Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Hidup Memang Tidak Adil, Tetapi Allah Adil & Bisa Diandalkan!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Hidup Memang Tidak Adil, Tetapi Allah Adil & Bisa Diandalkan!

Sometimes God takes you on a journey you didn’t know you needed, to bring you everything you ever wanted. Trust the plan. – Terkadang Tuhan membawa kita dalam perjalanan yang tidak kita mengerti, seolah tidak kita butuhkan, untuk memberikan semua yang kita inginkan. Percayalah pada rencana-Nya.

Kerap kita tidak nyaman harus melewati fase-fase pahit yang
tidak kita inginkan. Keinginan saya tentu hidup yang selalu mulus, menyenangkan dan bertemu dengan orang-orang yang manis tentu saja.
Pada kenyataannya, hidup tidak semanis itu.

Tetapi semakin lama saya hidup, semakin sadar…. saat menoleh kembali ke belakang dan merenungkannya, ternyata pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan itu, sudah membentuk saya menjadi pribadi yang lebih toleransi, peka dan bisa memahami kesulitan orang lain. Dan yang tak terduga, lebih ulet dan tahan banting.

Jika saja tidak mengalami peristiwa buruk itu, saya tidak akan terlatih, skilfull mengatasi permasalahan kehidupan.
Ternyata pengalaman itu membuat saya menjadi lebih bijak.
*****
Seorang teman mengeluh, menceritakan keburukan suaminya. Semakin diceritakan, semakin terdengar tidak adil. Betapa menderitanya dia… Kisahnya makin mirip sinetron.

Hidup Memang Tidak Adil.
Jika dalam hidup kita mencari keadilan, sampai mati pun kita tidak akan memperolehnya.
Yang bisa kita lakukan:

KITA YANG MENYESUAIKAN DIRI PADA KEHIDUPAN, DAN BUKAN SEBALIKNYA.

Suami yang menyebalkan, itu hasil pilihan kita sendiri bukan?
What You See Is What You Get.
Apa yang kita lihat saat berpacaran, ya itu yang kita terima sekarang.

“Dulu berbeda Bu Yenny”.
Sebetulnya gak berbeda, hanya ibarat kado, kita terpesona bungkusnya, lupa cek betul-betul isinya.
“Teliti Sebelum Membeli”, kata pepatah kuno.

Saat sudah terlanjur, nasi sudah jadi bubur…yang bisa kita lakukan ya… tambahkan telur, teri, ayam, abon dll sehingga buburnya jauh lebih nikmat dan lebih mahal harganya daripada nasi.

Konon wanita berharap bisa mengubah suaminya setelah menikah nanti, sementara pria berharap istrinya tidak berubah setelah menikah.
Dan kenyataannya terbalik dengan harapan mereka*l.

*****
“B. Yenny, gadis idaman saya bla…bla…bla….,” ujar seorang pemuda.

“Wow .. rasanya gadis idamanmu ada di Novelnya HC Andersen or Barbara Cartland. Di dunia nyata, ada gak ya? Kalau pun ada, apakah dia tertarik denganmu?
Karena hukumnya adalah *Like Attracts Like.*
Kamu menarik orang yang seperti kamu, BUKAN menarik orang yang kamu inginkan. Jika kamu ingin menarik orang yang hebat, jadikanlah diri kamu hebat terlebih dahulu.”

*****

Seorang anak protes berat, terluka oleh ucapan ayahnya. Merasa dibedakan. Tidak diapresiasi. Menuntut agar ayahnya berubah.

Anak yang protes papanya merendahkannya, betulkah ucapannya?
Banyak orang yang tidak berani menghadapi kenyataan. Sejujurnya, hanya orang-orang terdekat yang berani menyodorkan fakta. Kejujuran kadang menyakitkan.
Kebanyakan teman dan orang lain itu sungkan. Penuh topeng. Basa basi.

Kalau itu tidak benar, mengapa tidak membuktikannya dengan cara yang elegan?

Putra teman papa saya, diusir oleh papanya. Perbedaan pendapat dan prinsip yang tajam. Anak ini memang pemberontak sejati.
Lalu dia hilang. Kabarnya merantau hingga ke Hongkong.

Saat papanya sudah tua, anak ini kembali. Dia sudah berkeluarga dan sukses. Terjadi di tahun 70-an, alat komunikasi masih sulit di jaman itu.

Kerennya pula, dia membuktikan kemampuannya dengan memberikan hadiah papanya sebuah mobil Mercedes terbaru saat itu.
Rekonsiliasi terjadi dengan sangat manisnya. Sang anak mau pun papanya, mengakui sebagian dia yang salah dan sebagian pihak lain yang salah.
Ini pembuktian yang elegan!

*****
Teman lain dengan penuh emosi bercerita, seharusnya dia yang dipromosi. Tetapi karena ada teman yang menelikung dari belakang, menyebarkan gosip tidak benar, promosinya dibatalkan.

