Category : Articles

Articles

Forgiveness VS Trust.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Forgiveness VS Trust.

When we forgive someone who has hurt us, does that mean we have to jump back into relationship with them?

Ketika kita memaafkan seseorang yang telah menyakiti kita, apakah itu berarti kita harus kembali menjalin hubungan dengan mereka?,”

Let’s be clear, trust and forgiveness are NOT the same.
Mari kita perjelas, kepercayaan dan pengampunan TIDAK sama.”

Pengampunan berkaitan dengan masa lalu dan kepercayaan berkaitan dengan masa depan. 
Sedangkan Kepercayaan berarti saya akan berinvestasi lebih banyak ke dalam suatu hubungan.

Ingat: Orang dapat dipercaya karena memiliki rekam jejak yang dapat dipercaya.  Apakah mereka memiliki pola yang menunjukkan bahwa mereka peduli pada Anda?

Tulis Dr. Henry Cloud, penulis buku terkenal yang berjudul “Boundaries”, dalam wall facebooknya.


Banyak orang yang menganggap ketika dia memaafkan atau mengampuni kesalahan seseorang, berarti dia harus menjalin hubungan (relationship) kembali dengannya. Itulah alasannya mereka enggan melepaskan pengampunan.
Dr. Henry Cloud dengan tegas membedakannya!

Kita mengampuni kesalahan orang lain demi kepentingan kita sendiri. Menyimpan kemarahan atau dendam  itu sumber penyakit, stress dan kepahitan.

Resentment is like drinking poison and hoping it will kill someone else. – Kebencian itu seperti meminum racun dan berharap itu akan membunuh orang lain.

Tentu saja mustahil!
Kita sendiri yang mati….

“Enak dia dong, sudah menghina dan menyakiti seenaknya, sekarang aku yang mesti mengampuni. Dia merasa bersalah juga kagak,” protes seorang teman.

Kita memaafkan karena sayang pada diri kita sendiri. Repot-repot kita mikirin dia dengan penuh kegeraman, sambil hati tersayat-sayat, sementara dia happy-happy.
Siapa yang rugi coba?

Mengampuni, tidak berarti kita setuju dengan perlakuannya terhadap kita.
Mengampuni, artinya kita menyerahkannya kepada Tuhan, agar kita dapat melanjutkan hidup kita tanpa terbeban olehnya.

Mengampuni itu keharusan, tetapi berhubungan kembali, itu pilihan.
Itu dua hal yang berbeda!

Kalau tidak cocok, ambil saja jalan yang berbeda.
Mengampuni itu perintah Tuhan tapi tidak ada perintah Tuhan, bahwa kita harus terus menjalin hubungan lagi, jika memang merugikan dan membuat kita tidak bahagia.

Tuhan justru mengajarkan, agar cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

“Bagaimana kalau keadaan memaksa harus tetap berhubungan?”

“Batasi seperlunya. Love from a distance, kata Joel Osteen. Kasihi dari kejauhan. Menghindari ribuan pertempuran yang tidak perlu.”


Sepasang suami istri datang konseling pada Greg Mohr.

Dengan berapi-api sang suami marah karena istrinya terus menerus curiga kepadanya. Rupanya sebelum ini, sang suami ketahuan berselingkuh. Mereka sudah mengadakan rekonsiliasi.

“Istriku berkata sudah memaafkan, tetapi buktinya tetap mencurigai aku terus. Dia tidak mempercayai aku…,” ujar sang suami dengan sewotnya.

“Aku pun tidak mempercayaimu,” sergah Greg Mohr tegas,
>”Trust must be earned, kepercayaan harus diperoleh melalui pembuktian demi pembuktian. Kamu sudah mengkhianati istrimu, sekarang buktikan pertobatanmu.”

Dieeeenk….

Kita mengampuni seseorang karena Tuhan telah mengampuni kita terlebih dahulu. Dengan kekuatan kita sendiri, tentu tidak mampu. Tetapi Tuhan telah memberikan anugerah-Nya, sehingga dengan bergantung kepada kekuatan Allah, kita mampu mengampuni.

