HARTA KARUN
Puluhan tahun yang lalu, saat memasuki SMU, saya sekolah di luar kota. Saya berasal dari kota kecil di Jawa Tengah. Sudah menjadi kebiasaan warga di kota saya untuk menempuh pendidikan yang lebih baik dengan belajar di kota yang lebih besar karena mutu pendidikannya lebih baik dan fasilitasnya lebih lengkap.
.
Mama saya secara teratur selalu mengirimkan roti, kue dan makanan-makanan kesukaan saya melalui jasa travel. Maklum anak kost. Pada suatu hari, saya terkejut ketika membuka dos salah satu roti kiriman mama. Ada uang dalam jumlah cukup besar di dalamnya. Rupanya mama ingin memberi saya ekstra uang jajan, tetapi beliau tidak memberitahu saya. Akibatnya kiriman uang itu baru ditemukan setelah berminggu-minggu kemudian. Seandainya saja saya tidak membuka dos roti tersebut, saya pun tidak akan pernah menemukan uang yang tersimpan di sana.
.
Hal yang sama terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Tuhan meminta kita agar setia membaca firmanNya. Mengapa?
Kita perlu membuka ‘dos’ firman Tuhan agar kita bisa menemukan ‘uang’ di dalamnya.
Firman Tuhan berisi ribuan janji Tuhan bagi kita. Jika kita tidak mau membacanya, tentunya kita tidak akan mengerti jika ada harta karun yang tersedia dan sudah menjadi milik kita.
.




