Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Apa Yang Anda Lakukan Dengan Gunung Masalah?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apa Yang Anda Lakukan Dengan Gunung Masalah?

Masalah adalah bagian dari kehidupan, demikian ujar orang bijak, hanya di kuburan yang tidak ada masalah.

Tetapi ada orang-orang di kelompok 1, yang seolah tidak memiliki masalah, atau kalau pun ada masalah, seolah tidak mengganggu atau mempengaruhinya.
Sebaliknya, ada orang di kelompok ke 2, yang tidak pernah berhenti menanggung masalahnya, sehingga hidup nampak saaangaat berat baginya.

Bukankah selama masih hidup di dunia selalu ada masalah? Artinya, orang-orang di kelompok 1 memiliki ketrampilan dan gaya hidup yang berbeda serta lebih cerdik dibandingkan kelompok 2.

Ternyata ini rahasianya!
Kelompok 1 memiliki ‘gunung masalah’ kehidupan yang sama dengan kelompok 2.

Kelompok 2 menyelesaikan masalahnya dengan cara ‘mendaki’ gunung masalah. Dengan kekuatannya dia berjalan dan melewati gunungnya.
Butuh usaha, kerja keras dan kemauan untuk melewatinya. Secara umum, memang inilah cara untuk melewati gunung masalah.

Kelompok 1 berbeda. Menurut cara dunia yang umum, gunung ya harus didaki.
Tetapi kelompok 1 mengenal Tuhan dan percaya Tuhan bisa menyelesaikan dengan cara supranatural di samping yang natural. Apa pun caranya, natural or supranatural, dia menyertakan Tuhan.

Tuhan berjanji:
Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

Kelompok 1 tahu rahasia ini dan mempercayainya. Maka dia memerintahkan gunung masalah pergi dengan imannya.

Ketika sakit penyakit datang, diperintahkannya penyakit pergi dalam nama Tuhan, BUKAN mengeluh menceritakan pada Tuhan tentang penyakitnya. Kelompok 1 paham, segala senjata dan kuasa telah diberikan Tuhan bagi orang percaya, untuk mengatasi setiap masalah.

Hukum-hukum Allah sama seperti hukum gravitasi, hukum listrik dll tidak pilih-pilih. Terserah kita hendak memanfaatkannya atau tidak.
Demikian juga dengan hukum kesembuhan, asalkan caranya sesuai hukumnya, hasilnya sudah pasti.

Sebagian besar kelompok 2 juga tahu, tetapi tidak benar-benar percaya. Kelompok 2 berdoa, tetapi tidak menyertakan Tuhan dalam prosesnya.

Tidak heran jika gunung masalah kelompok 1 hilang, dengan cara yang tak terpikirkan.

Sedangkan kelompok 2, dengan bersusah-payah dan memakan waktu lama, kadang hingga bertahun-tahun, barulah masalah bisa diselesaikan. Atau justru menanggung sakit hingga saat kematiannya.

Hukum listrik ada. Caranya, harus menekan tombol supaya lampu menyala. Kelompok 2 tidak percaya.
Hanya berdoa tanpa menekan tombol …. Sampai tua, lampu tidak akan menyala.
Bukan salahnya Tuhan. Sudah ada panduan tapi tidak dilakukan. Atau justru tidak pernah baca panduannya akibatnya kurang pengetahuan, sehingga gak paham.

Kelompok 1 sudah melesat jauh, sementara kelompok 2 masih berjalan terseok-seok.

“Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah (kurang pengetahuan)”, kata Tuhan.

Begitu banyak rahasia kesuksesan, kesehatan, hidup dalam damai sejahtera dan penuh kebahagiaan, tersimpan dalam firman-Nya.
Semakin kita memahami dan menghidupinya, maka hidup kita makin simple dan berkualitas.

Tuhan adil. Memberikan resources dan waktu yang sama bagi setiap kita. Pilihan-pilihan kitalah yang membedakan hasilnya.

Pertanyaannya:
Maukah kita menggalinya?