Kepercayaan tidak bisa diberikan secara gratis. Kepercayaan  yang sudah dikhianati, hilang, atau dilecehkan, hanya bisa  diperoleh kembali melalui pembuktian demi pembuktian, rekam jejak dari tindakan yang bisa dipercaya secara berulang, sedikit demi sedikit, sampai akhirnya kepercayaan bisa diraih kembali.

Love is a chance. Hate is a curse. Forgiveness is a blessing. Trust is a gift. – Adrian Rayshawn.

Cinta adalah kesempatan.  Kebencian adalah kutukan.  Pengampunan adalah berkat.  Kepercayaan adalah sebuah anugerah.  – Adrian Rayshawn.

Supaya bisa memberikan kesempatan kedua atau second chance, agar kepercayaan bisa dibangun kembali, pengampunan harus diberikan terlebih dahulu. Tanpanya, kepercayaan mustahil dibangun.

Trust can only be mended, it can never be fixed. Because people forgive, but they can never forget.

Kepercayaan hanya bisa diperbaiki, namun tidak akan pernah bisa dipulihkan seperti sediakala.  Karena orang memaafkan, tetapi mereka tidak pernah bisa melupakan.

Pelajarannya, Berpikirlah sebelum berkata-kata dan bertindak. Ada hal-hal dalam hidup, yang tidak memberi opsi second-chance.

Hidup ternyata jauh lebih mudah saat kita memahami rambu-rambunya dengan jelas.
Mari memaafkan dengan bebas, tetapi memberikan  kepercayaan dengan bijak.
Setuju?

Forgiveness must be immediate, whether or not a person asks for it. Trust must be rebuilt over time. Trust requires a track record. If someone hurts you repeatedly, you are commanded by God to forgive them instantly, but you are not expected to trust them immediately, and you are not expected to continue allowing them to hurt you. – Rick Warren

Pengampunan harus segera dilakukan, terlepas dari apakah seseorang memintanya atau tidak.  Kepercayaan harus dibangun kembali dari waktu ke waktu.  Kepercayaan membutuhkan rekam jejak.  Jika seseorang menyakiti Anda berulang kali, Anda diperintahkan oleh Tuhan untuk segera memaafkannya, tetapi Anda tidak diharapkan untuk segera mempercayainya, dan Anda tidak diharapkan untuk terus membiarkan mereka menyakiti Anda.  -Rick Warren

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Sudahkah Kita Seperti Pohon Sanobar dan Pohon Murad?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Sudahkah Kita Seperti Pohon Sanobar dan Pohon Murad?

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Yesaya 55:8-9 (TB)

Ayat ini sangat populer dan saya pun menghafalnya tetapi ternyata pemahaman saya salah.
Dulu saya beranggapan arti ayat ini, kalau saya mau A, Tuhan maunya B karena rancanganKu bukanlah rancanganmu.
Ternyata keliru!

Sampai Mike Hoesch menjelaskan. Tuhan menyatakan, kamu terjebak dalam hidupmu yang berantakan. Itu tidak sesuai dengan rancangan Tuhan.

Mengapa semuanya bisa terjadi?
Karena kita menjalani hidup, tidak sesuai dengan jalan-jalan yang Tuhan kehendaki.

Karena itu pada ayat sebelumnya, Tuhan menyarankan agar:
Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.
Yesaya 55:7 (TB)

Hidup yang amburadul terjadi karena kita berjalan mengikuti jalannya orang yang fasik. Penerapan jaman ini, kita terseret oleh cara hidup yang duniawi.
Karena itu kembalilah kepada Tuhan, supaya belas kasihan dan pengampunan Tuhan dicurahkan.

Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
Yesaya 55:6 (TB)

Bersegeralah cari Tuhan.
Hidup di dalam jalannya Tuhan, Itu tidak terjadi otomatis. Kita yang harus mencari Dia.
Mengikuti jalan Tuhan merupakan keputusan serta tindakan yang harus kita ambil setiap hari.
Bukan keputusan yang diambil sekali untuk selamanya.

