Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Why Me?

https://mpoin.com/

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Why Me?

Pertanyaan-pertanyaan dalam hidup ini jika semakin masif dipertanyakan, maka akan semakin memperkuat bahwa Allah itu tidak “adil”, karena kita merasa seharusnya tidak begini, kita memikirkan dan kita merasakan semuanya dari sisi kita sebagai manusia yang sangat terbatas.

Hal yang sama pernah dialami oleh Musa, dimana semua kita tahu bahwa Musa adalah seorang “pahlawan” yang berjasa bagi bangsa Israel untuk membawa keluar dari penjajahan tanah Mesir.

Tetapi apa yang terjadi dengan akhir hidupnya :

Ulangan 32 : 52
Engkau boleh melihat negeri itu terbentang di depanmu, tetapi tidak boleh masuk ke sana, ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel.”

Musa justru hanya “di-iming2-i” melihat tanah perjanjian, tapi Musa TIDAK BOLEH masuk ke sana.

Adilkah Tuhan ?

Jawaban atas pertanyaan ini oleh Musa dinyatakan dalam bentuk nyanyian :

Ulangan 32 : 4
Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.

Musa menyanyikan bahwa Allah itu Adil, Setia, Tidak Curang dan Benar.

Secara manusia aneh, tetapi inilah Musa. Sementara dicatat di Perjanjian Baru saat Tuhan Yesus bertemu dengan 2 orang nabi di puncak gunung, selain Elia, yang satunya adalah MUSA, maka kita tidaklah heran di situ ada Musa.
Musa ada di tanah perjanjian!
Wow…

Seseorang yang bisa melihat Tuhan dalam setiap detil perjalanan hidupnya, maka Musa tidak bertanya atau protes kepada Tuhan sehubungan dengan masalah itu, tetapi justru ada pujian syukur yang meninggikan Tuhan.

Jadi, semua pertanyaan kita yang tidak dijawab oleh Tuhan, itu bukan karena Tuhan tidak mau menjawab, tetapi karena Tuhan ingin kita fokus bahwa Tuhan selalu bersama kita di saat kita merasa diperlakukan tidak adil, di mana hadirat Tuhan lebih penting dibandingkan jawaban Tuhan atas pertanyaan kita.

  • Andreas Hartanto –

Demikian ulasan sahabat saya, Andreas Hartanto, mengomentari artikel:
https://yennyindra.com/2021/09/why-did-this-happen-mengapa-ini-terjadi/

Bahkan ketidakadilan tidak hanya terjadi sekarang, tetapi sejak jaman rasul-rasul.

Dalam Kisah Para Rasul 12, diceritakan bahwa Yakobus mati, oleh pedang Raja Herodes. Padahal Yakobus, Petrus dan Yohanes adalah murid terdekat Tuhan Yesus, ring satu. Tapi tetap mati, tanpa mujizat.

Petrus sekarang ditangkap dan dimasukkan penjara. Raja Herodes hendak membunuhnya juga.
Herannya, Petrus bisa tetap tidur nyenyak. Hingga malaikat harus membangunkannya, saat hendak menyelamatkannya.

Penjara tetap terkunci. 4 regu pengawal penjaga penjara tetap berada di tempatnya. Petrus dibawa keluar penjara secara supernatural.

Petrus dilepaskan, Yakobus tidak.
Why? Kita tidak tahu.

Tetapi Petrus bisa tidur nyenyak meski keesokkan harinya hendak dibunuh. Petrus beristirahat di dalam janji-janji Tuhan. Ini menunjukkan betapa kepasrahan para murid yang memegang prinsip: Hidup adalah Kristus, mati adalah keuntungan.

Jika menunggu keadilan, menunggu jawaban, mungkin kita akan mandeg disitu sampai akhir hayat.
Mengutip dialog film Shawshank Redemption:
Anda bisa, entah sibuk hidup atau sibuk sekarat.”

Saat tidak mengerti, teruslah maju karena di depan ada berkat yang besar menanti. Tuhan tidak akan membawa kita sejauh ini untuk meninggalkan kita.
Lakukan apa yang kita tahu, terus melangkah dan kerjakan.
Jangan lepaskan apa yang kita tahu, karena apa yang kita tidak tahu!
Life must go on.

Kalau pun kita harus menunggu jawabannya di surga, it’s oke. Karena tujuan hidup kita sudah pasti. Upah besar sudah menanti, jika kita setia dan tidak berhenti.

