Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles, Christianity

Rahasia Kelimpahan…. Mau?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Rahasia Kelimpahan…. Mau?

Tuhan telah mengungkapkan rahasia peningkatan dan kelimpahan dalam Firman-Nya. *“Carilah dahulu kerajaan dan semuanya akan ditambahkan kepadamu,” “beri maka itu akan diberikan kepadamu,” “setia dalam yang perkara kecil,”*dll. Tuhan menginginkan kemakmuran di setiap level kehidupan kita.

Yesus mendemonstrasikan 3 kunci kelimpahan ketika Dia memberi makan 4.000 orang dalam Markus, pasal 8.

Maka Ia memerintahkan orang banyak itu untuk duduk di tanah. Dan Dia mengambil ketujuh roti itu, lalu mengucap syukur, memecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk disajikan; dan mereka menempatkannya di depan orang banyak. Mereka juga memiliki beberapa ikan kecil; dan setelah memberkatinya, Dia berkata agar menempatkannya di depan mereka juga. Maka mereka makan sampai kenyang, dan mereka mengumpulkan tujuh bakul besar sisa makanan. (Markus 8:6-8)

Ketika membaca perikop ini, suatu hari saya merasa terkesan ingin meluangkan waktu merenungkan tiga fase kunci dari kisah ini.

1. Yesus mengucap syukur atas apa yang Dia miliki. Daripada mengeluh tentang kekurangan yang kasat mata, Dia bersyukur.
Bersyukur menunjukkan sikap yang makmur. Bersyukur merupakan iman dalam tindakan. *Gaya hidup dan sikap bersyukur adalah kunci pertama untuk mengubah hidup berkekurangan menjadi hidup berkelimpahan.*

2. Yesus menggunakan/memberikan apa yang Dia miliki. Dia menempatkan sumber daya-Nya untuk bekerja. Banyak diantara kita yang tidak pernah makmur karena mereka memegang erat-erat apa yang mereka miliki. Mereka melihat apa yang mereka miliki sebagai kekurangan, dan mereka tidak akan melepaskannya. Ketakutan mengendalikan mereka. *Ketika Yesus mulai membagikan roti kepada murid-murid-Nya, orang banyak itu masih lapar dan sumber daya masih belum mencukupi. Tetapi tindakan menggunakan/memberikan apa yang telah Dia berikan peningkatan.* Semuanya adalah *benih.* Semuanya.

3. Yesus memberkati apa yang Dia miliki.
Terlalu sering kita bersalah mengutuk kekurangan kita, mengutuk harta benda kita, atasan kita, pekerjaan kita, mobil kita, tagihan kita, dll.
Kita harus belajar menggunakan kekuatan berkat. Kata-kata adalah kekuatan paling kuat yang pernah ada! Berkati apa yang kita miliki. Bicaralah kepada hidup, sumber daya, dan masa depan kita. Itulah kunci kelimpahan.

Kelimpahan tersedia untuk kita. Kekuatan ada di dalam diri kita.

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita. (Ef. 3:20)

*****
Tuhan tidak pernah merancang bagi siapa pun untuk mengalami kemiskinan, inferioritas, penyakit, depresi, atau ketidakamanan. Itu semua akibat dunia yang sudah jatuh ke dalam dosa.

Tetapi kita yang sudah lahir baru, kita sudah menjadi warga negara Kerajaan Surga. Kita hidup di dalam Anugerah Tuhan dan kita tinggal menerimanya dengan iman.

Kita adalah anak Raja. Berbicaralah seperti anak Raja. Berpikirlah seperti anak Raja. Bertindaklah seperti anak Raja. – John Hagee.

Sumber berkat kita adalah Tuhan.
Kita makmur, berkelimpahan, sembuh, sehat, berhikmat karena itulah identitas kita di dalam Kristus.
Semua itu SUDAH tersedia di dalam roh kita. Kita tidak mencari di luar sana, cukup melihat ke dalam dan menerimanya dengan iman.
Grace & Faith.

