Category : Articles

Articles

“Apa Yang Anda Lihat? Itu Menentukan Jawaban Doamu!”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Apa Yang Anda Lihat? Itu Menentukan Jawaban Doamu!”

Sadarkah kita bahwa sesungguhnya dalam hidup ini, meski setiap kita menghadapi hal yang sama, tetapi respon masing-masing orang, berbeda. Maka dampaknya pada masing-masing orang berbeda pula.

John Maxwell menceritakan kisah apik ini.
Ada dua orang penjual sepatu yang dikirim ke sebuah pulau untuk menjual sepatu. Penjual pertama, saat tiba, terkejut karena tidak ada seorang pun yang memakai sepatu.
Alamaaakkk….
Ia segera mengirim telegram ke kantor pusatnya di Chicago dengan mengatakan, “Akan pulang besok. Tidak ada seorang pun yang memakai sepatu.”

Penjual kedua sangat gembira, menghadapi kenyataan yang sama. Ia segera mengirim telegram ke kantor pusatnya di Chicago dengan mengatakan, “Tolong kirimi saya 10.000 sepatu. Semua orang di sini membutuhkannya.”

Penjual pertama melihat penghalang besar sehingga menyerah.
Sementara penjual ke dua dengan antusias melihat kesempatan dan siap menaklukkannya.

Dalam contoh lain, John Maxwell berbagi, “Di Israel kuno ketika Goliath melawan orang Ibrani, semua prajurit berpikir, Ia begitu besar sehingga kita tidak akan pernah bisa membunuhnya. Sebaliknya, Daud melihat raksasa yang sama dan berpikir; Ia begitu besar sehingga batu dan umban yang saya lemparkan tidak akan luput .”

Hhhmmm… belajar dari hal ini, sesungguhnya semua tergantung apakah kita menyadari siapa jati-diri kita yang sesungguhnya? Tahukah kita identitas kita yang sejati di dalam Tuhan?

Semakin sadar bahwa ada Allah yang berdiam di dalam roh kita, dengan segala potensi-Nya, kekayaan-Nya, kelimpahan-Nya, hikmat-Nya maka kita dengan penuh percaya diri akan melangkah ke depan mengalahkan
segala tantangan.

Daud dengan percaya diri, jika dia berkolaborasi dengan Allah, maka musuh sehebat apa pun, tidak level dibandingkan kekuatan-Nya. Kemenangan pasti ada dalam genggaman.

Mengapa Daud sedemikian Pede, sementara orang-orang Ibrani lainnya, tidak?
Daud punya hubungan serta pengalaman pribadi dengan Allah.
Itu yang tidak tergantikan.

Saat menghadapi harimau dan beruang, Daud melawannya dengan mengandalkan Allah dan ketrampilannya. Terbukti, dia berhasil mengalahkan segala tantangan saat menggembalakan domba dengan sangat berhasil.
Daud mengenal Allah secara pribadi dengan intim.
Wibawa Allah ada padanya. Hikmat Allah menyertai Daud, sehingga dia menjadi outstanding. Luar biasa.

Karena kedekatannya secara pribadi dengan Allah, maka cara Daud melihat segala sesuatu, selaras dengan cara pandang Allah.

Sementara orang-orang lain melihat halangan, Daud melihat kemenangan.

Inilah rahasianya.
Suatu ketika Tuhan bertanya kepada Nabi Yeremia:
“Apa yang kau lihat Yeremia?”
Jawabku: “Aku melihat sebatang dahan pohon badam.”
Lalu firman TUHAN kepadaku: “Baik penglihatanmu, sebab Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku.”

Ternyata ketika apa yang dilihat Yeremia itu sesuai dengan apa yang Tuhan lihat, maka Tuhan berkata, “Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku.”

Tuhan bertindak saat kita sepakat dengan-Nya.
Karena Daud melihat dengan cara pandang Allah, maka tidak heran jika Tuhan segera melaksanakan firman-Nya, janji-Nya dan mengabulkan doanya.

Mau doa segera terjawab?
Segera sepakat dengan Tuhan! Yuk….