Trust in the LORD with all your heart, and do not depend on your own understanding.  In all your ways acknowledge him, and he will make your paths straight.

Percayalah kepada TUHAN dengan sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri. Dalam segala hal yang engkau lakukan, akuilah Dia, maka Dia akan mengarahkan dan meluruskan jalanmu.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan #mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Tuhan & Mujijat-Nya.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Tuhan & Mujijat-Nya.

TUHAN berkata,
Jangan memandang kepada besarnya kebutuhanmu

Pandanglah kepada kebesaran TUHAN

Keadaanmu adalah penghalang bagimu, untuk melihat kemampuan-KU.
Bila kamu mengarahkan matamu kepada keadaanmu, iblis akan memanfaatkan keadaanmu untuk mengalahkan kamu dan menyalahkan FIRMAN TUHAN..
FIRMAN yang tertulis dan hidup itu.

Kemenanganmu terletak pada kesetiaanmu, memandang kepada kebesaran ALLAH dan kemampuan-NYA.

IA telah berjanji akan membimbingmu,
Langkah demi Langkah,
Tidak sekaligus,
Tetapi langkah demi langkah,

Dan setiap langkah itu merupakan suatu mujijat!”

Rangkaian kalimat ini menghiasi kantor saya saat di Kota Solo, 30 tahun lalu.
Nyaris lupa, sampai P. Iwan memakainya sebagai illustrasi dan mengirimkan gambarnya.

Berulangkali saat berada dalam kesesakan, saya membacanya berulang-ulang.
30 tahun telah berlalu dan terbukti benar.
Allah senantiasa membimbing saya langkah demi langkah, dari satu mujijat kepada mujijat lainnya.

Teringat masa-masa dulu, pengenalan akan Tuhan masih dangkal. Setiap kali ada masalah, pikiran berputar-putar dalam ketakutan. Semakin dipikiri, masalahnya nampak makin besar dan menakutkan.

Sampai akhirnya saya belajar, tidak lagi memandang kepada besarnya permasalahan tetapi memandang kepada besarnya Tuhan dan kemampuan-Nya!

Sekarang ganti menghardik iblis dan menunjukkan kepadanya, besarnya Allahku.
Kemenanganku bukan karena hebatnya diriku, namun karena Allahku yang Maha-dahsyat itu setia dan senantiasa bisa diandalkan.

Bahkan ketika jalan ke segala arah buntu, Tuhan bisa menciptakan jalan baru yang tak terpikirkan.
Apalagi yang harus dikhawatirkan?

Sedang bebeban berat?
Mari datang kepada-Nya!
Saya sudah membuktikan kesetiaan-Nya selama 35 tahun sejak menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi.
Dia tidak pernah gagal!
Dia tidak pernah mengecewakan!
Bahkan apa yang tidak pernah dilihat oleh mata,
Yang tidak pernah didengar oleh telinga,
Bahkan yang tidak pernah timbul dalam hati manusia,
Semua disediakan Allah bagi saya dan Anda yang mengasihi Dia!
Komplit… Plit… Plit… Plit…
Ayoo sungguh-sungguh dalam Tuhan!

God does not love us because we are lovely…. He love us without conditions.- Andrew Wommack.

Tuhan tidak mencintai kita karena kita menyenangkan …. Dia mencintai kita tanpa syarat.- Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan #mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Christianity, Seruput Kopi Cantik

Covid-19 Yang Ganas & Zona Hitam. Bagaimana Menyikapinya?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Covid-19 Yang Ganas & Zona Hitam. Bagaimana Menyikapinya?

Masih ada yang tertarik rekor? 1.624 kasus positif dalam sehari (2 Juli 2020). Tidak terasa karena bukan kita!

Otg kembali dari kampung. Mengorbankan seluruh keluarga kecuali 1 yang masih kritis. Ga kebayang kalau bangun tidak ada siapa-siapa.

Satu keluarga wafat krn Covid-19. Ibu, Bpk dan dua putranya yg dokter…

Jangan sebut New NORMAL! Karena Belum NORMAL!

