Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Tuhan memberi peningkatan! Apakah Hidup Kita Membuktikannya?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Tuhan memberi peningkatan! Apakah Hidup Kita Membuktikannya?

Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
1 Korintus 3:6 TB

Salah satu kebenaran paling luar biasa yang ditemukan dalam Injil Kerajaan, menyangkut bagaimana peningkatan terjadi. Injil adalah pesan tentang peningkatan. Sejak kita lahir baru, peningkatan bekerja di dalam kita dan sudah tersedia bagi kita. Tuhan ingin ada peningkatan (berkat) dalam kehidupan kita di setiap level, baik roh, jiwa maupun tubuh.

Roh yang dilahirkan kembali menunjukkan peningkatan. Pikiran yang diperbaharui mengalami peningkatan. Buah Roh juga menggambarkan peningkatan.

Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.
Mazmur 67:6?-?7 TB

Kiranya Tuhan memberi pertambahan kepada kamu, kepada kamu dan kepada anak-anakmu. Diberkatilah kamu oleh Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
Mazmur 115:14?-?15 TB

Orang yang bijak akan mendengar dan menambah (meningkatkan) pengetahuan;
Amsal 1:5 (IMB)

Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya.
Amsal 18:20 TB

Kuasa-Nya terus berkembang dan damai tidak akan berakhir.
Yesaya 9:7 (VMD)

Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;
2 Korintus 9:10 TB

Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain.
1 Tesalonika 3:12 TB

Tidak masalah di bidang kehidupan apa pun yang kita bicarakan, Tuhan tertarik untuk meningkatkannya. Kebenaran mendasar yang harus dipahami adalah tentang benih. Semuanya merupakan benih. Segala sesuatu yang kita miliki, bahkan diri kita pun, dapat dilihat sebagai benih yang berpotensi menjadi panen. Begitu benih ditaburkan, apakah itu benih pikiran, benih perkataan, benih tindakan atau benih sumber daya, Tuhan telah menciptakan alam semesta untuk membuat benih itu berkembang biak. Tuhan yang memberikan peningkatan.

Apakah kita ingin mengalami peningkatan? Biarlah pikiran, kata-kata, tindakan dan sumber daya kita ditaburkan untuk memberkati orang lain dan melihat bagaimana Tuhan memberikan peningkatan dalam kehidupan kita!


Apa alasan terjadinya kebingungan dan keputusasaan? Mengapa begitu banyak orang percaya menjalani kehidupan yang dipenuhi dengan keraguan dan kekacauan? Tampaknya beberapa orang percaya hidup di atas treadmill keputusasaan, sementara ada orang lain yang justru mengalami kehidupan yang lebih berkelimpahan.
Why?

Keraguan, kebingungan, dan penindasan adalah tanda-tanda kutukan, bukan berkat Tuhan.

“sehingga engkau meraba-raba pada waktu tengah hari, seperti seorang buta meraba-raba di dalam gelap; perjalananmu tidak akan beruntung, tetapi engkau selalu diperas dan dirampasi, dengan tidak ada seorang yang datang menolong.
Ulangan 28:29 TB

Di bawah kutukan Hukum Taurat, mereka yang gagal menaati Tuhan ditakdirkan untuk kehilangan nyawa dan sakit hati.

“Hidupmu akan terkatung-katung, siang dan malam engkau akan terkejut dan kuatir akan hidupmu.
Ulangan 28:66 TB

Ketika membaca daftar kutukan dalam Ulangan 28, mengingatkan pada kehidupan kita sendiri pada waktu-waktu tertentu, atau kehidupan orang-orang yang kita kenal: kehilangan kronis, mengalami sakit penyakit, kebutuhan, keputusasaan, ketakutan, depresi, kepahitan, dan kebingungan. Ini seharusnya tidak terjadi dalam kehidupan orang percaya!

Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.
Amsal 4:18 TB

Jika kita berjalan dengan Tuhan, segalanya akan menjadi lebih baik. Pemahaman kita makin meningkat. Seharusnya kita memiliki lebih banyak sukacita, kedamaian, kesabaran, kasih, belas kasihan, kebijaksanaan, arahan, lebih sehat, dan mengalami peningkatan lebih banyak lagi. Jalan orang adil (benar) adalah jalan menuju Terang dan Kehidupan Tuhan. Kita seharusnya dimerdekakan dari belenggu masa lalu.

