Articles

Hidup Memang Tidak Adil, Tetapi Allah Adil & Bisa Diandalkan!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Hidup Memang Tidak Adil, Tetapi Allah Adil & Bisa Diandalkan!

Sometimes God takes you on a journey you didn’t know you needed, to bring you everything you ever wanted. Trust the plan. – Terkadang Tuhan membawa kita dalam perjalanan yang tidak kita mengerti, seolah tidak kita butuhkan, untuk memberikan semua yang kita inginkan. Percayalah pada rencana-Nya.

Kerap kita tidak nyaman harus melewati fase-fase pahit yang
tidak kita inginkan. Keinginan saya tentu hidup yang selalu mulus, menyenangkan dan bertemu dengan orang-orang yang manis tentu saja.
Pada kenyataannya, hidup tidak semanis itu.

Tetapi semakin lama saya hidup, semakin sadar…. saat menoleh kembali ke belakang dan merenungkannya, ternyata pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan itu, sudah membentuk saya menjadi pribadi yang lebih toleransi, peka dan bisa memahami kesulitan orang lain. Dan yang tak terduga, lebih ulet dan tahan banting.

Jika saja tidak mengalami peristiwa buruk itu, saya tidak akan terlatih, skilfull mengatasi permasalahan kehidupan.
Ternyata pengalaman itu membuat saya menjadi lebih bijak.
*****
Seorang teman mengeluh, menceritakan keburukan suaminya. Semakin diceritakan, semakin terdengar tidak adil. Betapa menderitanya dia… Kisahnya makin mirip sinetron.

Hidup Memang Tidak Adil.
Jika dalam hidup kita mencari keadilan, sampai mati pun kita tidak akan memperolehnya.
Yang bisa kita lakukan:

KITA YANG MENYESUAIKAN DIRI PADA KEHIDUPAN, DAN BUKAN SEBALIKNYA.

Suami yang menyebalkan, itu hasil pilihan kita sendiri bukan?
What You See Is What You Get.
Apa yang kita lihat saat berpacaran, ya itu yang kita terima sekarang.

“Dulu berbeda Bu Yenny”.
Sebetulnya gak berbeda, hanya ibarat kado, kita terpesona bungkusnya, lupa cek betul-betul isinya.
“Teliti Sebelum Membeli”, kata pepatah kuno.

Saat sudah terlanjur, nasi sudah jadi bubur…yang bisa kita lakukan ya… tambahkan telur, teri, ayam, abon dll sehingga buburnya jauh lebih nikmat dan lebih mahal harganya daripada nasi.

Konon wanita berharap bisa mengubah suaminya setelah menikah nanti, sementara pria berharap istrinya tidak berubah setelah menikah.
Dan kenyataannya terbalik dengan harapan mereka*l.

*****
“B. Yenny, gadis idaman saya bla…bla…bla….,” ujar seorang pemuda.

“Wow .. rasanya gadis idamanmu ada di Novelnya HC Andersen or Barbara Cartland. Di dunia nyata, ada gak ya? Kalau pun ada, apakah dia tertarik denganmu?
Karena hukumnya adalah *Like Attracts Like.*
Kamu menarik orang yang seperti kamu, BUKAN menarik orang yang kamu inginkan. Jika kamu ingin menarik orang yang hebat, jadikanlah diri kamu hebat terlebih dahulu.”

*****

Seorang anak protes berat, terluka oleh ucapan ayahnya. Merasa dibedakan. Tidak diapresiasi. Menuntut agar ayahnya berubah.

Anak yang protes papanya merendahkannya, betulkah ucapannya?
Banyak orang yang tidak berani menghadapi kenyataan. Sejujurnya, hanya orang-orang terdekat yang berani menyodorkan fakta. Kejujuran kadang menyakitkan.
Kebanyakan teman dan orang lain itu sungkan. Penuh topeng. Basa basi.

Kalau itu tidak benar, mengapa tidak membuktikannya dengan cara yang elegan?