Jangan puas dengan apa yang dunia telah lakukan padamu. Selama ini kita telah dibentuk oleh keluarga, teman, pendidikan, politik, Hollywood, serta keadaan, tetapi sekaranglah waktunya, hidup kita diubah oleh Roh Kudus, menjadi seperti apa yang dirancangkan Tuhan sejak semula: hidup yang berkelimpahan: cukup + extra – apa pun yang dibutuhkan tercukupi & masih memiliki extra untuk berbagi dengan sesama; dan masa depan yang penuh harapan.
Hidup yang menjadi Terang dunia, diberkati agar menjadi berkat bagi sesama.

Siap? Yuk….

God is about to resolve something that you thought was almost impossible to change. Watch Him and realize even more how invested into your life He is. – Charisraleighdurham.

Tuhan akan menyelesaikan sesuatu yang menurut kita hampir mustahil untuk diubah. Amati Dia dan sadari lebih lagi, bagaimana Dia telah diinvestasikan ke dalam kehidupan kita. – Charis Raleigh Durham

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

Promosi Datang Dari Tuhan. Mau?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Promosi Datang Dari Tuhan. Mau?

“Banyak orang yang tidak sehat emosi karena mereka tertolak dan tersinggung. Sayangnya mereka tidak pernah diajar mau pun belajar “Membangun Hubungan Yang Sehat” seperti pelajaran ini, ” ujar Greg Mohr.

Sungguh beruntung kami sekolah mendapatkan pelajaran yang disarikan dari 40 tahun pengalaman Greg Mohr dalam pelayanan. Karena tidak ada yang mengajar, kebanyakan orang belajar dari pengalaman dan apa yang terjadi di lingkungannya. Kerapkali yang ditiru adalah hal-hal yang kurang baik.

Sudah menjadi kebiasaan umum, orang berusaha mendekati orang-orang terkenal, kaya, hebat, berusaha menjalin hubungan dengan tujuan tertentu. Agar dipromosikan, mendapatkan bisnis, demi keuntungan pribadi dan sebagainya.
Ada seorang pembicara yang bercerita, karena seringnya dia foto dengan para pejabat dan pengusaha papan atas, tarifnya naik.

Bahkan tidak sedikit yang ‘memaksa’ orang lain, merendahkan diri untuk memanipulasi orang dalam berupaya memiliki hubungan dengan mereka.
Jangan merasa tersinggung jika ditolak. Bersyukurlah kepada Allah, karena tidak semua orang cocok untuk kita.

Allah sendiri tidak menekan atau memanipulasi orang di luar kehendak mereka untuk mengasihi Dia. Allah memberi free choice kepada manusia.

Di Sekolah Charis kami diajar untuk menantikan waktu Tuhan. Tujuan tidak boleh menghalalkan segala cara.
Biarkan Tuhan yang menuntun kita pada Koneksi Ilahi, God’s Way, dalam membangun Hubungan Ilahi.

Penghalang terbesar dalam membangun hubungan yang baik, “Bukan yang dilihat manusia, yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.”

Belum tentu apa yang secara kasat mata kelihatan baik dan menjanjikan, benar-benar baik. Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
Manusia hanya bisa melihat sejauh mata memandang, tetapi Tuhan tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

****
Rick McFarland, salah seorang murid di Charis, sekian tahun lalu. Saat Rick mengupas sesuatu, Greg Mohr kagum.
“Sungguh luar biasa orang ini… darimana dia mendapatkan semua ini?”

Selidik punya selidik, ternyata Rick McFarland berpengalaman menjadi Direktur Pendidikan sekaligus pengajar di Sekolah milik Bob Yandian selama 20 tahun.
Dia lulusan Sekolah Rhema.
Juga menjadi Youth Pastor selama 12 tahun.
Dan sekarang Sekolah lagi di Charis selama 3 tahun, tanpa pernah menceritakan latar belakangnya.
Wow…..

