Christianity, Seruput Kopi Cantik

It Is Finished.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

It Is Finished.

Adalah kalimat yang sangat terkenal di dunia, yang diucapkan Tuhan Yesus ketika hendak menyerahkan nyawa-Nya di atas Kayu Salib.
Tetapi selama ini saya tidak mengerti, seberapa dalam dan luasnya arti yang terkandung dalam kalimat ini.
Sampai saya menerima video dari sahabat saya, P. Handi Panduwinata, yang mengupas arti kata ini.
Wow….. Saya terpukau!

It is Finished, atau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia: Sudah Selesai, berasal dari Bahasa Yunani, degan kata: Tetelestai.

Kata ini, jika dipergunakan dalam bisnis, Tetelestai artinya hutangnya sudah dibayar secara penuh dan lunas.

Dalam pengadilan, kata Tetelestai berarti hukumannya sudah dijalani sepenuhnya.

Sedangkan di dunia militer, Tetelestai berarti peperangan sudah dimenangkan dengan tuntas.

Ketika Yesus mengatakan, “It Is Finished”, inilah yang memberikan kepada kita istirahat penuh – Rest.
Why?
Karena ini artinya:

1. Hutang dosa kita sudah dibayar lunas.

2. Hukuman dan tuduhan yang seharusnya kita terima, sudah dijalani Yesus dengan sempurna. Kita tidak perlu menanggungnya lagi.

3. Peperangan dalam melawan iblis, dosa, sakit, virus dan malapetaka lainnya, sudah dimenangkan Yesus dengan sempurna bagi kita.

Semua ini TELAH DISELESAIKAN Yesus di atas Kayu Salib.
IT IS FINISHED.

Yes…. Sungguh melegakan!
Video yang luar biasa, pembicaranya saya tidak tahu namanya, tetapi sungguh memberkati.

Artinya, dalam menjalani hidup, apa pun yang kita butuhkan, datang kepada Salib Kristus. Apa pun kebutuhan kita sudah tersedia di sana.
‘Ah, mana bisa?,’ sebagian orang protes.

Sekitar sebulan lalu kami mengambil keputusan salah, sehingga timbul masalah bagi perusahaan.
Saya punya pilihan: stres mencari solusi sendiri atau berserah kepada Tuhan dengan datang kepada Salib-Nya?

Kebetulan saya baru belajar dari Greg Mohr, agar menyelaraskan jiwa dengan roh. Di dalam roh saya berdiam Roh Allah.
Sementara jiwa berisi pikiran, emosi dan kehendak, harus menyesuaikan diri dengan roh supaya taat pada kehendak Tuhan.

Mudahkah?
Sama sekali tidak!
Sangat tergoda untuk menyelesaikan dengan cara sendiri.
Tetapi kata-kata Greg Mohr terngiang-ngiang di telinga:

“Jika kita sulit menantikan Tuhan, itu adalah indikasi bahwa harapan kita kita tertuju kepada yang lain, bukan pada Tuhan. Diperlukan disiplin yang tinggi – jiwa yang sejahtera- untuk menantikan Tuhan, di saat orang lain atau pikiran alamiah Anda menyodorkan pikiran yang masuk akal atau meyakinkan.”

Mak Jleb…..
“Tuhan, saya mau taat, saya bawa masalah ini di hadapan Salibmu. Di sana tersedia jawaban bagi setiap kebutuhanku. Engkau sudah menang!”, janji saya.

Jalan seolah buntu, tawaran yang masuk akal bersliweran.

Denny Christian post di FB kisah Raja Yosafat yang ketakutan menghadapi musuh yang sangat banyak jumlahnya.
Tetapi Raja Yosafat memilih mencari Tuhan dan Tuhan yang berperang mengalahkan musuh-musuh Yosafat. Sementara Yosafat dan rakyatnya memuji Tuhan.
Mereka menang dengan membawa jarahan yang sangat banyak hingga 3 hari mengangkutnya.

Kisah yang sudah sering didengar, tapi hari itu seolah-olah Tuhan menunjukkan, ini cara Tuhan untuk menolong saya.
Menolak galau, saya memilih untuk fokus memuji Tuhan.
Rest… Beristirahat dan percaya.
Meski kalau dipikir secara logika, Kuldesak, kata Orang, alias buntu.
Karena Rest – tenang, menjadi peka mendengarkan arahan-Nya.

Hari ini masalah selesai.
Tanpa sengaja, Tuhan mempertemukan dengan seseorang dan selesai dalam sekejap.
Cara-Nya tidak terduga, bahkan terpikir juga tidak.
Itulah Tuhan Yesus yang Maha-Dahsyat.

Kuatir? Berbeban berat?
Datang kepada-Nya.
Di Salib-Nya tersedia semua jawaban kebutuhan kita.
It Is Finished!
Praise The Lord…..

Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke on you and learn from me, because I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls.

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Salah Paham Dengan Tuhan? Ah, Mana Mungkin?
Mendengar Dari Tuhan? Mengapa Dia Tidak Peduli?
Salahnya Siapa? Saya Atau Tuhan?