Ibarat orang menyetir, setiap kali harus dipantau, dan setir terus menerus disesuaikan kembali agar jalannya mobil tetap lurus.

Rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11-13).

Tuhan mengingatkan, janji-janji-Nya itu membawa hari depan yang penuh harapan dan itu pasti digenapi. Asalkan setia berjalan di jalan-Nya. Jangan khawatir!

Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
Yesaya 55:10-11 (TB)

Apa yang terjadi ketika janji-janji-Nya digenapi?

Sungguh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai; gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan.
Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad, dan itu akan terjadi sebagai kemasyhuran bagi TUHAN, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap.
Yesaya 55:12-13 (TB)

Berkat tercurah dalam kehidupan kita. Semak duri yang tidak ada harganya, bahkan mengotori ladang, diganti dengan pohon sanobar yang mahal harganya. Pohon sanobar sejenis pohon pinus, daunnya selalu hijau, kayunya sangat bagus. Tingginya bisa mencapai 24 meter, artinya akan menonjol diantara pohon-pohon lainnya. Outstanding. Demikian juga rancangan Tuhan untuk kita.
Pohon Sanobar melambangkan kesuburan, kelimpahan, serta apa pun yang kita butuhkan, semua tersedia.

Kecubung dalam terjemahan lain ditulis sebagai onak duri, diganti Tuhan dengan pohon Murad.
Tuhan menghendaki agar kita seperti pohon Murad yang berdaun hijau, bunganya putih, pohonnya cukup tinggi. Bunganya sangat harum dan biasa digunakan untuk obat kecantikan.
Pohon Murad melambangkan Kemurahan Ilahi.
Agar hidup kita juga ‘harum’ baunya, berguna bagi orang lain serta mempermuliakan Allah.

Siap mempraktekkannya?
Belajar sama-sama yuk….

Forget the former things; do not dwell on the past. See, I am doing a new thing! Isaiah 43: 18-19.

Lupakan hal-hal yang telah lalu; Jangan terpaku pada masa lalu. Lihat, Aku melakukan hal-hal yang baru! Yesaya 43:18-19.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Growth Environment for Our Children

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Growth Environment for Our Children

A big part of a leader’s job is to create a growth environment – Sebagian besar tugas seorang pemimpin adalah menciptakan lingkungan pertumbuhan,” ujar Billy Epperhart, founder Wealthbuilder.

Tantangan ini jauh lebih mudah dipraktekkan di perusahaan daripada dalam keluarga.
Mendidik anak-anak yang lahir dalam keluarga berkecukupan, sungguh tidaklah mudah. Apalagi yang sejak lahir sudah kaya, harta leluhur dimakan tujuh turunan pun tidak habis.

Kecenderungan ortu yang dulu hidupnya susah, saat berkecukupan, berusaha memberi yang ‘terbaik’ bagi anak-anaknya  jangan sampai mereka susah seperti dia.
Yang tidak disadari, sesungguhnya itu sedang ‘mengamputasi’ kemampuan anak-anaknya. Menempatkan anak-anak di zona nyaman, sehingga mereka tidak berani dan tidak siap menghadapi tantangan.

Sedemikian protektifnya, sampai pergi ke kota yang berdekatan saja, tidak jarang sang ibu terus menerus memonitor.
Anaknya jelas senang, merasa diperhatikan, tetapi repotnya, endingnya nanti di mana?
Mampukah sang anak survive, tanpa ortu?

We don’t grow when things are easy, we grow when we face challenges – Joyce Meyer.

Kita tidak bertumbuh ketika segala sesuatunya berjalan mudah, kita justru bertumbuh ketika kita menghadapi berbagai tantangan – Joyce Meyer.