Apakah kita mengharapkan masa depan yang diberkati? Jika tidak ada peningkatan dalam hidup kita, mungkin saja kita tidak berada di jalan yang benar.

Solusinya?
Berdamai dengan Allah melalui Yesus adalah titik di mana kemakmuran dimulai. Peningkatan datang dengan memiliki pengetahuan tentang kasih-Nya, dan kelimpahan muncul dari sukacita-Nya.

“Surely blessing I will bless thee, and multiplying I will multiply thee.– Hebrews 6:14 (KJV)

Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.” Ibrani 6:14 TB

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Dua Zat Beracun, Saat Dipadukan Menjadi Zat Penting Kehidupan…Wow…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Dua Zat Beracun, Saat Dipadukan Menjadi Zat Penting Kehidupan…Wow…

Sodium atau natrium merupakan salah satu jenis logam yang sangat reakfitf. Karena itulah, logam ini tidak pernah ditemukan dalam bentuk bebas di alam.
Bila dikonsumsi dalam jumlah besar, natrium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan memicu penyakit jantung atau stroke;
(https://www.honestdocs.id/sodium)

Chloride, klorin atau Cl, Gas klorin memiliki warna kuning kehijauan dengan bau menyengat yang sangat tidak enak saat terhirup. Bila terhirup, klorin akan mengiritasi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Menyebabkan edema (penumpukan cairan), batuk, sesak, kesulitan bernafas, memicu asma, rasa terbakar di mulut, sakit tenggorokan, sakit perut, muntah, darah pada tinja, hingga menyebabkan kematian.
(https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/16/221421869/apa-itu-klorin-berikut-bahaya-dan-fungsinya)

“Both sodium and [chlorine] are poisons. If you take either one of them by themselves in sufficient quantity, they’ll kill you. Yet if you mix sodium and [chlorine] together, you get salt, a mineral necessary to sustain your life.”

“Uniknya, baik sodium (natrium) dan [klorin] adalah racun. Jika kita mengambil salah satu dari mereka sendiri dalam jumlah yang cukup banyak, zat itu akan membunuh Anda. Namun jika natrium dan [klorin] dicampur bersama-sama, kita mendapatkan garam, mineral yang diperlukan untuk menopang hidup kita.”

Demikian juga dalam hidup, ada unsur-unsur yang ketika berdiri sendiri-sendiri menjadi berbahaya tetapi saat dipadukan menjadi sesuatu yang dahsyat.

******

Pertanyaan yang paling kerap muncul, saya sudah berdoa, baca firman, memberi persembahan, berbagi, deklarasi janji-janji-Nya, tetapi mengapa saya tidak diberkati?
Atau mengapa kesembuhan tidak juga terjadi?

Pertanyaan ini menyiratkan, bagaimana cara pikir kita, agar mendapatkan jawaban doa maka kita harus melakukan sesuatu.
Ketika doa tidak terjawab, kita merasa ada sesuatu yang salah atau kurang…. Apalagi yang harus saya lakukan?

Nach ini misunderstanding yang menjadi penghalang terbesar untuk mendapatkan jawaban doa!
Kita terbiasa hidup di dunia yang semuanya bersyarat.
“Mana ada yang gratis di dunia ini?,” ungkapan yang kerap kita dengar.

“Di Jakarta ini semua harus bayar. Parkir bayar, kencing pun bayar. Yang gratis itu cuma kentut. Tapi kalau kentutmu bau, menganggu orang lain, bisa dituntut juga mengganggu ketertiban umum, dengan pasal perbuatan yang tidak menyenangkan…,” ujar E. Lily Indriati S.H., MM, beliau seorang pengacara cantik, teman baru di Sekolah Charis yang ceplas ceplos to the point langsung ke sasaran sambil terbahak.

Guuuubbbraaaakkkkk…..
Tragis, Lucu tapi nyata!

