Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

FEAR…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

FEAR…

Sejak kecil saya merasa perasaan takut itu sesuatu yang wajar. Manusiawi. Wajarnya manusia ya…. ini takut, itu takut… Wong sejak kecil memang suka ditakut-takuti…

“Kalau gak cepat bobo, nanti ada setan yang datang lho!,” kata mbak yang mengasuh saya dan adik.

P. Indra berbeda. Prinsipnya, penakut ga bisa sukses. Jadi anak-anak dilatih berani. Kesukaannya, cari jetcoaster yang mengerikan. Tidak hanya anak-anak, P. Indra ikut naik & menikmati. Klo yang tidak terlalu mengerikan, saya berani.

Di Las Vegas, ada hotel & casino Stratosphere, tingginya 1149 feet. Sekitar 350,2 meter. Nach di atas hotel itu ada permainan-permainan semacam jetcoaster.
Duduk di kursi lalu diayun keras, jadi jauuuuuh di bawahnya terlihat kota Las Vegas.
Ada lagi yang duduk di kursi, ditarik ke atas, lalu dari ketinggian di lepas ke bawah.
Banyak sich permainan seperti itu, tapi biasa kan dari atas tanah, jadi gak terlalu tinggi.
Di Stratosphere hotel, permainan dari puncak hotel dengan ketinggian 1149 feet atau 350.2 meter permukaan tanah.
Cukup mengerikan.
Anak-anak mencobanya, mamanya yang lemas melihatnya…

Teman-teman yang main ke apartemen saya saja, kerap tidak berani ke tepi pagar balkon.
Bahkan balkon lantai kaca di rumah kami yang hanya 3 lantai saja, ada teman yang menolak naik.
Ngeri, katanya.
Orang Jawa bilang, ayub-ayuben.
Fobia ketinggian.


Fear atau takut yang seolah normal, ternyata itu merupakan berhala.
Koq bisa?
Ketika kita takut, tanpa disadari, kita sedang meninggikan apa yang kita takutkan melebihi Allah.
Seolah-olah Allah tidak mampu menyelesaikan masalah kita.

Wow….
Sejak memahami pengertian ini, saya mengingatkan diri sendiri bahwa Allahku jaaauuuh lebih besar daripada apa yang saya takutkan.

Don’t tell God that you have a big problem, tell your problem that you have a Big God.

Jangan berkata kepada Tuhan kita punya masalah besar, tapi katakan kepada masalah bahwa kita punya Tuhan yang Besar.


Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Allah yang memelihara kamu.

Tetapi bagaimana caranya?
Ceritakan kepada Tuhan masalah dan kekuatiran kita, seperti seorang anak kepada papanya.
Dengan jujur, apa adanya.

Tetapi jangan stop di sana. Kebanyakan orang, sudah curhat kepada Tuhan, lalu Amin dan kabur.
Kemudian melanjutkan hidup sesuai pemikirannya sendiri. Itulah sebabnya doa tidak terjawab dan hidup kacau balau.

Yang benar bagaimana dong?
Setelah curhat, kita samakan persepsi dengan Tuhan.

Bagaimana Tuhan melihat masalah ini?
Ah… ini masalah kecil bagi Allah.
Dia Mahakuasa, Allah bisa menuntun kita menemukan jalan keluarnya.

Pikiran kita terbatas, tetapi Allah Sang Pemilik Alam Semesta, bisa membelah Laut Merah saat Musa terjebak antara tentara Firaun dan Laut Merah.
Dan Tuhan pun membelah Laut Merah sehingga Musa dan bangsanya bisa menyeberang di tanah yang kering.

Allah kita masih tetap sama bukan?
Berarti ada jalan keluar melebihi yang bisa kita pikirkan.

Ketika membandingkan masalah yang dihadapi dengan kebesaran Tuhan, maka masalah terlihat kecil dan kita membesarkan Tuhan.

Langkah selanjutnya, baca firman-Nya.
Firman ini bahasanya Allah. Dia menuntun dan berbicara kepada kita melalui firman-Nya.
Klo gak paham firman, saat Tuhan berbicara gak paham dong…

Renungkan firman-Nya dan pegang janji-janji-Nya, terutama yang sesuai dengan situasi yang kita alami.
Berdoa dalam roh jangan lupa.
Semakin banyak mengisi pikiran dengan kebenaran Firman-Nya, semakin dalam kita mengenal-Nya.
Pikiran serta perasaan kita kian selaras dengan-Nya.