Yang lebih tragis lagi, ada yang sedemikian memanjakan anak, sehingga memberinya fasilitas melebihi kemampuan ortu yang sesungguhnya. Anak terbiasa hidup di awang-awang, tidak berani menghadapi kenyataan. Tidak terbiasa berpikir realitis. Yang penting Image duluan. Tidak diajarkan menentukan Skala Prioritas. Lebih mementingkan apa kata orang.

Rahasia sukses yang paling mendasar, saat penghasilan naik, pengeluaran jangan ikut naik. Supaya ada uang lebih yang bisa untuk cadangan atau diinvestasikan. Financial Freedom adalah target yang hendak dicapai. Bak jamur dimusim penghujan, seminar yang menawarkannya.

Seorang sahabat yang menikah dengan anak orang kaya, mengeluh suaminya tidak juga bekerja. Setelah ortu meninggal, tidak tahu mau bisnis apa. Padahal modal dan fasilitas lengkap.
Seorang teman lain, yg IQ-nya termasuk kategori genius. Tidak sukses karena tidak berani mencoba. Takut gagal. Takut salah. Ortu tidak melatihnya. Semua sudah tersedia.

Teman dari sahabat saya, seorang istri yang sangat dimanja suaminya. Tiba-tiba suami meninggal, tanpa sakit. Bayar listrik pun tidak tau caranya. Sekarang hidup sakit-sakitan tetapi dokter tidak menemukan penyakitnya. Stres tidak mampu hidup sendiri.

Hidup itu bukan dongeng HC. Andersen yang happily ever after. Bahagia selama-lamanya.
Hidup itu penuh tantangan.
Meski punya duit banyak, kalau merasa hidupnya tidak berprestasi, hidup seseorang tidak akan bahagia. Tuhan menciptakan setiap manusia dengan tujuan. Kebahagiaan hanya tercipta, ketika kita merealisasikan tujuan itu.

Salah satu yang ditekankan P. Indra, anak-anak harus berani. Gak boleh penakut. Orang yang penakut, ga bisa sukses  demikian prinsipnya.
Ketika Nicho kecil, takut naik Jetcoaster. P. Indra memaksanya. Sambil menangis Nicho naik, begitu selesai, Nicho justru minta naik jetcoaster lagi. Bahkan berani mencoba Jetcoaster yang jauh lebih mengerikan.

Salah satu alasan mengapa kami mengirimkan anak-anak sekolah ke luar negeri, supaya mereka mandiri. Kalau dekat  kecenderungannya ingin bantuin. Di sana mereka ‘dipaksa’ belajar menyelesaikan masalah sendiri, beradaptasi dengan lingkungan yang sangat berbeda dan berjuang agar bisa survive.

Kami memiliki 4 anak. Elisa & Christian lahir saat kami masih berjuang. Sementara Nicho lahir ketika kami agak mapan dan Michelle saat lebih mapan. Selain faktor itu, Elisa ke Aussie lulus SMP, Christian lulus SD. Sedangkan Nicho & Michelle, ke US ketika keduanya lulus SMU. Hasilnya, kami amati juga berbeda.
Elisa & Chris jauh lebih mandiri.
Mungkin juga bawaan karakter dan urutan kelahiran juga berpengaruh.

Bu Evi Tjahjono, psikolog UBAYA, pernah bertanya, bagaimana cara kami membesarkan anak-anak?
Keempatnya tidak suka pekerjaan yang rutin, mudah bosan dan kreatif. Konon berbeda dengan anak-anak pada umumnya.
Saya bengong. Apa ya…?

Yang jelas, P. Indra selalu mendorong agar anak-anak berani mencoba sesuatu yang baru. Gagal gapapa. Itu biaya sekolah kehidupan.

“Lebih baik anak gagal saat ortu masih hidup. Ada yang menolong dan bisa dibimbing untuk bangkit lagi,” kata Elisa,
“Klo ortu sudah gak ada siapa yang mau bantuin beneran? Ortu berhasil kan ada caranya. Bukan sekedar kebetulan. Mindset sukses, sepanjang jaman tetap sama. Valuenya tidak berubah. Nach itu yang tidak diajarkan di sekolah. Masing-masing anak yang harus menimba ilmunya dan dikombinasikan dengan cara bisnis masa kini.”