Karena itu, kita kesulitan sekali memahami, Kasih Allah itu Tidak Bersyarat, gratis… tis… tis… tis….
Di kepala paham, tapi defaultnya: ga ada yang gratis!
Manusia Mati-Matian melakukan sesuatu, supaya doa dijawab, supaya bisa ‘memaksa’ Tuhan dengan memberi persembahan, berbuat baik dsb.
Istilah vulgarnya, nyogok Tuhan….

Istilahnya, Prayer is not trying to twist God’s arm to make Him do something, Prayer is receiving byy faith what He has already done! – Andrew Wommack

Doa bukanlah mencoba memelintir tangan Tuhan supaya Dia melakukan sesuatu, Doa adalah menerima dengan iman apa yang telah Dia lakukan! -Andrew Wommack

Repotnya, Andrew Wommack menegaskan,
Tuhan + sesuatu (perbuatan, kebaikan kita) = Sia-Sia…
NOL BESAR.
Justru anugerah stop mengalir.
Nach lho…

Apa sich anugerah itu?
Anugerah adalah pemberian Allah yang tidak layak kita terima.
Kabar baiknya, anugerah/kasih karunia, tidak ada hubungannya dengan kita.
100% pemberian Allah.
Kita gak mampu maka diberi Tuhan gratis.

Anugerah/Kasih karunia sudah ada sebelum kita ada di dunia. Cara lain untuk mengatakannya, anugerah/kasih karunia merupakan bagian Tuhan. Allah itu memang nature-nya kasih, memberi.

Iman didefinisikan sebagai respons positif terhadap apa yang telah Tuhan sediakan melalui anugerah.
Dengan kata lain, iman adalah respons positif kita terhadap anugerah Tuhan. Iman hanya menyesuaikan apa yang telah Tuhan sediakan bagi kita. Iman itu bagian kita.
Cara menerimanya?
Dengan Percaya saja. Beriman. Terima dengan iman.

Apa pun yang kita butuhkan dalam hidup, itu sudah tersedia di dalam Anugerah.
Allah dengan segala kekayaan-Nya tinggal di dalam roh orang percaya.
Untuk memanifestasikannya di alam natural, dengan memperbaharui pola pikir kita selaras dengan firman Tuhan.
Contoh simplenya, menyelaraskan pikiran kita bahwa anugerah Tuhan itu gratis.
Gak perlu kasi suap ke Tuhan.
Tidak perlu merasa lebih baik dari orang lain karena kita telah berbuat baik.

Lalu hidup bersama dengan Tuhan, langkah demi langkah. Jadikan Allah benar-benar Tuhan, Bapa dan Boss dalam hidup kita. Dia yang mengarahkan dan kita mentaatinya. Ada bagian yang harus kita kerjakan. ‘Bukan Supaya’ saya diberkati atau disembuhkan, tetapi karena ‘Saya Sudah’ diberkati dan disembuhkan.
Manifestasinya tinggal tunggu waktu, klo mindset kita sudah benar. Janji Allah Ya dan Amin, selalu bisa diandalkan.

Caranya, cara Tuhan, bukan cara kita.
Waktunya, waktu Tuhan, bukan waktu kita.
Klo Tuhan diam saja, bagaimana?
Artinya, waktunya kita membangun diri, mentaati firman-Nya & & membangun hubungan pribadi dengan Allah.
Saat kita siap, jawaban doa akan tiba.
Bukan Tuhan menundanya, mungkin kita yang belum siap mengelola jawaban doanya.

Nach ada orang ekstrem kiri, hanya mau Anugerahnya saja. Grace! Jadi berbuat seenaknya, termasuk yang berdosa, karena anugerah Tuhan kan gratis. Semua dosa sudah diampuni.
Persis seperti Sodium klo berdiri sendiri, justru menjadi racun yang berbahaya.

Di sisi lain, ada ekstrem kanan. Anti Grace/anugerah, maunya iman saja.
Jadilah terjebak dengan sederet aturan dan perbuatan. Legalisme.
Sama seperti Chlorine, yang berbahaya jika berdiri sendiri.

Yang terbaik dan benar, Grace/ Anugerah + Faith/Iman HARUS SEIMBANG.
Terjadilah NaCl = garam, yang dibutuhkan oleh tubuh.

