Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles, Christianity

Kelimpahan Anda ada di dalam benih Anda!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Kelimpahan Anda ada di dalam benih Anda!

Bagaimana kita melepaskan kelimpahan Tuhan dalam hidup kita? Hal ini mudah dipahami dalam dunia pertanian, namun entah mengapa dalam Tubuh Kristus hal ini menimbulkan perdebatan besar. Di bidang pertanian, jika Anda menabur benih, Anda akan menuai tanaman yang menghasilkan lebih banyak benih. Jika Anda terus menabur benih itu, Anda akan mendapat panen. Kelimpahan dibangun di dalam benih!

Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 2 Korintus 9:8 (TB)

Paulus mengulangi kebenaran ini dalam hal memberi. “Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. 2 Korintus 9:6 (TB)

Paulus berbicara tentang uang dan sumber daya sebagai benih. *Apa fungsi benih?*
*Benih menghasilkan panen berdasarkan jumlah yang ditanam*.

Apa hasil panennya?
Janji SEGALA ANUGERAH berlimpah, si pemberi mempunyai kecukupan dalam segala hal agar dapat melakukan lebih banyak perbuatan baik.

Anugerah merupakan penyediaan Tuhan bagi setiap kebutuhan manusia baik roh, jiwa maupun tubuh. Meskipun anugerah tersedia untuk semua orang, tidak semua orang berjalan dalam segala anugerah.
Mereka tidak berjalan dalam kelimpahan atau kecukupan. Mengapa tidak?
Siapa yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga!
Anugerah tersedia di dalam benih! Kelimpahan ada di dalam benih! Benih apa pun yang Anda miliki saat ini mengandung kelimpahan bagi masa depan Anda.
Anda dapat memberikan kasih, pengampunan, kebijaksanaan, waktu, pelayanan dan sumber daya. Semuanya adalah benih yang berasal dari “buah kebenaran.”

Berkat Tuhan atas benih yang kita tabur dapat terwujud dalam banyak cara. Perkenanan dari laki-laki, peluang yang lebih besar dalam bisnis atau pelayanan, promosi, ide-ide kreatif, dan bahkan berkat finansial yang tidak terduga, semuanya dapat menjadi bagian dari panen tersebut. Ini bukan formula tapi gaya hidup. Ada yang panennya cepat, ada pula yang prosesnya memakan waktu bertahun-tahun. Dengan iman dan kesabaran kita mewarisi janji-janji itu! Pada waktunya kita akan menuai, asal kita tidak menjadi lelah (Gal. 6:9).

Ketika pemberian kita merupakan perpanjangan dari hati kita yang sejahtera, maka penaburan akan berlangsung terus menerus. Kita hidup untuk memberi. Kita telah masuk ke dalam hati Tuhan. Panennya juga akan konstan. Segala anugerah (segala berkat) akan melimpah kepada kita. Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita dan bahkan lebih banyak lagi untuk setiap perbuatan baik. Inilah hidup yang berkelimpahan! Itulah anugerah yang sejati.

“Whatever it is you want, plant it, sow it, give it, and it shall be given unto you.” – Adrian Rogers

“Apapun yang kamu inginkan, tanamlah, taburlah, berikanlah, dan itu akan diberikan kepadamu.” – Adrian Rogers

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

?

Read More
Articles

“Relative Contradictive dalam Profesi – Aneh tapi nyata, nyleneh tapi fakta.”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Relative Contradictive dalam Profesi – Aneh tapi nyata, nyleneh tapi fakta.”

Beberapa hari lalu saya mengutip dari Book Review “Attitude” Authored By John C. Maxwell –Professor M.S.Rao, Reviewer – hasil “Stanford Research Institute” . Lalu masuklah japri dari salah seorang guru saya, P. Eka wartana.

Ternyata P. Eka menulis buku “Relative Contradictive dalam Profesi.” Dengan sub judul: A Thinking Transformation Journey”
Aneh tapi nyata, nyleneh tapi fakta.”

Rupanya buku ini membahas juga kontradiksi antara hasil riset Stanford dengan pendapat Daniel Goleman, sang pencetus EQ.
Wow… seru nich!