Mari kita menjadi ortu yang bijak. Bersikap sebagai pelatih dan sparing-partner, agar anak-anak bisa menjadi pribadi yang handal, sehingga mampu menghadapi tantangan di masa depan. Orangtualah yang harus menyiapkan Growth Environment, lingkungan agar mereka bertumbuh.
Tidak ada belajar berenang tanpa masuk ke air, demikian juga anak-anak harus menghadapi tantangan yang nyata.

Renungkan selalu, jika kita memperlakukan anak seperti ini, endingnya di mana?
Setuju?

It is our job to prepare our children for the road and NOT prepare road for our children – Sushil Jain

Adalah tugas kita untuk mempersiapkan anak-anak kita agar mampu melalui jalan hidupnya dan BUKANNYA mempersiapkan jalan yang dilalui anak-anak kita ( yang harus dipersiapkan anak-anaknya, bukan dibuatkan jalannya) – Sushil Jain

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Rahasia Kesembuhan & Hidup Yang Berkenan Kepada Allah.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Rahasia Kesembuhan & Hidup Yang Berkenan Kepada Allah.

Mike Hoesch bercerita, kakeknya seorang penginjil. Sehingga dia sudah kristen sejak lahir. Kisah-kisah dalam Alkitab, sudah sangat biasa baginya. Hafal.

Mike hafal pula ayat-ayat tentang kesembuhan dan menyukainya. Dia melayani Tuhan serta mendoakan orang sakit. Dan sembuh!

Tetapi berbeda saat dirinya yang sakit. Mike menderita kanker kulit di dada atas, di bawah bahunya. Sedemikian parah penyakitnya, makin lama benjolan makin besar, hingga butuh bra untuk menyangganya.

Entah mengapa, sekarang dia tidak bisa mempraktekkan pada dirinya sendiri. Maka Mike minta didoakan oleh orang-orang yang ‘dianggap’ lebih kuat imannya, pemimpin rohani, pendeta terkenal dsb. Tetapi hasilnya nihil.

What you know in your mind, is not always what you believe in your heart. – Apa yang Anda ketahui dalam pikiran Anda, tidak selalu apa yang Anda yakini di dalam hati Anda – Charisraleighdurham.

Mike bergumul dengan penyakitnya, berusaha memperoleh kesembuhan dari Tuhan. Hingga 8 tahun kemudian barulah Mike memperoleh kesembuhan secara supernatural.

Apa rahasia kesembuhannya?
Mike menyadari, ternyata firman Tuhan yang sudah tersimpan di dalam dirinya, ibarat benih, masih tersimpan di dalam karung.
Begitu banyak stok benih firman Tuhan yang dimilikinya, tetapi belum ditaburkan di dalam tanah hatinya.
Tentu saja tidak ada buahnya!

Menyadari hal itu, mulailah Mike merenungkan benih firman Tuhan, sepakat dengan apa yang Tuhan katakan, -meski keadaan fisiknya berlawanan, kanker masih menggantung di dadanya-, dan fokus hanya kepada janji-Nya. Fokus pada yang rohani, sehingga pada akhirnya, yang rohani mempengaruhi yang jasmani. Kanker pun lenyap.

Kesaksian Mike Hoesch:
https://youtu.be/9DhzNEtnAAQ

Banyak diantara kita pun demikian, termasuk saya. Karena tahu firman Tuhan dan prinsip-prinsipnya di kepala, kerap ‘merasa’ sudah menghidupinya. Padahal masih merupakan pengetahuan di kepala semata. Hanya teori, belum dipraktekkan.

Darimana kita tahu?
Karakter tidak berubah dan hidup kita sama galau serta amburadulnya dengan orang-orang yang tidak mengenal Allah.