Setuju?

If you are facing trouble right now, don’t ask, “Why me?” Instead ask, “What do you want me to learn?” Then trust Godand keep on doing what’s right.– Rick Warren.

Jika kita sedang menghadapi masalah sekarang, jangan bertanya, “Mengapa saya?” Alih-alih bertanya, “Apa yang Engkau inginkan untuk saya pelajari?” Kemudian percayalah kepada Tuhan dan terus lakukan apa yang benar.– Rick Warren.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

C. L. B. K.

https://mpoin.com/

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

C. L. B. K.

CLBK istilah populer untuk Cinta Lama Bersemi Kembali, menjadi istilah yang banyak digunakan saat bertemu teman-teman lama atau reuni.

Tidak sedikit kisah-kisah CLBK terjadi. Kenangan lama dan perasaan saat muda muncul kembali. Demikian pula dengan Mita, seorang sahabat lama. Mita bertemu kembali dengan Joko, mantan pacar semasa mereka masih SMU. Hubungan Mita, ibu dua anak yang cantik, dengan suaminya sedang mengalami krisis. Mita merasa suaminya kurang memperhatikan keluarga dan terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Sementara Joko baru saja bercerai dan ketiga anaknya ikut mantan istrinya. Gayung bersambut. Terjalinlah CLBK antara Mita dan Joko sesudah reuni.

Setahun kemudian ada undangan pesta kecil untuk merayakan pernikahan Mita dan Joko. Mita akhirnya bercerai dan memilih hidup dengan Joko. Pada awalnya segala sesuatu berjalan mulus. Mereka kelihatan sangat harmonis dan bahagia.

Hingga suatu hari, Mita mengeluh karena ternyata apa yang dialaminya sangat jauh berbeda dengan apa yang diharapkan. Waktu 30 tahun telah mengubah baik Joko mau pun Mita sendiri. Mereka mengalami pengalaman-pengalaman yang berbeda sehingga tanpa disadari, semua itu telah mengubah kebiasaan, nilai-nilai dan karakter mereka berdua. Sementara Joko dan Mita memasuki pernikahan dengan ilusi bahwa mereka masih pribadi yang sama seperti saat mereka di SMU.

Mita menyadari ternyata membangun hubungan yang harmonis dengan Joko jauh lebih sulit dibandingkan dengan membangun hubungan dengan mantan suaminya. Dengan mantan suaminya, Mita sudah menikah selama 25 tahun. Suka dan duka telah dijalani bersama. Meski pun ada hal-hal yang tidak disukainya, tetapi sesungguhnya jauh lebih banyak hal-hal baik yang mereka miliki. Hanya saja saat itu Mita fokus pada kekurangan suaminya dan hal-hal yang salah dalam rumah tangganya.

Sedangkan dengan Joko, Mita harus belajar lagi dari awal. Kepahitan dan luka yang dialami Joko dari pernikahan pertama, membuatnya menjadi pribadi yang penuh curiga dan selalu ingin tahu segala urusan istrinya. Joko tanpa sadar menganggap Mita sama dengan mantan istrinya. Kadang-kadang kemarahannya pada mantan istrinya, diluapkan pada Mita.

Belum lagi masalah dengan anak mereka masing-masing. Anak Mita bukanlah anak Joko. Mita seringkali kesal dengan ketidakpedulian Joko pada kepentingan anaknya. Mantan istri Joko juga kerapkali menelpon Joko sehubungan dengan kepentingan anak-anak mereka. Masalah keuangan juga menjadi masalah sensitif karena kepentingan dan prioritas yang berbeda. Banyak masalah-masalah yang tidak diantisipasi pada awalnya, muncul bertubi-tubi mengganggu pernikahan baru yang masih seumur jagung.

Mita menyesal.

Penyesalan adalah jarak antara harapan dan kenyataan.
Semakin besar jaraknya, semakin besar pula kekecewaan yang dideritanya.

Seandainya saja…. dia tetap mempertahankan rumah tangganya dan tidak bercerai. Setelah berpisah, Mita mulai melihat perhatian-perhatian kecil mantan suaminya dulu. Sesungguhnya mantan suaminya baik dan bertanggungjawab. Hanya saja dia tidak seromantis Joko, cinta pertamanya. Ketika seseorang mengarungi bahtera pernikahan yang sesungguhnya, perlakuan romantis ala Romeo-Juliet menjadi prioritas nomor ke sekian setelah berbagai tanggung jawab lainnya terpenuhi.

