Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles, Relationship, Self Motivation

Apakah Allah Pilih Kasih?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apakah Allah Pilih Kasih?

“Hokky terus Bu Yenny. Tq,” komentar B. Sri Julianti membaca artikel saya tentang menghitung berkat-berkat Tuhan.

‘Tergantung kita menempel siapa bu?”

Tidak ada niatan untuk pamer saat menceritakannya, tetapi lebih merupakan kerinduan hati untuk menceritakan betapa baiknya Allah kita. Semua karena anugerah-Nya semata.
Beberapa teman berkomentar, seolah-olah karena saya istimewa maka bisa memperoleh kesempatan itu.

Salah Besar!
Yang mau saya sampaikan, Allah itu Adil. Tidak memandang muka. Tidak Pilih Kasih.

God loves each of us, as if there were only one of us – Saint Augustine.

Tuhan mengasihi kita masing-masing, seolah-olah kita hanya satu-satunya di dunia ini – Santo Agustinus.

Allah memberi kita kesempatan yang sama, resources – sumber yang sama dan setiap kita punya 24 jam yang sama.

Apa yang membedakannya?
Apakah kita mau menempel kepada-Nya dan menjadikan Allah menjadi yang utama dan terutama dalam kehidupan kita? Klo ya, setiap kita mengalaminya.

Jakarta kerap macet. Di tengah kemacetan, tiba-tiba terdengar bunyi sirine….
Iring-iringan mobil pejabat lewat. Tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, P. Indra segera mengikuti di belakang iring-iringan.
Hasilnya?
Bebas macet, tiba jauh lebih cepat.
Itu baru ‘numpang’ fasilitas lho…
Apalagi jika kita seperti ranting yang benar-benar menempel erat pada Pokok Anggur (Allah), gak usah mikir susah-susah, otomatis berbuah lebat, masak dan manis. Memberkati banyak orang dan membuat setiap orang yang lewat, tergiur untuk memetik dan menikmatinya. Kita menjadi berkat bagi orang lain tanpa usaha. Effotless Blessings, hanya karena melekat kepada Sang Pemberi berkat.
Makes sense?

Kesaksian itu ditulis dan diceritakan untuk membesarkan Nama Allah. Tujuannya agar orang-orang yang hidupnya sudah menjauh dari Tuhan, diingatkan kembali. Ini lho buktinya klo hidup kita melekat kepada-Nya….
Hidup kita di bumi seperti di surga.
Mau?
Yuk balik kepada Tuhan.

Ada kisah kuno yang sangat terkenal.
Suatu ketika ada seorang pemuda yang pergi jauh, mencari orang bijak karena ingin memperoleh harta karun yang terkenal.
Dengan sepotong informasi yang didapat, pergilah dia ke negeri seberang.
Ternyata tidak semudah yang dipikirkannya. Bertemu dengan orang lain lagi, dapat sepotong info lagi…. demikian dilakukannya selama bertahun-tahun mengejar harta katun yang diidam-idamkannya. Hingga suatu ketika, dia terperangah…
Setelah berkeliling ke mana-mana, ternyata info terakhir yang didapat, harta karun itu persis ada di halaman rumahnya sendiri.

Begitu banyak orang-orang yang mencari kekayaan, kedamaian, kesuksesan di luar sana.
Apa yang dikatakan Allah dianggap kuno. Beribadah sich tapi tidak hidup menurut petunjuk Allah.
Ini kan jaman modern, jaman internet & google.
Lebih meninggikan pendapat Elon Mask, Jeff Bezos, Bill Gates dll daripada perkataan Tuhan.
Perkataan mereka dianggap lebih keren, masa kini, masuk akal sesuai perkembangan jaman dsb.

Bersama Tuhan kita bisa mengalami mujizat yang menurut pikiran manusia, sangat tidak masuk akal.
Orang-orang biasa menjadi luar biasa, saat bersedia merendahkan hati menjadi bejana yang dipakai oleh Tuhan.
Tuhan mempromosikan orang-orang yang dianggap rendah oleh dunia.
Mana bisa? Mana mungkin?, tanya dunia.
Bersama Tuhan terbukti yang mustahil tercipta!

I have been there…
Sampai salah investasi, terpesona janji motivator terkenal.
Akhirnya, setelah bertahun-tahun menjalani hidup, menemukan kembali, tidak ada kedamaian dan kesuksesan sejati di luar Tuhan.
Ijinkan Tuhan benar-benar menjadi Allah, yang kita prioritaskan, dirindukan, dikasihi, dihargai dan perkataan-perkataan-Nya ditaati.

