Articles

“Love From A Distance? Kadang Perlu!”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Love From A Distance? Kadang Perlu!*

“Masih ingat gak Bu Yenny waktu kita ketemu di acara pertama Aspirasi dulu. Ketika saya memuji salah satu buku karya teman Aspirasi juga, Bu Yenny bertanya ke saya, di mana bagusnya buku itu….. Waktu itu saya juga membaca buku Bu Yenny, tapi tidak memberi komentar. Bukan berarti buku Bu Yenny tidak bagus lho. Kebiasaan saya, tidak asal komentar tanpa makna (tidak suka berpura-pura),” chat dari P. Eka Wartana,
“Nah, belakangan ini, dari tulisan-tulisan Bu Yenny saya melihat kualitas tulisan yang sangat bagus. Saya sangat kagum dengan tulisan-tulisan Bu Yenny yang menarik. Bener deh, keren banget cara penulisannya. Keep your excellent way of writing Bu Yenny!”

“Thank you, ini berharga sekali. Saya sedang belajar, Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah. Terimakasih untuk support P. Eka… Saya sangat menghargainya.”

P. Eka Wartana, salah satu guru saya yang luar biasa. Beliau penulis buku “Berpikir Tanpa Mikir” yang telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Dan buku ini terpilih dipamerkan dalam pameran buku di Jerman dan Inggris.
Meski demikian, P. Eka tetap membumi dan bersahabat dengan siapa saja, termasuk saya.
Sssttt…. Banyak tokoh terkenal yang hanya mau bergaul dengan orang terkenal level tertentu, P. Eka tidak.
Bahkan masih bersedia mengikuti Seruput Kopi Cantik…
Awesome… Sungguh tersanjung. Terima kasih, P. Eka!


Tuhan mendorong saya mengikuti pelajaran relationship Ricky Burge, guru di Charis. Tentang keterbukaan, keberanian berkata jujur serta menerima pula kejujuran yang kerap dianggap ‘kritikan’. Lalu chatt dari P. Eka masuk, membahas hal yang sama. Saya tahu ini bukan kebetulan. Tuhan ingin saya belajar tentang hal ini dan membagikannya pada Anda.

Menerima pendapat yang jujur tidak mudah. Tetapi saya sadar, ini satu-satunya jalan untuk maju. Saya harus tahu, di mana kelemahan saya dan apa kriteria bagus tulisan penulis yang dipuji P. Eka Wartana. Dengan demikian saya tahu apa yang harus diperbaiki, ditingkatkan dan dikejar.
Dari input th 2015, hingga kini setelah 7 tahun, tiap hari menulis, barulah tulisan saya mendapat apresiasi dari P. Eka. Tokoh yang berbobot dan jujur.
Yeaaayyyy….. Puji Tuhan! Senang tentu saja.
Pelajarannya, jam terbang tidak menipu!

Kejujuran sering menyakitkan tetapi itu tetap terbaik, dibandingkan kebohongan meski pun maksudnya untuk kebaikan, karena akan berakhir dengan petaka. Sebuah kebohongan tidak akan cocok dengan apa pun, kecuali dengan kebohongan lainnya, ” tulis P. Chris Manusama, lalu ditutup dengan quotes Baltasar Gracian, “Satu kebohongan menghancurkan seluruh reputasi dalam integritas.”


Suatu ketika, saya menyampaikan pendapat jujur pada seorang kerabat, tentang caranya berbisnis dan mengelola keuangan. Nilai-nilai yang saya pelajari dari papa, saya utarakan apa adanya dan dia tersinggung. Hubungan menjadi tidak harmonis lagi.
Saya memilih mengasihinya dari jauh. Love from a distance. Saya yakin, suatu hari kebenaran yang saya sampaikan, akan diterimanya. Klo bukan saya yang mengatakan kebenaran, lalu siapa lagi?

Secara naluri saya ‘tahu’, jika tidak cocok, ya lebih baik gak usah dekat-dekat, daripada saling menyakiti. Tapi saya tidak yakin keputusan saya benar.

Dalam Question & Answer, Mark, sang host, menceritakan pengalamannya ketika menegur saudarinya, apa yang dilakukannya tidak benar dan tidak sesuai dengan firman Tuhan. Saudarinya marah. Akibatnya, mereka tidak lagi berhubungan lagi selama bertahun-tahun.
Hingga suatu saat, saudari Mark bertobat. Hidupnya berbalik kepada Tuhan, dan menyadari, apa yang dikatakan Mark benar dan semua demi kebaikannya. Hubungan mereka pun dipulihkan.

“Hati-hati dengan pujian, karena cara setan membuai kita ya… melalui pujian. Pujian yang tidak sesungguhnya, membuat kita merasa seperti pujian itu, padahal faktanya tidak. Kita lupa, siapa jati diri kita yang sesungguhnya,” Ricky menjelaskan, “Tampilkan diri apa adanya, maka kita merasa aman. Kerap kita terjebak, dengan teman A menggunakan topeng ini, sedangkan dengan teman B, mengenakan topeng yang lain. Menampilkan berbagai peran berbeda. Setiap manusia butuh intimacy, kedekatan dan penerimaan. Dengan cara mengenakan topeng, seseorang berusaha agar dapat diterima dalam komunitas tsb.

Apalagi dalam berpacaran, tampilkan diri apa adanya. Jangan sampai saat menikah, lalu terkaget-kaget,
“Siapa kamu?” ujar Ricky Burge, “Koq aku merasa begitu asing, tidak mengenalmu. Kamu bukanlah orang yang saya nikahi…”
Dieeeennnkkk…..

Kisah sarkastik yang diceritakan Ricky lucu, namun tidak jarang sungguh-sungguh terjadi. Beda sekali yang ditampilkan saat pacaran dengan faktanya. Seperti membeli kucing dalam karung. Jangan sampai membuat orang lain salah persepsi bahwa kita A, sementara sebetulnya B. Kejujuran dan keterbukaan sangat penting, apalagi pernikahan itu masalah seumur hidup.

Bersikap jujur, artinya dapat dipercaya, tulus, setia, dan adil. Kejujuran salah satu atribut terpenting dalam hidup, yang memberikan ketenangan pikiran di mana kita tidak perlu terganggu oleh kebohongan yang kita katakan, orang pun akan selalu mempercayai dan menghormati kita.

Sungguh melegakan hati saya, ketika Ricky Burge menegaskan, untuk berjalan bersama dibutuhkan titik awal, start berupa nilai-nilai yang sama.
Jika tidak ada ‘something in common’, bagaimana mereka bisa berjalan bersama? Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka tidak SEPAKAT?”, demikian ungkapan sang bijak.

Memaksa bergaul, berjalan bersama, ketika standar nilai-nilai keduanya berseberangan, justru akan menimbulkan kerusakan – kerusakan yang jauh lebih parah.
Sikap Love from A Distance, seperti Mark itu perlu, hingga suatu ketika terjadi Breakthrough, barulah pemulihan bisa terjadi.

Tuhan itu Allah yang Maha-baik. Saat kita ragu, bertanyalah!
Dia senantiasa menjawab!

“Honesty is the fastest way to prevent a mistake from turning into a failure.” – James Altucher

“Kejujuran adalah cara tercepat untuk mencegah kesalahan berubah menjadi kegagalan.” – James Altucher

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Out Of The Box, yang tersisa dari Korea Utara.
Kisah Unik Di Balik Artikel “Sudahkah Hidup Kita Berdampak?”
“Bagaimana Kita Melihat Diri Kita Sendiri?”