Kita orang-orang beriman bukan?
Percaya sepenuh hati ga bahwa Gusti Allah Mboten Sare- Allah Tidak Tidur.

Paul Milligan bekerja di sebuah perusahaan besar. Ada rekan kerjanya yang berulangkali mencuri idenya dan menyampaikannya kepada atasannya, seolah-olah itu idenya.

Paul tahu, tetapi dia diam saja. Paul percaya promosi datang dari Tuhan.
Waktu pun berlalu… Cukup lama. Hingga suatu ketika sang atasan menemukan fakta yang sebenarnya. Paul Milligan pun diberi kedudukan yang tinggi.
Terbukti Janji-Nya Ya & Amin.

*****
Saya merenung.
Seandainya Paul Milligan tidak dikhianati, maka kita gak bisa belajar God’s Way yang dipilih Paul. Kita tidak punya teladan.

Pengkhianatan bukan dari Tuhan tetapi karena orang itu taat kepada si iblis. Tetapi malapetaka yang dirancang iblis, diubah Tuhan menjadi batu pijakan agar Paul Milligan dipromosi naik ke tempat tinggi yang tidak bisa dicapai tanpa adanya batu itu.

Seandainya tidak pernah sakit Hipertiroid, saya tidak bisa membuktikan bahwa kesembuhan itu benar-benar ada dan terbukti. Janji Allah Ya dan Amin, selalu bisa diandalkan.

Penyakit itu ulah si iblis, berusaha mencuri kesehatan saya. Tuhan yang menyembuhkan.
Karena pengalaman sakit yang tidak menyenangkan ini, saya bisa memotivasi teman-teman yang sakit. Percayalah kesembuhan pasti tercipta, Tuhan bisa dipercaya, bagian kita adalah beriman, percaya dan berdiri teguh diatas janji firman-Nya. Manifestasi tunggu waktu Tuhan. Pasti!

Hidup memang tidak adil tetapi Allah kita adil. Orang benar bisa jatuh tetapi tidak tergeletak. Seribu orang rebah di sisi kita dan sepuluh ribu di kanan kita, tetapi itu tidak menimpa kita.
Why?
Karena ke mana pun kita pergi & melangkah, anugerah dan perlindungan Allah mengejar kita. Memang anak panah musuh mendesing, berseliweran di kanan kiri, bising…tetapi lihatlah… kita tetap selamat, survive, tetap naik bukan turun.
Kemalangan orang benar itu banyak, tetapi Tuhan meluputkan kita dari semuanya. Wow…
Karena Tuhan menopang kita dengan tangan kanan-Nya yang membawa kemenangan!
Setuju?
Bagaimana pendapat Anda?

Our greatest freedom is the freedom to choose our attitude – Victor Frankl.

Kebebasan terbesar yang kita miliki adalah kebebasan untuk memilih sikap. – Victor Frankl.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Hati yang Terluka – Offended Heart.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

*Hati yang Terluka – Offended Heart.*

Ada musuh yang tidak kasat mata, menyerang Tubuh Kristus dan melakukan banyak kerusakan pada gereja. Penyebarannya sangat halus dan luas, sehingga terkadang sulit untuk menemukan sumber dari musuh ini. Gereja terpecah, persahabatan hilang, keluarga terpisah dan doktrin yang sehat diabaikan. Musuh itu adalah hati yang tersinggung.
Pelanggaran dan kepahitan mendatangkan malapetaka dalam kekristenan dan kebanyakan tidak tahu bagaimana mengenalinya.
Semua seolah wajar, manusiawi dan umumnya orang memang breaksi seperti itu…

Kemudian kebanyakan orang yang tersinggung, lalu mengkhianati satu sama lain, endingnya, membenci satu sama lain.
Banyak nabi palsu muncul, dan menipu banyak orang.
Darimana asalnya nabi palsu?
Menurut Greg Mohr, pengajaran yang fondasinya sakit hati- offended heart.
Ketika offended, iblis twist apa yang kita tangkap, karena iblis punya pijakan, kita tidak lagi bisa berpikir jernih.
Ibarat menggunakan kacamata merah, semua yang dilihat nampak merah semuanya. Itulah asalnya pengajaran sesat.

Dan karena kedurhakaan akan bertambah banyak, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi dia yang bertahan sampai akhir, orang yang sama akan diselamatkan. (Mat 24:11-13)

Berdasarkan perkataan Yesus di atas, kita dapat menarik beberapa kesimpulan tentang cara mengenali hati yang tersinggung:

1. Pengkhianatan (Kebohongan, kritik, gosip, dll.)
2. Kebencian (Keengganan untuk mengampuni dan mendoakan mereka yang menganiaya kita.)
3. Nabi palsu/penipu (Ajaran palsu adalah gejala hati yang tersinggung)
4. Bertambahnya kedurhakaan daripada bertambahnya kekudusan.
5. Padamnya kasih Allah bagi sesama.

