Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Jangan Batasi Allah (Bayangkan Anda Sukses)

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Jangan Batasi Allah
(Bayangkan Anda Sukses)

Foto buku dengan judul diatas, muncul di chat WA saya.
Arum, pengirimnya,teman dari MDC Sidoarjo.
Ada apa gerangan?

“Ini buku yang ibu berikan ke saya 3 th lalu. Saat membaca pertama kali, saya hanya baca saja…tidak ada kesan khusus.”, ujar Arum.

PSBB pertama di Jawa Timur, Arum diliburkan 2 minggu dari tempatnya bekerja. Saat sedang membereskan buku-buku, karena Arum punya banyak buku, matanya terpaku pada buku ‘Jangan Batasi Allah’.
Mulailah dibacanya kembali dengan lebih tenang dan serius. Diambilnya buku dan pena untuk mencatat apa saja pelajaran yang didapatnya.

Hingga tiba pada bab yang membahas tentang potensi. Dimana potensi banyak ditemukan?
Di kuburan!
Ini membuat Arum merenung.
“Apa potensi saya yang belum saya pergunakan?” batinnya bertanya, “Saya gak mau membawa potensi saya ke dalam kuburan.”

Beberapa hari kemudian hikmat Tuhan datang. Tuhan membimbing untuk merenungkan tentang Yusuf. Pemuda kesayangan papanya tetapi harus di penjara. Yah… Yusuf mengalami _sosial distancing_, dia gak ketemu siapa-siapa. Dibatasi ruang gerak dan waktunya.

Namun Tuhan menyertai, membuatnya menjadi kesayangan kepala penjara. Tentunya bukan tanpa alasan bukan? Pasti karena sesuatu yang luar biasa yang Yusuf kerjakan di masa PSBB-nya. Yusuf tidak stres, justru menjalin hubungan dengan banyak orang, termasuk juru minuman raja. Bahkan Yusuf mengartikan mimpi sang juru minuman.

“Kamu sedang mengalami PSBB, waktunya mencari potensi diri yang terpendam,” bisik suara kecil dalam hati.
Mulailah berdoa..
Beberapa sahabat dalam komunitas memberikan ide, support dan mendoakan.
Belajar taat bermodalkan percaya bahwa Allah turut bekerja, mulailah belajar memasak. Teman-teman membantu promosi.

Uniknya sebelum Open PO masakan, tiba-tiba ada tetangga yang chat bertanya, bisakah setiap hari Arum memasakkan keluarganya?
Teman ini sedang sibuk selama 2 minggu, minta tolong untuk dimasakkan, dengan menu yang sama dengan yang Arum masak.
Wow… Kesempatan belajar masak untuk catering nich.
Akhirnya ada 2 keluarga yang berlangganan.

Ketika open PO, Tuhan kirim banyak pembeli yang gak pernah terpikirkan, bahkan orang-orang yang tidak dikenalnya.
Setiap hari produksi.
Setiap hari ada orang membeli. PSBB selesai, tetap berjualan. Suami bekerja bersama-sama: mengantar belanja dan mengirimkan makanan, tanpa perlu jasa kurir luar. Kolaborasi yang apik.

“Itu Tuhan yang atur
Itu Tuhan yg keren.
Itu Tuhan yg hebat.
Saya meyakini pandemi ini adalah “masa persiapan” buat setiap kita. Seperti ketika sekolah, setiap menjelang ujian ada masa tenang -waktunya belajar menghadapi ujian kemudian naik level,” tutur Arum,
“Terimakasih banyak bukunya bu…Terimakasih banyak tulisan-tulisannya yang selalu menginspirasi saya sampai akhirnya saya berani untuk keluar dari zona nyaman.”

Sejujurnya saya sudah lupa, pernah memberi buku ini untuk Arum.

“Saya yakin ibu gak sembarangan kasih buku ke orang kan?”

“Itu hikmat Tuhan, Arum. Buku Andrew Wommack ada puluhan, kalau saya kirim buku itu, berarti buku itu yang dipilih Tuhan sebagai jawaban untuk Arum 3 tahun kemudian.”

Ah… Betapa uniknya Allahku… Solusi untuk 3 tahun kemudian pun sudah dipersiapkan.
Apa sich yang perlu kita khawatirkan?
I love you full….My Lord,meniru Mbah Surip.

Sungguh bahagia tak terlukiskan ketika melihat Arum dan suaminya berhasil maju dengan “Catering Omah Bacem”
Sukses Arum!!!
Diberkati untuk menjadi berkat.

Blessed is the person who trusts in the LORD, making the LORD his trust.

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik #InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan #mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Masa Tua, Yang Jiang & Magdalena Sukartono.
Suara Tuhan Itu Seperti Apa?
Sharing