Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Sisi Lain Rahasia Menabur & Menuai….

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Sisi Lain Rahasia Menabur & Menuai….

Selama ini saya merasa, sudah paham tentang menabur dan menuai. Bahkan berulang kali saya menulis hal ini dalam berbagai artikel, baik Seruput Kopi Cantik mau pun Gospel Truth’s Cakes.
Yang saya kupas selalu menabur uang, kebaikan, perhatian dll.

Tetapi saya baru saja menyadari, ternyata saya justru melewatkan yang terpenting, yaitu menabur Firman Tuhan.
Baik kepada diri sendiri mau pun orang lain.

Firman Tuhan adalah Allah itu sendiri (Yohanes 1:1)
Dan Firman Tuhan adalah fondasi kekristenan yang sejati.
Kerap kita terpesona oleh sensasi perasaan, hadirnya hadirat Tuhan, sehingga justru mengejar sensasi perasaan itu.

Orang kristen dewasa hidup karena percaya pada Firman Tuhan, bukan melihat apa yang kasat mata. Menghargai Firman di dalam Alkitab sebagai Otoritas yang tertinggi, panduan dan satu-satunya undang-undang dalam hidupnya.

Bahkan saat Petrus, Yohanes dan Yakobus melihat transfigurasi yang spektakuler, di mana Yesus bercakap-cakap dengan Musa dan Elia, Petrus kembali kepada Alkitab.

“Kami menyaksikan, bagaimana Ia (Yesus) menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan:

“Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.
Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi.

Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri.
2 Petrus 1:17-20 (TB)

Firman dan Alkitab adalah otoritas yang tertinggi.


Berulangkali saya bercerita dalam berbagai artikel, ketika seseorang mendekat kepada Tuhan, solusi yang tak terpikirkan tercipta, mujizat demi mujizat itu terjadi….
Dan sekarang saya tahu rahasianya, mengapa semua itu bisa terjadi?
Ketika kita menyimpan firman Tuhan ke dalam hati kita, dan memahaminya, itu berarti kita sedang menabur benih Firman Tuhan.
Benih itulah yang suatu ketika bertumbuh dan berbuah, menghasilkan berbagai solusi, mujizat, pertolongan, kemakmuran, kelimpahan, kesehatan Ilahi dalam kehidupan kita.


Kita berdoa habis-habisan minta diberkati, disembuhkan dll. Semua itu sudah tersedia di dalam roh kita, tinggal memanifestasikannya saja.
Caranya?
Kekayaan di dalam roh kita itu berbentuk raw material, bahan mentah. Nach ketika diramu dengan Firman Tuhan, bahan mentah ini menjadi bahan siap pakai, yang siap dimanifestasikan ke dalam alam natural. Baik kekayaan, kesembuhan, kesehatan Ilahi, hikmat dsb.

Firman Tuhan yang ditabur itu benih. Saat menanam benih, dibutuhkan waktu untuk bertumbuh dan berbuah. Pada waktunya, benih-benih itu akan berbuah dengan sendirinya. Benih dan hukum alam tidak pernah menipu.
Percayalah!

Setiap kita ingin diberkati dengan hidup yang berkelimpahan.
Mari kita lihat hidup kita saat ini.
Sudah berkelimpahan belum?
Apakah hidup kita saat ini sesuai dengan harapan kita?
Sadarkah kita bahwa hidup kita saat ini merupakan tuaian dari benih-benih yang kita taburkan dimasa lalu.
Benih pemikiran, perkataan, tindakan dsb.
Jika kita tidak puas dengan hidup kita saat ini, kita masih bisa mengubah masa depan kita.
Caranya?
Dengan mengubah benih yang kita tabur hari ini.
Benih yang kita tabur hari ini, akan menentukan takdir kita di masa depan.

Kesimpulannya:
Kita sendiri yang mencipta, melukis dan menentukan takdir masa depan kita melalui pilihan benih yang kita tabur hari ini. Fokus saja menabur firman dan menyimpannya dalam hati kita maka kelimpahan, kemakmuran, kesehatan Ilahi, berkat otomatis tercipta dalam hidup kita.

Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”
Lukas 6:45 TB

Pemahaman sederhana yang menarik bukan?
Mari kita bangun masa depan yang penuh dengan damai sejahtera dengan menaburkan benih-benih kebenaran Firman Tuhan.

