Articles, Christianity

“Iman yang Hidup.”

“Iman yang Hidup.”

Iman merupakan sifat Roh Allah, yang dihasilkan oleh pengaruh Firman dan Roh di dalam hati yang siap untuk menerima.
Keadaan iman kita dapat berubah secara dramatis dari hari ke hari, tergantung pada bagaimana hati kita berhubungan dengan Firman dan Roh Allah.
Karena dengan hati orang percaya Roma 10:10 (TB)
Hidup dengan iman adalah hidup dengan Firman Tuhan yang hidup di hati kita dalam setiap keadaan.

Karena alasan itulah Yesus menasihati bahwa
“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
Matius 4:4 (TB)

Kata-kata yang keluar dari mulut Allah (Firman) dan menemukan tanah yang baik di hati kita, menghasilkan iman yang tinggal di dalam kita. Kebenaran Allah di dalam diri kita dimulai dan dilanjutkan dengan iman, sebagaimana halnya kesehatan, sukacita, kedamaian, kemakmuran, dan visi untuk masa depan.

Paulus berdoa agar orang-orang kudus yang percaya, memiliki pewahyuan Allah yang lebih besar. Senantiasa tersedia lebih banyak hal-hal untuk didengar, dilihat, dan dipercaya.
” …. Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,
dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya.”
Efesus 1:15-19 (TB)

Bagaimana pandangan dalam pemahaman kita?
Saya tidak percaya ini berbicara tentang kemampuan mental kita, tetapi lebih kepada kemampuan rohani kita. Paulus berdoa agar orang-orang kudus “mendengarkan” Allah atau “melihat” hal-hal dalam Kerajaan Allah yang kita jalani dengan iman.

Iman bukanlah peristiwa stagnan sekali pakai yang menandai kelahiran baru kita.
Iman bukanlah sekedar kepercayaan atau doktrin.
Iman bukanlah masalah mental.
Iman itu sesuatu yang rohani.

Pertahankan terus iman kita agar tetap hidup tersambung pada Sumbernya!

[Repost ; “Living Faith”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Nilai Persahabatan
“Injil Dua Dimensi.”
Sangat Berkelimpahan