“Once you become aware that the main business that you are here for is to know God, most of life’s problems fall into place of their own accord.” – J.I. Packer

“Begitu Anda menyadari bahwa tujuan utama Anda di dunia ini adalah untuk mengenal Tuhan, maka sebagian besar masalah hidup Anda akan teratasi dengan sendirinya.” – J.I. Packer

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Self Motivation

Haah… Obat Tidak Menyembuhkan? Mengagetkan bukan? Ini Rahasia Kesembuhan!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Haah… Obat Tidak Menyembuhkan? Mengagetkan bukan? Ini Rahasia Kesembuhan!

Setiap kali ke dokter, sesungguhnya dokter mencoba menganalisa apa penyakit kita, berdasarkan info symptoms yang kita berikan. Lalu dokter berusaha mengobatinya dengan memberikan obat yang diperkirakan cocok.

Sesungguhnya, obat hanya mengendalikan gejalanya. Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan kita. Obat dapat membantu tubuh dan menahan rasa sakit sehingga tubuh dapat lebih mudah menyembuhkan dirinya sendiri dan menjauhkan dari infeksi..
Saat panas, dokter memberi obat penurum panas.
Ketika mual-mual, diberi obat anti muntah. Dst. Dst.
Namun jika tubuh tidak berespon dengan baik, semahal apa pun obatnya, tidak akan menyembuhkan.

Saat ada bagian tubuh yang rusak, membutuhkan operasi dan perbaikan, dokter bertindak menolong. Kepandaian dokter berasal dari Tuhan. Dan tindakan dokter pun berasal dari hikmat Tuhan.
Sepintar apa pun dokternya, secanggih apa pun alatnya, jika tubuh tidak bisa recovery bekas sayatan atau operasi, ya gak bisa sembuh juga. Obat dan peralatan yang bagus, dokter yang ahli, menolong sekali dan memperbesar kemungkinan untuk sembuh. Tetapi pada akhirnya, tergantung kondisi tubuh pasien yang paling menentukan kesembuhannya.

Secara rohani kita tahu, kesembuhan sudah kita terima, bersama dengan keselamatan yang kita terima, saat kita lahir baru. Kesembuhan, kesehatan, kemakmuran, kelimpahan, sukacita, hikmat, kekuatan dll sudah tersedia di dalam roh kita.
Kita ini orang sehat yang sedang menolak penyakit. BUKAN orang sakit yang berusaha sembuh. Jadi kesembuhan dan kesehatan memang hak orang yang sudah lahir baru.

Ketika gejalanya kambuh, lebih mudah untuk percaya bahwa kita telah sembuh ketika kita tidak merasa sakit.
Itulah sebabnya, obat pun membantu membangun iman kita serta mengokohkan kita berdiri di atas pengakuan iman kita, bahwa kita sudah sembuh!
Dan terjadilah menurut imanmu!

Tindakan kita yang sesuai adalah mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, karena telah disembuhkan dengan bilur-bilur Yesus, kemuliaan bagi Tuhan dan memuji Tuhan untuk itu dan mendeklarasikan firman iman itu.

Jika kita benar-benar memiliki iman sebagai benih, maka kita akan berkata-kata sesuai yang kita imani. (2 kor 4:13)

Kunci yang ampuh untuk hidup sehat dan berkelimpahan adalah mengisi hidup dengan hal-hal yang menginspirasi kita.

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. (Amsal 17:22)

Sering kali hati kita terbebani dengan hal-hal duniawi yang dapat diubah, jika kita dapat terinspirasi. Kebenaran ini akan bekerja pada ketiga tingkat kehidupan, roh, jiwa, dan tubuh.
Apa yang akan membuat hati kita dipenuhi dengan sukacita? Sukacita Tuhan adalah kekuatanku.

Apakah kita merasa nyaman dengan pakaian yang kita kenakan?
Hhmmm….Mungkin kita membutuhkan pakaian baru yang dapat menginspirasi kita.
Apakah dekorasi rumah kita menyenangkan?
Apakah itu menginspirasi dan membuat kita bersemangat? Mungkin sudah waktunya untuk berubah.
Apakah hiburan yang kita pilih menginspirasi? Ketika mematikan TV, apakah kita merasa terinspirasi atau justru tertekan?