Ketika Greg Mohr menanyakan hal itu, Rick menjawab,
“Allah tidak menyuruh saya mempromosikan diri….”
Gubbbrrraaaakkk…..
Rick sekolah dan menempatkan diri sama seperti murid-murid lainnya.

Gusti Allah Mboten Sare – Allah Tidak Tidur.
Kerendah-hatian Rick yang sejati, membawanya pada promosi, sekarang menjabat sebagai Wakil Dekan Pendidikan di Charis.

Sesuatu yang luar biasa yang kami pelajari di Sekolah Charis, selain pelajarannya bagus, practical alias membumi, yang lebih langka lagi, kami belajar dari guru-guru yang menghidupi apa yang diajarkannya. Mereka benar-benar Pelaku Firman dan Menghidupinya.
Ketika yang diajarkan adalah sesuatu yang dihidupi, maka ada kuasa yang mengubah hati baik yang membaca mau pun pendengarnya.
Sungguh bangga memiliki guru-guru yang luar biasa!
Mereka menunjukkan peta jalan kehidupan, agar kami para murid dapat meneladaninya.

*****
Untuk segala sesuatu, ada waktu dan caranya.
APA yang harus dilakukan (WHAT), KAPAN harus melakukannya (WHEN) & BAGAIMANA melakukannya (HOW)?
Jadi nantikanlah Allah. Mintalah hikmat-Nya.

“Tuhan, jadikan kami berkat untuk orang lain”, demikian doa Greg & Janice, istrinya, setiap hari.
Mereka fokus untuk memberkati dan melayani orang lain.

Kita tidak menemukan rasa aman kita dalam diri seseorang yang dianggap terkenal, kaya atau dapat mempromosikan pelayanan atau bisnis kita. Tetapi kita hanya akan terhubung jika Tuhan yang menghubungkan. Lebih baik mengejar koneksi Ilahi. Saat Allah mengkoneksikan kita dalam sebuah hubungan, akan ada damai sejahtera, tidak penuh tekanan atau pertengkaran. Damai. Peaceful.

Kerajaan Allah itu tidak bisa dimanipulasi.
Posisi seorang pelayan ( ‘Servanthood’) merupakan posisi utama yang Allah gunakan untuk mengkoneksikan orang dalam hubungan. Kita diberkati untuk menjadi berkat bagi sesama.
Orang-orang di sekeliling kita dapat mencium apakah hati kita tulus atau punya agenda tersembunyi?
Ketulusan seperti yang diajarkan Greg Mohr & Rick McFarland inilah yang membuat Terang Allah bercahaya menerangi dunia yang gelap.

Yang punya ‘modus’ tersebar di mana-mana tetapi yang tulus itu langka,- pada akhirnya membuka pintu-pintu kesempatan yang membawa mereka naik dengan cara Tuhan, juga membawa orang-orang datang kepada Tuhan.
Membawa Kabar Baik bagi orang-orang miskin dan terhilang, memberikan kelegaan bagi yang berbeban berat.
Dan kami diajar agar bersedia dikoreksi, membenahi diri karena setiap kita punya Blind-Spot, titik buta yang tidak kita sadari.

Kerjakan tugas yang Tuhan berikan dengan setia, terus fokus membangun hubungan dengan-Nya dan ikuti arahan-Nya langkah demi langkah. Jadilah terampil dan skillful.
Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina, demikian kata Raja Salomo

Kita meneladani mereka yuk…
Menjadi pribadi yang outstanding, bahkan mendengar kesaksian mereka saja, hati menjadi berkobar-kobar….

God is faithful, and you will make it to the other side of whatever you are facing now! – Arthur Meintjes.

Tuhan itu setia, dan Anda akan berhasil mencapai sisi lain dari apa pun yang Anda hadapi sekarang! -Arthur Meintjes.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

 

Read More
Articles

Apakah Kita Bebas Merdeka?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apakah Kita Bebas Merdeka?

