Self Motivation, Seruput Kopi Cantik

Salahnya Siapa? Saya Atau Tuhan?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Salahnya Siapa? Saya Atau Tuhan?

Sekian tahun lalu, orang kepercayaan kami menyalahgunakan wewenang dan melakukan korupsi dalam jumlah cukup besar.
Kasus ini pidana, tentu saja kami menyerahkan kasusnya pada wewenang kepolisian.

Rupanya orang ini pintar, dia menyumbangkan sebagian uang hasil korupsinya ke gereja kecil tempatnya beribadah. Dia jadi orang penting di sana.

Saat kasusnya ditangani pihak yang berwajib, sang pemimpin mengajak jemaat berdoa puasa supaya orang ini lolos dari hukuman.
Istilah mereka, ‘supaya saudara kita dilepaskan dari segala cobaan Tuhan’

Lho koq jadi Tuhan yang salah? Tuhan yang mencobai????
Padahal dalam 10 perintah Allah yang ke 7 jelas- jelas tertulis:
*Jangan Mencuri!*
Kalau mencuri, berarti melanggar perintah Tuhan. Mengikuti dorongan setan si bapak pendosa dan penipu. Darimana logikanya, bisa timbul istilah dicobai Tuhan?
Bahkan meneror dan mengancam kami agar kasus ini dicabut.

Betapa mudahnya orang menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan diri dan menyalahkan Tuhan. Mencuri pun dibuat rohani. Logika terbalik.

Don tertunduk lesu.
Rumah tangganya hancur berantakan, setelah perselingkuhannya terkuak.
Reni pergi untuk menenangkan diri. 3 anaknya menolak berbicara kepadanya.
Suasana di rumah begitu dingin menyakitkan.

“Aku tidak tahu apa rencana Tuhan di balik semua ini? Ini ujian dari Tuhan,” ujar Don.

“Don, yang benar saja .. kamu yang selingkuh koq jadi rencana Tuhan? Perintah ke 6 dari 10 Perintah Allah jelas-jelas tertulis: *Jangan Berzinah.*
Kamu juga sudah tahu prinsip: *pergaulan yang buruk, merusak kebiasaan yang baik.*
Siapa suruh kamu bergaul dengan pria-pria yang suka berselingkuh, ke bar, clubbing sepanjang malam? Itu pilihanmu sendiri. Bertanggungjawablah! Jangan seenaknya menyalahkan Tuhan seolah-olah kamu rohani sekali… Itu konsekuensi dari pilihanmu!”

“Saat awal kamu menjauh dari pertemuan cellgroup, teman-teman sudah mengingatkan. Kamu kan ga tiba-tiba selingkuh bukan? Saat kamu sibuk komplain Reni kurang ini dan itu, sesungguhnya pikiranmu sudah mulai membandingkan Reni dengan perempuan lain di luar sana. Kamu sedang tergoda. Kalau saja kamu memilih berbalik kepada Tuhan saat itu, rumahtanggamu selamat. Tetapi kamu memilih minta nasihat dari teman-teman yang salah. Kita sudah sama-sama belajar, agar menjaga diri kita bersih dari segala sesuatu yang membuat tubuh dan roh kita kotor. Kita diberi kehendak bebas oleh Tuhan untuk memilih berkat atau kutuk.”

“Iya, aku yang salah. Aku tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan,” ujar Don lirih,

“Ya bertobat. Kembali kepada Tuhan dan perbaiki diri. Bereskan masalah dengan keluargamu. Kalau kamu mau menyerahkan segala keadaan yang buruk ini ke dalam tangan Tuhan, Dia akan mengubahnya menjadi kebaikan bagi kamu dan keluargamu. Tapi sekali lagi ini bukan rencana Tuhan lho yang bikin kamu selingkuh dan keluargamu berantakan. Bedakan! Selingkuh dan keluarga berantakan adalah konsekuensi pilihanmu memilih dosa. Tetapi karena kamu bertobat dan menyerahkan situasimu yang amburadul ke dalam tangan Tuhan, maka Tuhan menolongmu untuk membenahinya dan menjadikan semuanya baik. Paham?
Kalau kamu bersikukuh hidup menjauh dari Tuhan dan menuruti keinginanmu sendiri, ya konsekuensinya beda lagi. Makin hancur berantakan. Tuhan sudah memberi manusia kehendak bebas. Tuhan menghormati pilihan kita. Tidak mungkin Allah mengintervensi. Allah menolong, saat kita dengan sukarela menyerahkan hidup kita kepada-Nya. Hidup itu pilihan! Dan masa depan kita, sesungguhnya hasil pilihan kita sendiri.”

Bagaimana pendapat Anda?

 I call heaven and earth to record this day against you, that I have set before you life and death, blessing and cursing: therefore choose life, that both thou and thy seed may live.

Pada hari ini aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu, aku telah menghadapkan kepadamu kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan supaya engkau hidup, engkau dan keturunanmu.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Tetap Ibadah Konvensional Or Tidak? Gereja Takut Corona?
Apa Yang Dilakukan Saat Berkekurangan?
Negative & Toxic Person.