Apakah teman-teman serta komunitas kita menginspirasi dan membuat kita bergairah menjalani kehidupan?
Apakah mereka membawa sukacita dalam kehidupan kita, atau apakah mereka justru terus-menerus menguras energi kita dan membuat burn-out? Apakah gereja di mana kita beribadah menginspirasi kita? Gereja seharusnya menjadi tempat iman dan visi yang terus meningkat dalam kehidupan kita.

Paulus memberikan kunci yang sangat kuat untuk hidup ketika ia berkata:

Akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8)

Jangan hanya merenungkannya, tetapi berpakaianlah seperti ini, berhiaslah seperti ini, dan buatlah pilihan kita seperti ini. Semakin kita mengelilingi diri kita dengan hal-hal yang menginspirasi dan memberikan sukacita, semakin kita akan memiliki kekuatan-Nya untuk menghadapi tantangan hidup.
Dan yakin betul, The Best Is Yet To Come – Yang Terbaik Masih Ada Di Depan Sana….Raihlah!

Selama pertempuran saya (Barry Bennett) melawan kanker, saya memesan tiga kesatria dengan gaya baju zirah yang berbeda yang tingginya sekitar 9 inci. Saya menaruhnya di lemari saya dan setiap hari saya teringat akan baju zirah Allah dan kekuatan Allah di dalam diri saya untuk menaklukkan kanker. Saya terinspirasi setiap kali saya melihatnya. Mungkin tampak sederhana, tetapi saya telah memilih untuk mengisi hidup saya dengan sebanyak mungkin hal dan kegiatan yang menginspirasi. Sukacita-Nya adalah kekuatan saya untuk hidup!

Karena Barry terus menerus membuat dirinya terinspirasi, maka obat-obat kanker yang dikonsumsi, membantu tubuhnya untuk menyembuhkan tubuhnya dari pengaruh kanker yang berusaha menggerogoti tubuhnya.
Sementara dari sisi rohani, Barry terus membangun imannya melalui firman, doa dan komunitas yang terus mendukungnya.

Yohanes 6:63 (TB) Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

Terbukti Firman itu meregenerasi sel-sel tubuhnya, diganti dengan sel-sel baru yang sehat. Kesembuhan yang SUDAH tersimpan dalam rohnya, termanifestasi ke dalam tubuhnya. Barry Bennet pun sembuh sempurna.

Menarik bukan?

GOD’S WORD are not just information. They are POWER and ENABLEMENT – Keith Moore.

FIRMAN TUHAN bukan hanya sekadar informasi. Firman itu KEKUATAN dan MEMBERDAYAKAN – Keith Moore.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Self Motivation

“Anak Orang Kaya Pasti Sukses?Ini Jawabannya!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Anak Orang Kaya Pasti Sukses?Ini Jawabannya!

Siklusnya jadi begini :

Anak orang kaya > bisa sekolah bagus > bebas beli buku2 bagus dan aneka kursus2 bagus > otak makin pintar > makin inovatif > makin kaya

Anak miskin > akses pendidikan murahan > kualitas belajar buruk > otak agak stagnan > tetap miskin.

Sad but true.

Demikian tulisan ini muncul di laman sosmed.
Benarkah demikian?

Dari pengalaman hidup, yang beneran sukses, makmur dan berhasil, tidak selalu lulusan sekolah terbaik dengan fasilitas yang aduhai.

Tidak sedikit orang yang drop out, seperti Steve Jobs, justru sukses luar biasa.

Jobs merasa dia salah jurusan. Tidak sesuai dengan mimpinya.
Pada tahun 1976, ia keluar dari kuliah dan belajar kaligrafi. Kelihatannya, sama sekali tidak ada gunanya. Tetapi karena kaligrafi yang dipelajarinya, hingga sekarang kita memiliki font cantik di komputer kita.
Jobs mendirikan Apple bersama teman sekolah menengahnya, Steve Wozniak, saat mereka masih berusia 20-an.
Perjalanan penuh liku-liku yang membawanya menjadi perancang komputer dan eksekutif perusahaan Steve Jobs, yang salah satu pendiri Apple Computers. Dengan visinya, menciptakan komputer pribadi yang terjangkau, maka ia meluncurkan salah satu industri terbesar dalam beberapa dekade terakhir, saat masih berusia awal dua puluhan. Ia tetap menjadi salah satu pemikir paling berdaya cipta kreatif dan energik dalam teknologi Amerika.