Kadang ada teman yang berbaik hati memberikan nasihat tetapi sesuatu yang membuat saya takut dan galau.
Dulu hal-hal semacam ini, merampas damai sejahtera dalam hati saya.

Yang saya amati, semakin fokus dengan Tuhan, muncul suara kecil dalam hati yang berbisik:

Apa janji Tuhan bagi masa depanmu?
Masa depan yang penuh harapan.
Berita ini memberi harapan gak?
Tidak, Tuhan.
Tapi ada orang-orang yang percaya Tuhan mengalami hal buruk, seperti yang diceritakan teman saya.
Hening….
Kemudian saya merenung.

Jangan sampai apa yang kita tidak tahu, menghapus apa yang kita tahu, kata Andrew Wommack.

Apa yang saya tahu?
Janji Allah Ya & Amin. Allah itu setia. Dia tidak pernah membiarkan atau meninggalkan saya.
Allah mengawasi firman-Nya, untuk merealisasikannya. Yang harus saya lakukan adalah beriman dan percaya.

Memang ada kemungkinan apa yang saya takutkan bisa terjadi.
Tetapi PERCAYA KEPADA TUHAN artinya saya tahu dengan pasti Tuhan bisa diandalkan dan tidak pernah mempermalukan orang-orang yang menaruh percaya kepada-Nya. Dia setia.
Bukankah saya sudah mengalami pertolongan-Nya selama ini?
Tuhan tidak pernah mengecewakan.
Kalau dulu saya ditolong, sekarang juga.

Jika kamu menuruti ketetapan-ketetapan dan peraturan-Ku, kamu akan menemukan kehidupan melaluinya. Akulah Tuhanmu.

Seolah Tuhan menantang, ayooo buktikan!


“Jangan pernah mengambil keputusan atau bereaksi saat takut, galau dll. Pastikan keputusan dibuat dengan hati yang dipenuhi damai sejahtera,” suara kecil dalam hati mengingatkan.

“SIAP, TUHAN.”

Mau pilih mana?
Saya MEMILIH percaya kepada Tuhan meski tidak tahu apa yang akan terjadi.

Saya tidak tahu bagaimana caranya pohon pepaya di kebun saya bisa berbuah tetapi ternyata buahnya lebat.
Tugas saya menabur benih dan merawatnya, selebihnya bagiannya Tuhan.

Dengan cara yang sama, tugas saya berdoa, menabur firman dan melangkah sesuai arahan-Nya, hasilnya adalah tugasnya Tuhan.

Hhhmmm… Kerjasama yang baik bukan?
Praktik yuk….

“Fear not, for I am with you; be not dismayed, for I am your God; I will strengthen you, I will help you, I will uphold you with my righteous right hand.”

“Jangan takut, sebab Aku menyertaimu; jangan cemas, karena Aku ini Allahmu; Aku akan menguatkanmu, aku akan menolongmu, aku akan menopangmu dengan tangan kananku yang membawa kemenangan.”

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Articles

“Pemberian dari Hati.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Pemberian dari Hati.”

Salah satu area hati yang paling menantang untuk diperbaharui adalah area di mana hati itu mencintai uang.  Cinta akan uang merupakan benteng yang berpengaruh, baik bagi si miskin maupun si kaya. 
Cinta akan uang sebenarnya sekedar rasa takut, tidak memiliki rasa cukup. 
Berapakah jumlah yang cukup itu? 
Mereka yang mencintai uang tidak akan pernah tahu.

Di mana hartamu berada disitu juga hatimu berada. 
Ketika hati kita mencari alasan agar tidak memberi dan tidak mendukung pelayanan Firman, itulah gejala hati yang belum sepenuhnya diubahkan oleh kasih Tuhan. 
Hati yang sudah berubah tidak akan memberi dari rasa bersalah melainkan karena kasih, sukacita dan pujian syukur.