Setuju?

Without Faith, God’s Grace is Wasted & without Grace, Faith is Powerless – Andrew Wommack.

Tanpa Iman, Anugerah Tuhan Sia-sia & Tanpa Anugerah, Iman Tak Ada Kuasanya – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mendengar Dari Tuhan: Satu-satunya Sumber Kehidupan Yang Berkelimpahan

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Mendengar Dari Tuhan: Satu-satunya Sumber Kehidupan Yang Berkelimpahan

Saya telah menghabiskan waktu bertahun-tahun melayani orang-orang yang memiliki berbagai pertanyaan tentang kehidupan mereka, ke mana kehidupan mereka harus diarahkan, tentang kesehatan, masalah keuangan, pernikahan dan banyak topik lainnya. Pelayanan sering kali diisi dengan memberikan nasihat, arahan dan membantu mereka yang menghadapi saat-saat pertolongan dibutuhkan.

Namun, jika seorang yang mengaku percaya Tuhan, namun terus-menerus membutuhkan orang lain untuk memberi mereka bimbingan, hidup mereka tidak akan pernah utuh. Selalu ada kekurangan. Kehidupan yang berkelimpahan tidak bisa datang dari konseling. Kita diciptakan untuk mendengar dari Tuhan secara pribadi dan hidup oleh Firman-Nya.

”Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
Matius 4:4 TB

Satu-satunya Sumber kehidupan, kedamaian, kesehatan dan arahan bagi hidup yang berkelimpahan adalah Firman Tuhan yang hidup.
Sebelum kita bisa mendengarkan Tuhan secara langsung, kita tidak akan pernah masuk ke dalam kehidupan yang berkelimpahan dan meraih persediaan yang telah Tuhan rencanakan bagi kehidupan kita. Nasihat ini baik untuk orang percaya baru, tetapi sesungguhnya, setiap orang percaya harus mendedikasikan diri supaya dapat mendengar dari Tuhan. Berapa banyak kesalahan yang dapat kita hindari dalam hidup jika saja kita bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan suara kecil yang tenang (Suara Roh kudus di dalam hati kita)?

“Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup!”
Yesaya 55:3 TB

Tuhan menciptakan kita dengan kapasitas dapat mendengarkan-Nya. Dia selalu berbicara. Dia berbicara melalui Firman-Nya yang tertulis, Roh dan hidup (Yohanes 6:63, Yohanes 20:31, 2 Kor 4:13). Dia berbicara, dari Roh kepada roh kita (Rm. 8:16). Dia berbicara melalui pemberitaan Injil (Kisah Para Rasul 2:36-38).

“Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.”
Amsal 4:20?-?22 TB

Saat melayaani orang-orang, saya biasanya bertanya, “Apa yang Tuhan katakan kepada Anda?”
Saya sering menemukan tatapan kosong.
Di situlah letak permasalahannya.
Kita tidak memiliki iman dan hikmat dalam kehidupan ini, jika tidak bisa mendengarkan Tuhan. Kita terbatas pada pengetahuan dan perasaan kita sendiri, yang bisa saja keliru.
Sebagian besar dari kita mengakui, kita telah membuat keputusan-keputusan buruk ketika bergantung pada sumber daya kita sendiri. Iman hanya memiliki satu sumber.

“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Roma 10:17 TB

Jika Anda tidak mendengar dari Tuhan atau menerima Firman yang dihidupkan-Nya, inilah saatnya mengubah fokus hidup kita, fokus kepada Tuhan dan firman-Nya. Bersediakah kita menjadi kecanduan pada firman-Nya dan agar dapat mendengarkan-Nya? Itulah hidup yang berkelimpahan.

“Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku.”
Yeremia 15:16 TB

Sumber: Barry Bennett


Ketika pertama sekolah Charis, sekitar 6 tahun yang lalu, saya bingung saat P. Irwan mengatakan saya harus dapat pewahyuan sendiri, jangan hanya membaca renungan atau mendengarkan kotbah.
Duh bagaimana caranya?
Gagal paham.

Tetapi dengan berjalannya waktu, setiap hari mendengarkan video pengajaran guru-guru Charis dari Colorado, baca firman dan berdoa dalam roh secara rutin, ternyata mendengarkan suara Tuhan menjadi makin natural.

