bagian yang berkompetensi rendah,” tegas Drucker, “Diperlukan lebih banyak energi dan usaha untuk meningkatkan inkompetensi dari level rendah menjadi level menengah ketimbang meningkatkan kinerja unggul menjadi super… Energi dan sumber daya-juga waktu- seharusnya dicurahkan untuk membuat seseorang yang kompeten menjadi seorang pekerja yang super.”
Fondasi kepemimpinan yang efektif adalah berpikir melalui misi organisasi, mendefinisikannya dan membuatnya mapan, dengan jelas dan dapat terlihat. Jack Welch, pemimpin General Electric yang terkenal, menterjemahkan definisi ini sebagai ‘ seseorang yang bisa mengartikulasikan sesuah visi dan memerintahkan orang lain untuk melaksanakannya.’

Drucker mengatakan bahwa begitu seorang manajer mendelegasikan suatu tugas, ia harus menahan godaan untuk tidak mengambil alih tugas dari pekerja yang menerima pendelegasian itu, walaupun pekerja itu mengacaukannya. Seharusnya mereka dibiarkan saja melakukan tugas dengan cara mereka sendiri, kecuali jika mereka datang meminta bantuan.
Apa perbedaan manajeman dan kepemimpinan? Manajemen adalah mengerjakan hal-hal dengan benar; kepemimpinan adalah mengerjakan hal-hal yang benar. Seorang manajer yang alami dan para pemimpin yang benar-benar efektif lebih tertarik pada apa yang benar daripada siapa yang benar…
Sebuah institusi harus diorganisasi sedemikian rupa sehingga bisa berfungsi secara harmonis di bawah kepemimpinan yang terdiri dari manusia-manusia yang berkapasitas rata-rata. Tidak ada institusi yang bisa bertahan di bawah kepemimpinan satu orang. Drucker merasa bahwa autokrasi berperan dalam keruntuhan Henry Ford. Perusahaan Henry Ford akhirnya diungguli GM, dan kegagalan itu dikarenakan ia mencoba menjalankan bisnis berskala multi miliar dolar tanpa mempercayai para manajernya.

“Kepemimpinan tidak bisa diciptakan atau dipromosikan. Juga tidak dapat diajarkan atau dipelajari…manajemen tidak bisa menciptakan pemimpin. Manajemen hanya bisa menciptakan kondisi yang memungkinkan kualitas kepemimpinan yang potensial menjadi efektif, atau justru sebaliknya, menghalangi potensi kepemimpinan.” Dengan kata lain, pemimpin besar itu dilahirkan, bukan diciptakan. Kebesaran tidak bisa dipelajari, tapi manajemen bisa diajarkan.
Menurut Drucker, Jack Welch adalah seorang manajer sekaligus pemimpin yang luar biasa. Drucker sering duduk semeja dengan Welch dalam banyak pertemuan. Welch betah duduk berjam-jam tanpa mengucapkan sepatah katapun, kecuali meminta klarifikasi untuk suatu hal atau meringkas pokok-pokok persoalan. Namun, ia memastikan bahwa pertemuan berakhir dengan penugasan yang jelas. Karena kebanyakanpertemuan berakhir ‘dalam kegelapan’. Penting bagi para pemimpin memastikan orang-orang meninggalkan pertemuan dengan rencana aksi yang sangat jelas.

Sebagai CEO, Welch menjaga perspektif strategisnya. Ia mempunyai kemampuan yang jarang dimiliki orang lain untuk mengenali perlunya suatu organisasi mengadakan perombakan besar-besaran, bahkan ketika orang lain merasa tidak apa berada dalam status quo. Meskipun buku-buku memuji GE sebagai organisasi yang bisa dijadikan model, Welch tahu perusahaan harus ‘dihancurkan’(begitu ia menyebutnya) atau dibangun kembali. Itu menjelaskan mengapa Welch menyewa sebuah perusahaan di India untuk mengerjakan pemrograman GE dua puluh tahun sebelum India menjadi negara tujuan outsourcing. Begitu Welch menyadari bahwa perusahaannya tidak akan menjadi yang terbaik dalam pemrograman, kemudian ia menemukan perusahaan yang sangat bagus dalam melakukannya maka ia memberikan tugas pemrograman dan mendapatkan hal terbaik dari mereka. Sesuai teori Drucker bahwa langkah pertama dalam kebijakan pertumbuhan adalah mengidentifikasikan hal-hal yang harus diabaikan. Pemimpin yang paling efektif tahu bahwa pelaksanaan dan penyingkiran merupakan dua sisi mata uang. Seorang manajer haruslah berwawasan keluar dalam mencari jawaban bagi tantangan-tantangan perusahaan. “Seseorang, di suatu tempat di luar sana, pasti memiliki jawaban yang lebih baik,” menjadi adagium Welch. Kita dapat belajar semua ini untuk menjadi manajer yang baik: di rumah, di pekerjaan, bisnis, maupun gereja. Bukankah setiap kita adalah manajer, setidaknya bagi diri kita sendiri?

Sebuah mesin dapat mengerjakan pekerjaan
lima puluh orang biasa.

Tak satupun mesin bisa melakukan

pekerjaan satu orang

dengan kemampuan luar biasa.

Elbert Hubbard (1856-1915)

OLEH: Yenny Indra
– Inside Drucker’s brain – Jeffrey A. Krames
– Good to Great – Jim Collins

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Saya Belajar Agar Lebih Sukses. Bagaimana Dengan Anda?
Ciptaan Yang Baru, Bukan Kenteng Magic!
Apakah Tuhan Juga Hadir Saat Liburan?

Leave Your Comment