Wanita dengan minyak dalam wadah pualam itu diejek oleh para murid karena dianggap melakukan pemborosan dan mubazir. Beberapa orang hari ini akan menyarankan, tidak perlu memberikan pengorbanan kepada Tuhan dengan cara seperti itu. Tetapi Yesus memberikan komentar menarik sebagai tanggapan atas pelayanan itu kepada-Nya:
“tetapi kepada siapa yang sedikit diampuni, ia pun sedikit mengasihi.” 
Yesus menerima pengorbanannya yang mahal sebagai buah kasih. Wanita itu telah diubahkan oleh pengampunan, dan pengampunan itu diekspresikan dengan persembahan yang melampaui batas.

Kita memiliki tanggung jawab untuk mengajar umat Tuhan bagaimana hati yang telah diubahkan meresponi Tuhan.  Apakah mereka menerimanya atau tidak, terserah mereka.  Apakah kita didesak agar mempersembahkan persembahan rohani, atau tidak, supaya diterima oleh Allah?

“Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.”
1 Petrus 2:5 (TB).

Pengorbanan seperti apa yang termasuk di dalamnya?

“Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.”
Ibrani 13:16 (TB). 

Pemberian kita adalah pengorbanan rohani! 
Beginilah cara Paulus berbicara tentang pemberian jemaat Filipi: “Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.”
Filipi 4:18 (TB). 

Orang-orang Filipi berkorban agar Paulus berkelimpahan! 
Bagi Tuhan, hal itu sangat menyenangkan.
Biarlah kasih karunia Tuhan mengubah hati Anda sehingga pemberian Anda juga menjadi aroma harum yang berkenan kepada-Nya. 

“Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.”
Amsal 11:24 (TB). 

[Repost ; “Giving from the Heart”, – Barry Bennett, Penerjemah Yenny Indra].


YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apakah Perasaan Itu Nyata?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apakah Perasaan Itu Nyata?

Berpuluh-puluh tahun lalu, saya menganggap perasaan itu sesuatu yang nyata. Akibatnya hidup saya pun dikendalikan olehnya.
Kadang-kadang bangun tidur sudah merasa bete, sebal, tanpa sebab. Jadilah seharian kacau balau karena mengikuti perasaan hati yang tidak enak.

Bahaya lagi saat perasaan tidak enak, lalu mengambil keputusan penting. Dijamin jauuuuh dari bijak. Kerap menimbulkan masalah bak domino di kemudian hari.

A life that’s being lived and governed by your senses will lead to DEATH – Creflo Dollar.

Kehidupan yang dijalani dan diatur oleh pancaindra (perasaan) Anda, akan membawa kepada KEMATIAN – Creflo Dollar.

Nach ada teman, profesinya sebagai coach untuk mengatasi perasaan dengan mengevaluasi, mencari penyebabnya dst. Berbayar ya seminarnya.

Oh, itu karena waktu dalam kandungan sudah ditolak oleh ortu. Salah didik waktu balita. Hingga kutuk keturunan, salahnya nenek moyang…
Padahal ortu kakek saja saya sudah tidak mengenalnya. Makin dicari-cari bukannya membaik, makin kacau…

Sampai saya Sekolah di Charis, semua jadi simple dan jelas.
Itulah gunanya sekolah, join yuk… Pendaftaran sudah dibuka!

You cannot depend on your emotions, because they are ever changing – Creflo Dollar

Anda tidak dapat bergantung pada emosi Anda, karena emosi itu selalu berubah – Creflo Dollar.

Emosi dan pikiran itu setali tiga uang. Saling mempengaruhi dan tak terpisahkan.

Perasaan itu tergantung apa yang kita pikirkan. Ketika pikiran diubah, perasaan pun mengikuti.

Tidak percaya?
Pikirkan teman yang menjengkelkan, ‘mbencekno’ kata orang Surabaya.
Langsung voltage emosi naik, huh… Kepingin tak pites, kata Orang Jawa.

Sekarang ganti channel…
Pikirkan, tiba-tiba suami datang membawa hadiah Valentine, kalung berlian cantik, sekian karat…
Perasaan pun berbunga-bunga, senyum manis merekah di bibir…

******

Greg Mohr mengajarkan, tidak ada orangtua yang sempurna di dunia ini. Kita semua berusaha menanamkan dan mendidik yang terbaik bagi anak-anak kita. Baca buku, ikut seminar, belajar dari yang lebih berpengalaman….
Namun tidak menjamin kita bisa melakukan yang terbaik dengan sempurna. Kita semua bertumbuh. Trial & error.
Serahkan kepada Tuhan yang kita tidak mampu.