Bangun hubungan pribadi dengan-Nya….
Allah itu Pribadi yang Mahabesar.
Hubungan itu membutuhkan waktu dan perhatian.
Jadikan Dia benar-benar Allah yang mengisi seluruh kehidupan kita dengan senantiasa mengarahkan pikiran kita tertuju kepada-Nya.

Yang pikirannya tertuju kepada-Mu, Kau jagai dengan damai sejahtera yang sempurna,sebab kepada-Mu dia percaya.

Allah itu lebih dari cukup.
Memiliki Dia, kita memiliki segalanya….
Nikmati Dia…
Tenggelamkan diri dalam pengenalan yang mendalam, sehingga ibarat ‘nyemplung’ alias masuk ke air, jangan hanya kakinya yang basah… se-perut, se-dada masuk lagi dan lagi…
Biarkan keseluruhan diri kita tenggelam didalam-Nya.
Sehingga yang muncul dari pribadi kita, bukan diri kita lagi, tetapi pribadi Allah sendiri yang mengalir melalui kita.

Sukses itu bukan diukur berapa banyak duit dan aset tetapi kualitas hidup kita meliputi roh, jiwa dan tubuh.
Aset berlimpah tetapi sulit tidur, tidak punya karunia menikmati, selalu kuatir, gak boleh makan ini dan itu….
Sesungguhnya itu bukan sukses.

Bersama Tuhan, kita memiliki damai sejahtera yang melampaui segala akal, yang tidak dapat diberikan oleh dunia.
Badai boleh menerpa, tetapi yang penting siapa yang bersama kita di dalam perahu?
Allah mampu menciptakan apa yang tidak ada menjadi ada, apa sulitnya sekedar memerintahkan badai itu menjadi tenang?
Dokter boleh saja bilang tidak ada harapan, umur tinggal 3 bulan. Jika kita menempel pada Sang Pemberi Hidup, Allah bisa menyembuhkan penyakit apa saja bahkan yang paling mustahil sekali pun: orang mati pun dibangkitkan.
Apa yang sulit bagi-Nya? None.

Mari dekatkan diri kepada Allah. Darimana ukurannya klo kita betul-betul dekat kepada-Nya?
Orang-orang berlomba-lomba akan datang kepada kita, karena mereka melihat Allah ada di dalam kehidupan kita dan mereka juga menginginkannya.

Mau? Yuk…..

The word of God will LIGHT the path you should take – Arthur Meintjes.

Firman Tuhan akan MENERANGI jalan yang harus Anda ambil – Arthur Meintjes.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Hubungan BUKAN Metode….

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Hubungan BUKAN Metode….

Kesembuhan Bu Mien dari Kobe, Jepang setelah mendengarkan doa Bu Silvy yang direkam saat di ICU, lalu mujizat kesembuhan terjadi itu sungguh luar biasa.
Saya baru pertama kali mendengar ada doa yang direkam dari Bandung, diperdengarkan di ICU Kobe dan hasilnya Bu Mien menerima mujizat kesembuhan.

Setelah kisah ini saya tulis, ternyata banyak pembaca yang Salah Paham.
Japri berdatangan, minta dikirim rekaman doa seperti Bu Mien, atau titip didoakan untuk dirinya, anaknya, saudaranya or temannya yang sakit….. tetapi tidak mau ikut doa, tidak mau belajar firman Tuhan. Hanya mau kesembuhannya.

Alamak…. ini bukan Mantra, klenik dll.
Gubbbrrraaakkkkk………

Ibarat petani tidak mau menanam benih, tidak mau merawat tanamannya tetapi mau panen.
Bisa gak?
Tentu saja tidak bisa. Pakai logika umum pun kita sudah tahu, itu mustahil.

Karenanya saya sengaja menuliskan lagi, penekanannya BUKAN pada kisah mujizatnya yang memukau, tetapi pada PRINSIP KESEMBUHANNYA.

Merekam doa itu Hanya Salah Satu metode yang dipakai Tuhan.
Tidak berarti semua orang yang meniru lalu bisa sembuh.
Jangan Pernah Meniru Kesaksian Orang Lain.

Kunci kesembuhan Bu Mien karena baik Bu Mien mau pun teman-teman yang mendoakannya, memiliki Relationship/Hubungan Pribadi dengan Tuhan.

