Articles, Christianity

“Keyakinan kepada Iman kita.”

“Keyakinan kepada Iman kita.”

Mengapa kita meminta orang lain agar mereka mendoakan kita? Apakah karena kita lebih percaya pada iman mereka daripada apa yang bisa kita lakukan dengan iman kita sendiri?
Jika kita bisa mempercayai iman orang lain, mengapa tidak percaya pada iman Tuhan yang hidup di dalam kita?
Bukankah keduanya iman dari Tuhan yang sama?

Gagasan memiliki keyakinan kepada iman kita sendiri sering dikritik, tetapi marilah kita lihat permasalahannya lebih dekat.
Tuhan telah memberikan kepada kita masing-masing ukuran iman. (Roma 12:3) Iman datang dari mendengarkan Injil (Roma 10:17). Paulus hidup oleh iman Anak Allah (Galatia 2:20).

Jika kodrat Kristus dan kehadiran-Nya hidup di dalam kita, dan jika kita telah dilahirkan kembali oleh benih Firman yang tidak dapat rusak dan yang menghasilkan iman, tidak dapatkah kita mengatakan bahwa kita memiliki iman Allah yang hidup di dalam diri kita? Jelaslah bahwa iman yang ada di dalam Tuhan, tetapi sekarang telah disimpan di dalam diri kita, membuat kita memiliki potensi untuk menerima semua janji-janji Tuhan.

“Jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Markus 9:23 (TB)
Janji itu untuk kita!

Setiap kita memiliki iman untuk mempercayai Tuhan atas segala sesuatu yang telah disediakan oleh kasih karunia-Nya. Tapi kita sering tidak memiliki keyakinan kepada iman itu. Kenapa tidak? Karena kita terlalu sadar akan kelemahan dan kegagalan kita sendiri. Kita menilai diri kita sendiri tidak layak dan bergantung kepada iman orang lain agar dapat menyelesaikan tantangan yang kita hadapi.

Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.
2 Korintus 4:13 (TB)

Jangan pernah meragukan kekuatan iman yang berada di dalam kita. Percayalah bahwa Tuhan telah memberi kita potensi untuk mempercayai setiap janji dan menerima setiap berkat.
Jika kita adalah orang percaya, iman-Nya tinggal di dalam kita. Iman itu cukup untuk memindahkan gunung dalam kehidupan kita.

Apakah kita mempercayainya?

Kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
2 Petrus 1:1 (TB).

[Repost ; “Faith in your faith”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Lebih Besar, Lebih Besar, dan Lebih Besar Lagi!”
“Kepercayaan Tentang Kedaulatan.”
Tribute To: Raden Hoentoro Hadiwidjojo Kolopaking (Ko Hoen).