Perhatikan dalam kitab Wahyu, dari 7 jemaat, – maksudnya orang-orang kristen -, hanya ada 2 jemaat yang tidak dicela oleh Tuhan. Artinya, 71% orang kristen, tidak berkenan di hati Tuhan.
Nach kita termasuk yang mana?

Masih ingat lukisan yang menggambarkan Yesus sedang berdiri di depan pintu dan mengetuknya (Wahyu 3:20)?
Tuhan Yesus mengetuk pintu hati orang Kristen. Dia menanti hingga kita bersedia membuka pintu dan mengijinkan Dia masuk ke dalam hati kita dan menjadi Allah dalam setiap aspek kehidupan kita.

Begitu banyak orang yang mengaku Kristen, rajin beribadah tetapi mereka tidak mengijinkan Yesus mempengaruhi tubuh dan jiwanya (pikiran, emosi dan kehendaknya).
I did it my way.

Tujuan hidup setiap orang kristen adalah memanifestasikan Dia. Agar orang yang melihatnya, mereka melihat Kristus terpancar di sana.

Hidup dengan cara Tuhan – God’s Way. Mengalahkan keinginan daging, dengan anugerah yang Tuhan karuniakan (Grace) dan dikerjakan dengan iman kepada karya Salib Kristus (Faith).

Aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku, demikian prinsip yang tertulis dalam Galatia 2:20 (TB)

Dan kita tidak dapat melakukannya dengan kekuatan kita sendiri, tetapi dengan bergantung kepada kekuatan Allah.

Mari kita membangun hidup kita sesuai kehendak Allah, sehingga orang yang melihat kita, bisa melihat Allah yang hidup didalamnya.

What you really believe in your heart, is the most powerful force in your life! From your heart flows faith or fear, peace or stress – Barry Bennett.

Apa yang benar-benar Anda yakini di hati, adalah kekuatan paling dahsyat dalam hidup Anda! Dari hatimu mengalir keyakinan atau ketakutan, kedamaian atau justru stres – Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Kirey Yang Manja.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kirey Yang Manja…

Nama anjing kami. Jenisnya Poodle, berbulu putih. Sudah berusia lebih dari 5 tahun, alias sudah dewasa.
Dulu di Surabaya, tetapi kami membawanya ke Jakarta.

Kirey sangat mencintai P. Indra. Hanya P. Indra yang diperhatikan dan dipatuhinya.
Padahal sayalah yang menyiapkan dogfood dan air minumnya, tetapi tetap saja, P. Indra boss kecintaannya .

Kesukaan P. Indra naik sepeda dengan memegang tali, sementara Kirey lari di sampingnya. Itulah quality-time mereka berdua. Saat-saat yang selalu dinantikan oleh Kirey.

Kadang-kadang kami bepergian naik mobil, lalu saya memerintah Kirey untuk turun tetapi Kirey bergeming. Dia melihat P. Indra dulu, apa perintah P. Indra?

Saat P. Indra turun dari mobil ada keperluan, Kirey berusaha naik ke dashboard, dengan matanya fokus pada P. Indra. Kadang menangis minta ikut.

Setiap ditinggal di mobil ketika kami makan di resto, sengaja kami memilih meja yang kelihatan dari mobil. Dari kejauhan Kirey akan memperhatikan kami  Dia gelisah, takut ditinggal…

Ada kalanya kami berolahraga dengan teman-teman, Kirey akan selalu mengawal P. Indra. Jika ada anjing lain mendekat, meski anjing yang lebih besar, Kirey akan menggonggong mengusirnya.
Kirey menjaga P. Indra seperti bodyguard gitu.

Suatu ketika teman-teman ramai-ramai menyeberang jalan. Kirey mengikutinya…
Sampai di seberang jalan, Kirey ‘celingukan’… Menengok ke kanan dan ke kiri, mencari P. Indra ada di mana?
Begitu menyadari P. Indra di seberang jalan, segera Kirey menyeberang menghampirinya.