Terutama dengan mengamati respon para pembaca Seruput Kopi Cantik, saya mulai bisa membedakan, klo yang seperti ini, itu Suara Tuhan. Klo yang begini, ini suara saya.
Semakin familiar dengan firman dan kehendak-Nya, semakin mudah mendengar suara-Nya.

Yang lebih dahsyat lagi, ternyata Tuhan mendownload keinginan-Nya di dalam hati kita. Jadilah keinginan-Nya = keinginan kita.

“Bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.”
Mazmur 37:4 TB

Dahsyat bukan?

Ingin hidup sukses, lancar, damai dan berkelimpahan?
Download firman-Nya dan tanam dalam hati kita…. Lalu taati dan hidupi.
Maka sukses, lancar, damai dan kelimpahan tercipta secara natural…

“At Charis, you will realize what you’re put on this planet to do”

“Di Charis, Anda akan menyadari apa yang harus Anda lakukan di planet (dunia) ini”

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Jati Diri Yang Baru, Menciptakan Masa Depan Kita

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Jati Diri Yang Baru, Menciptakan Masa Depan Kita

Pengalaman kelahiran baru tidak hanya memberi kehidupan pada roh manusia kita yang terputus dari Tuhan, tetapi juga membuat roh kita BARU.
Kata baru berarti: “baru saja dibuat, segar, baru-baru ini, belum pernah digunakan, tidak dipakai; dari jenis baru, belum pernah terjadi sebelumnya, baru, tidak biasa, belum pernah terdengar sebelumnya.”

Pekerjaan Roh yang luar biasa dan mengubah semua ini terjadi, ketika hati seseorang percaya kepada kebenaran. Sebuah ciptaan rohani baru muncul. Kebanyakan orang percaya memahami konsep ini, tetapi mungkin saja yang tidak kita pahami adalah bahwa “manusia baru” kita ini, tidak pernah menjadi tua. Manusia baru diperbaharui setiap hari!
Dahsyat bukan?

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”
2 Korintus 4:16 TB

Kata “diperbaharui” berarti “menerima kekuatan dan semangat baru; untuk diubah menjadi jenis kehidupan baru yang bertentangan dengan kerusakan yang terjadi sebelumnya.” Saya tidak diciptakan menjadi baru 50 tahun yang lalu (sesuai usia masing-masing). Roh saya diperbaharui setiap hari! Faktanya, manusia roh kita menerima kekuatan dan semangat baru dari waktu ke waktu.

Tidak ada sesuatu pun dari Tuhan yang pernah menjadi tua, oleh karena itu Roh-Nya di dalam kita terus-menerus baru. Karunia-Nya tidak pernah kadaluarsa dan tidak akan pernah berkurang. Tujuan-Nya bagi kita tidak pernah mati. Karunia-karunia-Nya di dalam kita senantiasa tersedia. Anugerah-Nya selalu baru setiap pagi.

Setiap hari benar-benar HARI BARU dengan kehidupan BARU di dalamnya!
Pikiran kita sedang diubah untuk memahami kebenaran ini, dan kita bertumbuh di dalam pengetahuan dan kebijaksanaan, bahwa manusia roh kita tidak pernah menjadi tua.

Hari ini adalah awal yang baru. Jika kita membutuhkan awal yang baru, ambil sekarang. Roh kita menerima kekuatan serta semangat baru sekarang, dan sekarang, dan sekarang, dan sekarang.


“Sebab itu janganlah kamu kuatir dan BERKATA….”
Matius 6:31 TB

Sadarkah kita bahwa ketakutan, kekhawatiran, dan kecemasan dapat dikalahkan, jika kita menolak menyuarakan atau memperkatakannya? Kita sedang membangun ketakutan ketika kita membicarakan hal-hal yang membuat kita takut.

Sama seperti Yesus menopang segala sesuatu dengan kuasa firman-Nya, kita juga dapat menegakkan dan menguasai rasa takut serta kekhawatiran dengan memilih kata-kata kita.
Perkataan memberi otoritas, substansi pada pikiran serta perasaan yang tidak terlihat. Begitu pikiran dan perasaan itu diungkapkan dalam kata-kata, maka ketakutan itu memiliki otoritas untuk berakar di dalam hidup kita.

