Articles

Iman atau Fatalisme?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Iman atau Fatalisme?”

Apakah pemahaman yang Anda percayai tentang Tuhan dan Injil mendorong tumbuhnya iman, atau justru menimbulkan kepasifan?
Kita dapat menilai pesan yang kita dengar memang berasal dari Tuhan, atau bukan, melalui respon yang muncul dari hati kita. Pesan atau ajaran yang meninabobokan Anda sampai pada titik fatalisme alias pasrah tanpa daya dalam segala hal, bukanlah Injil. Jika Anda tergoda kurang memercayai janji-janji Allah dan lebih menerima status quo, itu bukanlah Injil.

Apakah Anda tertantang untuk bertumbuh kuat dalam iman? Jangan dengarkan suara ular yang terus berkata, “Sudahkah Tuhan berfirman. . .?”

Saat berjalan bersama Tuhan, kita harus bergerak dari iman kepada iman, bukan dari iman kepada sikap pasif dan ketidakpercayaan.

“. . . kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman; seperti ada tertulis, “Orang benar akan hidup oleh iman.” Roma 1:17 (TB).

“…….. berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”
Kolose 2:7 (TB).

Ketika beberapa orang menggoda untuk menyerahkan warisan Anda di dalam Kristus, nilailah kata-kata mereka, melalui dorongan iman dari mereka di dalam diri Anda, atau justru membuat pasrah dalam keputusasaan (fatalisme).

“Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”
Roma 10:17 (TB).

Kepasrahan (que sera-sera/yang terjadi-terjadilah) adalah buah dari ketidakpercayaan.

[Repost ; “Faith or Fatalism?”. – Barry Bennett, Penerjemah Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Insecurity, Bagaimana Solusinya?
IMPOSSIBLE
Cara Hidup Yang Dikehendaki Tuhan…