Putra teman papa saya, diusir oleh papanya. Perbedaan pendapat dan prinsip yang tajam. Anak ini memang pemberontak sejati.
Lalu dia hilang. Kabarnya merantau hingga ke Hongkong.

Saat papanya sudah tua, anak ini kembali. Dia sudah berkeluarga dan sukses. Terjadi di tahun 70-an, alat komunikasi masih sulit di jaman itu.

Kerennya pula, dia membuktikan kemampuannya dengan memberikan hadiah papanya sebuah mobil Mercedes terbaru saat itu.
Rekonsiliasi terjadi dengan sangat manisnya. Sang anak mau pun papanya, mengakui sebagian dia yang salah dan sebagian pihak lain yang salah.
Ini pembuktian yang elegan!

*****
Teman lain dengan penuh emosi bercerita, seharusnya dia yang dipromosi. Tetapi karena ada teman yang menelikung dari belakang, menyebarkan gosip tidak benar, promosinya dibatalkan.

Kita orang-orang beriman bukan?
Percaya sepenuh hati ga bahwa Gusti Allah Mboten Sare- Allah Tidak Tidur.

Paul Milligan bekerja di sebuah perusahaan besar. Ada rekan kerjanya yang berulangkali mencuri idenya dan menyampaikannya kepada atasannya, seolah-olah itu idenya.

Paul tahu, tetapi dia diam saja. Paul percaya promosi datang dari Tuhan.
Waktu pun berlalu… Cukup lama. Hingga suatu ketika sang atasan menemukan fakta yang sebenarnya. Paul Milligan pun diberi kedudukan yang tinggi.
Terbukti Janji-Nya Ya & Amin.

*****
Saya merenung.
Seandainya Paul Milligan tidak dikhianati, maka kita gak bisa belajar God’s Way yang dipilih Paul. Kita tidak punya teladan.

Pengkhianatan bukan dari Tuhan tetapi karena orang itu taat kepada si iblis. Tetapi malapetaka yang dirancang iblis, diubah Tuhan menjadi batu pijakan agar Paul Milligan dipromosi naik ke tempat tinggi yang tidak bisa dicapai tanpa adanya batu itu.

Seandainya tidak pernah sakit Hipertiroid, saya tidak bisa membuktikan bahwa kesembuhan itu benar-benar ada dan terbukti. Janji Allah Ya dan Amin, selalu bisa diandalkan.

Penyakit itu ulah si iblis, berusaha mencuri kesehatan saya. Tuhan yang menyembuhkan.
Karena pengalaman sakit yang tidak menyenangkan ini, saya bisa memotivasi teman-teman yang sakit. Percayalah kesembuhan pasti tercipta, Tuhan bisa dipercaya, bagian kita adalah beriman, percaya dan berdiri teguh diatas janji firman-Nya. Manifestasi tunggu waktu Tuhan. Pasti!

Hidup memang tidak adil tetapi Allah kita adil. Orang benar bisa jatuh tetapi tidak tergeletak. Seribu orang rebah di sisi kita dan sepuluh ribu di kanan kita, tetapi itu tidak menimpa kita.
Why?
Karena ke mana pun kita pergi & melangkah, anugerah dan perlindungan Allah mengejar kita. Memang anak panah musuh mendesing, berseliweran di kanan kiri, bising…tetapi lihatlah… kita tetap selamat, survive, tetap naik bukan turun.
Kemalangan orang benar itu banyak, tetapi Tuhan meluputkan kita dari semuanya. Wow…
Karena Tuhan menopang kita dengan tangan kanan-Nya yang membawa kemenangan!
Setuju?
Bagaimana pendapat Anda?

Our greatest freedom is the freedom to choose our attitude – Victor Frankl.

Kebebasan terbesar yang kita miliki adalah kebebasan untuk memilih sikap. – Victor Frankl.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
What You Don’t Know Can Kill You!
Kesembuhan ada di dalam Firman Tuhan
Rheva: Sembuh Dari Syaraf Terjepit Tanpa Operasi. Bisakah?