Anda terjerat oleh kata-kata dari mulutmu; Anda diikat oleh kata-kata dari mulut Anda sendiri. (Ams. 6:2)

Kita memiliki roh yang memberikan kekuatan, kasih dan pikiran yang sehat. Kita bisa memilih kata-kata kita.
“Karena apa yang diucapkan oleh mulut meluap dari dalam hati.” (Mat. 12:34)
Biarlah kata-katamu selaras dengan Firman Allah.

Awasilah mulutku, ya Tuhan, berjagalah pada pintu bibirku!
Mazmur 141:3 TB

Berpikir atau berdoalah terlebih dahulu sebelum berbicara. Kata-kata adalah benih yang membawa sifat sesuai sumbernya.

Jika yang kita katakan adalah kebenaran-Nya, maka masa depan yang penuh damai sejahtera menanti di depan.
Sebaliknya, jika yang dikatakan hal-hal negatif, bisa diramalkan sejak dini, apa yang menanti di depan sana.

Kondisi hati kitalah yang akan menentukan nasib alias masa depan kita melalui kata-kata yang terucap dari mulut kita.

Kita adalah ciptaan yang baru. Roh Allah tinggal di dalam roh kita. Selayaknya perkataan Allah alias firman Tuhan yang senantiasa terucap dari mulut kita. Sehingga kita berpikir, berkata-kata serta merasa seperti Allah. Dengan berfokus pada kehendak Allah serta disiplin bertindak menghidupinya, maka kita akan berada tepat ditengah-tengah kehendak Allah yang sempurna.

Siap praktik? Yuk…

Live your life for God and He will lead your life to a world full of love and true happiness.

Jalani hidup Anda untuk Tuhan dan Dia akan memimpin hidup Anda ke dunia yang penuh cinta dan kebahagiaan sejati.

Sumber: Barry Bennett

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

What You Don’t Know Can Kill You!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

What You Don’t Know Can Kill You!

Seorang pria tua hampir menghabiskan hampir seluruh uangnya untuk membeli tiket kapal laut, karena dia akan pindah negara. Untuk menghemat biaya, dia membawa bekal kue kering untuk dimakan di sepanjang perjalanan.

Setiap jam makan, dia mengintip dari pinggir jendela kaca, melihat para penumpang lain berpesta pora, menikmati makan minum yang berlimpah-limpah. Sang kakek lalu beranjak ke sudut tersembunyi, makan kue keringnya sedikit-sedikit. Harus hemat. Perjalanan masih seminggu lagi.

Pada malam terakhir, seperti biasa dia mengintip dari balik jendela melihat pesta pora. Dia sedih, kuenya sudah mulai berjamur. Seorang wanita muda memperhatikannya, lalu mengundangnya agar ikut masuk.

“Oh… Tidak, Nona… Saya tidak punya uang untuk membayar makanan mewah itu,” ujarnya penuh ketakutan.

“Kakek, tiket yang kakek bayarkan sudah termasuk makan minum gratis sepuasnya,” gadis itu menjelaskan.

Guubrrraaaaakkk….
Betapa menyesalnya sang kakek. Dia tidak membaca keterangan di tiketnya.
What You Don’t Know Can Kill You!!!


Hal serupa kerap menimpa kita.
Kita punya perjanjian covenant dengan Allah. Dia Allah yang Maha-baik Sudah menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini, tetapi banyak di antara kita yang tidak bisa meraih dan menikmatinya.
Why?
Karena banyak yang enggan membaca firman-Nya, di mana janji-janji-Nya tersimpan maka seperti sang kakek, kita tidak tahu apa yang menjadi hak dan milik kita.

Allah itu setia, adil dan tidak memandang muka. Tidak pilih kasih. Semua orang punya akses untuk menggali firman-Nya, meraih harta karun yang dianugerahkan-Nya.
Harta karun itu bukan hanya materi, tetapi kesembuhan, hikmat, kepandaian, dan segala hal baik yang tersedia bagi kita, baik di bumi mau pun di surga.