Awalnya Bu Mien didoakan di doa pagi BBL. Kami semua fondasi mau pun fokusnya pada Firman Tuhan.
Firman Tuhan yang kita Pahami, lalu Dihidupi itulah yang Memerdekakan kita.
Sekedar mendengar Firman, itu tidak menyembuhkan.
Do The Word, melakukan Firman Tuhan yang memerdekakan.

Nach mengapa Bu Mien bisa sembuh?
Bu Wenny Yap yang sejak lama mendoakan Bu Mien secara konsisten, ‘MENDENGAR’ dari Tuhan…. Knowing, tahu di dalam rohnya, agar Bu Silvy merekam doanya, untuk dikirimkan ke Bu Mien.
Bu Silvy taat.
Maka mujizat pun terjadi.

Rahasia kesembuhan Bu Mien BUKAN pada rekaman doanya, melainkan karena ada Rhema – Suara Tuhan, yang mengarahkan Bu Wenny & Bu Silvy untuk melakukan cara Tuhan pada saat itu, dan mereka taat.
Kesembuhan terjadi.

Yang penting diperhatikan, meski pun penyakitnya sama, tetapi Cara Tuhan Menyembuhkan selalu berbeda.

– Yesus menyembuhkan orang yang terlahir buta.

Yohanes 9:6-7 (TB) Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludah-Nya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi
dan berkata kepadanya: “Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam.” Siloam artinya: “Yang diutus.” Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.

– Yesus menyembuhkan orang buta di Betsaida.

Markus 8:23-25 (TB) Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?”
Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: “Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.”
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.

– Yesus menyembuhkan orang buta di Yerikho.

Lukas 18:40-42 (TB) Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya:
“Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang itu: “Tuhan, supaya aku dapat melihat!”
Lalu kata Yesus kepadanya: “Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!”

Perhatikan dalam ke tiga peristiwa di atas, penyakitnya sama-sama buta tetapi Cara Menyembuhkannya Berbeda!
Dengan cara yang sama, agar kita memperoleh kesembuhan, perlu bertanya kepada Tuhan: “Caranya bagaimana Tuhan?”.
Artinya, yang Terpenting adalah Membangun Hubungan yang intim dengan Tuhan, maka tidak hanya kesembuhan, tetapi setiap aspek kehidupan kita akan berkelimpahan.

*****
“Bu Yenny, saat Yesus menyembuhkan, Dia tidak minta persyaratan apa pun bukan?”

Betul. Kita bisa sembuh dengan iman orang yang mendoakan kita. Untuk menerimanya, tidak ada persyaratan apa pun juga. Bahkan orang yang belum bertobat, belum lahir baru pun bisa menerimanya.

Tetapi untuk mempertahankan kesembuhannya, dibutuhkan iman orang itu sendiri. Tidak bisa terus menerus bergantung kepada iman orang lain.
Jika setelah setan pergi, orang itu sembuh, lalu rumahnya kosong (tidak ada firman Tuhan dan otoritas dalam diri orang itu) maka setan akan membawa 7 temannya yang lebih jahat untuk mendiami tubuh orang itu.

Inilah penjelasannya, mengapa orang-orang yang disembuhkan dalam KKR koq sakit lagi? Karena tidak diisi oleh firman Tuhan.

Lukas 11:24-26 (TB) “Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur.
Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.”

*****
Dalam chat di grup Berdoa Berbahasa Lidah, Bu Ie Mien Limpung, (beda orang lho dengan Bu Mien Kobe, Jepang) kakak B. Wenny yang berprofesi sebagai dokter bercerita, dia galau sendirian dan sedang sakit.
Dalam keadaan sedih, Bu Ie Mien bertanya kepada Tuhan, curhat. Pas pada saat itu Bu Wenny Yap telpon.

“Saya tanya ke Wenny , kok bisa pas saya tanya ke Tuhan Wenny telpon?”, ujar Bu Ie Mien.

Kata Wenny : “Saya nda tahu juga… Semua tergantung Tuhan , bukan tergantung saya. Kalo Tuhan tidak membukakan , saya juga nda bisa lihat… Jadi Allah sanggup memakai siapapun untuk menolong kita.
Termasuk tukang kebun RSI di Bandung
Kita harus bergantung penuh pada Kristus Juru Selamat kita. Bagaimana cara Dia menolong kita adalah cara Tuhan.
Jadi kita tidak boleh tergantung pada orang-orang rohani, saudara seiman atau siapa pun .
Tapi kita bertumbuh bersama Orang-orang Rohani, saudara seiman kita, untuk menggenapi rencana Tuhan melalui hidup kita. Demikian Bu Ie Mien menjelaskan.