Bagi banyak orang, kebebasan atau kemerdekaan hanyalah sekedar mimpi. Ada jutaan orang di dunia yang menderita perbudakan politik, perbudakan seksual, kecanduan, kemiskinan, penyakit dan rasa bersalah. Yang lainnya terjebak dalam perbudakan agama atau perbudakan ekonomi. Apakah kebebasan sejati itu dan apa artinya?

Pengorbanan penebusan Yesus di kayu salib memberikan kebebasan bagi semua orang. Dalam pelayanan-Nya di bumi, Yesus mendemonstrasikan kebebasan dan memberikan kebebasan kepada semua orang yang datang kepada-Nya. Dia berjalan bebas merdeka dari harapan para pemimpin agama, bebas dari kekurangan, bebas dari rasa takut, bebas dari penyakit dan dosa.

Pelayanannya lahir dari cinta dan kasih bagi mereka yang tertindas. Dia datang untuk membebaskan tawanan. “Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.”
Yohanes 8:36 TB

“Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku. untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”
Lukas 4:18-19 TB

Di bidang kehidupan apa kita ingin mengetahui dan mengalami kebebasan dan kemerdekaan sejati? Tahukah kita bahwa kebebasan itu tersedia? Seperti apakah hidup ini jika kita bebas dari kuasa dosa, kecanduan, kemiskinan, penyakit, ketakutan, dan agama?

Alihkan pandangan dari belenggu dan fokuskan pandangan kepada Dia yang datang untuk membebaskan kita. Kehidupan yang berkelimpahan tersedia jika kita menginginkannya. Deklarasikan Firman-Nya dan jelajahi kebebasan yang diberikan Kristus kepada kita melalui Salib Kristus.

Menyatakan:
“Saya mengetahui Kebenaran dan Kebenaran itulah yang memerdekakan saya. Jadi apabila Anak itu memerdekakan saya, maka saya pun benar-benar merdeka.”
Saya telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.
Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan saya dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
Supaya saya sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan!
(Yohanes 8:32) (Yohanes 8:36) (Rm. 6:18) (Rm. 8:2) (Gal. 5:1)

Karya salib telah selesai, Perjanjian Baru, ciptaan baru, dan kita menjadi lengkap di dalam Dia. Sudahkah kita menghargai kepenuhan berkat Injil dan menghidupinya? (Rm. 15:29)

Ketika apa yang kita lihat dengan mata rohani, lebih nyata dari apa yang kita lihat dengan mata jasmani, maka kita akan memperoleh kemenangan. Kita hidup dengan iman!

Siap praktik?

You are a child of The King. Talk like it. Think like it. Act like it. – John Hagee.

Kita adalah anak dari Raja. Berbicaralah seperti anak Raja. Berpikirlah seperti anak Raja. Bertindaklah seperti anak Raja. – John Hagee.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

 

Read More
Articles

Menangani Berbagai Konflik Dengan Anggun.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Menangani Berbagai Konflik Dengan Anggun.

Bukankah setiap kita adalah pemimpin?
“Saya hanya ibu rumah tangga..”
Itu pun pemimpin, setidaknya memimpin anak-anak dan keluarga. Pemimpin adalah orang yang memiliki pengikut.

Salah satu pelajaran yang kami pelajari: Conflict Resolution, oleh Carrie Picket.

Resolusi bisa diartikan sebagai ketetapan diri untuk berubah. Resolusi adalah keinginan untuk melanjutkan praktik yang baik, mengubah sifat atau perilaku yang tidak diinginkan, untuk mencapai tujuan pribadi, dan memperbaiki kehidupan mereka.

Nach Conflict resolution simplenya, bagaimana menangani konflik agar kehidupan dapat menjadi lebih baik dan berkualitas.

Banyak orang yang salah kaprah, menganggap jika fondasi kita dalam berhubungan dengan orang lain adalah kasih, maka pintu maaf selalu terbuka dan tidak ada konsekuensi.

Mengampuni, memaafkan itu wajib tetapi konsekuensi juga HARUS.