Many miss the blessings of God because they are in tune with something else. You will always be in tune with what feeds you. The Pharisees were in tune with the Law and missed the Giver of Life. What are you in tune with? What feeds you?

Banyak orang kehilangan berkat Tuhan karena mereka terpaku dan fokus dengan hal-hal yang lain, yang bukan Tuhan. Anda menjadi seperti apa yang Anda makan. Orang-orang Farisi terpaku dan fokus dengan Hukum Taurat, akhirnya justru kehilangan Sang Pemberi Kehidupan. Apa yang menjadi fokus Anda? Makanan apa yang Anda makan?

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Dikhianati??? Allah Mengubah Menjadi Kebaikan!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Dikhianati??? Allah Mengubah Menjadi Kebaikan!

Sore ini menarik sekali, ada quotes plus artikel lama yang muncul dalam waktu nyaris bersamaan. Saya merenung. Apa maksud Tuhan?

Quotes itu berbunyi:
What’s done is done, what’s gone is gone. One of the best life’s lessons is LEARNING HOW TO LET GO AND MOVE ON. It’s okay to look back at your memory but never let the past stop you from moving forward.

Apa yang sudah terjadi, terjadilah. Apa yang hilang, biarlah lenyap. Salah satu pelajaran hidup yang terbaik adalah BELAJAR BAGAIMANA MELEPASKAN, MENINGGALKAN MASA LALU & MAJU TERUS. Tidak apa-apa sesekali mengingat kembali kenangan lama, tetapi jangan biarkan masa lalu menghentikan kita untuk bergerak maju.

Sementara kisah lama mengingatkan, bagaimana P. Indra berinisiatif membantu kerabatnya yang sudah berusia di awal 60 tahun saat bergabung di perusahaan kami.
Dengan usianya, tentu sulit mencari pekerjaan di tempat lain.
Tidak ada kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan kami sebenarnya, tetapi ya sudahlah…. Demi kemanusiaan.

Dipercaya sebagai pengawas, pembelian barang-barang keperluan kantor dan mengurus berbagai surat-surat ijin dsb.
Awalnya baik, makin lama kerabat ini, sebut saja Anto, makin sering menggunakan nama P. Indra untuk kepentingan pribadinya, di hadapan para karyawan kami.
Banyak karyawan lama mulai merasa tidak nyaman. Tetapi Anto kerabat P. Indra. Mereka memendamnya.

Beberapa tahun berlalu, Tuhan membukakan fakta yang mengejutkan. Ternyata Anto tidak hanya sekedar menjual informasi demi mendapatkan komisi, kepada kompetitor, tetapi merancangkan sesuatu untuk menghancurkan.
Jadi musuh dalam selimut.
Kami sama sekali tidak tahu dan tidak pernah terpikir bahwa kerabat yang minta-minta pekerjaan dengan memelas, bisa melakukan hal seperti itu, demi uang.
Gelap mata melihat tawaran rupiah.

Saat itu betul-betul galau. Orang-orang yang punya peranan penting, dibujuknya untuk ikut perusahaan yang sekarang diikutinya.
Ketika itu pengenalan saya pada Tuhan belum sedewasa sekarang.

5 tahun sudah berlalu…. Ketika saya menoleh ke belakang, barulah menyadari, betapa baiknya Allahku.
Orang-orang yang ikut Anto, memang orang yang abu-abu, tidak benar-benar loyal dan jujur. Kerap melakukan korupsi kecil-kecilan….. Yang kasat mata sich.
Baru sadar, bahwa pengkhianatan Anto, diubah Tuhan menjadi sarana untuk menyingkirkan ‘hama’ yang merusak.
Hati pun dipenuhi rasa damai…
Tuhan, Engkau sangat baik. Menjagai aku bak biji mata -Mu.

Anto sendiri tidak lama bekerja di tempat itu, demikian juga orang-orang yang dibawanya. Entah mengapa sebabnya…


5 tahun terakhir mulai Sekolah di Charis, saya paham: berkat, kelimpahan, kesehatan dll semua datang dari dalam. BUKAN dari luar.
Meski kelihatannya, orang-orang penting hilang, Tuhan bisa mengirimkan yang jauh lebih baik.
Caranya? Darimana mencarinya?
Duh… Itu urusan Tuhan. Tugas kita percaya, let go alias berserah dan lakukan yang terbaik yang kita bisa.

