Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com

Apakah SUKSES = Terkenal,Kaya, Glamor?
Tidak!

Orang yang sukses adalah
Orang yang terus mengembangkan diri secara konstan,
melalui bakat dan kemampuannya,
Memanfaatkan potensi dan waktunya secara maksimal,
Agar berguna bagi hidupnya sendiri dan orang lain.
Sehingga dia bertumbuh menjadi
pribadi yang menyadari sepenuhnya kebesaran (greatness) dirinya,
Sebagai hasilnya,
dia merasa penuh, utuh, puas
dan bangga dengan dirinya.
Dia sadar sepenuhnya,
Untuk itulah dia ada dan diciptakan Tuhan di dunia ini.

Tidak penting apakah dia dikenal orang lain atau tidak,
‘Kaya’ menurut ukuran dunia atau tidak,
Sesungguhnya,
Itulah kekayaan dan kesuksesan yang sejati!!!

YennyIndra

Tidak semua orang ditakdirkan untuk menjadi terkenal,
Tetapi setiap orang mampu menjadi orang besar,
Dengan cara melayani orang lain ,
Melalui apa pun yang dilakukannya,
dengan didasari KASIH.

Seorang yang bekerja menjual bunga,
Bisa menjualnya hanya untuk sekedar mencari keuntungan
Untuk memenuhi hidupnya.
Tetapi penjual bunga yang berjiwa besar,
Menjual bunga tidak sekedar mencari keuntungan,
Namun karena dia ingin dunia lebih indah melalui bunga-bunga yang dijualnya.
Orang yang sakit terhibur,
Keluarga yang meninggal menerima empati melalui bunga cantik,
Yang tengah berpesta merasakan keceriaan yang berbeda,
Karena semua dikerjakan dengan kasih.

Kasih bagaikan udara yang tidak kelihatan,
Namun tanpanya,
Kita tidak dapat hidup.

YennyIndra

Apa kunci membangun relasi dan disukai orang lain?
Mengasihi dan menerima diri sendiri apa adanya.
Jika kita bahagia dan menerima diri sendiri seutuhnya,
Maka hubungan kita dengan orang lain pun akan baik dan harmonis.

Sebaliknya,
jika pribadi kita terluka,
Meski berusaha menyenangkan dan berbuat baik pada orang lain,
Tanpa disadari luka dan kepahitan akan tersebar serta terpantul kembali,
Melalui sikap, kata-kata atau ketersinggungan.
Semakin kita berusaha agar disukai orang lain,
Semakin kita menunjukkan perasaan tidak suka pada diri sendiri.

Prinsipnya:
Semakin besar kebahagiaan yang dimiliki,
Semakin besar pula kebahagiaan yang dipancarkan.
Semakin kita menyukai diri sendiri,
Semakin orang lain menyukai kita pula.
Hanya sesuatu yang sudah kita miliki,
Yang dapat dibagikan pada orang lain.

Lalu bagaimana solusinya?
Sembuhkan luka dengan mengampuni diri sendiri dan orang lain.
Kenali nilai-nilai positif yang kita miliki,
lalu tingkatkan dan berbanggalah.
Hargai, kagumi dan cintai diri sendiri dengan cara
mengatakan hal-hal positif pada diri sendiri sesering mungkin.
-Ingatlah, Tuhan menciptakan kita unik, limited edition, satu-satunya di dunia-
Berikan terlebih dahulu kepada orang lain apa yang kita inginkan.
-Sesuai perintah Tuhan: Beri maka kamu akan diberi-
Selamat Mencoba!

YennyIndra

Kadangkala hidup ini menyajikan begitu banyak keributan,

Membuat rancu segalanya,

Membingungkan!

 

Penting bagi kita untuk melangkah mundur,

Melihat gambar besarnya.

Berhenti memperhatikan detil-detil,

Memastikan apa yang kita inginkan,

Bukan apa yang diharapkan orang lain untuk kita lakukan,

Karena pada akhirnya,

Kesalahan dan penyelesalan,

Atau

Keberhasilan dan kebahagiaan,

Kita sendiri yang menanggungnya,

Bukan orang lain.

 

Hendaknya kita melatih pikiran,

Melihat hal-hal baik dalam setiap situasi,

Mengambil keputusan

Dan bertindak,

Dengan menyadari bahwa

ada maksud Tuhan dalam setiap peristiwa yang terjadi.

Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktu-Nya.

Siapa???

 

YennyIndra

Untuk menjadi pemenang,
Kita perlu mencari cara bagaimana agar hal yang kita inginkan tercapai,
Bukan sebaliknya,
Sibuk memikirkan alasan mengapa hal itu tidak akan berhasil.

Sesungguhnya,
Tidak perlu takut mencoba,
Meski tidak berhasil,
Setidaknya kita bisa belajar….
Itu akan menjadi modal serta kekuatan untuk menjadi pemenang kelak.

Jika tetap percaya diri,
Memiliki dedikasi, integritas dan pantang menyerah,
Kita sudah menjadi ‘pemenang’.
Tinggal tunggu waktu,
Doa, harapan dan iman kita tercipta.

Tantangan terbesar
bagaikan mata uang dua sisi,
Di baliknya terletak mujijat yang terbesar pula.
Pertanyaannya:
Apakah kita mampu bertahan dan meraihnya?

YennyIndra
1 378 379 380 381 382 410