Namun setiap janji Allah ada caranya… Jika kita tidak memenuhi persyaratan yang diminta, tentu janji itu tidak terealisasi.
Dan persyaratan itu, kebanyakan berupa perubahan cara pandang kita dalam menyikapi kehidupan ini.

Cara dunia, semua diukur dengan untung rugi.
Saya dapat apa dulu? Baru mau bekerja dan bertindak.
Cara Allah berbeda!
Tabur benih dulu… Artinya kerja dan bertindak dulu.
Perlu waktu, tidak instan…. Barulah kita bisa menuai buahnya.


Hampir setiap kita sudah mendengar kisah Daud dan Goliat.
Kisah yang menjadi idola anak-anak, bayangkan Daud yang bertubuh kecil dan masih muda, mampu mengalahkan raksasa Goliat yang badannya 2x lipat tinggi badan Daud, pendekar perangnya bangsa Filistin pula. Sementara Daud hanyalah penggembala domba. Kontras sekali…

Kerap kita menganggap bahwa Daud mampu mengalahkan Goliat karena Daud disertai Tuhan. Jelaslah… Klo Tuhan menyertai Daud, siapa dapat melawan?
Alasan itu benar, tetapi hanya sebagian saja.

Ketika Goliat sedang mencemooh dan menantang bangsanya untuk mengirimkan wakilnya bertanding satu lawan satu, Daud berkata kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya: ”Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan dari pada Allah yang hidup?”

Sunat adalah tanda perjanjian Allah. Dalam segala sesuatu yang dialaminya, Daud melihatnya dari sisi pandang Allah. Dia dan bangsanya memiliki Perjanjian Covenant dengan Allah, sementara bangsa Filistin tidak.

Orang-orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri, tentu akan ketakutan. Secara kasat mata, Goliat mustahil dikalahkan.
Tetapi bersama Tuhan, Tidak Ada Yang Mustahil!


Berita tentang krisis tahun 2023, makin marak tersebar di mana-mana. Banyak orang yang sibuk membicarakannya dan tidak sedikit yang merasa galau karenanya.

Sahabat saya bercerita, teman lamanya yang dulunya kaya raya dan memiliki banyak properti, – orang kaya lama, istilahnya dan beribadah setia kepada Tuhan pula -, habis-habisan. Makan saja kesulitan. Koq bisa?
Saya merenung…
What you don’t know can kill you. Apa yang kita tidak tahu, dapat membunuh kita.

Kita berada di posisi yang serupa dengan Daud.
Kita punya pilihan serupa: mengandalkan kekuatan sendiri atau percaya dan bergantung kepada Allah?
Sadarkah kita, bahwa kita punya Perjanjian Covenant dengan Allah atau justru percaya kepada fakta dunia?
Apakah Allah benar-benar menjadi Tuhan kita?
Sudahkah kita fokus menghidupi firman-Nya atau hanya sekedar pengetahuan di kepala?
Saya yakin seyakin-yakinnya, Firman Tuhan Ya & Amin. Allah senantiasa bisa diandalkan!

“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk.
Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi Tuhan, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyangmu“, pesan Musa sebelum dia meninggal.*

Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang yang tidak mengenal Tuhan, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

Hidup itu tergantung cara pandang alias mindset kita dalam menjalaninya.
Semua orang mengaku percaya dan beriman, bahkan nyaris semua orang beribadah kepada-Nya.
Tetapi tindakan dan ucapan kitalah yang menunjukkan apa yang sesungguhnya kita percayai dalam hati.

Saya pribadi memilih mempercayai janji Tuhan:

Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang yang tidak mengenal Tuhan.

Sebab Tuhan ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu; sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

”Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.”

Nach, Anda pilih yang mana?
Sudahkah Anda menyimpan dan memahami janji-janji-Nya?
Apakah Anda sudah berpegang teguh pada Perjanjian Covenant kita dengan Allah?

Faith is A Leap Into The Light, NOT a step into the darkness – Arthur Meintjes

Iman adalah Lompatan Menuju Cahaya / Terang, BUKAN langkah menuju kegelapan – Arthur Meintjes

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 157 158 159 160 161 404