Klo customer kita diserobot?
Satu customer hilang, Tuhan bisa kirim 10 customer yang lebih baik dan berani bayar cash pula….
Jangan kuatir.
Satu pintu tertutup, Tuhan buka pintu lainnya.
Tertutup juga? Tuhan buka jendela.
Tertutup lagi? Tuhan buka atapnya sekalian, supaya kelimpahan tidak terhalang.
Dia Allah! Apa yang sulit bagi-Nya?

5 tahun sudah berlalu…. Dan saya sudah membuktikannya!
Allahku selalu bisa diandalkan….
Dia berjanji membawa kita naik, bukan turun.
Menjadikan kita kepala dan bukan ekor.
Iblis harus mengembalikan 7X lipat apa yang dicurinya dari anak-anak Tuhan.
Nach mari buktikan!

Jangan sampai janji pengembalian 7X lipat tidak terealisasi, karena kita tidak sungguh-sungguh percaya kepada-Nya dan lalai mengikuti perkataan-Nya. Jaga hati, pikiran, tindakan dan kepercayaan kepada Allah.

Tidak apa-apa sesekali mengingat kembali kenangan lama, tetapi jangan biarkan masa lalu menghentikan kita untuk bergerak maju.
Apa pun yang sudah terjadi, terjadilah.
Apa yang sudah hilang, biarlah lenyap.
Salah satu pelajaran hidup yang terbaik adalah BELAJAR BAGAIMANA MELEPASKAN, MENINGGALKAN MASA LALU & MAJU TERUS.

Masa depan itu sesuatu yang akan datang dan di depan. Jauh lebih penting daripada yang sudah berlalu.
Kita membayar kesalahan masa lalu, dengan membangun masa depan yang gemilang.
Setuju?

When you spend quality time with God in prayers, He endures you with His power, with boldness and with utterance to speak His Word. And when you do that, He stretches out His Hand confirming His Word with signs and wonders. – Archbishop Gloria Grace

Ketika Anda menghabiskan waktu berkualitas dengan Tuhan dalam doa, Dia menguatkan Anda dengan kuasa-Nya, keberanian serta dengan keberanian untuk mendeklarasikan Firman-Nya. Ketika Anda melakukan hal itu, Dia mengulurkan Tangan-Nya untuk meneguhkan Firman-Nya dengan tanda-tanda ajaib. – Archbishop Gloria Grace

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apakah Kita Telanjang Di Hadapan Allah?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apakah Kita Telanjang Di Hadapan Allah?

Adam dan Hawa saat di Taman Eden, mereka telanjang tetapi tidak malu. Karena manusia diciptakan Tuhan untuk telanjang, terbuka, apa adanya, tidak ada yang ditutup-tutupi dan itu yang membuat manusia merasa nyaman.
Ketelanjangan menimbulkan kerentanan, rapuh, lemah…. Ini menunjukkan kepercayaan dan ketergantungan Adam dan Hawa terhadap Allah.

Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, rasa malu muncul. Mereka perlu menyembunyikan sesuatu dan mulailah muncul rasa takut, yang sebelumnya tidak pernah ada.
Dosa senantiasa menyembunyikan sesuatu. Takut ditolak, merasa kurang dan tidak pernah cukup.

Pada waktu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, kita lahir baru. Menjadi ciptaan yang baru 2 Korintus 5:17. Manusia lama, nature kita yang lama sudah mati, diganti dengan naturenya Allah. Itulah sebabnya kita dapat berhenti berbuat dosa. Hati kita tidak sejahtera ketika melakukan hal-hal yang berdosa.

Manusia lama yang belum lahir baru, meski pun ingin berhenti berbuat dosa, tidak mampu. Berhenti sebentar lalu jatuh lagi ke dalam dosa. Karena rohnya masih roh yang lama, naturenya (sifat bawaan lahirnya) memang berdosa. Mereka berusaha berbuat baik atau menjadi baik, dengan kekuatannya sendiri. Itu mustahil.

Itulah sebabnya, ada yang bertanya, koq bisa orang yang setiap minggu ke gereja, bahkan ada pula yang terlibat pelayanan, tetapi jatuh dalam dosa berulang kali. Menipu, makan duit teman, berzinah dsb.
Pertanyaannya:
Sudah lahir baru belum?

