Articles, Christianity

Healing for All

Healing for All

Jika kesembuhan bukan untuk semua orang, bagaimana dengan hal yang lainnya? Fakta bahwa tubuh kita dirancang untuk melawan penyakit dan menyembuhkan dirinya sendiri adalah kesaksian bahwa Allah ingin kita sehat. Tubuh yang kuat dan sehat dapat melawan atau mengalahkan sebagian besar penyakit. Ketika kita menyalahgunakan tubuh kita atau membiarkannya menderita trauma (emosional atau fisik), atau hidup dalam ketakutan dan stres, kita melemahkan tubuh kita sendiri dan penyakit mencari peluang melawan kita. Namun demikian, kesembuhan tersedia untuk semua orang, sama seperti keselamatan dari dosa tersedia untuk semuanya.

Kesembuhan adalah bagian dari penebusan kita di dalam Kristus. Kita tahu bahwa Yesus datang untuk menghancurkan pekerjaan musuh (1Yoh. 3: 8), dan Ia pergi melakukan kebaikan dan menyembuhkan SEMUA yang tertindas oleh iblis karena Allah menyertai Dia. (Kisah 10:38).

Pertanyaannya: apakah kesembuhan kehendak Tuhan atau bukan. Masalahnya seringkali adalah kurangnya pemahaman kita akan kehendak Tuhan. Tuhan menyatakan bahwa, “umatku binasa karena kurangnya pengetahuan.” (Hosea 4: 6)

Penebusan kita telah diselesaikan dua ribu tahun yang lalu dan semua manfaat dari penebusan itu tersedia sejak saat itu untuk semua orang yang percaya. Kita telah dibebaskan dari kuasa dosa dan semua manifestasinya, termasuk penyakit.

Kita dapat menemukan hati Tuhan yang ingin melihat umat-Nya disembuhkan dalam berbagai ayat Kitab Suci, baik dalam Perjanjian Lama maupun Baru. Allah menyatakan diri-Nya dalam salah satu nama penebusan-Nya sebagai Allah yang menyembuhkan kita (Kel. 15:26). Sifat Tuhan tidak bisa berubah, jadi jika Ia adalah penyembuh sebelum Hukum Taurat dan di bawah Hukum Taurat, terlebih lagi di bawah kasih karunia !!

Yesaya bernubuat dan Petrus mengkonfirmasi bahwa oleh bilur-bilur Yesus kita telah disembuhkan. (Yes. 53: 4-5, 1 Ptr. 2:24) Dengan kata lain, pengampunan tersedia bagi semua orang, baik mereka menerimanya atau tidak. Harganya sudah dibayar. Dan dengan demikian, kesembuhan juga tersedia bagi semua orang, meskipun banyak yang tidak memanfaatkannya.

Yesus memerintahkan gereja untuk menyembuhkan orang sakit (Markus 16:18), dan kita melihat gereja mula-mula berjalan dalam kuasa ini. Yesus memberikan karunia penyembuhan kepada gereja (1 Kor. 12).

Yakobus bertanya apakah ada di antara jemaat gereja yang sakit (Yakobus 5:14). Pertanyaan itu menyiratkan bahwa tidak boleh ada yang sakit di antara kita, dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menerima penyembuhan diberikan.

Kita perlu memotivasi diri sendiri untuk melawan pekerjaan musuh dalam tubuh kita. Sama seperti kita menyesuaikan diri dengan anugerah-Nya untuk berjalan dalam kekudusan, mari kita juga menerima anugerah-Nya untuk hidup sehat.

Judul: Healing for All
Penulis: Barry Bennett
Translate: YennyIndra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Dari Mana Asalnya Kehidupan?”
Kisah Belum Berakhir…..
“Telah Ditakdirkan?”