Category : Articles

Articles, Self Motivation

BE YOURSELF

Di Inggris perbedaan sosial masyarakat sangatlah mencolok. Perbedaan status sosial tidak hanya dilihat dari perbedaan cara bicara, perbedaan kode pos tempat tinggal, tempat mereka shopping bahkan tempat mereka berbelanja kebutuhan sehari-hari. Miliuner akan berbelanja di Harrods Food hall – milik Mohamed Al Fayed, ayah pacar Lady Diana yang meninggal bersamanya dalam kecelakaan di Paris – para eksekutif berbelanja Waitrose, kelas menengah akan berbelanja di Sainsbury dan Tesco sedangkan kelas menengah bawah memilih ASDA atau Morrison sementara poor people memilih berbelanja di Aldi atau Lidl. Dari tempat mereka berbelanja, kita tahu kelas sosial mereka. Manusia suka mengkotak-kotakkan segala sesuatu agar yang satu bisa merasa lebih tinggi dan hebat daripada yang lain.

.

.

Itulah sebabnya banyak orang yang berusaha mati-matian mempertahankan gengsi demi masuk kelas sosial yang lebih tinggi dengan membeli mobil mewah, mansion glamour, barang-barang merk terkenal, perhiasan gemerlapan dll untuk menunjukkan kelas sosialnya dan agar tetap bisa bertahan di kelompok yang diinginkannya. Ada teman-teman yang memaksakan diri untuk memiliki barang-barang tertentu agar dia tetap diterima di lingkungan sosial tertentu. Sesungguhnya dia tidak merasa aman dan bahagia dengan hidupnya.

.

Read More
Articles, Christianity

Doa Tidak Terjawab????

Mark memerlukan pembedahan punggung. Ia meminta seorang hamba Tuhan untuk mendoakan kesembuhan baginya. Hamba Tuhan itu mendoakannya namun tidak ada perubahan. Mark tetap harus menjalani operasi yang menyakitkan. Lambat laun Mark tidak berhubungan lagi dengannya.

.

.

Dua tahun kemudian, Mark membunyikan bel rumah hamba Tuhan itu. “Kami akan pindah ke kota lain,” katanya menjelaskan, ”Dan saya berterima kasih, karena doa Anda telah membantu penyembuhan saya.”

“Saya?”, dia keheranan.”Tetapi, Mark, kau tidak disembuhkan.”

Read More
Articles, Christianity

IMAN ANAK KECIL

Pada suatu ketika datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka.  lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.” (Matius 18:1-5)

Menarik sekali! Apa yang membuat anak kecil ini berkenan kepada Yesus? Kepolosannya! Seorang anak kecil mempunyai iman yang polos. Anak kecil cenderung mempercayai apa saja yang dikatakan orang yang lebih dewasa kepadanya, terutama apa yang dikatakan orangtuanya. Seorang anak kecil yang berusia sekitar 3 atau 4 tahun saat meminta sesuatu, dia tidak pernah meragukan bahwa ayahnya tidak bisa memenuhi permintaannya. Bahkan anak kecil percaya, ayahnya orang yang serba bisa, paling kuat dan paling kaya di dunia! Selain itu anak kecil tidak pernah mempedulikan bagaimana cara ayahnya memenuhi kebutuhannya. Satu hal yang dia tahu: ayahnya pasti mampu memenuhinya. Dia bisa memperolehnya tanpa syarat, hanya karena dia tahu dia anak ayahnya.

Read More
Articles, Christianity

KUASA SALIB

Ketika Tuhan menciptakan Adam dan Hawa di taman Eden, Adam sibuk bekerja memberi nama binatang-binatang dan segala ciptaan Allah. Bekerja menjadi sesuatu yang menyenangkan. Segala kebutuhan Adam dan Hawa sudah terpenuhi secara berkelimpahan di sana. Tidak ada sakit penyakit dan kesedihan. Hingga saat Hawa tergoda oleh iblis yang menyamar sebagai ular, untuk memakan buah  pohon pengetahuan baik dan jahat lalu Hawa pun menyeret Adam jatuh ke dalam dosa. Adam dan Hawa sama sekali tidak bertobat atau minta ampun kepada Tuhan.

Pernahkah kita merenungkan, sesungguhnya apa yang paling penting yang hilang dengan kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa? OTORITAS! Adam dan Hawa kehilangan hak sebagai anak Allah untuk hidup berkelimpahan dan penuh damai sejahtera seperti saat mereka berada di Taman Eden. Iblis telah mencuri sesuatu yang paling penting bagi Adam dan keturunannya, hak menjadi anak Allah terputus.

Read More
Articles, Self Motivation

TRANSFORM not CONFIRM

Pernah dengar pertanyaan: “Ada keturunan diabetes, kanker atau tekanan darah tinggi?” Ya… ini pertanyan yang umum ditanyakan dokter, rumah sakit atau dalam pembicaraan dengan teman. Karena menurut pendapat umum bahwa penyakit ini menurun, jadi kita suka meneliti dan mencari-cari disertai rasa takut bahwa penyakit ini mungkin saja menghinggapi kita kelak. Jika ada nenek moyang kita yang dulu mengidap penyakit ini, tentunya kita bisa terjangkit penyakit yang sama.  Tanpa kita sadari,  sesungguhnya kita sedang mengharapkan hal itu terjadi. Kita mengkonfirmasi hal itu.

 

Firman Tuhan mengatakan bahwa kita adalah ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu dan sesungguhnya yang baru sudah datang. Ciptaan yang baru artinya kita dibuat baru. Sesuatu dikatakan baru jika itu fresh, dibuat dari bahan-bahan yang baru. Kalau hanya diperbaiki itu namanya direnovasi. Tapi Tuhan jelas-jelas mengatakan kita adalah ciptaan yang baru berarti ciptaan yang baru dan fresh ini berbeda dengan yang semula.

.

Jika  semula membawa benih penyakit diabetes, kanker, tekanan darah tinggi dll maka kita berani beriman Tuhan telah menciptakan kita menjadi sesuatu yang baru, yang berbeda dengan ciptaan yang lama: TIDAK ada lagi benih penyakit maupun sifat menurun yang buruk.

Kita bertransformasi BUKAN mengkonfirmasi!

Read More
1 301 302 303 304 305 307