Articles, Christianity

“Rahasia Iman.”

“Rahasia Iman.”

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.
Markus 11:24 (TB)

Janji-janji Tuhan tampaknya terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Apakah Yesus sungguh-sungguh dengan apa yang Dia katakan?
“Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.” Yohanes 16:24 (TB)
“Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.” Lukas 12:32 (TB)

Pikiran kita mungkin terkejut dengan implikasinya! Jika ini benar, mengapa saya berkekurangan?

Apakah kita benar-benar mengerti apa artinya berdoa dengan iman? Apa artinya percaya dan menerima?
Kesenjangan antara apa yang kita inginkan dengan apa yang kita miliki diukur dengan iman atau ketidakpercayaan. Iman diaktifkan dengan cara mendengarkan Tuhan (Roma 10:17). Mendengarkan Tuhan secara langsung, dapat mengaktifkan iman bagi orang yang menerima janji Tuhan.
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Ibrani 11:1 (TB)

Dengan kata lain, satu-satunya hal yang berada di antara kita dengan sumber daya surga adalah iman. Dan iman datang karena mendengar dari Tuhan. Oleh karena itu, mendengarkan Tuhan (ketika Roh menghidupkan dan mempercepat penyediaan Tuhan di dalam roh kita), adalah kunci untuk percaya dan menerima dari-Nya.

Dengan hati manusia percaya. Apa yang keluar dari hati adalah masalah kehidupan. Hati merupakan pusatnya baik iman mau pun ketidakpercayaan. Kita mendengar Tuhan dengan hati. Yang diucapkan mulut meluap dari hati. Doa adalah bagaimana kita membawa penyediaan yang Tuhan nyatakan di dalam hati kita, ke dalam realitas keadaan yang kita alami.

Dengan iman mata kita melihat penyediaan. Kata-kata iman memanggilnya agar terealisasi. Sikap seseorang yang beriman, mengucap syukur sebelum manifestasi fisik yang menjadi jawaban terjadi. Iman membawa sumber daya surga ke dunia untuk memenuhi kebutuhan yang dapat terlihat secara fisik.

Beginilah cara Yesus melayani.
“Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.” Yohanes 8:28 (TB)

Yesus hanya berbicara dan melakukan apa yang Dia terima dari Bapa dalam doa. Itulah rahasia iman.

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. Yohanes 5:19 (TB).

[Repost ; “The Secret of Faith”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Apakah Hidup Kita Dibentuk oleh Ketakutan?
“Turunlah dari Roller Coaster.”
Pintu Tertutup? Mengapa Tuhan? Tidak Adil!