Sekaligus ini membuktikan, betapa hikmat dunia selalu berubah. Berbeda dengan hikmat Tuhan yang tidak berubah, dahulu, sekarang dan selamanya.

******

Inilah cuplikan dari buku P. Eka:
Sukses, EQ dan IQ

Cukup mengherankan ketika masih ada orang yang mengatakan bahwa “Sukses ditentukan oleh kecerdasan emosional (EQ) 80% dan sisanya 20% oleh kecerdasan intelektual (IQ)”.
Katanya, ungkapan itu berasal dari pencetus kecerdasan emosional, Daniel Goleman. [Menurut John Maxwell, ini dari Stanford Research Institute”]
Padahal pernyataan itu sudah dipatahkan oleh Daniel Goleman, pada tahun 2006. Entah karena tidak paham, atau orang dengan sengaja memakainya untuk kepentingan marketing?

Ini penjelasan Daniel Goleman, author dari Emotional Intelligence:
“Unfortunately, misreading of this book has spawned some myths, which I would like to clear up here and now. One is the bizarre—though widely repeated—fallacy that “EQ accounts for 80% of success. This claim is preposterous”
Intinya beliau mengatakan bahwa klaim bahwa EQ menentukan 80% sukses adalah salah dan tidak masuk akal.

Kita semua tahu bahwa kecerdasan emosional itu sangat penting dalam kehidupan kita. Namun peranan IQ tidak kalah pentingnya. Semuanya tergantung dari profesi apa yang dikerjakan oleh seseorang. Di sinilah letak relativitasnya.

Ada profesi yang membutuhkan EQ tinggi, misalnya salesman, customer relation, dan profesi lainnya yang membutuhkan kemampuan untuk mengenal emosi orang lain dan diri sendiri. Mereka bisa sukses dengan mengandalkan EQ-nya.

Di lain pihak, ada profesi yang membutuhkan IQ tinggi, misalnya orang IT, mechanics, electrician, petugas statistic, accountant, dan lainnya. Peran IQ buat profesi ini jauh lebih tinggi untuk kesuksesannya dalam karier.

Selain itu masih ada factor factor lain yang menentukan sukses tidaknya seseorang: tingkat ilmu yang dimilikinya, lingkungan dan koneksinya, ketangguhannya menghadapi tantangan (AQ: Adversity Quotient), dan factor “luck” juga. Kita perlu melihatnya dari sudut yang luas supaya tidak terjadi cognitive distortion (penyimpangan pengertian).
Orang yang EQ ataupun IQ-nya tinggipun tidak bisa sukses kalau mentalnya mental krupuk (AQ nya jongkok). Ketika menghadapi tantangan, apalagi masalah, langsung menyerah.

Saya kenal pengusaha yang sukses besar dengan IQ yang jauh lebih tinggi dari EQ-nya. Sampai sekarang perusahaannya masih kokoh berdiri dan berkembang.

Pembelajarannya:
Generalisasi bisa menyesatkan pikiran orang. Karenanya, tidak bisa dipakai untuk hal hal yang relative sifatnya, seperti halnya tentang peran EQ dan IQ ini. Ada profesi yang membutuhkan EQ tinggi untuk sukses dan ada yang sukses karena IQ yang tinggi.
Selain keperluan untuk EQ dan IQ, masih banyak lagi factor lainnya yang menentukan sukses seseorang: pendidikan, pengalaman, usaha, passion, lingkungan, keluarga, keberuntungan (luck), ketangguhannya menghadapi tantangan dan kesulitan (AQ: Adversity Quotient), integritas (kejujuran, komitmen).
Dalam menilai sesuatu kita perlu melihatnya dari berbagai sudut pandang. Melihat dari satu sudut pandang saja akan mengarahkan kita ke pemikiran yang keliru.
Kesalahan menilai hal hal yang relative bisa menimbulkan kontradiksi.

********
Apa yang diungkapkan di atas adalah Pengetahuan Natural.
Di samping memahami pengetahuan natural, kita butuh Pengetahuan Firman Tuhan, karena Firman adalah Allah itu sendiri.