Dari hasil riset, 60% orang-orang yang ke gereja belum lahir baru dan belum mengalami pembaharuan budi sesuai Roma 12:2. Terutama di Amerika.
Bagaimana dengan di Indonesia?
Wallahualam.

Kebanyakan mereka sekedar Convert, alias berubah status, dulunya di KTP agama lain, sekarang tertulis agamanya Kristen.
Bukan bertobat!
Bertobat artinya berbalik arah, jika dulunya hidup menurut hukum dunia, sekarang hidup menurut hukum kerajaan Allah. Tidak berhenti disitu saja, tetapi mengalami perubahan mindset dan cara memandang segala sesuatu. Sekarang melihat dengan kacamata Allah.
Dalam segala sesuatu, pertimbangannya, apakah pikiran, perasaan dan tindakannya menyenangkan hati Tuhan?

Allah Tritunggal berdiam di dalam roh yang sudah lahir baru. Allah itu murni, mulia, agung, maka kemurnian, kemuliaan serta keagungan Allah pun terpancar melalui roh kita.
Nature Allah menjadi nature kita di dalam roh.

Hubungan kita, baik dengan Allah mau pun sesama, kembali seperti saat Adam belum jatuh ke dalam dosa. Kita rindu untuk kembali kepada nature kita yang baru, nature alami sebagai ciptaan baru: bersikap terbuka, jujur apa adanya.

Masalahnya, jiwa (pikiran, emosi & kehendak) dan tubuh kita masih tetap yang lama.
Pada awalnya, jika sebagai ciptaan baru berbuat dosa, nurani kita berontak, tetapi jika terus menerus dibungkam, lama kelamaan nurani menjadi tumpul. Sehingga hidupnya tidak berbeda dengan orang-orang dunia, meski sesungguhnya dia sudah lahir baru.

Tugas kita setelah lahir baru adalah memperbaharui pikiran kita agar selaras dengan kebenaran Firman Tuhan. Semakin selaras jiwa kita dengan firman-Nya, semakin peka mendengar suara-Nya dan semakin Supernatural hidup kita.

Semakin banyak firman tertanam dalam hati kita, semakin kita mengenal dan memahami kasih Allah.
Dan…. Di dalam kasih tidak ada ketakutan. 1 Yoh 4:18.
Kasih Allah menerima kita tanpa syarat, unconditional love.
Saat berdosa, kita bisa segera datang, bertobat, maka dosa kita yang merah seperti kirmizi akan diubah menjadi seputih salju.

Setiap kita pernah berbuat salah dan akan berbuat salah sekali waktu. Itu manusiawi. Kita masih dalam proses menjadi makin dewasa rohani dan sedang menuju kesempurnaan, serupa dengan Yesus. Ini proses yang terus kita bangun hingga pulang ke rumah Bapa.

Tetapi jangan sampai satu kesalahan yang mungkin saja tidak sengaja, atau kita sengaja karena kurangnya berhikmat, ketika itu terjadi, kita bersikukuh enggan bertobat.
Justru mendirikan benteng, memberikan alasan, lalu menutupinya dengan kebohongan lainnya. Akhirnya akan bergulir seperti bola saju yang kian besar dan tidak mampu lagi diatasi. Akibatnya sangat menghancurkan.

Padahal solusinya so simple.
Mengakui kesalahan kita dan bertobat.
Itulah sebabnya Daud yang sudah berzinah bahkan membunuh Uria, tentaranya yang setia, masih diberi julukan “Orang Yang Hatinya Berkenan Kepada Allah.”

Daud berdosa, namun dia segera bertobat. Mengakui dengan jujur kesalahannya dan kembali kepada Tuhan.
As simple as that….

Give your burdens to the lord, and he will take care of you. He will not permit the godly to slip and fall.
Psalms 55:22

Serahkan bebanmu, kekuatiranmu, kesalahanmu, masalahmu, keinginanmu, kepada Tuhan, dan dia akan menjagamu. Tidak dibiarkannya orang saleh tergelincir dan jatuh. Mazmur 55:22

Dengan meneladani apa yang Daud lakukan, damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal, memelihara hati dan pikiran kita.
Inilah yang dirindukan oleh orang-orang dunia.


Dunia menawarkan cara cepat untuk menjadi kaya secara materi. Kerap kita merasa, wow…. Koq bisa orang yang curang diberkati sedemikian rupa.
Tetapi tidak lama kita melihat, berbagai kasus menimpa, dan dalam sekejap semuanya hilang.