Pada dasarnya hanya orang-orang yang tidak memiliki visi ke depan, yang akan kembali ke belakang.
Masa depan yang indah dan jauh lebih dahsyat dapat kita ciptakan jika kita fokus melangkah ke depan bersama Tuhan. Tetapi ada orang-orang yang selalu terikat melihat keindahan masa lalu. Seindah apa pun masa lalu, itu sudah lewat… Mengapa kita tidak menciptakan sesuatu yang lebih spektakuler untuk masa depan kita?

Karena itu, senantiasa bangunlah visi dan tetapkan tujuan yang lebih besar, yang akan kita capai bersama keluarga. Visi membuat setiap anggota keluarga sibuk dan bergairah untuk merealisasikan mimpi-mimpinya. Hidup adalah perjalanan panjang. Nikmati pencapaian-pencapaian di sepanjang perjalanan dan rayakan. Tidak penting seberapa hebatnya, tetapi ketika kita menetapkan bahwa keluarga adalah prioritas utama, apa pun yang kita capai menjadi berharga.

Berusahalah untuk menjadi pribadi yang lebih bijak, berkualitas dan memuliakan-Nya. Fokus pada kebaikan masing-masing dan syukuri. Kekurangan pasangan dan anak-anak sesuatu yang biasa karena setiap kita masih dalam proses menjadi pribadi yang lebih baik.

Ingatlah! Pernikahan adalah perjalanan sekali seumur hidup dan kita sudah berjanji di hadapan Tuhan bahwa kita akan tetap bersama-sama dengan pasangan kita hingga maut memisahkan.
Tidak ada kebahagiaan sejati yang bisa kita raih jika kita melanggar rumusan yang telah Tuhan tetapkan. Jadikan Tuhan pusat kehidupan kita, maka segala sesuatu akan berada di tempat yang seharusnya.

Bagaimana pendapat Anda?

“Great marriages don’t happen by luck or by accident. They are the result of a consistent investment of time, thoughtfulness, forgiveness, affection, prayer, mutual respect, and a rock-solid commitment between a husband and a wife.” – Dave Willis.

Pernikahan yang hebat tidak terjadi karena keberuntungan atau kebetulan semata. Melainkan tercipta dari investasi waktu, perhatian, pengampunan, kasih, doa, saling menghormati, dan komitmen yang kokoh antara suami dan istri secara konsisten.” – Dave Willis

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Apa yang ada didalam hati Anda?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apa yang ada didalam hati Anda?”

Mengapa beberapa orang mendengar Injil, menanggapi dengan begitu positif, sementara yang lain mengabaikan pesan kasih karunia, dan yang lainnya lagi menjadi marah dan agresif terhadapnya?

“Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau memberi perhatian, melainkan mereka mengikuti rancangan-rancangan dan kedegilan hatinya yang jahat, dan mereka memperlihatkan belakangnya dan bukan mukanya.”
Yeremia 7:24 (TB).

Hati adalah faktor penentunya.
Hati beberapa orang menolak hal-hal dari Tuhan dan tidak ingin berhubungan dengan Tuhan. Yesus menyatakan bahwa beberapa orang lebih menyukai kegelapan daripada terang karena perbuatan mereka jahat. “Karena setiap orang yang melakukan kejahatan membenci terang.” (Yohanes 3:19-20).

Penulis Amsal menyatakan,
”Tipu daya ada di dalam hati orang yang merencanakan kejahatan.”
Amsal 12:20 (TB).

Mengapa hati seseorang seperti ini?
Hati yang tertipu akan menghalangi pengungkapan kasih dan anugerah Tuhan. Mari kita membaca pewahyuan Paulus tentang masalah ini.

“Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.”
Roma 1:20-21 (TB).

Semua orang tanpa alasan. Gelapnya hati mereka terjadi akibat langsung dari tidak memuliakan Tuhan, tidak bersyukur dan menjadi sia-sia dalam berpikir. Seperti yang Yesus katakan, beberapa orang membenci terang.

Saya tidak akan berpura-pura mengerti mengapa hati beberapa orang menolak pengetahuan tentang Tuhan. Namun, banyak orang di dunia ini yang mencari Tuhan. Mereka mungkin tidak mengenal Yesus atau memiliki pengetahuan yang benar tentang Allah. Mereka mungkin percaya takhayul atau terkunci dalam agama, tetapi ada sesuatu di dalam diri mereka yang mengakui Tuhan. Dengan cara mereka sendiri yang terbatas, mereka memuliakan Dia sebagai Tuhan.