Tidak hanya di Amerika, tetapi setiap kali reuni, terbukti teman yang saat sekolah kelihatan sangat biasa bahkan seolah tidak punya masa depan yang menjanjikan, justru berhasil luar biasa. Menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat. Sedangkan yang sangat pintar, tidak sedikit yang menjadi ilmuwan.

Benarkah kekayaan dan fasilitas menjadi faktor penentu yang signifikan?
Ternyata tidak!
Kadang kala anak-anak yang terbiasa dengan berbagai fasilitas justru tidak tahan banting dan cenderung mudah menyerah.

Beberapa anak yang baru pulang kuliah dari luar negeri, kongsi membangun resto. Masing-masing mengumpulkan modal beberapa Milyar. Resto cantik, bagus namun tidak laris. Karena merasa kurang prospek, dengan enteng ditutup dan ganti coba-coba bisnis lainnya. Terlalu mudah memperoleh modal, membuat anak-anak muda ini kurang tekun, dan kurang mau berjuang.

Di sisi lain, anak-anak dengan fasilitas yang terbatas, kerapkali lebih berani, ulet, tangguh dan tahan banting. Klo mereka gak berjuang, ya gak hidup. Jadilah dengan tekun, siang malam, berusaha untuk menjadikan kehidupannya lebih baik.

Sesungguhnya, hal ini lebih ditentukan oleh karakter masing-masing, bukan soal anak orang kaya atau orang miskin.
Karakter, integritas, kemampuan untuk membangun hubungan dengan orang lain, kreativitas, sifat pantang menyerah itu menentukan sekali.

Failures are the most important thing in life, because Success does not teach you as much. It boosts your ego. ” ~ Virat Kohli

“Kegagalan adalah hal terpenting dalam hidup, karena kesuksesan tidak mengajarkan banyak hal kepada Anda. Sukses hanya meningkatkan ego Anda.” ~ Virat Kohli

Sebaliknya, Kesuksesan tidak dibangun di atas keberhasilan. Kesuksesan dibangun di atas kegagalan. Kesuksesan dibangun di atas frustrasi. Terkadang, kesuksesan dibangun di atas bencana, ujar Sumner Redstone.

Gagal tetapi bangkit kembali, belajar dari kegagalannya, belajar dari orang-orang yang lebih sukses, dan berjuang menciptakan sesuatu terobosan yang lebih baik. Kadang dibutuhkan inovasi dan ketekunan hingga menemukan, mengapa resto itu kurang diminati. Menemukan titik kreatifnya, apa yang dibutuhkan oleh pasar, yang dicari oleh customer, menemukan momentum yang membuatnya menjadi resto yang berhasil.

Barangsiapa setia pada perkara yang kecil, dia akan dipercaya dalam perkara-perkara yang besar.

Ketika kita melibatkan Tuhan dalam setiap prosesnya sejak awal, Dia akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang tepat. Membukakan jalan yang tidak terpikirkan.
Tidak berarti segala sesuatu mulus bak jalan toll, tetapi Tuhan tengah memproses dan menyiapkan kita menjadi wadah yamg memiliki kapasitas lebih besar, agar dapat menampung serta mengelola berkat-berkat-Nya.

Tuhan senantiasa memberkati dengan apa yang ada di tangan kita. Sesuatu yang kecil, sederhana, ditambah faktor Tuhan, akan menjadi luar biasa.
Tongkat gembala di tangan Musa, membelah Laut Merah. Dipakai memukul batu dan air mengalir deras, menjadi solusi kekeringan yang dihadapi.

Batu dan umban di tangan Daud, mengalahkan Goliat, tentara terlatih yang ditakuti. Karena batu kali dan umban itulah akhirnya Daud menjadi menantu raja dan endingnya, menjadi raja yang terkenal.

Tuhan memberkati kita, dengan tujuan agar kita dapat menjadi berkat bagi orang lain. Menjadikan ‘dunia’ sekitar kita menjadi lebih baik karena kehadiran kita. Nama Tuhan dipermuliakan.

