Articles, Travelling

Bucharest, The last Day.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Rocker @Bucharest, The Last Day.

Pagi ini after breakfast, P. Indra mengajak teman-teman ke danau dekat Hardrock Cafe. Kami 4 pasang dengan P. Hendri & Rosita; P. Eddy & Mary; P. Jeffry & Caroline; P. Indra & saya.

Setelah berfoto-ria dekat danau dan kafe bola di dekatnya, kami berfoto di Salib unik milik gereja di seberang Hardrock Cafe.
Salib ini di satu sisi bergambar patung Yesus dengan tulisan INRI, sedangkan di sebaliknya, patung Bunda Maria. Di tengah tiang sisi Yesus, ada lagi patung Bunda Maria yang lain. Baru kali ini saya menjumpainya.
Foto Ach….. 🙂 🙂

Hardrock buka jam 12. Kami ingin masuk lagi ke tokonya. Sekitar pk. 11.15 mulai ada staf Hardrock yang membereskan meja samping Cafe.

Saya iseng bertanya, bolehkah kami masuk?
Sang gadis bilang mereka buka pukul 12. Saya jelaskan pk.12 kami harus check out hotel, ga ada waktu lagi.

“Do you need to shop something?”

“Yeah … We want to buy some T-shirts”

Langsung kami diijinkan untuk masuk dan berbelanja.
Saya tanya lagi bolehkah kami foto dengan gitarnya serta naik meja Bar?

Karena 2 malam lalu kami diajarin foto naik meja Bar.
Wow .. ternyata diijinkan.
Dan Hardrock Bucharest adalah The Best Hardrock In The World 2017, BUKAN sekedar terbaik di Eropa!
Duh makin bangga deh.

Jadilah kami bergantian foto bergaya ala rocker naik meja bar. Kali ini, saya pun ikutan bergaya rocker. Kapan lagi?

Sudah keliling hardrock berbagai negara, baru kali ini boleh naik meja Bar, foto gaya rocker!!!

Sambil bernyanyi dan tertawa bersama.
Dan kali ini, teman lain bergaya sebagai penonton.
Perfect!

Saat kembali ke hotel, banyak teman-teman yang sesungguhnya ingin juga ke Hardrock tapi mereka terpancang pada pemahaman bahwa Hardrock buka pk. 12. Sebagian hanya duduk-duduk atau tiduran di kamar.

Pelajarannya:
Dalam hidup jangan pernah membatasi Tuhan. Kalau ingin sesuatu, melangkah saja. Kalau Tuhan di pihak kita, apa sich yang gak mungkin?

Saya menyadari betapa ‘kebajikan dan kemurahan belaka yang mengikuti aku seumur hidupku’.
Tuhan buka jalan, apa yang ‘tidak bisa’ menjadi BISA.
I love You full, God!, Meniru Mbah Surip. 🙂

Arc De Triumph, adalah tembok kemenangan yang melengkung, terletak di bagian utara Bucharest, di Jalan Kiseleff.
Seperti di Perancis, Arc Dr Triumph menjadi tujuan para turis.

Kami ingin sekali foto di sana. Tetapi letaknya sulit untuk bus parkir. Daisy, Tour Leader kami & Adrian, sang driver, bilang diusahakan tapi gak janji.

Sampai dekat Arc Dr Triumph, oh ada polisi. 🙁
Adrian berteriak tanya parkir di mana untuk foto? Ternyata polisi mengijinkan.
Thanks God…
Karena sekali kena tilang, denda ratusan euro.
Jepret… Jepret..
Yeay….

Victoria Square merupakan pusat kota, di mana tempat train station, subway, bus semua berada. Victoria Palace yang berada di sekitar square, adalah tempat perdana menteri dan pejabat pemerintahan bekerja dll.

Rumania pernah diperintah oleh Nicolae Ceausescu diktator selama 22 tahun dengan sistim komunis. 26 January 1918 – 25 December 1989.
Dia membangun The Palace of the Parliament, Gedung Istana Parlemen yang sangat mewah dengan biaya 3 milyar euro.
Padahal rakyat hidup miskin. Mereka marah. Pemerintahannya di kudeta. Rakyat mengadakan revolusi dengan korban sekitar 67.000 jiwa tetapi laporan resmi pemerintah hanya ada korban 1000 jiwa. Th 1989 Nikolay dan istrinya, ditangkap dan dibunuh. Pemerintahannya diganti Republik Parlementer.

Gedung Istana Parlemen ini unik, besar dan mewah. Berdiri di atas tanah seluas 365.000 M2.
Istana Parlemen ini adalah bangunan terberat di dunia, dengan berat 4.098.500.000 kilogram (9.0356 × 109 lb).
Tinggi bangunan 84 meter ke atas tetapi yang luar biasa, di bawah gedung ini ada Bunker sebanyak 12 lantai.
Bisa membayangkan besar bunkernya?
Mereka menyimpan nuklir di dalamnya.
Bersiap jika terjadi perang.
Pantas biayanya ajubilah mahalnya!
Biaya listrik dan heaternya saja 6 juta euro pertahunnya.

Rumania cantik. Termasuk kota besar yang paling cantik di antara negara-negara Balkan.
Bersyukur kepada Tuhan untuk kesempatan menikmati ciptaan-Nya.

Travel makes one modest. You see what a tiny place you occupy in the world.” -Gustav Flaubert

Bepergian/travelling membuat orang rendah hati. Karena menyadari betapa kecilnya tempat yang Anda tempati di dunia ini. ”-Gustav Flaubert

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Golden Eye… Pierce Brosnan…, Romantic Bridge & Castles.
Mobil Mewah, Mie Dingin & Visa Keluar di Korut.
Venice Yang Mempesona.