Articles

Apa ?Rahasia Cantik Sang Oma?

Seruput Kopi Cantik
?Yenny Indra

Apa Rahasia Cantik Sang Oma?

?Saat sedang asyik perawatan di salon, saya bertemu dengan seorang Oma yang luar biasa mempesona.
Bayangkan, Oma ini sudah berusia 92 tahun! Tapi sungguh, beliau adalah definisi keanggunan yang nyata.

Oma terlihat begitu cantik, cerdas, dengan tata bahasa yang sangat teratur dan sikap yang elegan. Beliau sejak kuliah sudah tinggal di berbagai kota di Australia. Terpelajar. Hingga 4 tahun lalu kembali ke Indonesia.

Hari itu, ternyata beliau sedang merayakan ulang tahunnya. Benar-benar momen yang spesial dan langka.

?Tentu saja, saya langsung “curi ilmu”. “Oma, apa sih rahasianya bisa tetap tampil anggun, cantik, dan segar di usia seistimewa ini?” tanya saya dengan antusias.

?Oma itu tersenyum lembut, lalu berbagi satu mutiara kehidupan yang sangat berharga. Beliau bercerita bahwa Papanya, yang sudah meninggal puluhan tahun lalu, selalu menanamkan prinsip yang sangat kuat: “Jangan pernah simpan sakit hati kepada siapa pun. Sakit hati itu yang menimbulkan penyakit dan bikin kita tidak happy.” Oma juga mengenang Papanya sebagai seorang pembelajar sejati yang sangat hobi membaca buku.

?Wow..! Suka sekali!

?Saya pun langsung terpukau mendengarnya. Betapa menginspirasinya! Papa dari Oma itu sudah tiada selama puluhan tahun, tetapi keteladanan dan ajarannya masih hidup dalam diri Oma. Warisan yang sesungguhnya bukanlah harta, melainkan karakter dan prinsip hidup yang abadi.

?Cerita Oma ini sangat klik dengan kutipan dari AR Bernard yang sedang saya renungkan. Beliau menulis:

?”Have you ever felt hurt by something or someone, and you couldn’t let it go? That long-lasting anger, pain, and resentment is what we call bitterness. And it can easily grow in intimate relationships.”

“Pernahkah kamu merasa terluka oleh sesuatu atau seseorang, dan kamu tidak bisa membiarkannya berlalu? Kemarahan, rasa sakit, dan dendam yang bertahan lama itulah yang kita sebut kepahitan. Dan itu dapat dengan mudah tumbuh dalam hubungan intim.”

?AR Bernard mengingatkan kita bahwa ketika kita gagal melepaskan rasa sakit hati, perasaan itu akan berubah menjadi “bitterness” atau kepahitan. Kepahitan ini seperti racun yang mengendap lama di dalam jiwa. Ironisnya, kepahitan ini justru paling sering tumbuh subur dalam hubungan yang paling dekat dengan kita.

Maya Angelou menasehati,
“You should be angry. You must not be bitter – Kamu boleh marah. Tapi jangan menjadi pahit.”

Apa bedanya marah dan pahit hati?
Marah karena disakiti itu manusiawi. Tapi kalau marah itu dipelihara, dia berubah jadi karakter pahit.

Lalu Maya Angelou menambahkan,

“Bitterness is like cancer. It eats upon the host – Kepahitan itu seperti kanker. la menggerogoti orang yang menyimpannya.”

Nach lho!

?Nasihat Papa si Oma untuk “jangan sakit hati” sesungguhnya adalah perlindungan bagi kesehatan kita sendiri. Jika kita memelihara kepahitan, maka aura kecantikan dan kebahagiaan kita akan meredup. Sebaliknya, Oma ini membuktikan bahwa hati yang bersih dari rasa benci adalah “kosmetik” terbaik yang membuat seseorang tetap bercahaya bahkan di usia 92 tahun.

?Kira-kira, apakah masih ada “sampah” sakit hati yang kita simpan di pojok hati kita?

Yuk, kita belajar dari Oma cantik ini. Jangan biarkan luka masa lalu mencuri kebahagiaan dan kesehatan kita hari ini.
?Lepaskan pengampunan, jaga hati tetap bersih, dan biarkan hidup kita menjadi inspirasi bagi generasi mendatang, sama seperti Papa si Oma yang ajarannya tetap hidup melintasi zaman.

Selamat memanen kedamaian dalam hati Anda!

?”Bitterness is the fruit of refusing to let go of pain. Love is the fruit of choosing to let go of hurt.”— AR Bernard.

*”Kepahitan adalah buah dari penolakan untuk melepaskan rasa pedih. Cinta adalah buah dari pilihan untuk melepaskan rasa sakit.”?— AR Bernard.

YennyIndra
www.yennyindra.com
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
SVRG
SWEET O’ TREAT
AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN
#seruputkopiCantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Regent Seven Seas Explorer: Natal Itu Hadir, Bahkan di Tengah Samudra…
Ketika Bejana Itu Rusak… Tapi Tidak Dibuang!
“Sebuah kesaksian tentang Anugerah: Arthur Meintjes.”