Articles, Travelling

Venice Yang Mempesona.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Venice Yang Mempesona.

18 tahun lalu kami mengunjungi Venice dengan tour. Dengan bus dan menginap di hotel di mana bus bisa lewat. Kami hanya berkunjung, mengambil foto dan kembali ke hotel.

Kali ini sengaja kami memilih hotel di canal dari San Marco. Hotel Monaco & Grand Canal dengan view canal dari jendela kamar … Sementara di disi lain dari canal, berdiri bangunan-bangunan penting dan pulau-pulau cantik dari Venice. Sungguh memukau! Apalagi ketika malam hari taburan lampu dudah menyala.

Hotel kami terletak di Piazza San Marco, pusat kota Venice. Dan berbagai toko dari yang branded hingga toko es krim, tepat berada di belakang hotel.
Saya tidak suka hanya berkunjung dan mengambil foto. Mumpung jalan sendiri. Dengan tinggal di pusat keramaian, akan merasakan suasana sesungguhnya dari kota itu. Sambil dinner menikmati alunan musik di Piazza San Marco. Keramaian turis yang berlalu-lalang, sementara penduduk setempat menawarkan aneka dagangannya.

Di depan San Marco Companile, menara tertinggi di Venice setinggi 98,6 meter, beterbangan ratusan burung merpati. Seorang pemuda memberi makanan burung di tangan, saat saya sedang foto.
Segera para merpati berebut menyantap makanan di tangan…. Jepret… P. Indra mengabadikan gambarnya…
Wow… Senangnya.

Venice adalah sebuah kota di timur laut Italia. Kota ini terletak di sekelompok 118 pulau kecil yang dipisahkan oleh kanal dan dihubungkan oleh lebih dari 400 jembatan. Unik dan menarik.

Nach yang istimewa, kalau biasa dari airport dengan taxi, bus atau mobil, kali ini dengan waterbus. Alilaguna, namanya. Dengan waterbus perjalanan dari airport ke San Marco sekitar 1 jam. Waterbus akan berhenti di beberapa pulau. Biaya hanya 15 Euro.
Sedangkan dengan watertaxi hanya ditempuh 25 menit. Langsung dari airport menuju San Marco, biayanya 115 Euro.
Kami sengaja memilih waterbus sehingga bisa menikmati pemandangan indah pulau-pulau yang dilewati.

Dari Indonesia, saya sedikit cemas, bisakah menemukan waterbus. Sempat browsing, tetapi info tidak terlalu jelas. Begitu tiba di Venice airport, keluar pintu langsung terlihat konter tiket Alikaguna. Puji Tuhan!
Tidak hanya itu, jalan menuju waterbus ada di dalamnya dilengkapi escalator, memudahkan kami membawa kopor besar.

Seperti juga dalam kehidupan, banyak hal yang nampak tidak jelas dari kejauhan. Membuat cemas dan galau. Namun saat tiba di sana, Tuhan sudah menyispkan jalannya… Seringkali jauh lebih mudah daripada apa yang kita pikirkan. Love u God!

Bertemu dengan Judy, wanita dari Perancis di dalam waterbus. Judy berbaik hati menceritakan sejarah tempat-tempat yang kami lewati dan memberikan info tempat yang wajib dikunjungi.

Salah satu pulau yang dilewati, berada di dekat Murano, tempat terkenal kerajinan gelas. Dengan menara yang tinggi, berberapa bangunan indah di tepinya, saya pikir itu tempat hunian. Ternyata seluruh pulau itu adalah kuburan pribadi milik orang yang sangat kaya di sana. Isola Di San Michelle, namanya.
Banyak patung-patung indah menghiasi nisan di sana. Tidak heran kompleks pekuburan itu menjadi salah satu tempat wisata yang kerap dikunjungi para turis.

Dunia ciptaan Tuhan begitu indah dengan berbagai keunikannya. Bersyukur saat bisa menikmatinya.

Travel makes one modest. You see what a tiny place you occupy in the world.” -Gustav Flaubert

Perjalanan membuat orang sederhana (rendah hati). Anda melihat betapa kecilnya tempat yang Anda tempati di dunia. -Gustav Flaubert.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Labuan Bajo Day 3: Mawan Beach, Sebayur Island & Bidadari Island.
Venica, Kota Tua Yang Terendam Air.
Keindahan Kota Ljubljana, Slovenia.