From Garage to the World (Part 2)
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra From Garage to the World (Part 2) Kadang Tuhan menumbuhkan kita justru lewat ketidaknyamanan yang panjang. Itulah yang saya rasakan saat membaca perjalanan Lianto—dari seorang pemasar sederhana yang memulai lagi dari nol, bekerja dari garasi…
Belajar Mengasihi dari Lukas, Si Anak Autis.
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Belajar Mengasihi dari Lukas, Si Anak Autis. Lukas adalah seorang anak laki-laki kecil dengan autisme yang tinggal di New York City. Ia senang sekali mengoleksi boneka-boneka empuk, plushies. Suatu hari, keluarganya melihat Lukas membawa beberapa…
Belajar Bekerja Sama dengan Hukum-Hukum Allah
Seruput Kopi Firman Tuhan Yenny Indra Belajar Bekerja Sama dengan Hukum-Hukum Allah Beberapa tahun lalu, saya baru sungguh-sungguh memahami satu kebenaran besar: Tuhan tidak akan melanggar hukum-hukum-Nya sendiri. Dan karena dunia ini diciptakan berdasarkan hukum-hukum itu, kita tidak bisa sekadar…
From Garage to the World (Part 1)
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra From Garage to the World (Part 1) Vincentius Lianto kehilangan ayahnya di usia sembilan tahun. Sejak itu, keluarga mereka seperti kapal kecil yang harus tetap berlayar meski ombak mengguncang keras. Ibu, Suyani (Soen Jang Nio),…
Kalau Mimpi Belum Terjadi, Apa Tuhan Lupa?
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Kalau Mimpi Belum Terjadi, Apa Tuhan Lupa? Menyalakan kembali mimpi terdengar indah. Tapi kenyataannya? Sering kali jauh dari kata mudah. Aku pun belum melihat hasil dari beberapa doa dan mimpi yang sudah lama tertanam di…
Jangan Biarkan Luka Orang Lain Merusak Cahayamu..
Seruput Kopi Cantik Yenny Indra Jangan Biarkan Luka Orang Lain Merusak Cahayamu.. Seorang pemuda bernama *Howard Schultz*, yang kemudian dikenal sebagai sosok di balik kesuksesan Starbucks. Tapi sebelum semua itu, Howard hanyalah anak dari keluarga sederhana yang tinggal di kompleks…
“Kalau Tuhan Itu Baik, Kenapa Ada Perintah Menghancurkan?”
Seruput Kopi Firman Tuhan Yenny Indra “Kalau Tuhan Itu Baik, Kenapa Ada Perintah Menghancurkan?” Tulisan ini tidak sedang membenarkan kekerasan. Justru sebaliknya. Saya ingin kita melihat satu sisi yang sering dilupakan: betapa baiknya Tuhan itu, penuh kesabaran, dan tidak semena-mena…