Jika emosi dan perasaan negatif dikaitkan dengan kesalahan ortu, ya pasti banyak dan tidak menghasilkan solusi positif, justru makin memecah belah. Menyalahkan seluruh isi dunia, kecuali dirinya sendiri.

Solusi dicapai ketika kita berani bertanggung jawab dan face the problem – menghadapi masalahnya serta mau berubah.
Tuhan bisa koq mengubah kesalahan yang pernah dialami – batu sandungan -, menjadi batu pijakan, agar kita dapat naik ke tempat yang tinggi, yang tidak bisa dicapai tanpa adanya batu sandungan yang sekarang diubah Tuhan menjadi batu pijakan itu.
Tergantung bagaimana kita meresponinya.

Ketika Bill Wilson berusia 12 tahun, ibunya meninggalkannya di sudut jalan di Pinellas Park, Florida.
Ibunya berkata,
“Aku tidak bisa melakukan ini lagi. Kamu tunggu di sini, aku akan kembali.” 
Bill tinggal di sudut jalan itu selama tiga hari, tetapi ibunya tidak pernah kembali. 

Dave Rudenis, seorang mekanik lokal dan seorang yang mengasihi Tuhan, menemukan Bill Wilson di sana dan membawanya ke rumahnya.  Rudenis menawarkan membayar biaya perjalanan Bill mengikuti seminar musim panas.

Selama kamp inilah Wilson yang berusia 12 tahun menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Saat masih remaja, Bill Wilson muda diberi pekerjaan di jemaat lokalnya.  Setelah lulus SMA,  belajar di Southeastern University.

Dr. Bill Wilson melayani anak-anak muda yang terluka melalui METRO WORLD CHILD yang mendunia. Pengalaman pahit masa kecilnya, mendorongnya menolong anak-anak yang senasib dengannya.

*******

Bagaimana tokoh-tokoh besar mengatasi perasaan dan emosinya?

“I don’t ever ask Smith Wigglesworth how he feels!” I jump out of bed! I dance before The Lord for at least 10 to 12 minutes – high speed dancing. I jump up and down and run around my room telling God how great He is, how wonderful He is, how glad I am to be associated with Him and to be His child,” Smith Wigglesworth said,
“I am not moved by what I see. I am not moved by what I feel. I am moved by what I believe.”

“Saya tidak pernah bertanya kepada Smith Wigglesworth (dirinya sendiri), bagaimana perasaannya! Saya melompat dari tempat tidur!  Menari di hadapan Tuhan setidaknya selama 10 hingga 12 menit – menari dengan kecepatan tinggi.  Saya melompat-lompat dan berlari di sekitar kamar saya memuji Tuhan, betapa hebatnya Dia, betapa baiknya Dia, betapa senangnya saya berhubungan dengan-Nya dan menjadi anak-Nya,”
kata Smith Wigglesworth,
“Saya tidak tergerak oleh apa yang saya lihat.  Saya tidak tergerak oleh apa yang saya rasakan.  Saya tergerak oleh apa yang saya yakini.”

Yess…  Dahsyat!

Inilah rahasia yang dilakukan pria hebat yang berulangkali membangkitkan orang mati, – termasuk istrinya sendiri -, menyembuhkan berbagai penyakit berat dan dipakai Tuhan melakukan berbagai mujizat spektakuler.

******

Tidak ada kehidupan sempurna di dunia ini.
Kadang kita merasa, masalah yang dihadapi sangat berat.
Sampai kita melangkah keluar, ternyata ada orang-orang yang masalahnya jauh lebih berat.
Respon yang membedakannya!

Lalu bagaimana solusinya?
Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu yang akan membebaskanmu.*
Inilah kuncinya!


Jika kita berpegang pada kebenaran, – Firman Tuhan yang kekal dan tidak berubah – maka kita tidak lagi terombang-ambing oleh perasaan & emosi yang selalu berubah-ubah.
Hidup jadi tenang dan damai…

Hidupi firman-Nya dan jalani hidup bersama dengan Tuhan, langkah demi langkah. Dan setiap langkah merupakan suatu mujizat.

Mau? Praktik yuk….