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

Luck, keberuntungan itu dari Tuhan, bukan kebetulan.
Tuhanlah yang bisa membawa kita ke tempat yang tepat, pada saat yang tepat, menjadi orang yang tepat, memiliki solusi yang tepat, kreatifitas unik yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Itu semua karena Hikmat Tuhan.
Tidak bisa dipelajari dan tidak bisa dihitung secara eksak.

Setiap kita perlu menyiapkan diri menjadi pribadi yang terbaik- excellence, dengan mempelajari baik pengetahuan natural mau pun pengetahuan tentang Allah, mengenal-Nya secara pribadi. Sehingga mampu mengelola tanggungjawab dan mengelola apa yang Tuhan percayakan dalam kehidupan kita.
Ringkasnya, mampu menjadi wadah yang siap mengalirkan-Nya.

Hmm… sekarang teman-teman tahu kan rahasia mengapa Seruput Kopi Cantik simple, menarik tetapi berkualitas? Karena ada guru-guru dan sobat-sobat hebat yang selalu support dan memberikan resources yang bagus-bagus.
Love you all ….

Yuk…. kita belajar..

Unless the Lord builds the house, the builders labor in vain. Unless the Lord watches over the city, the guards stand watch in vain. In vain you rise early and stay up late, toiling for food to eat— for he grants sleep to those he loves.

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Korelasi Kecerdasan Dengan Kesuksesan

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Korelasi Kecerdasan Dengan Kesuksesan

Pada suatu hari di sebuah SD diadakan test IQ . Anak teman saya, Ani, dinyatakan bahwa IQ nya dibawah rata-rata. Lebih tepatnya, sedikit diatas batas antara normal dan terbelakang. Betapa terkejut dan kecewanya Ani menerima laporan test IQ-nya. Memang anaknya tidak termasuk menonjol prestasi sekolahnya terutama untuk matematika tapi dia tidak menyangka hasil test-nya separah itu.

Sejak itu Ani memandang anaknya dengan penuh kekuatiran. Hasil ulangannya semakin lama semakin buruk. Semakin cemas dan kecewa hatinya, semakin buruk pula hasil prestasi anaknya.
Beberapa bulan kemudian terjadi masalah baru. Oleh psikolog, anaknya dinilai mempunyai problem kesulitan konsentrasi sehingga anaknya sulit menerima pelajaran. Lengkap sudah masalah yang dihadapi.
I have been there… saya juga pernah mengalaminya. Nyaris hampir semua ibu-ibu pernah mengalami kekuatiran serupa.

Hingga pada suatu hari dia membaca sebuah kisah yang memberinya harapan baru:

Menurut penelitian, para ahli memberikan bukti ilmiah bahwa kumbang badak tidak dapat terbang karena tubuhnya terlalu besar dan berat sedangkan sayapnya terlalu ringan. Secara Aerodinamis merupakan hal yang mustahil bagi kumbang badak bisa terbang. Untunglah kumbang badak tidak tahu hasil penelitian ini dan sang kumbang badak tidak bisa membaca laporan para ahli – itulah sebabnya kumbang badak bisa terbang !

Wow….

Fakta lain yang mencengangkan, “Stanford Research Institute mengatakan bahwa uang yang Anda hasilkan dalam usaha apa pun hanya ditentukan 12,5 persen oleh pengetahuan dan 87,5 persen ditentukan oleh kemampuan Anda dalam berurusan dengan orang lain. Dia menguraikan persamaan untuk sukses sebagai berikut:
87,5% pengetahuan seseorang + 12,5% pengetahuan produk = Sukses

Ternyata yang dibutuhkan untuk sukses dalam hidup tidak hanya jago dalam pengetahuan semata. Lebih penting lagi membangun kecerdasan emotional, kemampuan membangun hubungan dengan orang lain.

Melegakan sekali, saat membangun hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan, kesuksesan kita tidak tergantung kepada kemampuan kita saja tetapi karena bergantung pada kekuatan Allah.

“Saat Firman Tuhan disingkapkan, memberi terang. Orang bodoh pun dijadikan bijaksana,” demikian nyanyian Raja Daud.