Hati yang tersinggung seringkali bukanlah hati yang cerdas. Perasaan dibiarkan menang atas Kebenaran. Doktrin diciptakan untuk menenangkan area di mana terjadi pelanggaran. Emosi lebih diutamakan daripada Firman. Beginilah cara kerja terciptanya penipuan.

Orang yang tersinggung, merasa dikhianati oleh seseorang dalam pelayanan atau mengalami pengalaman yang tidak baik di gereja. Mereka sering tidak mau mengampuni baik teman, gereja atau pendeta itu. Kemudian mencari orang lain yang merasakan hal yang sama. Ayat diambil di luar konteks untuk menegaskan posisi mereka. Perasaan mulai menguasai. Emosi dimanjakan. Hasilnya, kejahatan dan perpecahan tercipta.
Barry Bennett dengan tulus percaya bahwa Kebenaran adalah hal pertama yang harus diderita sebagai akibat dari hati yang tersinggung. Pesan kasih karunia pun telah disalahgunakan dan digunakan untuk menyamarkan kepahitan.

Melihat dengan rajin agar tidak ada orang yang gagal dari kasih karunia Allah; jangan sampai ada akar kepahitan yang menyusahkan Anda, dan dengan demikian banyak orang menjadi najis; (Ibr 12:15)

Karena di mana ada iri hati dan perselisihan, di situ ada kekacauan (Yakobus 3:16)

Kebingungan adalah gejala hati yang tersinggung. Sahabat, pastikan hatimu benar dengan Tuhan, benar juga dengan sesama. Pastikan Anda tidak menyembunyikan pelanggaran. Jangan biarkan Kebenaran menderita sehingga emosi kita dimanjakan. Jadilah orang yang bisa diajar! Hati yang tersinggung jarang bisa diajar.

Karena waktunya akan tiba manakala mereka tidak dapat lagi menerima ajaran yang sehat; tetapi menurut nafsu mereka sendiri mereka akan mengumpulkan guru-guru untuk diri mereka sendiri, memiliki telinga yang gatal; Dan mereka akan memalingkan telinga mereka dari kebenaran, dan akan membukanya kepada dongeng. (2 Tim. 4:2)

******
Siapa orang yang bisa menyakiti kita?
Orang-orang yang kita kasihi, hormati, hargai & percayai.
Orang-orang yang kita look up to, orang yang untuknya kita rela berkorban, justru merekalah yang menyakiti kita.

“Koq ada ya orang yang tidak tahu terimakasih seperti itu?”
Tepok Jidat!

Beberapa waktu lalu, saya terluka koq ada orang kristen yang sebegitu teganya? Padahal korbannya bukan saya, tetapi selama ini saya mengagumi beliau dengan visinya yang begitu mulia, ternyata dibaliknya, amat sangat berbeda.

Uniknya, karena perenungan pribadi, saya bisa menceritakan nilai-nilai apa yang mama ajarkan pada saya. Sesuatu yang biasa menurut saya….
Ternyata banyak memberkati pembaca dan yang membuat saya terperangah, beberapa teman berkomentar,
“Bersyukur sekali Bu Yenny punya mama yang mengajari nilai-nilai budi pekerti yang baik. Saya gak pernah diajar hal-hal seperti itu.”
Gantian saya yang melongo…

Greg Mohr salah satu guru favorit saya, beliau begitu jujur & terbuka.
Greg menceritakan dalam pelajaran “Developing Healthy Relationship,” betapa Greg & Janice jiwanya terluka ketika terusir dari gereja yang mereka dirikan, karena dikhianati.
Rohnya tentu sempurna, sudah dimeteraikan oleh Roh Kudus. Namun jiwanya terluka … Meski secara formal mereka taat, sudah mengampuni, tetapi hati mereka seolah sekarat & mati, sampai mereka dilayani oleh Andrew Wommack, Gary & Jerry Garcia. Mereka mengalami pemulihan.

Kejujuran Greg Mohr, membuat saya merasa waras.
Ketika dikhianati dan disakiti oleh orang-orang yang saya kasihi & peduli, saya terluka.
Tetapi saya makin merasa bersalah ketika melihat teman-teman seperti malaikat…
Meski disakiti, seolah-olah mereka tidak tersentuh. Tetap tersenyum… ‘kungfunya’ beda level, meminjam istilah P. Irsan. Wkwkwk….
Saya mesti belajar & meneladaninya.

Kejujuran Greg Mohr membuat saya merasa normal dan saya bisa meneladani Greg agar pulih.
Kadang-kadang proses natural pemulihan yang disaksikan, justru bisa menjadi Peta Jalan bagi yang mendengarnya.
Tuhan baik & unik. Setiap pelajaran koq ya pas menjadi jawaban yang dibutuhkan murid-murid.

