Articles, Relationship

POSITIVE FRIENDS

.

Samantha, istri seorang pengusaha yang cukup sukses dan ibu muda dari 3 anak yang tampan dan cantik. Teman-temannya dari lingkungan jetset di kota kami. Hidup Samantha nampak sukses dan bahagia. Banyak teman-teman yang ingin memiliki hidup ‘sempurna’ seperti Samantha.

.

Hingga suatu hari, Samantha mendatangi saya. Setelah kami berbincang-bincang ke sana ke mari, mulailah Samantha curhat. Dia merasa lelah, tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Teman-temannya kelihatan baik dan akrab, namun sesungguhnya di balik itu, mereka saling bersaing satu dengan yang lain.

Jika ada yang membeli mobil baru, maka tidak lama kemudian satu-per satu anggota grup ikut ganti mobil yang tidak kalah keren. Tidak hanya mobil, tetapi penampilan dan hal-hal kecil pun dipersaingkan. Jika tidak ikut arus, Samantha takut tidak diterima lingkungannya dan ditinggalkan. Sebaliknya, dengan mengikuti tren mereka, dia sering bertengkar dengan suaminya. Pemakaian kartu kredit terlalu besar, pemborosan dan permintaannya untuk mengikuti gaya hidup teman-temannya membuat suaminya tertekan. Sungguh sebuah dilemma.

.

Memilih teman dan lingkungan yang tepat sangatlah penting. Orang bijak berkata, “Tunjukkan teman-temanmu, maka saya akan menunjukkan masa depanmu.” Hidup kita tidak akan jauh dari kehidupan teman-teman dekat kita. Karena kita akan menyerap nilai-nilai hidup mereka.

Teman-teman Samantha yang kelihatan ‘wah’ penampilannya tetapi sikap mereka sangat negatif. Mereka saling bergosip di belakang. Akibatnya, konsentrasi mereka bukanlah memikirkan bagaimana caranya maju dan menjadi pribadi yang lebih baik namun mereka sibuk mengkonter dan membalas gossip teman lain. Energi mereka habis untuk hal-hal yang tidak berguna.

.

Kita hanya akan maju jika kita memiliki teman-teman yang positif. Bergaul dengan teman-teman yang ingin maju, mendorong kita maju juga. Yang dibicarakan adalah peluang-peluang bisnis yang menguntungkan atau cara-cara untuk membangun diri menjadi lebih bijak.

Saat kita sedang jatuh, teman yang baik akan menguatkan dan mendoakan kita. Bahkan mencarikan info atau solusi bagi permasalahan yang sedang kita hadapi. Tuhan berkata bahwa sahabat yang baik melebihi seorang saudara. Berbahagialah kita yang memiliki sahabat seperti itu.

.

Swiss

Suatu saat saya bertemu dengan teman yang punya hobi sama yaitu travelling. Kami sama-sama suka jalan sendiri, tanpa ikut tour. Kami senang sekali berbagi informasi, tempat-tempat mana saja yang menarik untuk dikunjungi.

Ditengah perbincangan yang menarik, teman ini mengingatkan, banyak sekali orang-orang yang jauh lebih kaya daripada kami. Namun tidak banyak orang yang memiliki waktu dan mau menyediakan waktu untuk berlibur ke manca negara bersama keluarga seperti kami. Kami memiliki waktu berkualitas yang kami nikmati bersama keluarga tanpa ada gangguan dari orang lain.

“Hargai privilege yang kita miliki. Jangan biarkan perbedaan-perbedaan kecil dalam hubungan dengan pasangan atau anak-anak mengganggu kebahagiaan kita,” ujar teman saya.

Saya sungguh beruntung memiliki teman baik seperti itu. Beberapa teman lain juga meneguhkan bahwa jarang sekali orang-orang yang bisa bekerja dengan baik sekaligus dapat menikmati hidup seperti kami.

.

Las Vegas

Seorang teman lain memuji suami saya karena dia multitasking–bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dalam waktu yang sama; bertanggung jawab dan cinta keluarga.  Kami bisa setiap hari bersama-sama, saling membantu dan mendorong untuk memajukan bisnis. Persahabatan kami dengan anak-anak pun baik.

“Itu sungguh sebuah karunia,” kata teman saya. Sesuatu yang saya anggap biasa, bahkan seringkali lupa, tetapi ungkapan teman ini membuat saya lebih menghargai keluarga. Itulah pengaruh teman yang positif.

.

Patung Charlie Chaplin

Hidup berkeluarga tidak lepas dari masalah dan perbedaan, tetapi kata-kata teman-teman saya ini senantiasa terngiang saat ada hal-hal yang tidak berkenan di hati saya terjadi. Saya sadar, kami memiliki kebahagiaan yang luar biasa, yang tidak banyak dimiliki orang lain. Mengapa harus membiarkan hal-hal kecil merusak hubungan yang indah ini?

.

Kami bersyukur, memiliki teman-teman yang baik dan positif. Mereka mengingatkan kami untuk mensyukuri berkat yang telah kami miliki. Mendorong kami maju untuk mencapai tujuan-tujuan yang lebih besar. Mereka senang saat kami berhasil mencapai sesuatu dan mereka juga teman-teman yang tulus membantu saat kami mengalami masalah. Mereka teman-teman yang sangat berharga. Betapa ‘kaya’nya hidup kami!

.

DSC05095

Karena itulah mari kita dengan cerdas memilih teman-teman yang baik, yang bisa menerima kita apa adanya-dengan segala kelebihan dan kekurangan kita. Teman-teman yang mengangkat kita naik, bukan yang membawa kita turun. Yang hadir baik saat kita sedang di atas mau pun saat jatuh. Memiliki teman-teman seperti itu meski hanya 2 atau 3 orang, jauh lebih berarti daripada punya ratusan teman yang tidak peduli.

Lalu kita membangun diri menjadi teman atau sahabat seperti itu juga.

Tuhan senantiasa adil menjalankan hukum kompensasi. Jika kita menjadi teman yang positif dan selalu memotivasi orang lain, maka Tuhan juga akan mengirimkan teman-teman yang serupa untuk kita.

Hidup hanya sekali dan tidak dapat diulang. Mari kita jadikan hidup kita berarti bagi diri sendiri dan orang lain. Selamat mencoba!

.

.

Ada teman yang mendatangkan kecelakaan,

tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu,

dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

The Book of Proverb

.

A friend is one who knows you

and loves you just the same.

Elbert Hubbard

~

Seorang sahabat adalah

seseorang yang tahu siapa kita sesungguhnya

Namun tetap mengasihi kita.

Elbert Hubbard

~

.

OLEH: YENNY INDRA

.

Photo: http://www.clker.com/clipart-positive-friends.html

http://www.pinkchocolatebreak.com/2012/07/sunday-reflections-surround-yourself.html

http://collegehealthandwellness.wordpress.com/

http://littlebigwonders.blogspot.com/2012/02/four-tgif-thank-god-i-have-family.html

http://mobileelectron.wordpress.com/2012/04/11/how-to-be-a-good-friend/

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
SLEEPING with The ENEMY!
Memiliki Hubungan atau Sekedar Beragama?
“Pekerjaan Telah Selesai!”

Leave Your Comment