Bijaksana, hikmat, wisdom itu sesungguhnya Allah sendiri, yang membuat kita berada di tempat yang tepat, pada saat yang tepat, menjadi orang yang tepat, memiliki kreativitas yang pas, maka dengan sendirinya kesuksesan tercipta. Hoki, lucky, bejo… kata orang.

Ketika seseorang membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, secara natural dia akan menjadi serupa dengan Dia.
Kasih, perhatian, ketulusan, kreatifitas, kejujuran bahkan kuasa Allah akan mengalir melalui kehidupannya.

Dengan karakter demikian, tentunya dia dapat membangun hubungan yang apik dan menyenangkan dengan siapa saja, baik bisnis mau pun pertemanan. Modal untuk mencapai kesuksesan ada dalam genggaman.

Ide-ide yang tidak terpikirkan tercipta. Solusi demi solusi bagi berbagai permasalahan kehidupan, ditemukan padahal orang-orang yang cerdas dan terpandang menurut dunia, tidak bisa menyelesaikannya.

Semua terpukau, mengapa dia bisa, bukankah dia orang yang biasa saja?
Oh..ternyata karena menganalkan Tuhan.
Maka orang-orang disekelilingnya, ingin mengenal Tuhan juga. Itulah demonstrasi kebaikan-kebaikan Tuhan.
Nama Tuhan dipermuliakan.

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan.
Hikmat memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang yang bersedia menghargainya.

Hasil dari hikmat, umur panjang di tangan kanannya, di tangan kirinya, kekayaan dan kehormatan. Jalannya sejahtera semata-mata.
Wow…

Mau sukses & berhikmat yuk praktik….

Humble yourselves before the Lord, and he will lift you up.

Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Dia akan meninggikanmu – membuatmu berhasil.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity

Ingin Hidup Berkelimpahan Yang Sejati? Ini Rahasianya!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Ingin Hidup Berkelimpahan Yang Sejati? Ini Rahasianya!

Tuhan memanggil Abraham dan berjanji,
“Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” Kejadian 12:2-3 (TB)

Abraham membawa Sarai, istrinya, ayah serta Lot, kemenakannya.
Dia tidak tahu akan dibawa Allah ke mana, tetapi taat.

Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.
Juga Lot, yang ikut bersama-sama dengan Abram, mempunyai domba dan lembu dan kemah.
Tetapi negeri itu tidak cukup luas bagi mereka untuk diam bersama-sama, sebab harta milik mereka amat banyak, sehingga mereka tidak dapat diam bersama-sama.
Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu.

Maka berkatalah Abram kepada Lot: “Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat.
Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri.”

Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. — Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. —
Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.

Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom.
Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.

Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmu pun akan dapat dihitung juga.
Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.”

Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi TUHAN.
Betapa Abraham mengasihi Tuhan, mezbah bagi Tuhan menjadi prioritasnya.

Yang tidak disadari Lot, dia diberkati Tuhan karena dekat dengan Abraham – dulunya bernama Abram – yang diurapi Tuhan.
Berkat itu mengikuti orangnya, BUKAN karena lokasinya. Sumber berkat kita yang sejati itu Tuhan.

Tuhan melihat betapa Abraham mengandalkan-Nya. That’s why Abraham tidak takut dan berani meminta Lot memilih lokasi terlebih dahulu. Itulah sebabnya Tuhan berjanji memberkatinya, meski secara kasat mata, tanah Abraham nampak gersang.

Firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.”

Sebaliknya Lot memilih Sodom dan Gomora yang kelihatan subur dan mengabaikan fakta bahwa Sodom dan Gomora itu kota yang penuh dosa. Bukti Lot mengandalkan kekuatan dan hikmatnya sendiri, tidak bergantung kepada Tuhan.

Apa akibatnya?
Allah akan menghancurkan Sodom & Gomora karena kejahatan mereka. Dan Dia tidak menyembunyikannya dari Abraham. Hingga terjadi tawar menawar. Akhirnya, Lot dan keluarganya diselamatkan oleh karena Abraham.