Namun semua itu butuh proses, latihan.
Kita belum memperbaharui pikiran kita, – Renewing Our Mind- sampai kita melakukannya: Doer not Hearer!
Sekedar tahu di kepala, tetapi belum dipraktekkan, belum memperbaharui pikiran.
Saya pun belajar & praktek.

Butuh proses perenungan diri bersama Tuhan, kadang butuh teman bicara juga untuk menelaah apa yang terjadi serta melihat dari sisi pandang yang berbeda, apa yang menyebabkan saya terluka?
Dalam proses ini, teman yang tulus dan sungguh-sungguh mengejar Tuhan, itu penting. Dia akan mengarahlan kita kembali kepada kebenaran Tuhan. Itulah gunanya kita menjadi Tubuh Kristus. Manusia diciptakan untuk tumbuh bersama. Bukan Lone Ranger… atau Superman!

Pelajaran apa yang bisa saya petik?
Ke depan saya harus bagaimana?
Keledai saja tidak jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya… masa kita mengulangi kebodohan lagi?
Ketika kesimpulan sudah diambil, hati lega. Saya menyerahkan pemulihannya kepada Tuhan.

Greg mengingatkan, orang-orang yang melukai kita, sesungguhnya juga gak berniat menyakiti, mengkhianati dsb. Hanya saja ada orang-orang yang hanya fokus pada kepentingannya sendiri, atau tidak pernah belajar menempatkan diri di sepatu orang lain, atau tidak pernah diajar untuk berterima kasih dan menghargai orang lain, jadi reaksinya begitu.

Selama kita memandang dan berharap kepada manusia, maka kita akan kecewa. Sejak dulu sudah tau sich prinsip ini, tetapi untuk mempraktikkannya butuh hikmat dan pewahyuan yang lebih dalam dari waktu ke waktu.

Greg Mohr mengingatkan, setiap hubungan ada levelnya. Jangan membuka diri kepada semua orang. Tidak semua orang bisa handle kepercayaan kita. Be wise!
Ada teman yang cukup ditemui di teras rumah, ada yang boleh masuk ruang tamu & ada yang boleh masuk ke ruang keluarga.
Pelajarannya, jika kita dipercaya, apalagi boleh masuk ke ruang keluarga, bahkan diundang menginap, hargailah!
Jangan sia-siakan kepercayaan orang & priviledge ini….

Sama-sama belajar yuk….

You’ll find that God won’t call you to do a big job all by yourself. He will call others at the same time to assist you – Rick Renner.

Anda akan menemukan bahwa Tuhan tidak akan memanggil Anda untuk melakukan pekerjaan besar sendirian. Dia akan memanggil orang lain pada saat yang sama untuk membantu Anda – Rick Renner

– Barry Bennett & Greg Mohr.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Attitude Is Everything: Sisi Lain Kasih & Berkat Yang Kerap Dilupakan…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Attitude Is Everything: Sisi Lain Kasih & Berkat Yang Kerap Dilupakan…

Sekian tahun lalu, Nicholas, anak saya yang ketiga, kuliah di Singapore setahun, sebelum ke USA. Nach Nicho homestay di rumah Florence. Bobo, mama Flo pintar sekali memasak.
Dan Nicho jadi kesayangan Bobo karena nicho doyan makan. Mungkin karena saya gak bisa masak…. wkwkwk…
Jadilah Nicho bak di ‘surga’….
Boleh makan sepuasnya, masakannya tiap hari sekelas resto.

Teman-teman yang butuh homestay di Singapore, boleh tuh homestay di rumah Flo, mereka memperlakukan anak kita seperti keluarga sendiri dan baaaiiikkk sekali. The best!

Ketika Nicho akan berangkat ke US, Flo mengatakan Nicho anak homestay terbaik yang pernah mereka miliki… . Bangga saya jadi mamanya.
Why?
Selain Nicho memang baik dan sopan, dia bisa menghargai masakan bobo dan menunjukkan apresiasinya dengan tulus.
Ini yang membuat mereka sangat menyayangi Nicho, terutama Bobo, hasil jerih payahnya dihargai dan membahagiakan Nicho. Bobo puas.

Sadar gak dengan kita berterima kasih, bersyukur dan tahu cara menghargai pemberian atau jerih payah orang lain, itu SUDAH MEMBERKATI, tanpa kita harus membalas atau memberi sesuatu?
As simple as that!
Attitude is everything!
Sikap itu segalanya…

*****
“Yen, mau dibawain apa?,” tanya lily sahabat saya. Kami biasa janjian pulang kampung ke Kebumen sama-sama, mengunjungi orangtua kami.
‘Roti coklat Sanitas”
“Sekarang banyak lho roti-roti baru yang jauh lebih enak”
“Biar pun enak, tapi roti itu gak punya nilai sejarah…’

SMA di “Sedes Sapientiae -Semarang”, saya pernah tinggal di asrama dan kost. Setiap sore ada tukang roti Sanitas yang datang. Beli 1 biji roti coklat Sanitas untuk sarapan. Hemat. Khas anak kost…

*****
“Bu Yenny, saya kirim roti coklat Sanitas ya? Betul ini alamat Bu Yenny?”, ujar Susan, anak Semarang dari sebuah WA grup.
“Ga usah San… saya mengurangi makan manis-manis, tabung saja uangnya untuk Andrew (putra Susan)… Susan konsisten belajar dan segera lulus dari Charis, itu sudah hadiah yang sangat berharga bagi saya.”

