Articles, Travelling

SIKAP SEORANG PETUALANG

Kota Zermatt

Kami baru saja pulang dari liburan ke Swiss. Keluarga kami suka travelling. Kami suka jalan sendiri, tidak ikut tour sehingga kami punya kesempatan untuk berimprovisasi saat tiba di tempat tujuan. Saya yang biasa menyiapkan jadwal perjalanan, memilih hotel dan tempat wisata yang akan dikunjungi.
.

Saat kami tiba di Zermatt, banyak kejutan yang kami alami. Zermatt lebih mirip desa seperti Legian di Bali. Hotel kami ternyata berdekatan dengan Matterhorn Museum yang terkenal. Di sebelahnya ada gereja dengan jam besar yang merupakan ciri khas kota Zermatt.

.

Gereja di Zermatt & di sampingnya matterhorn museum

.

Sedangkan di belakang gereja terletak makam para pendaki gunung yang meninggal saat berusaha menaklukkan Gunung Matterhorn. Makam pendaki gunung ini menjadi salah satu tujuan wisata yang unik di Zermatt. Di beberapa makam, dipasang peralatan pendakian mereka, diantaranya kapak es. Sungguh menarik. Mereka meninggal saat mereka sedang mengejar sesuatu yang memang mereka cita-citakan-menaklukkan Gunung Matterhorn yang terkenal.

.

.Makam salah seorang pendaki Gunung Matterhorn dengan kapak esnya.

.

Di sisi lain chalet kami, terletak sungai yang aliran airnya sangat deras dan cantik sehingga menjadi obyek foto para turis. Saya benar-benar tidak menyangka bahwa begitu banyak lokasi-lokasi menarik di sekeliling chalet kami. Tuhan baik, memberi kami bonus mengatur semuanya dengan begitu unik.

.

Sesungguhnya, hidup kita juga seperti itu. Setiap hari adalah hari baru yang belum pernah kita lalui. Kita belajar dari sejarah, mendengar, membaca atau mempelajari kisah hidup dan nilai-nilai yang dimiliki orang-orang yang telah lebih dahulu melalui jalan yang akan kita lalui seperti sekolah, menikah, membesarkan anak, menjalankan bisnis dll, tetapi tak seorang pun dari kita pernah melaluinya. Apa yang akan kita lalui juga pasti berbeda dengan pengalaman orang lain. Setiap kita memiliki jalan yang berbeda satu dengan lainnya. Kita tidak pernah tahu secara pasti apa yang akan kita temui di sepanjang perjalanan ini.

.

Gunung Matterhorn

.

Jika saja kita bersedia menyambut hari baru kita dengan sikap seorang petualang yang selalu ingin tahu, bersedia mengeksplorasi dengan sikap penuh semangat, memiliki pikiran yang terbuka, mungkin saja di sekeliling kita tersedia begitu banyak tempat-tempat menarik atau kesempatan yang bisa membawa kita menuju kesuksesan.

.

Orang bijak berkata,

“Jika kehidupan memberi Anda jeruk maka buatlah limun”.

.

Dengan sikap yang antusias, kita menyambut masa depan kita dengan persiapan yang baik sehingga saat kesempatan yang unik tiba, kita sudah menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Saat tiba-tiba hari hujan, kita sudah menyiapkan baju yang sesuai, jas hujan, mungkin juga payung dan topi.-

Seperti saat kami tiba di Swiss, kami sudah menyiapkan berbagai peralatan yang membantu kami. GPS, peta elektronik yang memudahkan kami ke tempat tujuan; Info, brosur dan berbagai peralatan yang dibutuhkan.-

Jika kita sudah menyiapkan diri dengan baik seperti itu, kita bisa berimprovisasi menyesuaikan tujuan kita ketika Tuhan memberikan kita situasi yang berbeda dari rencana kita semula. Hidup dengan Tuhan memberi kita kemungkinan-kemungkinan yang semula tidak kita pikirkan. Tuhan senantiasa menyediakan berkatNya yang baru.

.

.

Satu hal yang pasti, bersama Tuhan kita bisa melakukan hal-hal yang besar, melebihi apa yang bisa kita pikirkan mau pun bayangkan.

Hidup hanya sekali, hendaknya kita berusaha menjadikan diri kita yang terbaik dan meraih apa yang Tuhan canangkan bagi misi hidup kita.

Siap menerima tantangan? Ayo maju!

.

.
“Kita hidup di dunia yang indah ¬†penuh dengan keindahan, pesona dan petualangan.
Tidak ada akhir untuk petualangan yang dapat kita alami,
jika kita mencarinya dengan mata terbuka. “
– Jawaharal Nehru

.

OLEH: YENNY INDRA.

.

Photo: http://www.sanmarkotravel.com/en/Vacations/Switzerland/Winter_in_Zermatt/Image_Zermatt_21.aspx

http://fullymulched.wordpress.com/category/gods-glory/

http://www.huffingtonpost.com/2012/11/30/mark-twain-quotes_n_2213697.html

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
The Amazing Dubrovnik.
Merano City, High Alpine Border – Perbatasan Antar Negara Di Ketinggian 2600 m & Aqua Dome Yang Mewah.
Bisakah Mengunjungi Danau Kelimutu Sore Hari?

Leave Your Comment