“Ha..ha..ha.. kaya bocah nyari papanya,” kata B. Henny tergelak.

P. Hendri MacGyver sangat membanggakan Kirey.
Pernah Kirey poops di kebun P. Hendri. Kirey dimarahi P. Indra. Sejak itu setiap ke rumah P. Hendri, Kirey menunggu di bawah  tangga.
Waktu ke Villa P. Hendri, Kirey ingin masuk. Begitu P. Indra bilang, “No”, Kirey duduk menanti hingga P. Indra keluar.

Aning terkenal sebagai makhluk yang mencintai majikannya, melebihi dia mencintai dirinya sendiri. Sang boss adalah dunia si anjing.

Statistik membuktikan, orangtua yang memelihara anjing, umurnya jauh lebih panjang dan berkurang kemungkinannya kena serangan jantung.
Why?
Sang pemilik merasa dikasihi tanpa syarat.

Ketika merenungkan hal ini, Tuhan mengingatkan, demikianlah seharusnya sikap saya terhadap Tuhan.
Seyogyanya, Tuhanlah pusat kehidupan dan perhatian saya.
Tuhan dunia saya!
Dan saya semestinya mencintai-Nya dengan sepenuh hati.
Dengan cara rutin membangun waktu berkualitas dengan-Nya, bukannya sibuk pelayanan ke sana ke mari ‘untuk Tuhan’, tetapi sesungguhnya untuk kesenangan dan kepentingan diri sendiri.

Ke mana pun saya pergi, selalu waspada dan bersiaga, mengikuti arahan-Nya.
Dan taat pada perintahnya.

Setiap kali berjalan bersama P. Indra, Kirey sengaja berjalan sedikit di belakang P. Indra agar dia bisa mengikuti langkah P. Indra dan memperhatikan arah langkahnya.

Hhmm… Apakah saya juga cukup sabar memperhatikan ke mana Tuhan mengarahkan langkah saya?
Atau justru saya yang berjalan di depan dan berharap Tuhan yang mengikuti langkah saya?

Di sinilah letak perbedaannya, hidup saya akan berjalan dengan baik atau justru maju-mundur bak yoyo.

Dalam berbagai kisah raja -raja, dicatat bahwa Tuhan menganugerahkan keamanan dalam negerinya karena raja dan rakyatnya hidup berkenan kepada Tuhan.

Sebaliknya, ketika kita berjalan di depan, berulangkali tersandung.
Bisa sich kembali kepada Tuhan, minta Tuhan bereskan, tetapi kita kehilangan banyak waktu.
Hidup bak Yoyo, maju- mundur, maju-mundur.
Sayang kan….

Sama seperti mengikuti arahan GPS, jika kita terus sesuai arahan, akan tiba di tempat tujuan jauh lebih cepat. Tidak perlu tersesat dan berulangkali putar balik.

Kuncinya, fokus memandang kepada Allah dan tuntunannya.
Seperti Kirey, hanya fokus pada P. Indra, bukan pada teman-temannya meski teman-teman P. Indra kerap mengelus dan memberinya snack.
Ketepatan kita menangkap perintah, pengenalan kita pribadi terhadap karakter serta kehendak-Nya, dan ketaatan kita dalam mematuhinya, menentukan kualitas hidup kita.
Pengenalan itu butuh waktu dan proses dengan menggali firman-Nya.

Sudahkah kita melakukannya?

If you wish to know God, you must know his Word. If you wish to perceive His power, you must see how He works by his Word. If you wish to know His purpose before it comes to pass, you can only discover it by His Word. – Charles Spurgeon.

Jika Anda ingin mengenal Tuhan, Anda harus mengetahui Firman-Nya.  Jika Anda ingin melihat kuasa-Nya, Anda harus melihat bagaimana Dia bekerja melalui Firman-Nya.  Jika Anda ingin mengetahui tujuan-Nya sebelum itu terjadi, Anda hanya dapat menemukannya melalui Firman-Nya – Charles Spurgeon.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 226 227 228 229 230 314