Tidak hanya itu, tipu daya kekayaan dunia, secara samar kemudian menyeret anak-anak Tuhan yang tidak sungguh-sungguh berdiri diatas kebenaran firman-Nya, hidupnya tidak berbeda dengan kehidupan orang dunia.
Setiap pelanggaran selalu ada konsekuensi. Itu hukum alam. Hukum sebab – akibat, tabur – tuai.

Dalam Mazmur 73, Asaf kecewa. Tidak ada gunanya mempertahankan hati yang bersih.
Orang fasik kelihatan beruntung, tidak menderita apa pun. Bahkan menyindir dan mengata-ngatai dengan jahatnya, hal pemerasan dibicarakan mereka dengan tinggi hati.
Familiar bukan, kita kerap melihat hal yang sama terjadi di sekeliling kita.

“Sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka. Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!” kata Asaf,
“Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.”

Tidak ada yang melebihi orang yang menjaga hatinya suci, tulus, murni dan bersih, karena dia akan melihat Allah. Mat 5:18.
Tidak ada kebahagiaan dan kemakmuran sejati diluar Tuhan. Berkat Tuhan itu lengkap bagi roh, jiwa dan tubuh kita.
Mau?
Praktik yuk….

Keep your heart pure. A pure heart is necessary to see God in each other. If you see God in each other, there is love for each other, then there is peace – Mother Teresa.

Jagalah kemurnian hatimu. Hati yang murni diperlukan untuk melihat Tuhan dalam diri sesama. Jika kita melihat Tuhan dalam diri satu dengan yang lainnya, di sana kasih bagi sesama, maka di sana ada kedamaian pula – Bunda Teresa.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Love From A Distance? Kadang Perlu!”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Love From A Distance? Kadang Perlu!*

“Masih ingat gak Bu Yenny waktu kita ketemu di acara pertama Aspirasi dulu. Ketika saya memuji salah satu buku karya teman Aspirasi juga, Bu Yenny bertanya ke saya, di mana bagusnya buku itu….. Waktu itu saya juga membaca buku Bu Yenny, tapi tidak memberi komentar. Bukan berarti buku Bu Yenny tidak bagus lho. Kebiasaan saya, tidak asal komentar tanpa makna (tidak suka berpura-pura),” chat dari P. Eka Wartana,
“Nah, belakangan ini, dari tulisan-tulisan Bu Yenny saya melihat kualitas tulisan yang sangat bagus. Saya sangat kagum dengan tulisan-tulisan Bu Yenny yang menarik. Bener deh, keren banget cara penulisannya. Keep your excellent way of writing Bu Yenny!”

“Thank you, ini berharga sekali. Saya sedang belajar, Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah. Terimakasih untuk support P. Eka… Saya sangat menghargainya.”

P. Eka Wartana, salah satu guru saya yang luar biasa. Beliau penulis buku “Berpikir Tanpa Mikir” yang telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Dan buku ini terpilih dipamerkan dalam pameran buku di Jerman dan Inggris.
Meski demikian, P. Eka tetap membumi dan bersahabat dengan siapa saja, termasuk saya.
Sssttt…. Banyak tokoh terkenal yang hanya mau bergaul dengan orang terkenal level tertentu, P. Eka tidak.
Bahkan masih bersedia mengikuti Seruput Kopi Cantik…
Awesome… Sungguh tersanjung. Terima kasih, P. Eka!


Tuhan mendorong saya mengikuti pelajaran relationship Ricky Burge, guru di Charis. Tentang keterbukaan, keberanian berkata jujur serta menerima pula kejujuran yang kerap dianggap ‘kritikan’. Lalu chatt dari P. Eka masuk, membahas hal yang sama. Saya tahu ini bukan kebetulan. Tuhan ingin saya belajar tentang hal ini dan membagikannya pada Anda.

Menerima pendapat yang jujur tidak mudah. Tetapi saya sadar, ini satu-satunya jalan untuk maju. Saya harus tahu, di mana kelemahan saya dan apa kriteria bagus tulisan penulis yang dipuji P. Eka Wartana. Dengan demikian saya tahu apa yang harus diperbaiki, ditingkatkan dan dikejar.
Dari input th 2015, hingga kini setelah 7 tahun, tiap hari menulis, barulah tulisan saya mendapat apresiasi dari P. Eka. Tokoh yang berbobot dan jujur.
Yeaaayyyy….. Puji Tuhan! Senang tentu saja.
Pelajarannya, jam terbang tidak menipu!

