Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Pak FX Dan Seruput Kopi Cantik. Apa Korelasinya?

Seruput Kopi Cantik

Yenny Indra

Pak FX Dan Seruput Kopi Cantik. Apa Korelasinya?

Saya mengenal P. FX ketika membeli aset lelang dengan sistim cessie dari beliau. Rupanya, P.FX kerap membaca Seruput Kopi Cantik di Facebook. Suatu ketika japri bertanya tentang prinsip yang saya tulis, lalu minta artikel dijapri saja supaya tidak ada yang terlewatkan.

Beberapa hari lalu japri masuk,

“Bu, saya mau beri kesaksian seputar usaha saya di bidang Bad Debt Solution atau bahasa kerennya Specialist Asset Management.

Sekitar 6 bulan lalu, klien sekaligus juga best friend saya minta tolong dibantu penyelesaian kredit macetnya di sebuah bank. Singkat cerita, pengajuan penyelesaian kredit macetnya sudah di _approve_ oleh bank dengan cara cessie . Sesuai rencana awal, kami sepakat bahwa bentuk penyelesaian adalah menjual aset-aset tsb.

Sebagai informasi tambahan, selain berhutang kepada bank, klien saya ini juga berhutang kepada pihak ke-3, yang mengancam akan mengambil langkah hukum pidana terhadap klien saya. Singkat cerita aset ini kami tawar-tawarkan namun berbulan-bulan belum laku juga, apalagi di masa pandemi ini. Akibatnya approval bank pun sudah lewat 1 bulan, dari tanggal jatuh tempo dan mendesak saya sebagai cessornya untuk segera menyelesaikan komitmen awal kepada bank.

Bank dan pihak ke-3 sudah memberi warning keras bahwa penyelesaian harus selesai di bulan ini, kalau tidak, approval saya dibatalkan dan dialihkan ke cessor lain dan pihak ke-3 mengancam klien saya untuk membuat laporan resmi ke Polda.

Kemudian suatu pagi, tulisan Ibu menyadarkan saya untuk tetap fokus kepada Tuhan..
Lalu saya intropeksi perjalanan case ini.. Iya yah..kami mampu bertahan hanya karena KemurahanNya.

Lalu saya ajak klien saya dan istri serta anaknya untuk berdoa bersama.

Setelah itu saya undang relasi-relasi broker properti saya untuk membantu menjualkan segera asset ini..Saya hanya bilang pada mereka..
“Tolong bantu saya..”.
Akhirnya mereka semua sepakat membantu untuk menjualkan segera.

Puji Tuhan kemarin deal. Setelah bertemu pembeli, saya lalu mengajak pembeli untuk cek dokumen asli di bank..dan oke.

The Power Of GOD sungguh Ruar Biasa..tidak bisa diterjemahkan oleh akal sehat..semua pihak dibuat sabar untuk menunggu realisasi kami.. Ajaib!!

Hanya pembeli minta transaksi dilakukan di notarisnya.

“Tidak masalah”,  kata saya.

Setelah bertemu dengan notaris, ternyata notaris menjelaskan bahwa pelunasan dari pembeli akan dilakukan setelah proses roya dan validasi selesai, dengan perkiraan waktu 1 bulan dari tanggal Ikatan Jual Beli (IJB).

Waduh..kalo menunggu sebulanan, pihak bank keberatan.

Kami berdoa lagi malam itu. Keesokkan harinya, saya diinfo kalo klien saya mau dibantu oleh adik kandungnya untuk melunasi dulu ke bank, namun dipinjami hanya 7 hari..

Nego lagi dengan notaris.
Sebelum berangkat, saya hanya berdoa dan berserah full kepada-Nya tanpa konsep apapun. Ajaibnya..begitu mulai bicara di notaris, tiba-tiba dalam pikiran saya muncul suatu konsep yang harus disampaikan. Akhirnya notaris bersedia membantu mempercepat dari 1 bulan menjadi 1 minggu, pembeli bisa langsung melunasi… Lega!
Ruarr Biasa Ajaibnya Tuhan.

Selesai? Happy Ending? Belum!!!
Kadang hidup tidak seperti kisah Cinderella…

Ketika dikonfirmasi lagi, sang adik berbalik membatalkan pinjamannya.

“Uang itu tidak kenal saudara,” ujarnya.

