Articles, Travelling

Sarajevo & Perang Bosnia.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Sarajevo & Perang Bosnia.

Kota ini menjadi sasaran bom dan peluru saat Bosnia ingin merdeka, melepaskan diri dari Serbia. Kota ini dikelilingi gunung, ditambah pula dibangun tembok di sekeliling kota, sehingga dengan mudah sniper menembaki kota dari atas gunung.

Yugoslavia.
Pada awalnya, Croatia, Slovenia, Montenegro, Bosnia, Serbia Dan Macedonia adalah satu negara berfaham komunis, yaitu Yugoslavia dibawah pemerintahan Josip Broz Tito.

Begitu Tito meninggal, masing-masing daerah ingin memerdekakan diri.
Awalnya, Bosnia & Serbia bersatu melawan bagian negara lain yang ingin merdeka. Bosnia & Serbia sangat kuat & selalu menang.

Suatu saat Bosnia & Serbia pecah kongsi. Berbeda paham. Bosnia ingin merdeka juga.
Nach selama ini di Indonesia, kita berpikir Perang Bosnia adalah perang agama. Umat muslim ingin melepaskan diri jadi negara merdeka karena masalah agama.

Kebenarannya, pada Perang Bosnia, penduduknya yang sebagian besar sekitar 70% muslim, sisanya Katolik Ortodox dan Katolik Roma, mereka bersatu padu melawan Serbia. Mereka ingin merdeka.
Sama sekali BUKAN Perang Agama!
Bahkan hingga kini pun para penduduk tetap multi-agama seperti sebelumnya.

Tunnel Of Hope.
Lokasi Sarajevo yang terkepung, hanya ada satu jalan menuju Bosnia free Area yaitu melalui lapangan terbang. (KLIK LINK Lihat foto)
Dibangunlah Tunnel of Hope, terowongan di bawah tanah sepanjang 800 meter. Dari terowongan inilah supply makanan, senjata dll masuk ke dalam Kota Sarajevo.

Perang selama hampir 4 tahun ini memakan korban lebih dari 11.000 orang. Di setiap tempat saat terlihat tanda merah di lantai berbentuk mirip bunga (lihat foto), artinya di sana dulu bom dijatuhkan oleh Serbia, dan lebih dari 5-9 orang mati di tempat itu.
Dinding-dinding yang penuh lubang peluru masih bisa ditemui di berbagai tempat. Dinding apartemen, rumah dan Hotel Holiday Inn yang di bom saat perang, sekarang di bangun kembali di tempat yang sama.

Perjalanan dilanjutkan menuju old town Sarajevo.
Ada sungai coklat di bawah jembatan dengan menara gereja di sampingnya.
Di salah satu sudut, terdapat tempat di mana putra mahkota Hungaria Austria, Prince Ferdinand, dibunuh oleh warga Bosnia. Kejadian inilah yang memicu meletusnya Perang Dunia 1. Ada peringatan di tulis, dengan foto-foto para pembunuh yang berjumlah 4 orang.

Dilanjutkan dengan mengunjungi Bazar, pasar toko resto . Banyak kerajinan Turki karena banyak penjualnya orang Turki.
Ada masjid besar milik seseorang yang sangat kaya. 6 kubur besar berjajar di sisi masjid tepat di pagar dekat pintu keluar. Yang istimewa, saat azan magrib, masjid ini tidak menggunakan TOA atau pengeras suara, tetapi ada orang yang menyuarakan adzan secara manual.

Yang lucu lagi dalam perjalanan ke Serbia, di kota Vlasenica, ada iring-iringan mobil pengantin. Dari dalam mobil ada beberapa yang memegang bendera Serbia besar. Sehingga bendera nampak berkibar dari sisi kanan jendela mobil. Sebagian lagi bendera dipasang diatas kap mobil.
Tiap negara punya keunikannya masing-masing dalam merayakan hari bahagianya.

He who returns from a journey is not the same as he who left.” – Chinese proverb

Dia yang kembali dari perjalanan tidak sama dengan dia saat pergi. ”- Pepatah Cina

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Vlad Sang Dracula Dari Rumania.
Venice Yang Mempesona.
SINTRA: Quinta da Regaleira