Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra
Hingar Bingar Pemilihan Capres & STRATEGI INDIFFERENCE
Rudi Constan post di WAG sekolah, saya potong penjelasannya yang panjang lebar, hanya saya kutip pesan moralnya saja.
PESAN MORAL:
Dalam politik tak ada Kawan dan Lawan abadi.
Yang abadi adalah Kepentingan.
EVERYTHING IS JUST A GAME.
Karena itu enjoy aja.
Tak perlu memusuhi kawan dan kerabatmu yang berbeda pilihan Capresnya.
Para elit politik itu bisa gonta-ganti pasangan politik, mereka yg tadinya musuh bisa jadi kawan atau sebaliknya.
Sementara kalian sudah terlanjur memutus persahabatan bahkan persaudaraan demi junjungan politisi kalian yg besok sehabis Pilpres sudah kongkow² bareng di balik panggung.
Mereka mendapat kekuasaan, kalian kehilangan persahabatan.
Ingatlah, kalo hidupmu susah, yang menolongmu itu bukan para elit politik diatas sana, tapi kawanmu, tetanggamu, dan saudaramu.
Semoga bermanfaat.
Salam Sehat.
Jadii…
Sebaiknya kita warga negara biasa.. hayo.. biasa2 saja.. santai saja… tetap jalin persahabatan dan persaudaraan dgn tetangga.. kawan.. sahabat apalagi saudara kita..
Pilihan boleh beda, tapi jangan korbankan persahabatan dan persaudaraan kita.
Salam silaturahim
Tetap jaga persaudaraan & persahabatan.
Hhhmmm… nasehat yang apik.
“Siapa pun yang menang, gak bakalan kita dipilih jadi menterinya.
Buat apa repot-repot bertengkar?
Enjoy saja……… nonton pertarungan dari jauh…. sambil ngemil plus minum kopi… “, komentar saya.
“Nggak baik seperti itu Bu @?YennyIndra? …..
Minimal sambil ngopi dan ngemil, di bawakan dalam doa lah…. untuk kebaikan bangsa kita…..”, jawab Bang Eddy Purba…
Wuih… saya diomelin nich… gubrraaaakkkk …
P. Jacob mengingatkan, “Dan jangan golput…
Dalam banyak hal pemilu bukan memilih yang terbaik…tapi mencegah yang terburuk berkuasa…kalau golput artinya membiarkan orang lain menentukan nasib kita…satu suara tetap berharga…”
*******
P. Hingdranata Nikolay memberi saran bagaimana menghadapi orang-orang yang ingin selalu benar, harus diakui benar dan tidak mau mengaku salah dengan Strategi INDIFFERENCE.
Caranya, kita jangan terlibat secara rasional dan emosional dalam percakapan dengan mereka.
Tidak berpartisipasi.
Tidak setuju tetapi juga tidak menolak.
Tidak marah, tidak juga senang.
Nach kerap kali kesalahan kita adalah menyerang mereka dengan argumentasi terbaik. Fakta & bukti disodorkan.
Akhirnya justru berakhir dengan emosional.
Mereka BUKAN ingin kebenaran.
Mereka hanya INGIN DIAKUI benar.
Dan ingat, ini area permainan mereka.
Maka mereka punya 1001 macam cara untuk membuat diri mereka terlihat benar, apalagi jika ada audiens atau orang lain yang menonton…
“So… Hemat energi. Hemat pikiran. Hemat perasaan.
Masih banyak hal yang lebih penting untuk dipikirkan bukan?,” P. Hing menutup penjelasannya.
Wow….
Saya pernah mengalami, jelas-jelas yang dikatakannya itu tidak benar alias fitnah, lalu saya koreksi dong.
Tetapi orang seperti itu tidak peduli benar or salah.
Pokoknya dia ngotot, seolah-olah yang dikatakannya benar. Lebih galakkan dia pula, dan bisa mempengaruhi penonton justru saya yang kelihatan salah dan dihujat kanan kiri.
Tepok jidat! Toloooooong…….
Lha wong fakta & buktinya bisa di google lho.
Saya belajar sekali….
Hidup itu bukan hitam putih…. banyak yang abu-abu…
Sejak itu saya memilih gak mau terlibat hal seperti itu lagi.
Pilih menonton game sambil ngemil + minum kopi.
Jangan jatuh ke dalam lubang yang sama ke dua kalinya.
Thanks P. Hing… saya belajar Strategi INDIFFERENCE.
******
Hingar bingar terdengar di mana-mana. Di berbagai WAG dibahas bagaimana teman, saudara, tetangga bertengkar karena pilihan yang berbeda. Semua mau diakui paling benar. Pilihannya paling baik.
Ketika emosi sudah berbicara, dan berita-berita politik memenuhi pikiran, tentu saja tidak ada lagi space yang tersisa untuk memikirkan tentang Tuhan bukan?
Makes sense…
Mengapa doa tidak terjawab?
Mengapa terobosan ekonomi tidak kunjung datang?
Mengapa mujizat yang dijanjikan Tuhan belum juga termanifestasi?
Banyak diantara kita yang tidak sadar:
Lha wong kita gak punya tempat untuk Tuhan… bagaimana bisa mendengarkan arahan-Nya?
Jawaban Tuhan terletak pada hubungan yang dibangun hari lepas hari bersama-Nya.