Carrie Pickett, guru kami, mengajarkan berbagai prinsip disertai contoh-contoh kasus yang nyata. Menarik sekali.

Ketika seseorang tidak bisa memahami visi organisasi, bertindak semaunya, apa yang harus dilakukan?

Evaluasi awalnya:
Apakah dia sudah ditraining?
Mengerti tujuan dan visinya?
Sudah paham apa yang diharapkan darinya?
Dst.

Kalau Ya, ajak bicara dengan kasih.
Dimulai dengan kata-kata positif, tunjukkan potensi dan kelebihannya, lalu ingatkan akan visi serta tujuan peraturan itu dibuat, tunjukkan kesalahannya dengan cara tidak menghakimi, jelaskan apa yang diharapkan, beritahu konsekuensinya jika masih diteruskan.

Jika ini sudah dilakukan dan tetap dilanggar, maka terapkan konsekuensinya dengan tegas!

Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum sepakat?

Ini prinsip penting. Kalau tidak sepakat, lebih baik jalan sendiri-sendiri, untuk menghindari ribuan pertempuran yang tidak perlu.
Energi tidak dihabiskan untuk mengurusi hal-hal yang tidak perlu sehingga menghambat kemajuan organisasi atau perusahaan.

Kasih dan Disiplin harus seimbang!

*****

Menarik sekali, Carrie Pickett memberi contoh, ketika hendak menegur seseorang, tidak serta-merta.
Diajaknya orang itu makan dulu beberapa kali, hingga terbangun relationship…Tanpa menyinggung hal yang hendak dikoreksi.

Setelah persahabatan terjalin, barulah teguran disampaikan dengan halus, dijelaskan apa yang kita harapkan, apa akibatnya jika hal itu dibiarkan…

“Biarkan mereka melihat hati kita terlebih dahulu, lalu tanyakan apakah kita diijinkan menyebutkan sesuatu yang mungkin tidak nyaman mereka dengar…,” Saran Carrie Pickett sebelum menegur.

Ini kerap dilakukan saat Carrie membimbing anak-anak muda.
Wow…

Ibaratnya kita tidak bisa menarik uang di bank, kalau sebelumnya kita tidak pernah menabung.

Nach banyak orang yang kita kenal, yang tiba-tiba muncul saat butuh sumbangan.
Proposal nongol…
Padahal selama ini, menyapa juga tidak.
Ini banyak terjadi di dalam pelayanan.

Bagaimana mungkin seseorang bisa mengharapkan orang lain support pelayanannya, jika dalam keadaan biasa dia tidak pernah menabur sesuatu?
Hukum kehidupan itu, Tabur & Tuai.

Biasakan saat kita tidak butuh apa-apa, tetap menabur hal-hal baik dalam kehidupan orang lain. Tulus saja lakukan sesuai dorongan Tuhan.

Bukankah memberi dan murah hati adalah lifestyle orang-orang yang mengasihi Tuhan?

Bagi saya, itu cara saya menggelar karpet merah kehidupan. Saya tidak tahu kapan butuh sesuatu. Tetapi saya percaya, kalau rajin menabur berbagai benih-benih baik, pasti saat saya atau anak-anak memerlukan sesuatu, ada buah-buah yang bisa dipetik di sepanjang jalan kehidupan.
Jika yang saya tabur itu baik, ke mana pun saya pergi, akan dipertemukan dengan orang-orang yang baik.

Andrew Wommack bercerita, beliau mengajar di radio dan televisi dengan gratis. Andrew terkenal dengan bahan-bahan gratis yang boleh di download oleh siapa saja.
Free of charge.
Tidak hanya itu, CD, buku dan bahan-bahan lain juga dibagikan dalam berbagai kesempatan.

Bahkan Andrew juga tidak takut mendorong murid-muridnya support juga pelayanan dan pembangunan gedung milik tamu-tamu undangannya, meski Andrew sendiri sedang membangun gedung yang membutuhkan biaya jutaan dollar.
Masih butuh dana.
Dia tidak khawatir kekurangan.