Kejujuran sering menyakitkan tetapi itu tetap terbaik, dibandingkan kebohongan meski pun maksudnya untuk kebaikan, karena akan berakhir dengan petaka. Sebuah kebohongan tidak akan cocok dengan apa pun, kecuali dengan kebohongan lainnya, ” tulis P. Chris Manusama, lalu ditutup dengan quotes Baltasar Gracian, “Satu kebohongan menghancurkan seluruh reputasi dalam integritas.”


Suatu ketika, saya menyampaikan pendapat jujur pada seorang kerabat, tentang caranya berbisnis dan mengelola keuangan. Nilai-nilai yang saya pelajari dari papa, saya utarakan apa adanya dan dia tersinggung. Hubungan menjadi tidak harmonis lagi.
Saya memilih mengasihinya dari jauh. Love from a distance. Saya yakin, suatu hari kebenaran yang saya sampaikan, akan diterimanya. Klo bukan saya yang mengatakan kebenaran, lalu siapa lagi?

Secara naluri saya ‘tahu’, jika tidak cocok, ya lebih baik gak usah dekat-dekat, daripada saling menyakiti. Tapi saya tidak yakin keputusan saya benar.

Dalam Question & Answer, Mark, sang host, menceritakan pengalamannya ketika menegur saudarinya, apa yang dilakukannya tidak benar dan tidak sesuai dengan firman Tuhan. Saudarinya marah. Akibatnya, mereka tidak lagi berhubungan lagi selama bertahun-tahun.
Hingga suatu saat, saudari Mark bertobat. Hidupnya berbalik kepada Tuhan, dan menyadari, apa yang dikatakan Mark benar dan semua demi kebaikannya. Hubungan mereka pun dipulihkan.

“Hati-hati dengan pujian, karena cara setan membuai kita ya… melalui pujian. Pujian yang tidak sesungguhnya, membuat kita merasa seperti pujian itu, padahal faktanya tidak. Kita lupa, siapa jati diri kita yang sesungguhnya,” Ricky menjelaskan, “Tampilkan diri apa adanya, maka kita merasa aman. Kerap kita terjebak, dengan teman A menggunakan topeng ini, sedangkan dengan teman B, mengenakan topeng yang lain. Menampilkan berbagai peran berbeda. Setiap manusia butuh intimacy, kedekatan dan penerimaan. Dengan cara mengenakan topeng, seseorang berusaha agar dapat diterima dalam komunitas tsb.

Apalagi dalam berpacaran, tampilkan diri apa adanya. Jangan sampai saat menikah, lalu terkaget-kaget,
“Siapa kamu?” ujar Ricky Burge, “Koq aku merasa begitu asing, tidak mengenalmu. Kamu bukanlah orang yang saya nikahi…”
Dieeeennnkkk…..

Kisah sarkastik yang diceritakan Ricky lucu, namun tidak jarang sungguh-sungguh terjadi. Beda sekali yang ditampilkan saat pacaran dengan faktanya. Seperti membeli kucing dalam karung. Jangan sampai membuat orang lain salah persepsi bahwa kita A, sementara sebetulnya B. Kejujuran dan keterbukaan sangat penting, apalagi pernikahan itu masalah seumur hidup.

Bersikap jujur, artinya dapat dipercaya, tulus, setia, dan adil. Kejujuran salah satu atribut terpenting dalam hidup, yang memberikan ketenangan pikiran di mana kita tidak perlu terganggu oleh kebohongan yang kita katakan, orang pun akan selalu mempercayai dan menghormati kita.

Sungguh melegakan hati saya, ketika Ricky Burge menegaskan, untuk berjalan bersama dibutuhkan titik awal, start berupa nilai-nilai yang sama.
Jika tidak ada ‘something in common’, bagaimana mereka bisa berjalan bersama? Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka tidak SEPAKAT?”, demikian ungkapan sang bijak.

Memaksa bergaul, berjalan bersama, ketika standar nilai-nilai keduanya berseberangan, justru akan menimbulkan kerusakan – kerusakan yang jauh lebih parah.
Sikap Love from A Distance, seperti Mark itu perlu, hingga suatu ketika terjadi Breakthrough, barulah pemulihan bisa terjadi.