Ketika mereka yang memiliki hati yang rendah hati terhadap Tuhan yang tidak mereka kenal mendengar Injil, apa yang terjadi?

“Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.”
Kisah Para Rasul 16:14 (TB).

Hati Lydia terbuka bagi Tuhan. Dia tidak mengenal-Nya tetapi dia menyembah dengan caranya sendiri. Ketika hati yang mencari mendengar Injil, Tuhan membuka hati itu untuk menerima kebenaran.

Mari kita berdoa untuk hati mereka yang tampaknya keras terhadap Tuhan. Saya pernah menjadi salah satu dari orang-orang itu. Tidak ada seorang pun yang berada di luar jangkauan kasih-Nya. Jawabannya ada di hati.

[Repost ; “What is in your heart?”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Rahasia Sembuh Dari Tiroid & Penyakit Lainnya.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Rahasia Sembuh Dari Tiroid & Penyakit Lainnya.

Sahabat saya, Yuliadi, post:

“Dont forget who you are”. Jangan lupa siapa dirimu.

Itu betul.

Tapi juga “dont forget who you are not”- jangan lupa juga siapa yang bukan dirimu.

Who you are not ?

1. You are not other.
Dirimu adalah dirimu.

Dirimu bukan orang lain.
Dirimu bukan perbuatanmu.
Jadi jangan semuanya kamu bebankan pada dirimu.

Orang yang lupa bahwa dirinya adalah dirinya, akan membebankan semua kepada dirinya.
Jika ada yang komplain tentang pekerjaannya atau hasil karyanya, dia anggep itu personal , dia anggep dirinya yang bermasalah. Dia anggep orang lain tidak menyukai dirinya. Jika ada orang berkomentar tentang karyawannya atau temannya, dia anggep orang itu ngatain dirinya.

2. You are not God.
Ada 2 kelompok extreme dalam hal perduli org lain dan sekitar.

Extreme kiri tidak mau perduli apa pun, tidak mau menolong orang lain sama sekali, tidak perduli sama sekali kondisi orang lain dan lingkungan.

Extreme kanan over tanggung jawab. Semuanya di timpakan kedirinya. Bahagia tidaknya semua org di sekitarnya di bebankan kepada dirinya.

Orang ini lupa bahwa dia bukan Tuhan. Orang ini selalu mau membuat semuanya sempurna , kondisi rumahnya sempurna. Orang ini juga bergantung pada kesempurnaan kinerjanya untuk menjaga semuanya baik. Orang ini akan sering sekali memantau cctv rumahnya untuk melihat kondisi anak-anaknya. Jika ada orang di sekitarnya yang tidak tertolong, orang ini merasa itu karena kesalahan dan kegagalannya. Orang ini memikul beban yg tidak seharusnya dia pikul.

Selama melayani orang-orang selama 30 tahun, saya mendapati, orang-orang yg mengalami masalah kelenjar tiroid dan penyakit chronn adalah orang-orang yang terjebak dalam hal ini. Mereka lupa mereka itu bukan orang lain, mereka lupa mereka itu bukan perbuatan atau karya mereka, mereka lupa mereka itu bukan Tuhan.

Setiap manusia punya kehendak bebas, jadi tidak selalu hal buruk yg terjadi pada orang-orang di sekitar kita itu adalah akibat kesalahan dan kegagalan kita.

Dr. Henry Wright


Sekarang saya paham mengapa hipertiroid saya sembuh.
Saya SADAR, saya BUKAN TUHAN. 🙂
Pemahaman ini mengubah kehidupan saya 180 derajad.

Seorang sahabat yang tahu saya sedang menghadapi masalah, dia ingin membantu mediasi. Tetapi saya mencegahnya,
“Nanti dulu. Saya tunggu arahan Tuhan. Butuh waktu tepat untuk menyampaikannya. Salah timing, bisa kacau-balau.”
Sadar, saya bukan Tuhan!

Teman lain menawarkan investasi, dijamin untung.
“Masuk sedikit dulu gapapa. Hitung-hitung bantu teman, untuk jaga hubungan…”
Saya minta waktu untuk mempertimbangkan dan berdoa dulu.
Sadar ini duit punya Tuhan, saya harus mempertanggungjawabkan kelak.