Wuuiihhh…. apiik ya…
Yuk …kita meneladaninya….

You can never know the HEART of God if you don’t know the WORD of God – Nancy Demoss Wolgemuth.

Anda tidak akan pernah mengetahui & memahami HATI Tuhan jika Anda tidak mengetahui FIRMAN Tuhan – Nancy Demoss Wolgemuth.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

Enjoying God

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Enjoying God

Nyaris semua orang, apalagi di Indonesia, mengaku mengenal Tuhan. Setidaknya pernah berdoa. Tetapi jika diamati, kebanyakan datang kepada Tuhan dengan tujuan tertentu, sebagian besar karena ingin mendapatkan sesuatu.

Berdoa sich… tapi bawa list permintaan panjang. Curhat, klo perlu sedetil-detilnya jangan sampai Tuhan kelewatan, belum tahu…. selesai curhat, langsung amin dan pergi. Lupa jika Allah itu Maha-tahu.

Yang sakit, berdoa minta disembuhkan.
Yang kesulitan ekonomi, minta terobosan, mujizat agar masalahnya bisa menemukan solusi.
Konon masalah manusia hanya ada 2 saja: Keuangan dan Kesehatan.
Berakar dari masalah ini, kemudian melebar ke berbagai masalah lainnya.

Kebiasaan seperti ini kerap diberi istilah: mencari tangan Tuhan. Yang dikejar berkatnya, pertolongannya, apa pun yang bisa didapatkan dari Tuhan, tetapi jarang sekali yang mencari Tuhan karena menginginkan Dia, Sang Allah karena pribadi-Nya.

Bahkan tidak sedikit yang berdoa puasa dengan tujuan ‘memaksa’ Tuhan agar mempercepat jawaban atau bahkan ‘twist His Arm’ – memiting tangan Tuhan, istilah Andrew Wommack, pokoknya Tuhan dipaksain ‘harus’ menuruti kemauan si pendoa, klo perlu sesuai ‘caranya’ si pendoa pula.
Lho …yang Tuhan itu siapa coba?
Guuubbbrrraaaakkkkk………

******
Lalu maunya Tuhan, hubungan kita dengan Dia itu seperti apa sich?
Enjoying Him!

Menikmati Tuhan berarti mengenal Tuhan secara pribadi, mengagumi Tuhan dalam kebesaran & keagungan-Nya, bersukacita dari dalam hati , dan mengabdikan diri kepada-Nya; intinya, menikmati, mengagumi dan mengasihi Tuhan sepenuh hati dan memuji Tuhan atas-Nya.

Allah menggambarkan diri-Nya seperti pokok pohon anggur dan manusia itu ranting-rantingnya. Jika ranting itu menempel pada Pokok Anggurnya, tentu berbuah banyak. Karena ranting itu bisa berbuah karena memperoleh sari-sari makanan yang dibawa oleh Pokok Anggur.

Buah inilah jawaban doa kita, apa pun yang kita butuhkan, apa pun yang kita hasilkan, bukan hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga supaya bisa dinikmati oleh orang-orang lain.

Jikalau kita tinggal di dalam Allah dan firman-Nya tinggal di dalam kita, mintalah apa saja yang kita kehendaki, dan kita akan menerimanya, ini prinsipnya.

“Karena itu sebelum kita meminta kepada Allah, “Allah akan tinggal di dalam kita dan kita tinggal di dalam Allah”…Ini harus keduanya, bukan salah satu.
Kalau “Tuhan tinggal di dalam aku” saja, maka pribadi dan kapasitas Tuhan hanya sebatas kita saja sebagai wadahnya… Tetapi kalau juga “aku tinggal di dalam Tuhan”, maka kita akan tenggelam di dalam kapasitasnya Tuhan.
Keduanya itu harus terjadi, sebab apa yang ada di dalam kita dan apa yang di luar kita yang tidak bisa kita kendalikan, harus ada Tuhan di sana, sebab ini adalah bentuk relasi yang saling terkait antara kita dengan Tuhan,” ujar sahabat saya, Andreas Hartanto, yang konsisten mengomentari Seruput Kopi Cantik sehingga makin berbobot. Thanks bro!

Wuiih… apiik. Allah itu Maha-Kaya, apa pun yang kita butuhkan itu sangat mudah untuk dipenuhi.
Tetapi yang Tuhan inginkan, agar kita tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita.
Apa artinya?
Nikmati Dia – Enjoying God, sebagai Pribadi yang kita kasihi, kita inginkan, yang sungguh-sungguh membuat hati kita berkobar-kobar ingin mengenal-Nya, bersama Dia, kita menggali firman-Nya sebagai cara untuk berkomunikasi, bercakap-cakap, memahami-Nya….. Because I Want Him. Only Him!

