Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Kenangan Masa Lalu, So What?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kenangan Masa Remaja, So What?

Saat berlibur ke UK, kami mengunjungi desa Vezeley di mana gereja The Madeleine of Vezeley dibangun, dan merupakan bagian ziarah penting dalam perjalanan ziarah menuju Santiago Dengan Compostela di Spanyol.

Nach dalam perjalanan, kami mampir di toko kue. Ternyata ada Kue Jahe (Ginger Cake). Segera saya beli dan sebelum dimakan, saya foto dan upload.

Mengapa Kue Jahe ini istimewa?
Karena mengingatkan tokoh-tokoh idola remaja saat itu, buku Lima Sekawan karya Enid Blyton, dari Inggris.

Begitu saya post fotonya, komentar datang bertubi-tubi…
Semua langsung ingat kesukaan Lima Sekawan: Julian, Dick, Anne, George dan anjingnya, Timmy ; adalah Kue Jahe dan Sirup Limun. 🙂 🙂 🙂

Kenangan akan kisah-kisah masa remaja selalu menggelitik dan mengundang tawa.

Sebagian lagi generasi saya, suka akan cerita silat. Dari Kho Ping Ho sampai kisah Trilogi “The Legend of the Condor Heroes”,
Karya Jin Yong.

Ketika saya bercerita tentang Snow Hotel di Finland, Linda Yap langsung berkomentar,

“Seperti ranjang es Bibi Lung dan Yoko”, ujarnya menyebut nama tokoh The Legend of the Condor Heroes.

Kami pun tertawa dan senang mengingat kisah-kisah menarik yang dulu menjadi bacaan kesukaan masa remaja.

Maukah saya membacanya lagi sekarang?
Tentu tidak!
Mengapa?
Jaman sudah berubah. Waktu kami sangat berharga. Apalagi di jaman Disruption, Shifting … Semua orang berlomba-lomba memahami apa yang sedang terjadi, menyesuaikan diri agar tidak terlindas jaman.

Membaca Lima Sekawan dan Cerita Silat?
Wah… Ibarat kembali ke jaman dinosaurus dulu, yang sekarang sudah punah.

Banyak buku-buku baru yang harus dibaca dan dipelajari. Bahkan tidak hanya dengan membaca tetapi dengan belajar melalui audio books, ikut seminar, menimba ilmu dari orang-orang yang lebih sukses dsb.

Ingatan akan Lima Sekawan & Cerita Silat, cukup untuk selingan agar kita tersenyum sejenak.
Setelah itu kembali ke jaman ini, di mana perkembangan teknologi amat sangat maju. Dan kita harus segera memperlengkapi diri agar survive bahkan bisa menaklukkan keadaan.
Jangan menoleh ke belakang seperti istri Lot, agar tidak menjadi tiang garam.
Tuhan tidak suka jika hati kita melekat pada masa lalu.

I have a past but I don’t live there anymore.
Saya punya masa lalu tetapi saya tidak hidup di sana lagi.
Setuju?

Learn from yesterday, live for today, and hope for tommorrow- Albert Einstein

Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, dan berharaplah untuk hari esok- Albert Einstein

YennyIndra

TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN
www.mpoin.com

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Stop Trying To Be God!
Iman & Percaya
Siapkan Senjata. Apa Maksudnya?