Terlebih lagi pelajaran saat ini “Conflict Resolution” oleh Carrie Picket, menekankan dalam segala sesuatu berespon sesuai kehendak Tuhan, bukan menuruti pikiran kita sendiri.
Jadi ketika menghadapi pergumulan, diajar untuk membawanya kepada Tuhan terlebih dahulu. Respon dan keputusan yang diambil berdasarkan hikmat yang diperoleh karena hasil hubungan dengan Tuhan.

“Ingat kamu BUKAN Tuhan,” bisik hati saya mengingatkan, “Jangan sok pintar dan sok ngatur.” 🙂

Ketika cara saya meresponi masalah dan kehidupan berubah, ternyata tiroid saya normal kembali.
Dan bonusnya pula HBA1C yang dulunya di ambang batas prediabetes, sekarang normal.
Yeaaay….

Rupanya, ini cara hidup yang Tuhan inginkan, sehingga tubuh menjadi sehat.
Pikiran tenang, Rest In The Lord, tubuh pun sehat.

Bagaimana dengan Anda?

It is health that is real wealth and not pieces of gold and silver.- Mahatma Gandhi.

Kesehatanlah yang merupakan kekayaan sejati dan bukan kepingan emas dan perak.-Mahatma Gandhi.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apa Rahasia Agar Terhindar Dari Angin Ribut Dan Badai Kehidupan?


Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apa Rahasia Agar Terhindar Dari Angin Ribut Dan Badai Kehidupan?

Mengapa kita kerap menganggap Tuhan misterius dan kesulitan untuk memahami kehendak-Nya?
Karena kita bersiteguh dengan nalar ala kita sendiri.

Itu tidak terjadi sekarang saja, tetapi sejak Yesus masih ada di muka bumi.

Tuhan Yesus memerintahkan murid-murid-Nya ke seberang.
Saat itu Yesus dengan nyenyaknya tidur di buritan kapal.

Menurut nalar kita, selama kita bersama Yesus, tentunya semuanya berjalan mulus.
Sama seperti kita, sudah berdoa, baca firman, beribadah maka seharusnya hidup lancar bak di jalan toll.
Tetapi kenyataannya tidak demikian!

Badai dan angin ribut menerpa. Bahkan air sampai masuk ke dalam kapal.
Sungguh membuat galau, cemas dan takut.
Dan Yesus tetap tertidur nyenyak!
Seolah tidak peduli…
Huh…

Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?”
Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
Lalu Ia berkata kepada mereka
: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”
Markus 4:38-40 (TB)

Murid-murid terpukau…
Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”
Markus 4:41 (TB)

Yang tidak disadari murid-murid, sebelum Yesus menghardik angin dan badai, sesungguhnya mujizat SUDAH terjadi.
Meski air masuk ke dalam kapal, namun kapal itu tidak tenggelam.

Mujizat senantiasa menyertai saat ada Yesus di dalam kapal kehidupan kita!
Yesus tinggal di dalam roh kita.

Kerapkali kita seperti murid-murid, membiarkan Yesus hanya berada di buritan ‘kapal kehidupan’ kita.
Pikiran, keputusan, pertimbangan yang kita pedulikan hanyalah sesuai kepandaian dan kecerdasan kita sendiri.
Ketika angin ribut dan badai menerpa, barulah kita sibuk berdoa, menggedor-gedor pintu surga dan meminta mujizat pertolongan-Nya.
Tuhan baik!
Dia selalu siap menolong kita dengan menghardik angin & badai. Dalam sekejap semuanya tenang…

Yang Tuhan mau, kita menempatkan-Nya menjadi nakhoda kapal kita. Ijinkan Dia yang memimpin serta mengarahkan kapal kehidupan kita.
Dengan cara ini kita akan menghindarkan berbagai badai dan angin ribut yang tidak perlu
Yesus tahu mana jalan yang terbaik, tercepat dan teraman bagi kita.

Pertanyaannya:
Bersediakah kita menyerahkan kendali hidup kita ke dalam tangan-Nya?

Having God in your boat, it doesn’t mean that you’ll not face any storms. It means no storm can sink your boat. Walk in faith, you’ll never walk alone.

Memiliki Tuhan dalam perahu, itu tidak berarti bahwa kita tidak akan menghadapi badai apa pun.  Namun artinya, tidak ada badai yang dapat menenggelamkan perahu kita.  Berjalanlah dengan iman, kita tidak pernah berjalan sendiri.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 231 232 233 234 235 416