Tulisan ini saya kutip dari wall FB dr. Paulus Rahardjo, spesialis radiologi sekaligus pemimpin di gereja saya, GKPB MDC Surabaya.
Miris…. Dan itu kenyataan yang terjadi. Apalagi Surabaya masuk zona hitam!

Read More
Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Hemat, Pelit & Tuhan. Apa hubungannya?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Hemat, Pelit & Tuhan. Apa hubungannya?

P. Prasetya M Brata suatu ketika bercerita, dulu mindsetnya, kalau keturunan chinese itu pasti pelit. :-). Untunglah setelah kerap bergaul, ternyata tidak semua begitu.

Pelit or tidak, sesungguhnya tidak mengenal ras atau suku. Tergantung orangnya.

Lawson Purdue, salah satu guru saya bercerita, ayahnya cacat dan ibunya berprofesi sebagai guru. Hidup mereka sangat pas-pasan. Akibatnya Lawson terbiasa hidup sangat hemat.

Seharusnya ayahnya bisa mendapat tunjangan dari pemerintah Amerika, tetapi ayahnya pribadi yang punya harga diri. Dia memilih bekerja dengan segala ketebatasannya.

Karena hematnya, Lawson terbiasa kalau makan dengan keluarganya di Mc. Donald, mereka 7 orang tetapi hanya memesan 6 pax.
Suatu ketika Lawson mendengar kisah seorang pendeta yang membelikan istrinya mobil mercedes, model terbaru dengan harga penuh. Padahal saat itu, di kota sebelah, dealer mercedes sedang jual Sale besar-besaran untuk model yang berbeda.
Lawson terperangah….
Dia pun bertanya kepada Tuhan, benarkah sikap sang pendeta?
Ternyata Tuhan membenarkannya!
Sejak itu Lawson mengubah sikap dan cara pikirnya berkaitan dengan uang.

“Saya tidak akan menjadikan uang sebagai alasan utama dalam memutuskan sesuatu, tetapi mencari kehendak Tuhan sebagai prioritas utama,” ujar Lawson Purdue, ” Sejak itu Tuhan memberkati saya lebih lagi.”

*****

B. Susana Inggriani, teman di Sekolah Charis sedang galau.
Dia dan suaminya, yang bersama-sama sekolah, ingin melanjutkan ke level 2, tetapi kesulitan dana. Maka dia minta didoakan oleh P. Irwan & B. Angeline, direktur Sekolah Charis.

Ketika B. Susana mendengar apa yang diceritakan Lawson Purdue tentang mercedes, dia tersentak.

“Saat dengar itu, langsung sadar… saya juga dong… sejak kecil terbiasa hidup hemat. Sesuai ajaran orangtua, pokoknya sehemat mungkin. Sekarang pun saya masih hemat, bukan hematnya yang salah tapi seperti Lawson, segala keputusan, pertimbangan atau pikiran pertamanya adalah uang,” B. Susana menceritakan kisahnya,

“Saya nonton pelajaran ini hari Rabu, tgl 3 Juni berarti ya, karena kita review dengan Pak Irwan Sabtu 6 Juni 2020.
Nah setelah mendengar kesaksian Lawson, saya dapat hikmat bagaimana caranya supaya pertimbangannya bukan pada uang, pewahyuannya melalui firman: *Nyatakanlah dalam SEGALA HAL keinginanmu kepada Allah dalam doa & permohonan dengan ucapan syukur*.
Jadi saya dapat pengertian begini: sekarang mau beli/butuh/ingin apa pun ngomong saja sama Bapa, even mau beli pempek tetap ngomong ke Bapa, bukan mikirin uangnya duluan.

Setelah berpikir begitu tiba-tiba saya terharu sekali, lalu ingat biaya Level 2…
Tiba-tiba sadar, ini Tuhan yang berbicara. Saat itu juga saya tahu, tahu dan tahu… bahwa saya pasti melanjutkan ke Level 2. Bapa di Sorga yang akan menyediakan biayanya, entah darimana….