Saya suka dengan orang-orang yang suka belajar. Karena saya tahu, hanya dengan mengenal Allah dan kebenaran-Nya, hidup orang bisa berubah.

Yang Susan ga tau, nikmatnya roti coklat Sanitas bukan sekedar rasa rotinya tetapi biasa saya menikmatinya bersama Lily… Nach sambil makan, kami ‘ngobrol ngalor ngidul’, istilah Orang Jawa, bercengkerama, sambil terbahak-bahak mengenang berbagai peristiwa jaman dulu.
Sejarah dan kenangannya yang membuat roti Sanitas ini istimewa.

Apa yang menjadikan spesial? Dengan siapa kita makan!

******
Bagi para pembaca Seruput Kopi Cantik, GAK USAH kirim saya apa pun. Kadang sungkan cerita diberi sesuatu. Kuatir ada yang salah memahami.

Pembaca diberkati dan hidupnya berubah karena membaca Seruput Kopi Cantik, itu sudah sangat sangat membahagiakan saya. Karena saya bisa mempersembahkan kepada Tuhan, bukti saya bertanggungjawab menggunakan talenta titipan Tuhan.
Percaya ga, banyak pembaca yang ingin memberi hadiah pribadi kepada saya. Terharu!

P. Irsan dari Binjai, menawari saya kacamata bahkan lengkap dengan brosur, meminta saya memilih modelnya.

“Ga usah…. P. Irsan cepat lulus sekolah, itu sudah hadiah yang tak ternilai harganya buat saya, Pialaku.”
Hasilnya?
P. Irsan Murid Terbaik Distance Learning Charis, yang lulus level 1 dalam waktu 6 bulan…. . Pecah Rekor!
Yeaaaaaayyyyyy….. bangganya hatiku!

Dan tidak hanya stop sampai disitu, karena P. Irsan tidak bisa terbang ke Jakarta untuk melanjutkan level 2, apa yang dilakukannya?
P. Irsan Mengulang secara Konsisten video pelajaran level 1, Setiap Hari. Darimana saya tahu?
Setiap hari saya menerima kutipan poin yang didapatkan oleh P. Irsan dari pelajaran yang ditontonnya.
Dan sekarang sedang diulang kembali ke 4 kalinya…. Saat berhalangan gak nonton, P. Irsan memberi kabar tapi itu jarang sekali. Orang yang setia itu langka!

Terharu, bangga, berbagai perasaan bahagia yang tidak bisa saya ungkapkan…..
Yang lebih membanggakan lagi, saya mengenal P. Irsan secara pribadi saat awal Covid, dan terobosan ekonomi serta pemulihan bisnisnya luar biasa. Dulunya punya toko jam saja, sekarang punya Optik Kurnia.       P. Irsan juga Agen MPOIN di Sumatra Utara, nama Toko Onlinenya: *Kurnia Kanaan Permai, terkenal dengan Kurnia Medan. Ide P. Irsan sendiri menjual Tangki Air MPOIN.

Dan kamu akan menerima Kebenaran, dan Kebenaran itu yang akan Memerdekakan kamu.

Salah satu visi saya: orang yang mengenal saya dan membaca Seruput Kopi Cantik, hidupnya akan lebih baik. Karena yang saya sampaikan adalah kebenaran tentang Allah. Klo terbukti, berarti saya berada di jalur yang benar: membawa orang-orang mendekat kepada Tuhan.
It’s all about God, not me!

Hidup kita makin dekat kepada Tuhan, menjadi lebih baik, itu Sudah Memberkati. Tidak harus memberi berkat materi.

*****
Saya suka traktir, keponakan, sepupu, or teman-teman anak saya.
“Yuk.. mumpung ada tante, saya yang traktir. Ingin makan apa?” kata saya menawarkan dengan penuh semangat,
“Jangan sungkan. Gak sering-sering lho bisa ketemu tante.”

Saat mentraktir mereka, tidak penting saya suka menunya or tidak? Melihat mereka menikmati makanan dengan lahap, hati saya berbunga-bunga dan bahagiaaa.. sekali.

Saya mantan anak asrama dan anak kost. Di asrama, klo makan mesti cepat terutama saat lauknya cukup ‘enak’. Terlambat sedikit, sup ayam tinggal tersisa kuahnya yang berkelimpahan, isinya sudah raib…
Saking seringnya makan kangkung, ada istilah “mabok kangkung” …
Senangnya klo ada ortu saya or teman datang, bawa oleh-oleh banyak dan bisa makan enak. Pengalaman itu membuat saya senang jika bisa traktir orang dan orang itu suka, menghagai serta mensyukurinya.