Bukan berdoa dan membaca firman karena terpaksa, kewajiban, demi doa dan kebutuhan terpenuhi serta terjawab… Bukan itu….

Kita menggali firman-Nya karena ingin mengenal-Nya lebih dalam lagi, karena kita mengasihi, mencintai Dia sepenuh hati. Perkataan-Nya kita tinggikan, hargai, dengan antusias kita lakukan because I love Him….. karena kita mengasihi-Nya….
Sepenuh hati kita mengagungkan Dia, mengaguminya dan bersyukur atas segala anugerah-Nya yang sesungguhnya tidak layak kita terima.

Hitung berkat-berkat, pertolongan-pertolongan-Nya, siapa kita sebelum mengenal-Nya…. saat mengingatnya, terlebih lagi meluap rasa syukur yang tulus dari dalam hati kita.
*Kita pun hidup dalam damai, sukacita, aman, yakin segala kebutuhan kita tercukupi tepat pada waktunya bahkan berkelimpahan, dan sebagian memang masih on the way – dalam perjalanan, tetapi PASTI terpenuhi. Pikiran kita senantiasa tertuju kepada-Nya.*
Wow…. luar biasa bukan?

“Siapakah aku ini Tuhan, Jadi biji Mata-Mu…. dengan apakah kubalas Tuhan? Selain puji dan sembah Kau….”, ujar Raja Daud.

Saat kita mengasihi Allah seperti itu, apa sich yang tidak Dia berikan untuk kita? Bahkan yang tidak terpikirkan pun Tuhan anugerahkan melampaui pemikiran kita.

Ketika kita berada di dalam Dia & Dia di dalam kita, tentu saja buah kita manis, masak, lebat dan memberkati banyak orang. Melayani orang lain bukan dengan kemampuan serta kehebatan kita, melainkan dengan mengalirkan kelimpahan karena hubungan pribadi kita dengan Allah yang sedemikian intens dan dalam. Kelimpahan dari Allah inilah, yang menjadi jawaban bagi dunia di sekeliling kita.
Inilah artinya menjadi bejana yang mengalirkan Dia.

Mau? Yuk…..

Delight yourself also in the Lord, and He will give you the desires and secret petitions of your heart.

Bergembiralah juga karena Tuhan, dan Dia akan mengabulkan keinginan dan permohonan rahasia yang tersimpan dalam hatimu.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Relationship, Self Motivation

Right Thinking VS Wrong Thinking.

 

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Right Thinking VS Wrong Thinking.

My son, give attention to my words; let your ear be turned to my sayings.
Let them not go from your eyes; keep them deep in your heart.
For they are life to him who gets them, and strength to all his flesh.
And keep watch over your heart with all care; so you will have life.

Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.
Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Inilah nasehat dari Raja Salomo (Sulaiman), yang terkenal sebagai manusia paling kaya dan paling bijak yang pernah ada di muka bumi ini.

Mengapa Salomo wanti-wanti agar kita memperhatikan kata-katanya; biarkan telingamu tertuju pada perkataannya?
Karena sesungguhnya, setiap hari kita mendengarkan bermacam-macam suara. Entah dengan sengaja mau pun tidak.
Suara yang kita dengarkan, tinggikan, hargai, akan menentukan ending kita di mana.

Dunia sekarang begitu uniknya, sehingga para tokoh, para pakar, ilmuwan alias scientist pun, kesulitan menentukan benar dan salah.
Mereka bingung menentukan antara pria dan wanita…
Padahal sebagian besar dari mereka juga orang-orang yang mengaku percaya Tuhan, tokoh agama yang dihormati di kalangan international, tetapi lupa untuk kembali kepada apa yang Tuhan ajarkan.
Itulah sebabnya jadi bingung & galau.

Firman Tuhanlah kebenaran yang Hakiki, tidak pernah berubah: tetap sama dahulu, sekarang dan selama-lamanya.

Ada seorang pria yang ‘merasa‘ dirinya adalah wanita.
Lalu dengan pertimbangan perasaan itu, akhirnya dokter bersedia melakukan operasi menjadikannya wanita tiruan. Tetap tidak bisa menstruasi atau pun punya anak.