Mau? Yuk…. manfaatkan apa yang ada di tangan kita dengan efisien dan efektif.

Unless the Lord builds the house, They labor in vain who build it; Unless the Lord guards the city, The watchman stays awake in vain. It is vain for you to rise up early, To sit up late, To eat the bread of sorrows; For so He gives His beloved sleep.

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Mau Terobosan Ekonomi? Ini Rahasianya!”

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

“Mau Terobosan Ekonomi? Ini Rahasianya!”

Hidup itu tidak linear. Tak terbayangkan oleh B. Atresia, suaminya yang pengacara itu terkena stroke dan perlu perawatan cukup lama. Hingga akhirnya meninggal. Dari kehidupan yang sangat berkecukupan, sekarang berbalik dengan tumpukan hutang.
B. Ati dengan ketiga anaknya harus melalui semua ini.

Bingung, sedih, putus asa dan beban berat seolah menindih jadi satu. Life must go on… B. Ati menguatkan hati, berusaha tegar. Berbagai bisnis dilakoninya dari laundry, franchise dll tetapi tidak berjalan baik. Kecewa pada Tuhan…

Denny Christian & fam, sahabat alm. suaminya, memberikan pemahaman betapa Allah penuh dengan kasih karunia.
Mulailah B. Ati datang mencari Tuhan sungguh-sungguh. Menggali firman-Nya dan mengenal-Nya sesuai dengan kebenaran. Ikut doa pagi secara rutin.
Keadaan masih seperti biasa, belum ada terobosan, tetapi ada damai sejahtera yang melampaui pikiran di dalam hatinya.

Suatu ketika ada pertemuan keluarga dari pihak alm. suami. Biasa B. Ati tidak hadir tetapi kali ini ada dorongan anak-anak ingin hadir. Ada Om dan Tante Maria di sana. Sambutan keluarga sangat baik dan penuh kasih.

Tante Maria membawa kue panada yang lezat. Lalu Tante menawari untuk mengajari B. Ati membuatnya. Konon kue panada itu, sekian tahun lalu menjadi penolong keluarga Tante Maria saat susah.

Keesokkan harinya B. Ati ke rumah Tante Maria, belajar membuat kue panada. Dan sisa bahan dibawakan pula agar B. Ati bisa berlatih membuatnya di rumah. Ketika dijual, langsung habis. Itulah awal B. Ati berjualan kue panada dan lariiis manis. Perekonomian keluarga meningkat.

B. Ati sadar dia butuh mixer agar bisa membuat dalam jumlah yang lebih banyak lagi.
Telepon dari seorang teman tiba-tiba masuk, menawari mixernya yang sudah lama tidak dipakai….
B. Ati menangis terharu….
Tuhan begitu baik. Apa pun yang dibutuhkan, Tuhan sediakan bahkan sebelum memintanya.

Pelajarannya:
– Ketika yang menjadi fokus adalah kebutuhannya, uang dll maka bagaikan mengejar kupu-kupu, justru lari.

– Dalam keadaan stress, artinya jiwa tidak sejahtera.
Segala penyediaan Tuhan telah tersedia di dalam roh setiap orang yang percaya.
Untuk mengalirkannya, dibutuhkan jiwa yang selaras dengan roh.

Dalam keadaan stress, jiwa itu bagaikan bendungan yang menghalangi kelimpahan dalam roh mengalir ke dalam tubuh alias alam natural.

Solusinya?
Ijinkan Tuhan membereskan bagian-bagian jiwa yang masih dipenuhi ‘sampah-sampah’ kekuatiran, mengandalkan akal dan kekuatan diri sendiri, pola pikir yang salah dsb.
Sampah hilang, aliran berkat menjadi lancar.

– Ketika B. Ati mencari Tuhan dan kebenaran-Nya terlebih dahulu, dia Rest in The Lord. Beristirahat di dalam Tuhan.
Berserah dan Percaya meski tidak tahu caranya.
Tanpa disadari, dia menjadi peka mendengar ‘dorongan’ dari Tuhan.

B. Ati membangun diri menjadi ‘bunga’ yang cantik, kupu-kupu justru mengejarnya.
Berkat, penyediaan dan apa pun yang dibutuhkannya, mengejar bahkan sebelum diminta.