Tuhan tidak menunjukkan keseluruhan rencana-Nya, lalu membiarkan kita jalan sendiri.
Tidak demikian!
God’s Way, jalan-jalan Tuhan itu dijalani dengan setiap hari melangkah bersama-Nya.
Tuhan menunjukkan sesuatu, kita melangkah. Kita perlu terus fokus kepada-Nya agar tahu langkah berikutnya lagi yang harus kita ambil.
Ke kanan? Atau ke kiri? Lurus ke depan or justru mundur dulu?
Untuk itu kita perlu setiap hari menyediakan waktu untuk berdoa dan menggali firman-Nya. Semakin kita memahami isinya, semakin lancar komunikasi kita dengan-Nya.
Pernahkah kita menyadari, jika fokus kita pada politik, berita dunia dan Hollywood, maka kita sadar dunia.
Dan tidak sadar Tuhan.
Peka terhadap perkara-perkara dunia dan menjadi terbiasa be-respon ala dunia dan menganggap aneh hal-hal yang dari Tuhan.
Itulah sebabnya saat kita mendengar arahan Tuhan, suaranya yang lembut dan damai, kerap jadi ragu…. beneran nich? Karena cara dan jalan Tuhan sangat berlawanan dengan cara serta jalan dunia.
Harus mengasihi, mengampuni orang yang ‘mbencekno’, kata orang Surabaya. Menjengkelkan bin menyebalkan.
Cara dunia: jangan berani-berani senggol saya ya… saya habisi kamu…
Nach lho……
That’s why semakin ke belakang, saya semakin hati-hati memilih buku apa yang saya baca, pengajaran siapa yang saya dengarkan, teman mana yang saya hargai pendapatnya, dengan siapa saya bergaul dst…
Wuih … rewel amat?
Iyalah…. saya ingin hidup sehat, damai, tenteram, bebas stress dan hidup dalam kasih serta kelimpahan Tuhan.
Menyenangkan sekali hidup dikelilingi orang yang penuh kasih, menyaksikan doa-doa yang terjawab, mujizat-mujizat dialami…. hidup jadi enteng….
Di bumi seperti di sorga.
Itu hanya bisa diperoleh dengan memilih lingkungan yang benar, lingkungan yang mengutamakan Allah dan kebenaran-Nya. Dan memilih dengan teliti apa yang diijinkan masuk ke kepala kita.
Garbage In – Garbage Out….
Hukum ini senantiasa berlaku.
Dan pilihan ada di tangan kita!
Anda pilih yang mana?
Pick your battles. You don’t have to show up to every argument you are invited to – Mandy Hale.
Pilih pertempuran Anda. Anda tidak harus terlibat di setiap argumen yang mengundang Anda – Mandy Hale.
YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN
#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan
You may also like
<strong>DARI BUKHARA HINGGA SEVEN LAKES.* <strong><
<strong>WELCOME TO BUKHARA!</strong>
<strong> EMPAT “TAN”, SATU PETUALANGAN DIMULAI</strong>
Arsip
- Oktober 2026
- September 2026
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Oktober 2024
- September 2024
- Agustus 2024
- Juli 2024
- Juni 2024
- Mei 2024
- April 2024
- Maret 2024
- Februari 2024
- Januari 2024
- Desember 2023
- November 2023
- Oktober 2023
- September 2023
- Agustus 2023
- Juli 2023
- Juni 2023
- Mei 2023
- April 2023
- Maret 2023
- Februari 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- November 2022
- Oktober 2022
- September 2022
- Agustus 2022
- Juli 2022
- Juni 2022
- Mei 2022
- April 2022
- Maret 2022
- Februari 2022
- Januari 2022
- Desember 2021
- November 2021
- Oktober 2021
- September 2021
- Agustus 2021
- Juli 2021
- Juni 2021
- Mei 2021
- April 2021
- Maret 2021
- Februari 2021
- Januari 2021
- Desember 2020
- November 2020
- Oktober 2020
- September 2020
- Agustus 2020
- Juli 2020
- Juni 2020
- Mei 2020
- April 2020
- Maret 2020
- Februari 2020
- Januari 2020
- Desember 2019
- November 2019
- Oktober 2019
- September 2019
- Agustus 2019
- Juli 2019
- Juni 2019
- Mei 2019
- April 2019
- Maret 2019
- Februari 2019
- Januari 2019
- Desember 2018
- Desember 2016
- November 2016
- Mei 2016
- Februari 2016
- Januari 2016
- Desember 2015
- November 2015
- Oktober 2015
- September 2015
- Agustus 2015
- Juli 2015
- Juni 2015
- Mei 2015
- April 2015
- Januari 2015
- Desember 2014
- September 2014
- Mei 2014
- Maret 2014
- Februari 2014
- Januari 2014
- Desember 2013
- Oktober 2013
- Agustus 2013
- Juli 2013
- Juni 2013
- Mei 2013
- Maret 2013
- Februari 2013
- Januari 2013
- Desember 2012
- November 2012
- Oktober 2012
- September 2012
- Agustus 2012
- Juli 2012
- Juni 2012
- Mei 2012
- Februari 2012
- Agustus 2011
- Juni 2011
- Mei 2011
- April 2011
- Maret 2011
- Februari 2011
- Januari 2011
- November 2010
- Oktober 2010
- September 2010
- Juli 2010