P. FX sempat emosi…

“Anda saudara kandungnya, koq bisa bicara begitu. Saya yang hanya teman saja rela _nalangi_ (membayar terbih dahulu), biaya notaris dan biaya pajaknya…”

Akhirnya, setelah perundingan yg alot, disepakati P. FX membuat perjanjian hutang piutang dengan sang adik, plus menjamin dengan cheque senilai uang yang akan dipinjamkan. Dalam perjalanan pulang, sang kakak dengan mata berkaca-kaca, berulangkali minta maaf pada P. FX atas sikap adiknya.

“Saya gak habis pikir, begitu jahatnya uang itu, sampai saudara kandung sendiri tega seperti itu bu… Kalau dilihat dari luar, usaha saya lebih kejam dari rentenir. Istri saya awalnya berpikiran seperti itu. Tetapi dalam prosesnya saya justru punya misi, mengingatkan kembali klien yang bermasalah, pada kebesaran Tuhan. Kebanyakan keluarga klien berantakan karena frustasi hutang di mana-mana. Harapan saya mereka kembali kepada Tuhan. Domba yang hilang, diselamatkan kembali. Saya tidak mau hanya memikirkan keuntungan, sehingga sekarang saya jalan sendiri. Investor saya ingin mengusai aset klien, saya ga tega.”

“Klien saya pun bingung, saya harus kasih fee berapa katanya. Saya hanya bilang soal fee nanti saja kalo kamu sudah mampu baru kamu kasih, itupun terserah nominalnya.
Yang penting kesalahanmu dimasa lalu jangan diulang lagi. Mulai lembaran baru, belajar hidup mengandalkan Tuhan.”

Ganti saya yang prihatin dan miris,
“P. FX, jangan lupa kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Jangan sampai niatnya menolong orang, P. Rus yang celaka.”

“Iya Bu..kalo case ini saya berani jamin ke saudaranya karena perjanjian di notaris untuk pelunasan dari pembeli sudah pasti. Begitu sertifikat sudah saya tebus dan berikan ke notaris, uang pelunasan dari pembeli langsung dititipkan ke notaris. Setelah proses roya, uang itu akan ditransfer ke saya. Di akte IJB pun saya ikut tanda tangan untuk menjamin bahwa dengan harga 3,3 Milyar, sertifikat bisa keluar.

Makanya dengan tulisan-tulisan Ibu membuat saya semakin mantap dalam bertindak yang benar dan tidak melulu hidup menurut aturan dunia… Keuntungan, Tuhan sudah atur bagi saya, yang penting saya mendahulukan Pekerjaan-Nya.

Masalah nanti “What If” biar urusannya dengan Tuhan. Kalau kebaikan saya dibalas dengan kejahatan, saya masih ingat buku tulisan Andrew Wommack yang Ibu berikan di halaman 10: Iblislah yang telah mencuri dari saya dan seturut firman Allah, saya memerintahkannya untuk mengembalikannya tujuh kali lipat,” 

P. FX menutup kesaksiannya.

Wow…. Kalau begini, saya yang harus belajar dari P. FX dalam mempraktekkannya!

Beberapa kali saya menulis kesaksian P. FX, pertumbuhan rohaninya luar biasa. Hatinya rindu dan sungguh-sungguh mencari Tuhan.

Saya sungguh salut, kagum dan bangga dengan pertumbuhan rohani P. FX.
Beliau salah satu bukti pengaruh terbesar Seruput Kopi Cantik dalam hidup pembaca, yang pernah saya temui, hingga kini… Ternyata tidak ada yang sia-sia!

Sungguh kita tidak pernah tahu, seberapa besar dampaknya saat kita membagikan kebenaran Firman Tuhan. Bahkan sekedar memberikan buku. Kebenaran Firman Tuhan itu roh dan hidup serta berkuasa!
Firman itulah yang berkuasa mengubah hidup orang lain.
It’s all about God.
Ini semua tentang Tuhan.

Bagaimana pendapat Anda?

When you’re seeking The Lord, He SHOWS UP! – Barbara Purdue.

Saat Anda mencari Tuhan, Dia pun HADIR!  – Barbara Purdue.

YennyIndra

TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC

MPOIN PLUS & PIPAKU

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Wajar Dan Manusiawi, Tetapi….
Damai Yang Melebihi Akal Pikiran.
Pemimpin Itu Seperti Apa?