Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Travelling

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra
Travelling

“Enak ya… Jalan-jalan terus, keliling dunia”, ujar beberapa teman.

Benarkah demikian?
Tidak juga, karena kesenangan setiap orang berbeda.

Bink Bink bercerita, ketika diajak liburan, Musa, suaminya, membawa setumpuk buku. Di tempat tujuan, Musa hanya ingin membaca buku.
Sementara Bink ingin explore tempat wisata yang dituju.
Kesenangan setiap orang berbeda.

Linda Yap sama sekali tidak ingin berkeliling liburan ke mana pun.
Baginya melukis itu dunia yang membahagiakannya. Naik pesawat beban baginya karena dia takut dengan ketinggian. Linda lebih suka membaca buku.

“Aku lebih senang membiarkan imajinasiku melayang menjelajahi dunia saat membaca cerita”

Tidak sedikit teman yang sudah membaca novel tertentu, lalu kecewa ketika menonton filmnya karena tidak seindah dan seru seperti dalam angannya.

Teman lain sebut saja Anita, ini unik sekali. Kalau liburan baik ke dalam atau luar negeri, yang dicari hotel mewah. Berhari-hari tinggal di sana menikmati fasilitas hotel mewahnya. Bahkan makan pun lebih suka di hotel. 🙂  Dia tidak suka menjelajah tempat-tempat indah.

Sebaliknya, Fenny dan suaminya lebih suka liburan ala backpacker. Hotel cari yang murah asal bisa tidur. Tapi jangan ditanya soal kuliner… Makanan mahal di mana pun, mereka nikmati. Keliling dunia demi mengejar aneka makanan, di samping menikmati pemandangan yang indah Hebatnya sehari bisa makan 13x alamak… Biar pun katanya cuma cicip-cicip tapi saya tidak bisa membayangkannya… 🙁

P. Indra dan saya senang menikmati pemandangan yang indah dan unik. Semakin unik dan jarang dikunjungi, makin asyik. Pada tahun 2012 kami sekeluarga liburan jalan sendiri ke Swiss dan menemukan sebuah desa kecil nan cantik menawan bernama Vevey. Kebanyakan turis mengunjungi Montreux dan Chillon Castle, tetapi tidak banyak yang ke Vevey.

Desa ini unik. Di ujung jalan pertigaan, ada lukisan cantik di dinding rumah karya JR.Murall yang berjudul Unframed. Ada garpu berdiri di danau di depan museum makanan milik Nestle. Kami senang sekali foto di sana. Lucu & unik. Di desa ini pula pelawak terkenal, Charlie Chaplin, menghabiskan masa tuanya hingga meninggal dunia. Tidak lupa kami foto dengan patung Charlie Chaplin yang berdiri menghiasi jalan di tepi danau.

Teman-teman yang tinggal di Eropa seperti sis Elma Roux, kak Narsih Nyffenneger , sis Megawati Samudra, mantan pemain bulu tangkis Indonesia, mereka bertiga tinggal di Swis; sis Vanessa Van Western Perengkuan di Belgia & bro Buddy Sudirgo yang tinggal di Italy justru belum pernah ke Vevey.

“Masa kita yang tinggal di Eropa belum ke Vevey, kak Yenny yang di Indonesia saja sudah ke sana,” ujar Sis Elma.

Jadilah teman-teman ramai-ramai ke Vevey dan kirim foto di depan garpu di danau… 🙂 🙂 🙂

Certainly, travel is more than the seeing of sights; it is a change that goes on, deep and permanent, in the ideas of living- Mary Ritter Beard

Tentu saja, perjalanan lebih dari sekadar melihat pemandangan; itu adalah perubahan yang berlangsung, dalam dan permanen, dalam membangun gagasan-gagasan kehidupan- Mary Ritter Beard

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Shut Your Mouth… Why???
Nge-Fans? Simak Rahasianya!
Di Mana Iman Kita Sesungguhnya?