Demikianlah pada waktu Allah memusnahkan kota-kota di Lembah Yordan dan menunggangbalikkan kota-kota kediaman Lot, maka Allah ingat kepada Abraham, lalu dikeluarkan-Nyalah Lot dari tengah-tengah tempat yang ditunggangbalikkan itu. Kejadian 19:29 (TB)

Sungguh saya belajar sangat banyak dan bertobat setelah mempelajari kisah ini.
Betapa seringnya saya memilih apa yang ‘saya pikir’ baik dan menguntungkan, tanpa mempertimbangkan, dengan pilihan ini apakah saya menjauhkan diri dari komunitas yang mengasihi Tuhan? Apakah keputusan ini membuat saya menjauh or justru mendekat kepada Tuhan?
Tidak jarang demi mengejar proyek yang menjanjikan, kita rela pindah kota bahkan pindah negara.
It’s oke jika itu memang kehendak-Nya. Bukan karena mementingkan nafsu keserakahan kita.

The Plan of God is our wealthy place.
Rencana Tuhan adalah tempat kelimpahan kita.

Belajar dari Lot, dekat dengan orang yang diurapi Tuhan itu penting. Senantiasa ada orang-orang yang mengenal Allah lebih baik dari kita. Belajarlah!
Itulah cara kita meraih kemenangan.
Di atas semua itu, prioritaskan Tuhan menjadi yang utama dan terutama dalam kehidupan kita.
Ijinkan Dia benar-benar menjadi Allah yang menuntun kita dan kita hidup sesuai rancangan-Nya.
Kelimpahan baik roh, jiwa, tubuh dan keamanan akan senantiasa mengejar kita, seperti Abraham yang diberkati Tuhan hingga sampai keturunannya.

Siap praktik? Yuk…

True trust is believing that Hod’s intentions toeards you are always good – Havilah Cunnington.

Kepercayaan yang sejati, yakin bahwa kehendak Tuhan terhadapmu, selalu baik – Havilah Cunnington.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Dying To Be Me” Rahasia Hidup Penuh Damai Sejahtera.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Dying To Be Me” Rahasia Hidup Penuh Damai Sejahtera.

Tahukah teman-teman mengapa saya selalu punya topik untuk ditulis? Itu karena saya punya banyak teman baik yang support dan memberi saya ide tulisan yang menarik.

Daisy, salah satunya, mengirimkan artikel apik tentang
“Dying To Be Me”

KISAH dalam buku _”Dying to be me”,_ inilah sebuah kisah yang menyadarkan kita semua tentang siapa diri kita sesungguhnya, untuk apa kita hidup di dunia, dan bagaimana harusnya kita mengatasi ketakutan dan kebencian pada diri sendiri yang sangat memengaruhi kehidupan.

Pada tahun 2006 seorang wanita di Singapura bernama Anita Moorjani mengalami koma selama 30 jam karena didiagnosis menderita limfoma Hodgkin stadium 1A, penyakit kanker sel darah putih yang dideritanya.
Seluruh organ tubuhnya tidak lagi berfungsi dan harapan hidupnya sangat kecil.

Namun tanpa diduga ia sadar dari komanya, sehingga dokter kembali melanjutkan pengobatan.

Seperti sebuah keajaiban, sejak peristiwa tersebut ia berangsur membaik. Hampir 70% kanker yang dideritanya menyusut dan sirna dalam hitungan hari.

Bahkan dalam lima bulan ia dinyatakan sembuh dan hanya membutuhkan fisioterapi selama beberapa bulan berikutnya.

Pengalaman ini ditulisnya dalam buku berjudul _”Dying to be Me”_ yang menjadi salah satu buku best seller versi New York Times.

Apa yang ia rasakan ketika mengalami koma tersebut?

Anita Moorjani bercerita bahwa ketika koma seolah ia mendapatkan pencerahan tentang penyebab semua penyakit ini. Yaitu biasaannya yang selalu “tidur sambil membawa emosi negatif.”

Ia berjanji pada dirinya sendiri apabila mendapat kesempatan kedua, ia akan perbaiki satu hal tersebut.

Ketika kemudian sadar, hidup kembali, maka mulailah ia mengubah kebiasaan tidurnya.

Setiap malam, Anita mengevaluasi diri sebelum tidur. Apakah pada siang tadi ada orang yang membuatnya marah? Maka ia segera memaafkan detik itu juga.
Apakah pada siang tadi ada peristiwa yang membuatnya kecewa? Maka ia segera merelakan hal itu menjadi bagian dari masa lalu.