Tuhan itu Allah yang Maha-baik. Saat kita ragu, bertanyalah!
Dia senantiasa menjawab!

“Honesty is the fastest way to prevent a mistake from turning into a failure.” – James Altucher

“Kejujuran adalah cara tercepat untuk mencegah kesalahan berubah menjadi kegagalan.” – James Altucher

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Masih Adakah Malaikat Allah? Yess!!!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Masih Adakah Malaikat Allah? Yess!!!

Masih ingat P. Hendri Mac Gyver?
Ada cerita baru yang unik. Seperti biasa, P. Hendri idenya banyak. Kali ini dia ingin bikin mesin yang belum ada di Indonesia…. Maklum ‘Mac Gyver’ …

Suatu hari P. Hendri mengajak Bu Rosita, istrinya berburu alat tertentu, yang hanya ada di Cibitung. Bukan peralatan yang siap pakai, tetapi ada tukang yang bisa membuatnya.

Ternyata tidak semudah yang dibayangkannya, rumah si tukang betul-betul di pelosok, hingga mereka tidak mengenali lagi, mereka ada di mana?
Betul-betul desa… Seolah bukan di Jabodetabek lagi.

Saat pulang, hari sudah mulai gelap. Sempat tersesat, Google maps tidak terlalu jelas, ternyata salah arah…
Hujan deras turun, tidak ada lampu jalanan.
Di sana sini air tergenang.
Ketika hendak putar balik, melewati genangan air, lalu terdengar Gludaaak….
P. Hendri turun melihatnya…. Basah kuyup.
Alamaaaakkk….
Ban kiri mobil terperosok masuk ke selokan yang tertutup air.

Panik, galau dan perasaan kacau balau menyelimuti hati mereka berdua.
Daerah sepi, tanpa lampu, tidak ada rumah penduduk….
Siapa yang bisa menolong?
Sambil terus berdoa dalam hati, “Tuhan, tolong….”
Hanya itu yang bisa diucapkan.
Segala upaya diusahakan, mobil bergeming. Kokoh. Tidak bergerak sedikit pun.

Lama… P. Hendri berusaha dengan segala cara, menarik mobilnya keluar. Ada sich tali di mobilnya, tapi butuh mobil lain untuk menariknya.
P. Hendri suka siap sedia, maka selalu menyimpan tali yang ada alatnya untuk menarik mobil lain sedang kesulitan, mogok dsb. Tapi kali ini justru mobil P. Hendri yang butuh bantuan.
Air hujan sangat sangat deras, seolah diguyurkan dari langit…
P. Hendri kelelahan…. Tak tahu apalagi yang harus dilakukannya…

Sinar lampu menyorot dari kejauhan…. Makin lama, makin mendekat…. Harapan menyeruak dalam dada.
Sebuah mobil pick up barang kecil lewat. Segera P. Hendri minta tolong.
P. Haji yang berusia setengah tua, yang mengendarainya, bersedia menolong.
Dua orang pria sepuh bekerjasama, mengerahkan upaya mereka sebisanya.

“Saya beneran galau… Mobil kami fortuner, besar dan berat. Sementara pick up Pak Haji itu seperti mobil Zebra yang kecil. Betul saja… Meski sudah berusaha menarik mobil kami sampai suara pick up meraung, tetap tidak bergerak,” B. Rosita bercerita,
“Tahu gak Yenny, ajaibnya sebuah doa… Tiba-tiba entah darimana, ada motor dengan pengendaranya yang berbadan besar lewat. Tanpa kami minta tolong dan tanpa berkata sepatah kata pun, langsung dia parkir motornya di tengah jalan di tengah guyuran air hujan yang deras, berlari menuju mobil kami, lalu diangkatnya sisi mobil yang terperosok ke selokan.
Dengan bantuan pria muda tadi, mobil Pak Haji mampu menarik mobil kami keluar dari selokan.

Setelah mengangkat mobil, tanpa berkata apa pun, pria muda itu bergegas setengah berlari menuju motornya. Sampai Ko Henri berlari-lari mengejar mengucapkan terimakasih dan memberikan love gift. Anak muda itu betul-betul tulus menolong tanpa mengharapkan apa pun… Bahkan menengok pun tidak. Sudah mengangkat mobil, langsung lari…. Mungkin karena hujan memang deras sekali.