Lalu tanggal 12 Juni saya digerakkan Tuhan untuk melangkah dengan iman. Chat Bu Ros minta dikirim form pendaftaran.
Keesokan harinya, tgl 13 pagi, seorang saudara dalam Tuhan chat ke saya, bertanya apakah saya bersedia untuk disponsori biaya sekolah Level 2 untuk saya dan suami.
Wow… saya sampai speechless…ga pake lama :-), Tuhan langsung menjawab!
Tentu saja saya menerima dengan sukacita. Dahsyatnya pula, hari itu juga langsung dilunasi oleh beliau… Lagi-lagi Wow…speechless..

Kemudian beliau juga bersaksi beberapa kali ga bisa tidur, kepikiran… Bukan karena keberatan biayanya, tetapi beliau punya pengalaman, ingin memberkati seseorang tetapi ditolak.
Karena itu beliau perlu betul-betul yakin bahwa memang ini kehendak Tuhan, barulah beliau berani mengontak saya,”
B. Susana mengakhiri kisahnya.

Ganti saya yang wow… speechless….
Tuhan, Engkau Allah yang Maha-Dahsyat namun Engkau memperhatikan hingga hal-hal kecil yang dibutuhkan anak-anak-Mu.
Hati ini berkecamuk dengan syukur dan sukacita.
Rasa aman, tenang, damai pun menyelimuti pikirandan hati.
Apalagi yang mesti dikuatirkan?

I love you, My Lord.

The God of peace will be with you in all things.

Allah Sang Pembawa Damai akan mencukupkan kita dalam segala hal.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Lebih Besar, Lebih Besar, dan Lebih Besar Lagi!”

“Lebih Besar, Lebih Besar, dan Lebih Besar Lagi!”

Saya sering mengetik kata-kata acak ke dalam program pencarian Alkitab saya dan membaca, lalu merenungkan ayat-ayat yang muncul. Saya mendapatkan banyak pewahyuan dari pembelajaran tersebut.

Berikut adalah tiga ayat yang mengandung kata ‘lebih besar.’

Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
1 Yohanes 4:4 (TB)

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
Yohanes 14:12 (TB)]

Sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu.
1 Yohanes 3:20 (TB)

Saya menemukan tiga kebenaran penting dalam ayat-ayat ini.

Pertama, Dia yang hidup di dalam kita, yang kita terima dengan iman, lebih besar dari sistem dunia, penguasa dunia mau pun kerusakan yang terjadi di dunia ini. Kebenaran ini memberi saya kedamaian, karena menyadari bahwa -terlepas dari apa pun yang terjadi di sekitar saya-, saya hidup dengan sesuatu (Seseorang / Pribadi) di dalam diri saya, yang lebih besar. Kerajaan Allah yang ada di dalam saya, memiliki kekuatan dan sumber daya untuk mengatasi kegelapan tanpa terkecuali.

Kedua, bukan saja Dia yang ada di dalam saya lebih besar, Dia ingin dimanifestasikan melalui karya-karya yang lebih besar di dunia ini.

Kasih dan kuasa Tuhan yang ada di dalam diri kita, menunggu untuk dilepaskan. Hal itu lebih besar dari dosa, penyakit, kegagalan, depresi mau pun ketakutan.
Anugerah Tuhan di dalam diri kita yang telah memperlengkapi supaya dapat membawa kita keluar dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib.

Akhirnya, bahkan jika saja kita melewatkannya dan bahkan jika kita gagal, Tuhan lebih besar dari hati kita atau semuanya itu.
Dia duduk di atas takhta Anugerah yang memberikan kasih karunia dan belas kasihan pada saat dibutuhkan.
Jangan biarkan hati kita mengutuk atau menghakimi diri kita sendiri. Biarkan Allah Yang Besar mengangkat kita. Setiap momen dapat menjadi awal yang baru bagi kita.

Kehidupan yang berkelimpahan harus lebih besar dan lebih besar lagi. Itu adalah karakter Allah yang sesungguhnya!

[Repost ; “Greater, Greater and Greater!”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra]

Read More
1 294 295 296 297 298 410