– Cara Tuhan tidak pernah terduga. Tuhan membukakan jalan melalui Tante Maria di pertemuan keluarga.
Kelihatannya natural, tetapi sesungguhnya supernatural.

Tidak sedikit teman-teman yang sedang membutuhkan terobosan ekonomi, hanya mau bergaul, hadir atau bertemu teman-teman yang dianggapnya bisa menolongnya.
Jika dianggap tidak berpotensi, maka langsung menolak dan menghindar.
Dalam hidup, kerapkali solusi justru datang dari arah yang tidak terduga. Dengan cara tak terpikirkan pula.

Hhhmmm… siap praktik? Yuk…

Faith connects you with the ability of God – Dr. Bill Winston.

Iman menghubungkan Anda dengan kemampuan Tuhan – Dr. Bill Winston.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity

Kelimpahan Anda ada di dalam benih Anda!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Kelimpahan Anda ada di dalam benih Anda!

Bagaimana kita melepaskan kelimpahan Tuhan dalam hidup kita? Hal ini mudah dipahami dalam dunia pertanian, namun entah mengapa dalam Tubuh Kristus hal ini menimbulkan perdebatan besar. Di bidang pertanian, jika Anda menabur benih, Anda akan menuai tanaman yang menghasilkan lebih banyak benih. Jika Anda terus menabur benih itu, Anda akan mendapat panen. Kelimpahan dibangun di dalam benih!

Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 2 Korintus 9:8 (TB)

Paulus mengulangi kebenaran ini dalam hal memberi. “Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. 2 Korintus 9:6 (TB)

Paulus berbicara tentang uang dan sumber daya sebagai benih. *Apa fungsi benih?*
*Benih menghasilkan panen berdasarkan jumlah yang ditanam*.

Apa hasil panennya?
Janji SEGALA ANUGERAH berlimpah, si pemberi mempunyai kecukupan dalam segala hal agar dapat melakukan lebih banyak perbuatan baik.

Anugerah merupakan penyediaan Tuhan bagi setiap kebutuhan manusia baik roh, jiwa maupun tubuh. Meskipun anugerah tersedia untuk semua orang, tidak semua orang berjalan dalam segala anugerah.
Mereka tidak berjalan dalam kelimpahan atau kecukupan. Mengapa tidak?
Siapa yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga!
Anugerah tersedia di dalam benih! Kelimpahan ada di dalam benih! Benih apa pun yang Anda miliki saat ini mengandung kelimpahan bagi masa depan Anda.
Anda dapat memberikan kasih, pengampunan, kebijaksanaan, waktu, pelayanan dan sumber daya. Semuanya adalah benih yang berasal dari “buah kebenaran.”

Berkat Tuhan atas benih yang kita tabur dapat terwujud dalam banyak cara. Perkenanan dari laki-laki, peluang yang lebih besar dalam bisnis atau pelayanan, promosi, ide-ide kreatif, dan bahkan berkat finansial yang tidak terduga, semuanya dapat menjadi bagian dari panen tersebut. Ini bukan formula tapi gaya hidup. Ada yang panennya cepat, ada pula yang prosesnya memakan waktu bertahun-tahun. Dengan iman dan kesabaran kita mewarisi janji-janji itu! Pada waktunya kita akan menuai, asal kita tidak menjadi lelah (Gal. 6:9).

Ketika pemberian kita merupakan perpanjangan dari hati kita yang sejahtera, maka penaburan akan berlangsung terus menerus. Kita hidup untuk memberi. Kita telah masuk ke dalam hati Tuhan. Panennya juga akan konstan. Segala anugerah (segala berkat) akan melimpah kepada kita. Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita dan bahkan lebih banyak lagi untuk setiap perbuatan baik. Inilah hidup yang berkelimpahan! Itulah anugerah yang sejati.

“Whatever it is you want, plant it, sow it, give it, and it shall be given unto you.” – Adrian Rogers

“Apapun yang kamu inginkan, tanamlah, taburlah, berikanlah, dan itu akan diberikan kepadamu.” – Adrian Rogers

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

?

Read More
1 73 74 75 76 77 326