UNFAIR
Suatu pagi seorang sahabat menelpon untuk mencurahkan betapa sakit hatinya ketika mantan teman sekerjanya menyebarkan fitnah dan menggosipkan dia bahwa dia terlibat affair. Berita ini sangat membebani hatinya apalagi banyak teman sekantornya yang memang suka bergosip menjadikan sumber pembicaraan mereka. Makin lama beritanya makin banyak bumbunya bak kisah sinetron, semakin melenceng dari berita sebelumnya dan melebar kemana-mana.
.
Saya teringat pula beberapa tahun yang lalu, seorang teman lain mengeluh telah dicurangi teman bisnisnya yang Kristen, hingga dia harus menjual mobil untuk menutup kerugian usaha bersama yang mereka jalankan. Hatinya berontak, bagaimana mungkin sahabat sepelayanan di gereja sejak bertahun-tahun yang lalu, tega untuk mengkhianatinya. Ketika dia mencoba menyelesaikan masalahnya secara hukum, bukannya keadilan yang didapat, justru biaya yang makin membengkak dan keadilanpun makin jauh dari harapan. Bukankah kisah seperti ini sering kita dengar? Hidup terasa tidak adil bukan?
.