Trusting God means thinking and acting according to God’s word in spite of circumstances, feelings, or consequences. – Warren W. Wiersbe

Mempercayai Tuhan berarti berpikir dan bertindak sesuai dengan firman Tuhan terlepas dari apa pun keadaan, perasaan, mau pun konsekuensinya. – Warren W. Wiersbe.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Pintu Tertutup? MengapaTuhan? Tidak Adil!

Seruput Kopi Cantik

Yenny Indra

Pintu Tertutup? MengapaTuhan? Tidak Adil!

Seorang pengusaha hotel berpengalaman, langsung melihat strategisnya tanah yang menghadap Central Park, New York City yang terkenal. Insting bisnisnya mendorongnya untuk segera mendirikan hotel cantik di sana.

Dia sudah membayangkan tentu sangat menguntungkan hotel baru ini, dan tentu saja biayanya sangat besar sehingga dia perlu menggandeng investor lain, sekaligus mengajukan pembiayaan dari Bank.

Perijinan tidak mudah. Menyiapkan design, rancangan, proposal dan sebagainya membutuhkan waktu lama. Sempat Bank yang satu membatalkan kreditnya, jadi harus mencari lagi pembiayaan dari Bank lain.

Uh… Sungguh tidak mudah. Proyek besar, memang tidak mudah.

Tanpa terasa 2 tahun telah berlalu. Persis menjelang proyek hendak direalisasikan, tiba-tiba rekan investornya mundur!

Sungguh tidak masuk akal!
Sangat mengecewakan!
Why Lord?
Tuhan sungguh Tidak Adil!

Tiga bulan berlalu, wabah Virus Covid-19 merajalela di mana-mana. Dan New York City yang terkena dampak paling parah.

Pengusaha ini sekarang bersyukur kepada Tuhan untuk Pintu yang Tertutup.
Tuhan menyelamatkannya!
Seandainya proyek itu tetap berjalan, maka dia akan kesulitan keuangan bahkan bisa  mengakibatkan dia kehilangan aset-asetnya yang lain.

Kisah yang diceritakan oleh Joel Osteen sungguh sangat menyentuh dan membukakan pikiran saya.

Ada doa yang tak kunjung terjawab.
Haruskah kecewa?
Tidak!

Kisah ini mengajarkan saya untuk tetap percaya, Tuhan tahu yang terbaik!
God’s timming is perfect.
Waktu Tuhan itu sempurna.
Dia mengasihi saya, melebihi saya mengasihi diri saya sendiri.

Ada hal-hal yang tidak kita mengerti terjadi dalam hidup ini. Serahkan hidup kita kepada-Nya. Biarkan diri kita dipimpin dan bersedia dibentuk oleh-Nya. Seperti kalau kita ikut tour, guide akan mengarahkan rute perjalanan dan pengaturan waktu secara efisien. Dia sudah tahu terlebih dahulu mana rute yang terbaik.

Tuhan adalah Guide hidup kita. Jika kita mengikuti arahan-Nya, maka hidup kita akan efisien, sampai tujuan sesuai dengan rencana. Namun jika kita menolak mengikuti-Nya , mau jalan sesuai selera kita sendiri maka tidak salah, hidup jadi kacau balau.

Kesimpulannya:

Mari kita hidup taat mengikuti arahan Tuhan.

God  designed you for SUCCESS. He made you to be a WINNER! – Andrew Wommack

Tuhan mendesain Anda untuk SUKSES. Dia membuat Anda menjadi PEMENANG! – Andrew Wommack

YennyIndra

TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC

MPOIN PLUS & PIPAKU

PRODUK TERBAIK

PEDULI KESEHATAN

https://www.instagram.com/p/CGCOH83n8Iy/?igshid=88i3bvhpbezd

KLIK https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik #InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Menghadapi Badai? Ini Cara Cerdas Mengatasinya!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Menghadapi Badai? Ini Cara Cerdas Mengatasinya!

Beberapa minggu yang lalu, gempa melanda Banten. Tengah asyik menulis di ruang keluarga, ketika terasa koq goyang ya… Apakah saya pusing? Sekilas terlihat, lampu gantung bergoyang-goyang pula.

“Cepetan keluar! Kalau gempa jangan di dalam rumah,” P. Indra berteriak.

Sama seperti gempa yang datang tanpa diundang, tiba-tiba pula, demikian badai kehidupan kerap datang.
Berita tidak menyenangkan disampaikan.
Karakter lama mengintip. Muncul perasaan kecewa, marah, yang siap dimuntahkan.