Demikianlah semua emosi negatif seperti marah, dendam, kecewa, frustasi, dan sebagainya harus sudah dibuang dari pikirannya sebelum tidur.

Anita hanya akan tidur jika ia sudah penuh dengan emosi positif seperti tenang, damai, memaafkan, optimis, dan sebagainya.

Katanya, Saya sendiri pernah mendapatkan informasi ilmiah tentang hal ini, ternyata benar menurut pendapat banyak ilmuwan berdasar hasil penelitian di beberapa Universitas di Inggris dan _China,_ bahwa tidur dengan emosi negatif menyebabkan sel-sel otak tak bekerja dengan baik.

Anda bisa mulai menutup mata sambil memaafkan semua orang yang berbuat salah pada Anda.
Diakhiri dengan mendoakan keluarga, saudara dan sahabat dengan kebahagiaan dan berkat dari Tuhan.

Tidurlah seperti bayi yang tenang dan damai,
niscaya Anda akan mendapatkan _healthy and quality sleep._
(Tidur yang sehat dan berkualitas) .

*******
Amin seorang pembaca setia Seruput Kopi Cantik, japri ingin memperoleh rahasia, bagaimana memiliki damai sejahtera yang sempurna.

Amin kaya raya, perusahaannya berjalan dengan baik tetapi hatinya tidak damai. Banyak permasalahan yang menggelisahkan hatinya. Berbagai obat sudah dikonsumsinya supaya memudahkannya tidur. Dia memiliki tukang pijat spesial yang memijatnya hingga ketiduran.

Sesungguhnya sejak awal penciptaan, manusia dirancang Allah, agar hidupnya terus terkoneksi dengan Dia. Allah yang mencukupi semua kebutuhan kita.

Akibat Adam & Hawa jatuh dalam dosa, manusia harus bekerja dengan susah payah bergantung pada kekuatannya sendiri.

Tetapi saat kita menjadi orang percaya Tuhan yang sudah lahir baru, hubungan kita dengan Allah dipulihkan. Kita bisa hidup menuruti rancangan Allah dalam firman-Nya dan hidup bergantung kepada-Nya. God’s Way not our way -Hidup dengan cara Tuhan, bulan cara kita sendiri.

Prinsip dunia: lihat dulu, baru percaya. Terima dulu, baru memberi.
Cara Tuhan: percaya dulu, baru menerima. Itulah iman.
Beri dulu baru diberi. Hukum tabur tuai. Klo tidak menabur benih, mana bisa panen?
Kita diberkati supaya menjadi berkat.
Serahkan segala kekuatiranmu kepada Tuhan, sebab Dia yang memelihara kamu.

Damai sejahtera Allah yang melampaui segala Allah akan tercipta dengan sendirinya, ketika kita sungguh-sungguh menghidupi firman-Nya.
Bonusnya, umur panjang di tangan kanan dan di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan. Jalannya adalah sejahtera semata-mata.

God’s Way artinya bersedia menunggu waktunya Tuhan. Jika Tuhan diam, artinya harus terus belajar karena kita belum menjadi wadah yang bisa digunakan. Tuhan lebih ingin memakai kita, daripada kita ingin dipakai oleh Tuhan.
Permasalahannya, mampukah kita bertanggung jawab mengelolanya?
Butuh penundukkan diri dan menempatkan Allah menjadi yang utama dan terutama dalam kehidupan kita.

“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu”, demikian kata Allah.

Tuhan sudah menyarankan, pilihlah kehidupan. Nach maukah kita taat? Itu kunci hidup penuh damai sejahtera. Pilihan ada di tangan kita sendiri!

The only way you can dismiss, release, and let go of an offense is to get into the presence of the Lord and let Him help you – Rick Renner.

Satu-satunya cara agar Anda dapat mengabaikan, membiarkan, dan melepaskan suatu pelanggaran atau ketersingunggan, dengan cara masuk ke hadirat Tuhan dan membiarkan Dia membantu Anda – Rick Renner.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 69 70 71 72 73 410