Ketika mengasihi, kita ingin memberi yang terbaik. Apalagi jika orang yang ditraktir, diperhatikan, dipikiri, responnya bersukacita, bersyukur & menghargai.. Bahagia sekali rasanya bisa membahagiakan orang lain.

******
Berbahagia itu tidak selalu karena kita memperoleh sesuatu. Tetapi mampu memuaskan dan membahagiakan orang lain,
meski keluar uang, saya bahagia….
Kasih itu memberi, dan ingin memberikan yang terbaik!

Sadarkah kita, Allah pun bersukacita saat kita bersyukur, berterimakasih dan kita PUAS Menjadi Anak-Anak-Nya?
Allah tidak minta apa-apa…. Percayalah!
Kita datang mempersembahkan rasa syukur, terimakasih kita untuk segala anugerah, perhatian dan damai sejahtera yang kita alami …. itu Sudah Memberkati Allah!

Semakin merenungkan kebaikan-kebaikan Tuhan, semakin saya merasa diberkati dan bersyukur.
Apalagi saat bertemu dengan kerabat dan family, yang dibicarakan sakit ini, sakit itu….
Sadar sekali, betapa beruntungnya saya mengenal Allah dengan benar… memiliki komunitas yang cinta Tuhan dan mengejar Tuhan dengan sungguh-sungguh.
Kesehatan dan kesembuhan Ilahi sudah menjadi milik saya… dan itu berkat yang tak ternilai harganya….
Itulah sebabnya saya dengan senang hati kirim buku gratis bagi yang mau belajar…. hanya kebenaran yang bisa membebaskannya.

“Lalu saya gak usah mempersembahkan apa-apa untuk Tuhan ya Bu Yenny?”
“Terserah kamu….itu pilihan masing-masing. Kamu gak memberi, Tuhan gapapa… kasih-Nya tak bersyarat.
Bagi saya, saat mengasihi, saya ingin memberi yang terbaik bagi orang yang saya kasihi. Saya memikirkannya, bangga dan ingin memperhatikannya….apalagi dengan Tuhan.”

Bagaimana dengan Anda?

“God is most glorified in us when we are most satisfied in Him.” – John Piper

“Tuhan paling dimuliakan di dalam kita, ketika kita merasa paling puas di dalam Dia.” – John Piper

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

Coco Lee Bunuh Diri – Bagaimana Mengatasi Depresi?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Coco Lee Bunuh Diri – Bagaimana Mengatasi Depresi?

Diva Hong Kong bernama Coco Lee meninggal dunia di usia 48 tahun. Dia tutup usia diduga bunuh diri karena bertahun-tahun mengalami depresi.
Dilansir dari detikHot, Kamis (6/7/2023), selain seorang diva, Coco Lee juga dikenal sebagai penulis lagu, produser rekaman dan aktris Amerika kelahiran Hong Kong. Pada akhir pekan lalu, Coco Lee diketahui mencoba melakukan bunuh diri.

Coco Lee telah berkarier di dunia musik selama 30 tahun lamanya. Lagu CoCo Lee, ‘Do You Want My Love’, bahkan bertengger di posisi empat tangga lagu Billboard pada Desember 1999.

Coco Lee juga merupakan pengisi suara lagu ‘A Love Before Time’, dalam film Crouching Tiger, Hidden Dragon dan masuk nominasi The Best Original Song dalam Academy Awards 2001. Penyanyi ‘A Love Before Time’ lahir di Hong Kong dan masuk ke industri musik pada 1994, menghasilkan lebih dari 15 album dan mengumpulkan penjualan puluhan juta.

Terkenal, kaya, sukses dan dipuja…. tetapi semua itu tidak membahagiakannya, justru membuatnya depresi.
******
Apa rahasia mengatasi depresi?

Anxiety in the heart of man causes depression, But a good word makes it glad.
Kecemasan dalam hati manusia menyebabkan depresi, Tapi perkataan yang baik membuatnya senang.
Proverbs 12:25 NKJV

Depresi diakibatkan karena hati yang berfokus pada diri sendiri serta keadaan, daripada berfokus pada Tuhan. Ini adalah akibat hidup dari buah pohon pengetahuan baik dan jahat, yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya.

“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.” Yesaya 26:3 TB

Kedamaian yang sempurna merupakan hasil dari pikiran dan hati yang dipenuhi dengan pengetahuan tentang Allah. Damai sejahtera Allah memiliki satu sumber, Pohon Kehidupan (Yesus).

Ketika seseorang depresi itu karena fokus mereka salah. Fokus yang salah tentu dapat mengubah fungsi otak dan membuat perubahan fisiologis, tetapi akar masalahnya adalah fokus pada hati.

Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu….. dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Yakobus 4:8 TB

Hati adalah tempat lahirnya kedamaian atau depresi. Tergantung siapa yang memberi makan hati kita: Yesus atau dunia? Pikiran adalah kaki tangan dari salah satu dari keduanya.

Depresi tidak lebih besar dari firman Tuhan.
Ingatlah bahwa apa pun yang kita fokuskan menjadi lebih besar dalam pikiran. Alkitab menyebut pikiran-pikiran yang mengendalikan kehidupan ini sebagai benteng. (2 Kor. 10:4-5)

Hidup kita akan mengikuti fokus kita. Mereka yang merenungkan kelemahan, kegagalan, rasa sakit dan keraguan mereka akan menjadi depresi.
Tubuh pun merespon rangsangan otak dan kata-kata yang berasal dari hati. Bahkan bisa menyebabkan terjadinya perubahan fisiologis di otak, yang pada akhirnya justru memperbanyak masalah.

Kita harus tetap dipenuhi oleh Tuhan, agar mampu menahan tekanan dunia ini. Jika tidak menjaga hati dan pikiran kita penuh dengan Tuhan, maka ketika hal-hal sulit terjadi (dan itu akan terjadi), hal-hal itu akan nampak lebih besar daripada Tuhan.
Setiap hari, perlu memiliki hati yang bersyukur. Pikirkan segala sesuatu yang positif dalam kehidupan kita. Mulailah dengan fakta bahwa sebagai orang percaya kita memiliki hidup yang kekal! Puji Tuhan untuk setiap hal baik dalam hidup kita dan berterima kasih kepada-Nya untuk hal-hal baik baru yang akan datang. Hati yang gembira adalah obat! (Ams. 17:22)

Depresi bisa tercipta, akibat mengisi hati dan pikiran dengan ketakutan serta ketidakpercayaan, atau merenungkan luka serta kegagalan di masa lalu. Saat kita menukar pikiran negatif dengan pikiran tentang Tuhan, kita akan mendapati
tidak ada ruang di hati dan pikiran kita untuk mengalami depresi. Tidak ada depresi ketika hati dipenuhi Firman Tuhan. Hanya ada kehidupan dan kedamaian semata!

Yuk praktik…..

Focus your thoughts. Only speak words of life. Look beyond the temporal into the eternal and PRAISE Him. No human emotion can defeat you in the presence of a joyful spirit. – Barry Bennett.

Fokuskan pikiran Anda. Hanya ucapkan kata-kata kehidupan. Lihatlah melampaui yang sementara menuju yang kekal dan PUJILAH Dia. Tidak ada emosi manusia yang dapat mengalahkan Anda di hadapan roh yang gembira. – Barry Bennett.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

Kompyang Sultan & Ungkapan Syukur, Lho Apa Hubungannya?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kompyang Sultan & Ungkapan Syukur, Lho Apa Hubungannya?

“Ci Yenny, Siang kirim Kompyang Sultan…. Ueenaak pokoknya…”, ujar Siau Siang bersemangat.

Wow….
Kompyang saya tahu, kata papa itu roti bekal untuk berperang pada jaman dulu di Tiongkok.
Ternyata ini sejarahnya:
Kue kompyang mulanya makanan para tentara saat berperang. Konon sebutan kompyang ini berasal dari nama penemunya, Qi Jiguang, yang terinspirasi dari onigiri Jepang.

Kue kompyang pertama kali dikenal ketika Qi Jiguang memimpin tentaranya ke Fujian pada 1562, di mana perompak Jepang selalu bisa menemukan di mana mereka beristirahat lantaran keberadaan mereka dilacak lewat asap dan aroma masakan.

Namun, tidak demikian dengan perompak Jepang yang selalu membekali diri dengan onigiri. Lalu Qi Jiguang membuat kompyang sebagai ransum, sebab keras dan tahan lama. Kue kompyang sengaja dibuat keras dan teksturnya tidak mudah hancur, karena memang pada awalnya roti ini digunakan sebagai bekal untuk tentara Tiongkok yang sedang berperang.

Yang unik, ini Kompyang tapi Sultan … dimodifikasi dengan cantiknya menjadi kue mahal yang unik. Awalnya saya berpikir pasti keras, namanya saja kompyang… ternyata empuk, dalamnya diisi campuran daging dan rumput laut. Lezatnya….

Saya sangat bersyukur, bukan sekedar karena Kompyang Sultan itu lezat, tetapi kasih dan perhatian yang ada dibalik Kompyang Sultan itu.
Saya dikasihi, diperhatikan dan dipedulikan… itu yang lebih menyentuh hati saya.

Orang bijak berkata, Ukir kebaikan orang lain di atas batu tetapi tulis kesalahan orang lain di atas pasir.

Ditulis di atas batu, maka akan tersimpan selamanya.
Ditulis di atas pasir, agar terkena angin saja, tulisan itu sudah hilang.
Prinsipnya, Jangan pernah lupakan kebaikan orang lain. Tetapi segera lupakan sakit hati.