Jika kembali kepada kebenaran Allah, pria dan wanita itu sudah berbeda dari saat dia diciptakan.
Pria memiliki kromosom XY sedangkan wanita memiliki kromosom XX.
Sudah beda dari sononya.
Klo ada pria yang merasa dirinya wanita, mudah sekali…. check saja Kromosomnya: XX or XY, langsung terlihat bedanya.
Klo kromosomnya XY, biar pun perasaannya merasa wanita, ya tetap putuskan dia itu pria.
Sekarang ubah pikirannya yang melenceng, otomatis perasaannya pun berubah: sadar dia pria.
Tetapi anehnya, begitu banyak orang-orang pintar yang BLUR melihatnya….

Your thoughts have Power. You can’t control what you feel, but you can influence your feelings through your thoughts. – Gregory Dickow.

Pikiran Anda memiliki Kekuatan. Anda tidak dapat mengontrol apa yang Anda rasakan, namun Anda dapat memengaruhi perasaan Anda melalui pikiran Anda. -Gregory Dickow.

Perasaan itu Selalu Berubah, tergantung apa yang Dipikirkan.
Jika pikirannya salah (Wrong Thinking), maka perasaannya pun salah.
As simple as that….
Betulkan pikirannya (Right Thinking), maka perasaannya juga benar.

Itulah sebabnya Salomo mengingatkan, perhatikan apa yang kamu dengar, itu akan menentukan kehidupan bagi siapa yang menerimanya, dan kekuatan bagi seluruh tubuhnya atau sebaliknya membawa kematian dan kelemahan bagi tubuhnya.

******
Pernahkah kita merenungkan, mengapa Adam & Hawa bisa jatuh ke dalam dosa?
Mereka hidup di Taman Eden yang luar biasa baiknya. Semua tercukupi, tanpa ada penyakit, kriminal dll.
Sangat… sangat… baik….
Koq bisa terpikat oleh tipuan si ular alias si musuh & si iblis.

Awalnya si ular menyampaikan kata-kata salah… Hawa mendengarkannya sekali, dua kali, tiga kali….
Lalu Hawa mulai memikirkannya….
Lama-lama koq kelihatannya masuk akal juga ya….
Hawa mulai curiga, Allah belum memberikan yang terbaik untuk mereka dan mereka belum seperti Allah.
Padahal sesungguhnya, mereka SUDAH diciptakan serupa & segambar dengan Allah.
Makin dipikir, makin tergoda….
Itulah proses terjadinya Wrong Thinking (pikiran yang salah).

Sesuatu yang salah, ketika terus menerus didengar, lama-lama hal yang salah itu diterima sebagai ‘kebenaran’, lalu diterima.

Merenungkan Wrong Thinking- pikiran yang salah, menyebabkan pula perasaan yang salah, akhirnya mengambil keputusan yang salah pula…

Wrong Thinking = Unrenewed Mind. Pikiran yang belum diperbaharui selaras dengan firman Tuhan.

That’s why berhati-hatilah, siapa yang kita dengarkan, siapa yang kita mintai nasehat, buku apa yang kita baca, post siapa yang kita renungkan dst…dst…
Semua itu akan menentukan, hidup kita berkemenangan atau justru kalah.

Banyak orang-orang yang mengaku percaya kepada Tuhan, setiap hari berdoa dan tekun beribadah, tetapi meniru-niru dunia. Why?
Karena mereka tidak memperoleh pewahyuan dari Tuhan.
Mereka kesulitan menentukan dan memilih yang benar dan yang salah.
Itulah sebabnya mereka lari mencari hikmat dunia.

I have been there….
Dahulu saya pun begitu….
Sampai saya sekolah dan digembleng 6 tahun, ada sesuatu yang berbeda.
Entah bagaimana, sekarang hidup bagaikan Hitam & Putih. Nampak jelas perbedaannya…
Saat belajar topik ini, saya sadar, mengapa demikian?
Karena setiap hari digembleng untuk fokus firman, berbagai tugas terutama saat mengajar, mau tidak mau harus menyiapkan, memikirkan, merenungkan dan memperkatakan kebenaran firman Tuhan.
Dikelilingi oleh teman-teman yang mengejar Tuhan dan menghidupinya.

Ternyata inilah kunci agar hidup kita memiliki fondasi kebenaran, dan hidup kita bisa mengalami hidup di bumi seperti di surga.
Tidak ada rumus dahsyatnya, hanya fokus kepada Tuhan dalam keseharian kita serta memilih untuk meninggikan Dia, taat serta sadar akan kehadirannya.
Istilah ringkasnya: Living in God’s Way….

