Articles

DOA YANG BERKENAN KEPADA TUHAN

 

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

DOA YANG BERKENAN KEPADA TUHAN

Banyak orang berdoa sambil membawa rencana sendiri di benaknya. Fokusnya sederhana: masalah cepat selesai sesuai keinginan. Kalau bisa, hidup seperti melintas di jalan tol, lurus, lancar, tanpa hambatan.

Namun kenyataannya, tidak semua situasi selesai dalam sekejap. Kadang jawaban yang kita nantikan belum terlihat, sementara kita harus terus berjalan.

“Tidak semua badai datang untuk mengganggu hidupmu. Ada pula yang membersihkan jalanmu.”
— Paulo Coelho

Sering kali saat berdoa, kita hanya menginginkan solusi. Padahal di tengah persoalan, kita juga membutuhkan arahan Tuhan untuk mengetahui langkah apa yang harus dilakukan.

Justru dalam perjalanan itulah kita belajar.

Kita berdoa, menggali Firman, belajar peka terhadap tuntunan Tuhan, lalu melangkah sesuai arahan-Nya. Kesabaran bertumbuh, karakter dibentuk dan kita memperoleh pengalaman pribadi berjalan bersama Tuhan. Sesuatu yang sebelumnya hanya kita ketahui sebagai teori, sekarang kita alami sendiri.

Masalahnya, ketika jawaban doa belum terlihat, kita mudah tergoda untuk bertindak sendiri.

Hati-hati. Masalah kecil bisa menjadi rumit ketika kita mengambil jalan pintas hanya karena kelihatannya lebih cepat. Apa yang dianggap dunia sebagai solusi belum tentu merupakan jalan terbaik bagi kita.

Beranilah berdiri di atas kebenaran yang kita yakini. Tetaplah melakukan yang benar sekalipun keadaan belum berubah. Biarkan dunia melihat bahwa iman kita bukan hanya kuat ketika semuanya berjalan lancar.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika belum mengetahui langkah berikutnya?

Tetap lakukan dengan setia arahan Tuhan yang terakhir kita mengerti.

Kadang perjalanan terasa berputar dan membutuhkan waktu lebih panjang daripada yang kita harapkan. Namun jangan menganggap waktu itu sia-sia. Kita mempunyai kesempatan untuk belajar berjalan bersama-Nya, bercakap-cakap dengan-Nya, memahami isi hati-Nya dan membangun hubungan yang semakin dalam.

Kita sering begitu fokus pada penyelesaian masalah, sementara Tuhan melihat kehidupan kita secara utuh.

Ada waktu yang tepat, cara yang tepat dan kondisi yang tepat. Kita tidak selalu mengetahui apa yang sedang terjadi di balik layar. Ada banyak hal yang tidak kasat mata.

Di sinilah iman mengambil peranan.

Faith sees beyond what our natural eyes can see.

Iman melihat melampaui apa yang dapat dilihat oleh mata jasmani.

Kita percaya kepada Tuhan karena kita mengenal kasih dan karakter-Nya. Berdirilah di atas janji-Nya. Pandang janji itu dan perkatakan Firman-Nya, bukan ketakutan kita.

Abraham merupakan contoh yang luar biasa.

Ketika berusia sekitar 75 tahun, ia menerima janji bahwa keturunannya akan sangat banyak. Tahun demi tahun berlalu. Secara manusia keadaan justru semakin mustahil. Usianya bertambah tua, demikian juga Sarah.

Namun sekalipun secara natural tidak ada dasar untuk berharap, Abraham tetap berharap dan percaya. Ia tidak membiarkan keadaan menjadi otoritas tertinggi dalam hidupnya. Ia memilih percaya kepada Pribadi yang memberikan janji.

Setiap kali memandang bintang di langit, Abraham mempunyai gambaran tentang janji Tuhan di hadapannya.

Keadaan berkata, “Mustahil.”

Janji Tuhan berkata sebaliknya.

Dan Abraham memilih percaya.

Bagaimana jika masalah yang kita hadapi terjadi karena kesalahan kita sendiri?

Datanglah kepada Tuhan. Jangan lari dari-Nya.

Kesalahan memang mempunyai konsekuensi, tetapi kegagalan bukan akhir cerita. Tuhan sanggup menuntun kita keluar dari kekacauan yang kita buat sendiri. Jika kita bersedia mendengarkan dan mengikuti tuntunan-Nya, kita dapat belajar dari perjalanan itu sehingga menjadi lebih bijaksana dan semakin dewasa.

Tuhan bahkan sanggup memulihkan keadaan dan memunculkan kebaikan dari sesuatu yang tadinya berantakan.

Yang terpenting, jangan menjalani semuanya sendirian.

Berjalanlah bersama Tuhan sejak awal, sepanjang perjalanan, sampai akhirnya kita melihat jalan keluar. Bukan sekadar mengejar jawaban doa, tetapi menikmati Pribadi yang berjalan bersama kita.

Sebab pada akhirnya, mukjizat terbesar bukan hanya ketika masalah selesai.

Ketika kita belajar menjalani kehidupan selangkah demi selangkah bersama Tuhan, setiap langkah menjadi perjalanan yang berharga.

Siap praktik yuk!

“Faith is taking the first step even when you don’t see the whole staircase.”
— Martin Luther King Jr.

“Iman adalah mengambil langkah pertama bahkan ketika kita belum melihat seluruh anak tangganya.”
— Martin Luther King Jr.

YennyIndra
www.yennyindra.com

TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
SVRG
SWEET O’ TREAT
AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

“Jangan hanya meminta Tuhan menunjukkan jalan keluar. Belajarlah berjalan bersama-Nya. Bisa jadi, saat jawaban belum terlihat, justru kita sedang mengenal Sang Penjawab lebih dalam.”
— Yenny Indra

“Don’t just ask God to show you the way out. Learn to walk with Him. Perhaps while the answer is still unseen, you are discovering the One who holds the answer more deeply.”
— Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Tanggung Jawab Orangtua
How To Sell Yourself
Emosi? Bagaimana Cara Mengelolanya?