Demikian pula dengan Pak Haji, begitu selesai menarik mobil kami, segera bersiap pergi. Hingga P. Hendri mesti berlari-lari, mengejar sang pemuda lalu segera berbalik mengejar Pak Haji, mengucapkan terimakasih dengan love giftnya. Awalnya P. Haji menolaknya, hingga Ko Hendri ‘memaksa’ agar bersedia menerimanya. Mereka begitu tulusnya menolong kami…

Ajaibnya, mobil kami yang terperosok itu tidak ada cacat sedikit pun, karena persis terduduk diatas bumper besi depan, seperti sengaja diletakkan pas di atas lubang tsb.
Yang cacat justru besi bumper tsb karena bekas benturan sewaktu terperosok
Luar biasa….

Tuhan betul-betul mengirimkan malaikat-malaikat-Nya. Bayangkan kalau tidak ada mereka, Ko Hendri sudah berusia 70 tahun, kami terjebak di tengah hujan lebat di tempat antah berantah. Bisa apa coba? Tetapi Tuhan senantiasa menyertai dan tidak pernah terlambat!”

Terimakasih Pak Haji dan Terima kasih Mas pengendara motor…

Wow…. Sungguh terpukau mendengarnya….


Karena berberapa bulan tidak bertemu B. Rosita, meski kami bertetangga, cerita pun berlanjut.

Suatu hari P. Hendri dan B. Rosita ke Ace Hardware di QBIG, Tangerang.
Ketika sedang memilih berbagai barang, B. Rosita ingin ke toilet.
Nach di toilet ada tempat tissue, B. Rosita meletakkan HPnya di atas tempat tissue. Samsung Flip Z terbaru seharga 15 jutaan waktu beli.
Saat keluar, dilihatnya seorang gadis muda cantik yang masuk ke toilet setelahnya.

Belanja berbagai barang, tentu membutuhkan waktu cukup lama. Setidaknya 2 jam lebih sudah berlalu.
Tiba waktu untuk membayar belanjaan.
B. Rosita baru sadar, koq HPnya tidak ada.
Blank….
Gak ingat sama sekali ada di mana.
Dicoba untuk ditelpon, masih berdering. Berarti tidak dicuri orang.
Akhirnya, putus asa. P. Hendri mengajak B. Rosita pulang.
Mereka sudah masuk mobil, mulai jalan keluar… Tiba-tiba B. Rosita teringat, siapa tahu tertinggal di toilet.

“Sudah percuma. Kalau pun tertinggal, pasti sudah diambil orang. HP itu kesukaan pencuri. Apalagi ini HP mahal,” kata P. Hendri.

B. Rosita bersikukuh cek toilet.
Ketika sampai di toilet, ada sepasang suami sedang mengganti diaper bayinya di washtafel.

Segera B. Rosita masuk ke toilet, dan HP-nya masih berada di tempat semula, hanya sedikit bergeser mungkin karena disetel pada suara dering plus getar.

Sungguh suatu mujizat jika HP mahal yang tidak ada pemiliknya, di toilet umum, sejak tadi keluar masuk orang ke sana dan tidak hilang.
Selama B. Rosita menelepon, tentunya pasangan suami istri itu pun mendengar suara telepon B. Rosita yang berbunyi keras.

“Seolah Tuhan buat mata orang-orang ‘buta’ tidak melihat, dan telinga mereka dibuat ‘tuli’ sehingga dering telepon saya yang disetel maximum, tidak menarik perhatian mereka. Allah sungguh baik, senantiasa melindungi. Benar-benar tidak ada yang mustahil bagi Allah. HP murah saja biasa ketinggalan, hilang. Ini HP mahal, aman sentosa. Jika bukan Tuhan yang melindungi, semua sia-sia…., ” B. Rosita mengungkapkan syukurnya.

Kesaksian akan kebaikan Tuhan senantiasa menyejukkan hati.
Membuat hati merasa aman.
Tuhan senantiasa menyertai dan ada perbedaan bagi orang-orang yang hatinya sungguh-sungguh berpaut kepada-Nya.

Without faith, nothing is possible. With it, nothing is impossible.- Mary MacLeod Bethune.

Tanpa iman, tidak ada yang mungkin. Dengan Iman, tidak ada yang tidak mungkin.- Mary MacLeod Bethune.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 176 177 178 179 180 416