Dunia butuh tuntunan dari kita, orang-orang yang mengenal Tuhan secara pribadi. Biarkan hidup kita menjadi demonstrasi kebaikan-kebaikan Tuhan.
Jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

JadIlah orang yg memiliki pewahyuan teratas dan beranilah mengatakan kebenaran Tuhan, sehingga kita dapat memberi terang kepada orang lain.
Namun pastikan integritas dan karakter kita mendukung, sehingga tidak menghalangi pengaruh & kepemimpinan kita kepada orang lain.
Nama Tuhan dipermuliakan melalui kita.

Siap praktik? yuk…..

People don’t see the light of the stars when there are clouds in the sky. That doesn’t mean they’re not shinning. And when the clouds dissapear, The Star will brighten the whole world with the light that they carry.”

“Orang tidak melihat cahaya bintang ketika ada awan di langit. Itu tidak berarti bintang-bintang itu tidak bersinar. Ketika awan menghilang, Sang Bintang akan menerangi seluruh dunia dengan cahaya yang dibawanya .”

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Oleh-Oleh dari Ps John Donnelly – Susan & P. Dolfi – B. Nini.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Oleh-Oleh dari Ps John Donnelly – Susan & P. Dolfi – B. Nini.

P. Dolfi & B. Nini dengan berapi-api sharing perjumpaannya dengan Pastor John Donnely & Susan, istrinya. Beliau datang ke Indonesia tahun lalu dan sungguh memukau, pernah membangkitkan worship leader yang meninggal di Vietnam.
Kedekatannya dengan Tuhan, terpancar melalui kuasa dan firman demi firman yang meluncur dari bibirnya.
Seperti khasnya tokoh-tokoh Charis lainnya, Ps. John & Susan sangat sangat rendah hati.
Bahkan beliau berdua berkenan untuk menjadi mentor P. Dolfi & B. Nini…. wow….
Mengapa istimewa?
Karena Ps. John itu mementori semua direktur Charis dunia, termasuk CEO Charis Bible College (CBC): Billy Epperhart.
Demikian P. Dolfi dan B. Nini menceritakannya.

Ps. John mengingatkan, karena Petrus fokus memandang kepada Yesus, maka bayangannya mampu menyembuhkan orang-orang yang sakit. (Kis 5:15).
Yang menarik, tidak ada usaha atau niatan dari Petrus supaya bayangannya menyembuhkan orang sakit.
Petrus hanya fokus memandang kepada Yesus, dan sesuatu yang tidak terpikirkan dan belum pernah terjadi sebelumnya, di sepanjang sejarah pun, terjadi: bayangan Petrus menyembuhkan orang sakit.
Yesus pun belum pernah melakukannya, bayangannya menyembuhkan orang sakit.

Dengan cara yang sama: saat kita fokus memandang Tuhan, Dia pun akan memakai kita, untuk mengerjakan rencana besar-Nya, yang tidak terpikirkan oleh kita. Bahkan yang belum pernah ada, di sepanjang sejarah.

“Lho itu kan Petrus, murid Yesus, Bu Yenny?”

Yohanes 14:12 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

Disambung dengan janji lainnya:
Yohanes 14:13-14 (TB) “dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Pilihannya ada di tangan kita:
Mau gak bayar harga fokus pada Tuhan?
– Bersediakah kita menjadi bejana yang berkenan dipakai-Nya?

*****
Ps. John berpesan, “Jangan meniru siapa pun! Bahkan jangan meniru Andrew Wommack! Cukup ada 1 Andrew Wommack. Jadilah dirimu sendiri yang unik dan tak tergantikan.”

Hahaha… saat Ps John ke Indonesia, juga mendoakan saya tentang ini. Karena begitu sering saya merasa “bukan siapa-siapa dan saat membandingkan diri dengan orang lain, duh.. koq saya gak sehebat si A, B, C, D….. ya?”

Padahal waktu itu saya berpikir, koq nubuatan Ps. John untuk teman-teman dahsyat sekali, buat saya koq justru tentang percaya diri saja?
Malu saya…. ternyata itu memang yang paling pas buat saya.
Masalah terbesar saya….

Nach, Petrus luar biasa kuncinya hanya PANDANG TUHAN, FOKUS! ini saya bisa copy, tiru, teladani….
Dan kita semua bisa kan?
(Tapi klo yang hebat-hebat dan rumit, saya ga bisa….)

Selebihnya, biar Tuhan yang berkarya.
Saya hanya menyediakan diri, Bersedia Menjadi Bejana yang Mengalirkan Tuhan.
It’s all about God NOT me……

Ternyata B. Nini juga idem dengan saya, suka merasa keccciiiilll….