Nanti dulu…
Roh Kudus mengingatkan, “tenanglah.”
Oke, saya berusaha mendengarkan tanpa banyak komentar. Telpon ditutup, saya memilih masuk ke kamar.

Apa yang saya lakukan?
Lapor kepada Sang Boss dan menyamakan persepsi dengan-Nya.

“Siapa sumber berkatmu?” Tuhan.
“Siapa yang bisa mengubah situasi ini?” Tuhan.
“Adakah yang mustahil bagi-Nya?” Gak ada.
“Pernah kamu mengalami yang lebih buruk & bagaimana endingnya?” Semua beres, Tuhan kirim mujizat pertolongan-Nya, dan endingnya kemenangan.

Saya sadar. Setelah melihat permasalahan dari persepsi Tuhan, tidak perlu cemas, galau atau bete.
Kalau dulu saya ditolong, sekarang juga!
Setuju?


Uniknya, setiap saya mengalami suatu masalah, koq ya pas dengan apa yang saya pelajari di sekolah.
Greg Mohr membahas dengan detil, bagaimana kita bersikap saat menghadapi badai.
Saya sharing ya…

Dalam Markus 4:35 – 40, dengan jelas Yesus memerintahkan murid-murid ke seberang. Apa yang terjadi? Taufan yang sangat dahsyat mengamuk.

Ternyata, meski tengah menggenapi kehendak Tuhan, tepat di tengah-tengah rencana-Nya, tidak berarti steril dari masalah.

“Anda mengalami badai?”, tanya Greg Mohr,
“Yesus ada di perahu Anda. Yesus tahu perahu sudah penuh air, tetapi tidak tenggelam. Itu mujizat. Jika Yesus ada di perahu Anda, Anda akan tiba di seberang.”

Melalui peristiwa ini, Yesus mendemonstrasikan bagaimana Ia menghentikan badai. Dia melakukan dari kondisi hati yang penuh damai sejahtera, – bukan kegalauan-, memerintahkan badai itu tenang.

Kita pun bisa melakukan hal yang sama, karena kita memiliki kuasa dan otoritas yang sama dengan Yesus, ketika kita lahir baru. Kita harus melakukannya dengan kondisi hati yang penuh damai sejahtera, sesuai dengan firman:
Yang hatinya teguh (percaya kepada Tuhan) Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mu-lah ia percaya.
Yesus merespon iman.
Ketika dengan otoritas & iman, kita menghardik badai kehidupan kita, maka badai itu pun tenang.

Saya paham prinsipnya sekarang.

Apa yang terjadi saat di seberang?
Di seberang danau, di Gerasa, Yesus melepaskan seorang pria yang kerasukan ribuan roh jahat, yang disebut legion.

Alasan badai terjadi karena musuh sangat ketakutan dan berusaha menghalangi agar jangan sampai mereka tiba di seberang.
Badai yang menimpa kita pun sama. Si musuh tahu betapa besar potensi kita, jika kita meresponi badai dengan caranya Tuhan.
Maka si musuh berusaha menggoda kita agar mengatasinya dengan kekuatan sendiri, emosi dan endingnya kacau balau.

Hhhmmm… Sekarang saya mendapat pewahyuan baru.

“Anda tidak akan mati di tengah jalan. Anda tidak akan menyerah di tengah badai. Anda seperti Allah, biarkan Allah membawa damai sejahtera kepada jiwamu. Dan dari posisi sejahtera, berbicaralah kepada badaimu, maka Anda akan tiba di seberang. Lihatlah mujizat besar yang menanti di seberang,” Greg Mohr menjelaskan.

“Di balik badai besar, tersedia berkat yang besar”, kata TD. Jakes

Begitu kita mampu mengatasi badai, kita pun naik kelas. Makin dewasa rohani.
Semakin dewasa, kita dipercaya mengelola hal-hal yang lebih besar dan spektakuler.

Mau?
Praktik yuk!

Gratitude produces deep abiding joy because we know that GOD is working in us, even through difficulties. – Charles Stanley.

Ucapan syukur menghasilkan sukacita yang mendalam, karena kita tahu, TUHAN bekerja di dalam kita, meski pun harus melewati kesukaran – Charles Stanley.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 208 209 210 211 212 416