*****
Salah satu nasehat mama yang senantiasa membekas,
“Jadi orang itu Harus Tahu Terimakasih. Jangan pernah lupa kebaikan orang. Kenang, bicarakan & diingat-ingat.”
Dengan bahasa Millenial, “Don’t Take It For Granted.”

Bagaimana mama mengajari anak-anaknya?
Kakek Nenek saya pernah ditolong oleh Omnya nenek, Kongco saya menyebut beliau, yang kaya raya. Saat Jepang masuk, kakek & nenek mengungsi dan dipinjami salah satu rumahnya. Cukup lama. Keluarga kami berhutang budi dan selalu berkunjung saat pergi ke kotanya.

Ada putri kongco yang tidak menikah. Mama selalu mengirimkan love gift untuknya.
Mama bilang, bagi orangtua, tidak penting seberapa besar nilai yang kita berikan tetapi itu tanda kita tetap mengingat jasa mereka serta menunjukkan bahwa kita tetap mengasihi, menghargai serta menghormatinya.
Tidak hanya terhadap putri kongco, tetapi mama juga memperhatikan anak-anak kongco lainnya. Putri bungsunya tinggal di Jogja, saat kuliah, saya kerap berkunjung.

Ketika mama sudah pensiun, kebiasaan ini saya yang meneruskannya. Makin tua, putri kongco dirawat oleh adiknya. Beberapa tahun lalu, putri kongco yang hidup sendiri meninggal, saya bertanya kepada mama, apakah love gift tetap dikirim atau di stop?
Mama bilang, “Tetap kirim saja… Hutang budi itu dibawa mati”.

Ketika mama saya meninggal, kembali saya bertanya pada diri sendiri, tetap kirim love gift ga? Bukankah kiriman love gift selama ini atas nama mama?
Saya berdoa, bertanya kepada Tuhan.
Terngiang-ngiang ungkapan mama, “Bagi orangtua, tidak penting seberapa besar nilainya…. tetapi kasih dan perhatian dibalik pemberian itu yang lebih menyejukkan hatinya…”
Saya pun memutuskan tetap meneruskan kebiasaan tsb.
Dengan demikian saya tetap bisa bertegur sapa saat beliau chat setelah menerima love giftnya.

Keteladanan mama berbicara lebih keras daripada sejuta kotbah. Dan saya bersyukur memiliki mama yang mengajarkan hal-hal baik, sehingga meluruskan serta memudahkan jalan kehidupan saya & keluarga di kemudian hari.

*****
Bersyukur saat kita dikirimi Kompyang Sultan itu mudah…
Semua orang bisa. Menerima hal-hal baik, umumnya orang itu bersyukur.
Tetapi bagaimana ketika yang dialami tidak seperti yang diharapkan?
Ternyata Bu Elizabeth pun tetap bersyukur.
Nach ini yang langka! One of a kind….

Bu Elizabeth dalam doa pagi hari ini bercerita…
Beberapa minggu lalu minta didoakan agar apartemennya bisa tersewa.
Tidak lama kemudian, ada penyewa yang ingin menyewa apartemennya selama 6 bulan.
Yach… daripada kosong, lumayanlah disewa 6 bulan.
Tanda jadi sudah diberikan.
Ternyata beberapa hari kemudian, calon penyewa membatalkannya.

Kecewa?
Sedikit, tetapi Bu Elizabeth segera berujar,
“Tuhan sudah berjanji, mintalah maka akan diberikan kepadamu…. meski ini dibatalkan, saya percaya Tuhan akan kirimkan penyewa lainnya.”

Bu Elizabeth MEMILIH untuk Tetap Berdiri Teguh di atas Janji Firman-Nya dan TIDAK fokus pada situasi yang terjadi.

Faktanya, penyewa batal tetapi FAKTA BUKANLAH KEBENARAN.
FIRMAN TUHANLAH KEBENARAN YANG SEJATI.

Apa yang terjadi?
Tiba-tiba ada agent yang menelpon menanyakan apartemen Bu Elizabeth.
Deal, DP langsung dibayar, untuk jangka sewa 2 tahun.
Yeaaaayyy…..
Yang 6 bulan batal, Bu Elizabeth dapat yang 2 tahun.

Mari kita belajar dari semua pengalaman ini, apa pun yang terjadi, bersyukurlah!
Bersama Tuhan kita lebih dari Pemenang!

Gratitude is the beginning of wisdom. Stated differently, true wisdom cannot be obtained unless it is built on a foundation of true humility and gratitude – Gordon B. Hinckley.

Bersyukur adalah awal dari kebijaksanaan. Dengan kata lain, kebijaksanaan sejati tidak dapat diperoleh kecuali dibangun di atas dasar kerendahan hati dan rasa syukur yang sejati – Gordon B. Hinckley.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
1 120 121 122 123 124 410