Inilah rahasia kelimpahan yang diungkapkan Andrew, – mindset kelimpahan, bahwa Allah selalu memiliki lebih untuk semua orang, tidak perlu bersaing secara tidak sehat.
Dengan cara ini, Andrew menabur benih di mana-mana.

Saat Andrew sharing, apa yang Tuhan katakan sebagai langkah penggenapan Visi selanjutnya dari Tuhan, donatur dari berbagai belahan dunia support. Mereka tahu kredibilitasnya. Orang-orang ingin terlibat dalam pencapaian Visi besar dari Tuhan.

Andrew menegaskan, dia bisa ‘menarik’ support banyak orang, karena sebelumnya dia sudah ‘menabung’ terlebih dahulu. Sudah menyebar benih. Sekarang tinggal panennya.

*****
Ada staff Carrie yang terlibat perselingkuhan hingga hamil. Tetapi mereka bersedia bertobat dan berubah.
Carrie tetap mengasihi dan membimbing mereka, tetapi mereka harus dicopot dari jabatannya.
Karena ini akan mempengaruhi banyak orang.

Namun tidak disingkirkan serta didiamkan, dianggap tidak ada.
Tetap dilibatkan dalam organisasi, diberi tugas, tetapi yang tidak berhubungan dengan banyak orang.

Trust must be earn.
Kepercayaan (kembali) itu harus dibuktikan terlebih dahulu.

“It takes 20 years to build a reputation and five minutes to ruin it. If you think about that, you’ll do things differently.” – Warren Buffett

“Dibutuhkan 20 tahun untuk membangun reputasi dan lima menit untuk merusaknya. Jika Anda memikirkannya, Anda akan melakukan hal yang berbeda.” – Warren Buffett.”

Kepercayaan itu mahaaalll harganya, sekali hilang…. Nyaris mustahil untuk mendapatkannya secara utuh kembali.

*****
“Kalau sudah mengampuni, kita lupain ga?”

Paulo Coelho Quote:
“Forgive but do not forget, or you will be hurt again. Forgiving changes the perspectives. Forgetting loses the lesson.”

“Maafkan tapi jangan melupakannya, atau Anda akan terluka lagi. Memaafkan mengubah perspektif. Melupakan kehilangan pelajarannya.” – Paulo Coelho.

Reposition hubungan kita setelah mengampuni itu penting. Tergantung kasus perkasus. Ada orang yang mau berubah, setelah konflik ini justru hubungan jadi lebih saling mengerti. Lebih memahami satu dengan yang lain.

Tetapi ada juga orang-orang yang hanya baik jika ada maunya. Melalui konflik ini terlihat karakter aslinya.

Greg Mohr mengingatkan, setiap hubungan ada levelnya. Jangan membuka diri kepada semua orang. Tidak semua orang bisa handle kepercayaan kita. Be wise!
Ada teman yang cukup ditemui di teras rumah, ada yang boleh masuk ruang tamu & ada yang boleh masuk ke ruang keluarga.
Memposisikan orang yang tepat, di tempat yang tepat, adalah kunci sukses.

Jujur saja, sudah sekolah dan belajar pun kadang masih lupa.
Terpeleset pula….
Guuubraaaaaakkkk ….Alamak!

Sekolah dan belajar yuk….

Anyone can become angry—that is easy, but to be angry with the right person at the right time, and for the right purpose and in the right way—that is not easy. – Aristotle.

Siapa pun bisa menjadi marah—itu mudah, tetapi marah kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat, dan untuk tujuan yang benar dan dengan cara yang benar—itu tidak mudah. – Aristoteles.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#SeruputKopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
Articles

God’s Way Kunci Kesembuhan & Kesuksesan!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

God’s Way Kunci Kesembuhan & Kesuksesan!

“Apakah kesembuhan hanya tergantung pada iman orang yang melayani, atau iman si penderita juga penting?”