Ps John memberi ayat:
Mikha 5:2 (TB) (5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Betlehem itu terkecil, tetapi disanalah Yesus, Sang Juruselamat dunia itu lahir….
Yeaaaaayyyyy…….

Pesannya: Jangan merasa kecil lagi karena Kristus ada di dalam kita.
Kitalah Alkitab yang terbuka, surat terbuka yang dibaca oleh banyak orang….
Dunia membutuhkan bukti bahwa kehidupan orang-orang yang mengandalkan Tuhan itu berbeda….
Kitalah percontohan, Duta Allah di dunia ini.

Hati pun ikut excited dan thrill- berkobar-kobar mendengarnya. Konon tanda Tuhan sedang menjamah…
Jika gembala saya mendapat sesuatu, berarti jemaatnya juga kebagian. Seberapa yang kita dapat, bukan tergantung Tuhan, tetapi berapa banyak kita bersedia mengambilnya…

Mungkin ada yang protes, “Kan itu untuk P. Dolfi & B. Nini?”
Tahukah kita bahwa nubuatan untuk mendirikan sekolah di Indonesia, sesungguhnya bukan diberikan kepada P. Irwan & B. Angeline, tetapi diberikan kepada orang Indonesia lainnya.
Tetapi orang itu tidak melakukan apa-apa dan tidak tergerak untuk merealisasikannya.
Justru P. Irwan & B. Angeline yang berada di dekatnya, yang meraih, menerima dan termotivasi karenanya.
Akhirnya, merekalah yang merealisasikannya dan Tuhan menuntun setiap langkah mereka.
Dengan cara pikir yang sama, mengapa kita tidak ikut termotivasi dan ‘grab‘ – meraih nubuatan besar yang Tuhan berikan?.

Mark 11:24 (KJV) Therefore I say unto you, What things soever ye desire, when ye pray, believe that ye RECEIVE them, and ye shall have them.

Markus 11:24 (TB) Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Kata Receive itu dalam Bahasa Yunani Lambano, mempunyai arti ‘To Take’ artinya Mengambil.

Anugerah Tuhan untuk setiap orang sama rata & sama rata, seperti air terjun yg mengalir siang & malam… tergantung masing-masing kita mau menerima seberapa banyak?
Semua itu tergantung kapasitas setiap kita untuk menampung Anugerah Tuhan.

Kalau kapasitas kita hanya segelas, diberi segalon juga tumpah….
Tugas kita adl memperbesar kapasitas.
Caranya?
Nempel Gusti Allah, melalui doa & menggali firman-Nya, lalu bertindaklah menghidupinya.

******
Di Doa Pagi Berbahasa Lidah (BBL) sekarang ada pelajaran 15 menit sebelum berdoa.
Kerinduan kami agar pelajaran 15 menit ini bisa direkam.

Yang tidak terduga, P. Henry dari Bandung join doa BBL. Konon dulunya Batman, malam kerja, pagi tidur. Yang dahsyat, sejak ikut BBL jadi normal.
Bahkan tanpa diminta, dengan antusias P. Henry merekam tidak hanya pelajaran 15 menit saja, tetapi sejak pagi saat zoom dibuka, sudah mulai direkam.  Obrolan kita semua direkam…. P. Henry berjanji, setiap minggu pelajaran 15 menit akan dijadikan satu. Wow…. ini melebihi apa yang kami impikan & harapkan.

Hari ini saya mengulang mendengarkan obrolan pagi ini, bagaimana P. Dolfi & B. Nini sharing tentang Ps. John dan….. saya sangat, sangat, sangat diberkati. Ternyata berbeda dengan dunia, yang diomongin semua tentang firman, that’s why hidup kami berubah…
Thanks P. Hendry!

Saya belajar dan membuktikan, ketika kita menjalankan visi Tuhan, provision tersedia. Tuhan yang mencukupkan apa pun yang kita butuhkan.
Sungguh mengagumkan….

Yuk ikut Doa BBL dan jadi Duta Allah, demonstrasi kebaikan Allah bagi dunia ini….

God will use you as a VESSEL for His Glory. As you continue to fix your eyes on Jesus, HIS GRACE will be evident in every area of your life.

Tuhan akan menggunakan Anda sebagai BEJANA untuk Kemuliaan-Nya. Saat Anda terus memusatkan perhatian pada Yesus, ANUGERAHNYA nyata dalam setiap aspek kehidupan Anda.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 79 80 81 82 83 398