Articles, Christianity

“Takut?”

“Takut?”

Roh ketakutan adalah kecenderungan normal manusia yang sudah jatuh dalam dosa.
Iman diubah menjadi ketakutan di Taman Eden, ketika manusia berdosa.
Meski pun sudah lahir baru, banyak yang masih bergumul dengan rasa takut karena pikirannya tidak diperbaharui atau karena hidup berdasarkan emosi dan tidak mentaati Roh Allah.
Ketakutan merupakan akibat dari ketidaktahuan akan kasih Tuhan. Ketakutan secara harfiah adalah keyakinan kepada iblis, orang-orang atau keadaan yang membahayakan kita.

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. 1 Yohanes 4:18 (TB)

Ketakutan menimbulkan siksaan.
Ketakutan adalah pertanda bahwa kasih belum sempurna di dalam hati orang yang merasa takut.
Ini merupakan indikator pula bahwa hubungan orang itu dengan Tuhan lebih pada tingkat jiwa daripada roh.

Kunci untuk mengalami kebebasan adalah mengenal kasih Allah. Sebagai orang Kristen yang telah lahir baru, kasih Allah sudah dicurahkan ke dalam hatimu oleh Roh Kudus (Roma. 5:5).
Tetapi Anda harus memiliki pewahyuan tentang kasih itu. Kasih Tuhan akan mengubah Anda, dari merasa takut menjadi iman.

Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roma 8:15 (TB)

Ketakutan adalah perbudakan.
Anda bisa terikat pada pendapat orang lain, terikat pada sifat buruk mau pun perilaku yang merusak, ikatan pada masa lalu, dan bahkan ikatan bagaimana menghadapi masa depan. Sampai kita dapat beristirahat dalam kedamaian dan sukacita Bapa di Sorga, kita tidak akan pernah benar-benar bebas.

Ijinkan Tuhan memenuhi Anda dengan terang dan kasih-Nya.
Jangan berfokus pada ketakutan. Fokuslah pada kasih Tuhan.
Dan Anda akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan Anda. Yohanes. 8:32.

[Repost ; “Afraid?”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh:Yenny Indra, design oleh Denny Christian].

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Living In Balance.
“Klise # 4 Tuhan yang memberi dan Tuhan yang mengambil.”
Berdoa Kepada Diri Sendiri? Hah…. Koq Bisa???