Saya tidak percaya ini merupakan pilihan.
Iman yang melayani memang penting, tetapi kondisi hati si penderita juga penting. Tanda-tanda dan mujizat mengikuti Firman (Markus 16:20) dan mujizat tercipta sebagai buah dari “iman yang timbul karena pendengaran” (Gal. 3:5).

Menyatakan hanya iman si pelayan Tuhan saja yang diperlukan, sama dengan mempertanyakan iman Yesus.
Dia berdoa untuk orang buta dua kali (Markus 8:22-25). Apakah Yesus bergumul dengan iman-Nya dalam hal itu, ataukah si orang buta yang berurusan dengan ketidakpercayaannya?

Kisah dalam Markus 6 menjelaskan pelayanan Yesus di kota asal-Nya sendiri. Dikatakan “Dia tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana… Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (Markus 6:5-6 TB).

Yakobus juga dengan jelas menyatakan: “Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Yakobus 1:6-7 (TB)
Dengan demikian, orang yang ragu-ragu dan berpikiran ganda terhalang untuk menerima dari Tuhan.

Ada karunia kesembuhan, mujizat dan iman dan kita melihat contoh seperti itu dalam Kisah Para Rasul 3:1-9.
Petrus memulai penyembuhan tetapi berdasarkan ayat lain yang telah saya bagikan, tampak jelas tidak ada ketidakpercayaan yang aktif pada orang ini.

Kisah Para Rasul 14:6-10 menggambarkan seorang lumpuh yang mendengar Paulus berkhotbah, dan Paulus “melihat” bahwa ia memiliki iman untuk disembuhkan.
Dalam hal ini, bukan Paulus yang memaksakan kesembuhan pada seseorang dengan imannya sendiri, melainkan karena “mendengar” Firman, maka lahirlah iman pada orang lumpuh itu, dan Paulus dapat melihatnya.

Contoh ini mengikuti apa yang telah saya sebutkan dari Markus 16 dan Galatia 3.
Tanda-tanda ajaib mengikuti Firman.
Iman datang dari pendengaran.

Bahkan dikatakan “Tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” sedang memproklamirkan Firman Tuhan dan Nama Yesus. Hanya itu yang diperlukan dalam beberapa kasus. Kata-kata keluar, dan Firman Tuhan membangun suasana yang membangkitkan iman.

Keselamatan dan kesembuhan bekerja menurut prinsip yang sama karena mereka adalah bagian dari penebusan yang sama. Kita tidak bisa beriman untuk menyelamatkan orang lain agar masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Kita dapat berdoa, membagikan Firman, mengasihi dan mendorong mereka, tetapi kita tidak dapat menyelamatkan mereka. Mereka sendiri yang harus percaya dan menerima karunia kebenaran.
Begitu pula dengan kesembuhan. Beberapa siap menerima kesembuhan dengan mudah, sedangkan yang lainnya tidak.
Iman orang yang melayani dapat menciptakan suasana bagi si penderita sakit untuk menerima, tetapi tetap harus ada hati yang terbuka dan bersedia menerima kesembuhan dari pihak orang yang menderita.

Sumber: Barry Bennett

******

Tidak semua penyakit itu disebabkan serangan si musuh, iblis. Kadang-kadang karena seseorang salah memperlakukan tubuhnya.

Tuhan TIDAK PERNAH memanggil seseorang pulang ke surga. Kadang ada orang-orang yang masih ingin hidup, tetapi tubuhnya sudah terlalu lemah untuk hidup, karena selama ini tidak dirawat dengan baik.

Suatu ketika Ed Dufresne divonis dokter menderita kanker. Sebagai Hamba Tuhan yang memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan yang erat, begitu selesai mendengar vonis dokter, segera dia bertanya kepada Tuhan: mengapa dia bisa terkena kanker?

Tuhan menjelaskan, salah satu penyebabnya, karena beberapa tahun lalu Tuhan sudah mengingatkan agar dia beristirahat dengan cukup. Tetapi karena kesibukannya melayani di berbagai kota dan negara bagian di Amerika, bahkan di luar negeri, Ed kurang istirahat.
Dan itu yang menyebabkan dia terkena kanker.

Ed segera membereskannya dengan Tuhan, bertobat dan memperbaiki pola hidupnya. Tuhan berkata, dalam waktu sebulan dia akan sembuh dari kankernya.
Dan betul, 28 hari kemudian, Ed Dufresne check ke dokter, dinyatakan Clean, bersih dari kanker.

Nancy Dufresne, istri Ed, mengajarkan jangan asal mengambil ayat lalu melemparkannya begitu saja untuk melawan musuh.
Bertanyalah kepada Tuhan karena ada banyak penyebab mengapa seseorang sakit. Bisa karena serangan iblis, keteledoran kita atau penyebab lainnya. Perlu senjata yang tepat agar bisa langsung kena sasaran.

Bagaimana jika kita tidak mendapat jawaban?
Lakukan sesuai firman yang kita tahu tetapi setidaknya kita sudah bertanya. Terus fokus kepada Tuhan, agar ketika ada arahan, kita peka menangkapnya.
Karena banyak diantara kita, termasuk saya, terbiasa mengambil keputusan ‘terbaik’ yang kita tahu, TANPA BERTANYA DULU KEPADA TUHAN & ROH KUDUS.
Pastikan minta tuntunan Tuhan dan libatkan Tuhan & Roh Kudus dalam setiap keputusan kita. Ini Penting!

Tuhan Yesus berulang kali menyembuhkan orang buta, tetapi caranya tidak pernah sama. Itulah sebabnya, hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus itu tidak tergantikan.
God’s Way itulah sumber keberhasilan kita.

Kita tidak bisa meniru pengalaman orang lain. Cara Tuhan bukan pola atau rumus. Hubungan pribadi dengan Tuhanlah kuncinya.

Kesembuhan Ilahi sudah menjadi milik kita saat lahir baru, tetapi ibarat orang yang berperang, kita harus menjawab serangan musuh yang berusaha mencuri kesehatan kita dengan cara yang tepat. Tidak hanya secara sembarangan menembakkan peluru kita ke segala arah.
Skillful, terampil menggunakan otoritas dan menjawab serangan musuh dengan hikmat Tuhan.

******
Seorang teman kecewa, dia sudah menerima mujizat kesembuhan tetapi sekarang kambuh lagi bahkan lebih parah.

Saat menerima mujizat kesembuhan, dia didoakan oleh seorang hamba Tuhan dan didukung oleh teman-temannya.
Dia bisa memperoleh kesembuhan Ilahi, mujizat dengan menggunakan topangan iman dari banyak orang.

Nach setelah sembuh, teman ini tidak membangun iman dan hubungan pribadinya dengan Tuhan. Akibatnya roh jahat itu kembali lagi dengan membawa tujuh roh lain yang lebih jahat.

“Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.” Lukas 11:24?-?26 TB

Untuk menerima kesembuhan, bisa saja dibantu iman orang lain. Tetapi untuk mempertahankan kesembuhan itu, perlu ditopang dan dipelihara oleh iman kita sendiri.

Tidak hanya iman orang yang melayani dan mendoakan yang penting, tetapi iman sang penderita juga penting.
Bagaimana pendapat Anda?

We all can have accidents in life. God knew this, and so He sent Jesus as our Healer. His healing touch is God’s mercy to us. If you are hurt, ask God to heal you and then trust Him to do it in His way and in His time. – Stormie O’martian

Kita semua bisa mengalami tragedi dalam hidup. Tuhan mengetahui hal ini, jadi Dia mengutus Yesus sebagai Penyembuh kita. Sentuhan penyembuhannya merupakan anugerah Tuhan bagi kita. Jika Anda terluka, mintalah Tuhan untuk menyembuhkan dan percayalah kepada-Nya untuk melakukannya dengan cara-Nya dan pada waktu-Nya. – Stormie O’martian

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Read More
1 112 113 114 115 116 404