Category : Articles

Articles

Rahasia Agar Allah Mengubah Serangan Iblis Menjadi Keuntungan Bagi kita.

Gospel Truth’s Cakes*
Yenny Indra

Rahasia Agar Allah Mengubah Serangan Iblis Menjadi Keuntungan Bagi kita.

Masalah hidup datang bertubi-tubi?
Itu ulah si iblis, bukan Tuhan.

Ada teman-teman yang masih salah paham, mengira masalah dari Tuhan.
Lebih parah lagi, mengira masalah diijinkan Tuhan untuk membuat dia lebih rohani: lebih sabar, lebih setia dsb. Itu tipuan iblis supaya kita tidak melawannya.
Kelihatannya rohani TAPI 100 % SALAH TOTAL!

Prinsip Dasar Utama:
Yang BAIK dari TUHAN,
Yang JAHAT dari IBLIS.

Iblis merancangkan malapetaka, masalah dan hal-hal buruk bertubi-tubi, tujuannya supaya kita menjauh dari Tuhan dan fokus pada masalahnya.
Lalu jebakan iblis, agar kita buru-buru mencari solusi instan…
Nach iblis bisa memakai ‘seseorang’ untuk makin membuat kita terjerumus.
Why?
Karena seringkali seseorang itu justru orang yang mengaku pengikut Tuhan, kristiani tetapi sesungguhnya perbuatannya, buahnya, jauuuuhhh dari buah kekristenan.
Menipu, mengkhianati, menilap duit kita, tidak tahu terimakasih dll.

Akibatnya banyak yang kecewa pada ‘seseorang’ itu, lalu menyalahkan Tuhan serta meninggalkan-Nya. Ada yang takut meninggalkan Tuhan tetapi hatinya jadi pahit.

Siapa orang yang bisa menyakiti dan mengkhianati kita?
Orang yang dekat, yang dikagumi atau orang yang kita percayai.
Yang topengnya bak malaikat.

Karena itu, Jangan berharap kepada manusia!

Lalu bagaimana solusinya?
Saya baru belajar agar mengundang Yesus masuk ke dalam masalah kita.
Lho biasanya bagaimana?
Saya sekedar berdoa meminta saran dari Tuhan, lalu menyelesaikannya sendiri. Kerap saya tidak 100 % melaksanakan saran-Nya tetapi di mixed dengan pendapat saya sendiri.

Pelajaran barunya, Tuhan diundang untuk memimpin dalam penyelesaian masalahnya. Tuhanlah Jenderal Perangnya. Saya yang mengikuti perintah-Nya langkah demi langkah. Mungkin dalam menyelesaikan masalah yang dibutuhkan tidak hanya saya, tetapi peran orang lain juga. Nach saat Allah Yang Mahakuasa yang memimpin, Dia bisa menggerakkan orang yang dibutuhkan muncul dengan sendirinya lalu terlibat menjadi solusi masalah kita.
Dia Allah, apa yang sulit bagi-Nya?

Bahkan Tuhan dapat mengubah rancangan jahat iblis, diubah-Nya menjadi batu pijakan untuk kita naik ke tempat yang tinggi, yang tidak dapat kita capai, tanpa adanya batu itu.
Tuhan mengubah serangan jahat iblis dijadikan sarana bagi kebaikan kita.

Andrew Wommack menggambarkan melawan iblis itu ibarat main catur.
Iblis terus menerus menyerang untuk menghancurkan kita, merebut kerajaan kita.
Tetapi ketika kita bersama Sang Master, mengambil berbagai langkah untuk menghindar bahkan mengalahkan musuh. Justru kita yang akhirnya merebut kerajaan lawan.

Apa syarat untuk bekerjasama dengan Sang Master?
• Tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Yakobus 4:7 (TB)
• Kasihi Allah
• Berdoa syafaat dalam roh.
Maka terjadilah:
Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Roma 8:28 (TB)


Selanjutnya, ke depannya, dalam segala sesuatu, libatkan Tuhan, bangun diri melekat kepada Tuhan.
Jangan terburu-buru mengambil keputusan, bergabung dengan berbagai tawaran apa pun dari investasi, bisnis dan sebagainya.

Dr. Andik Wijaya mengingatkan, ke depan akan lebih banyak lagi skema ponzi yang dibungkus dengan kemasan yang berbeda.
Waspada dengan berbagai investasi yang menjanjikan keuntungan berlebihan.

Christian, putra saya, menjelaskan berbagai kemasan skema ponzi dari swisscash, Gold Quest, robot trading, hingga tiket pesawat, bahkan saat berdiskusi dengan teman-teman, ada pula yang berupa ziarah yang sangat murah.
Apa saja yang menjanjikan sesuatu yang sangat murah, tidak wajar, waspadai.

“Ingat saja, di dunia ini tidak ada yang gratis, Ma… Kecuali Keselamatan…,” ujar Chris memberi saya prinsipnya dengan mimik lucu…
Keselamatan pun tidak gratis, karena ada Tuhan Yesus yang sudah membayarnya di Kayu Salib.

Hhmmm…. Saya catat baik-baik.
Saran Chris lainnya, investasi di produk yang tercatat di OJK.

“Jangan terpesona dengan teman yang menawarkan. Bisa jadi teman kita tertipu juga, justru kita yang bisa mengingatkan. Kerap kita tergoda karena yang mengajak pendeta, leader, teman gereja…
Pendeta & leader gereja kan jagonya bahas Alkitab, tapi investasi & bisnis, belum tentu itu keahliannya.
Ibarat dokter jantung yang bahas soal sakit gigi…”

Saya tepok jidat.
Makes sense… Cengli.
Klo soal sakit gigi jangan cari dokter jantung, umumnya kita paham. Tetapi logika ini kerap dilupakan ketika mau berinvestasi.
Tapi bisa juga pendeta/leader/ temannya pebisnis juga. Kaya raya pula. Trus bagaimana?

Konon rumusnya, “orang tidak mau dengar saran orang, yang mobilnya lebih jelek daripada mobilnya.”
Itulah sebabnya, marak Flexing, – memamerkan kekayaan berlebihan -, selalu ditampilkan foto dengan mobil-mobil super-mewah, tujuannya ya untuk menarik orang, strategi marketing.

Solusinya? Kembali ke Alkitab!
Lihat motivasi hati kita.
Tetapi mereka yang INGIN KAYA terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
1 Timotius 6:9?-?10 TB

Kemarin kami jalan-jalan ke Bogor, sepakat dengan teman-teman TLW, untuk saling menjaga dan mengingatkan satu dengan yang lain. Komunitas dan teman-teman yang berpegang teguh pada kebenaran Firman Tuhan, sangatlah penting karena berbagai tawaran dunia sungguh sangat menggiurkan, memukau….
Sepakat untuk berjalan menghidupi firman Tuhan.
Selalu lebih baik, mencegah daripada mengobati.

Mau? Praktik yuk…

The Bible is a flashlight for life. It illuminates the path God has for you. – Rick Warren.

Alkitab adalah lampu yang menerangi jalan kehidupan. Alkitab menerangi jalan yang Tuhan rancangkan bagi kita. – Rick Warren

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

God Has The Final Say…

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

God Has The Final Say…

Selama ini saya kesulitan menjabarkan, mengapa dengan mengisi hati kita dengan firman Tuhan, dapat membuat kita jadi sukses, outstanding bahkan sembuh?
Yang saya tahu, ketika dipraktekkan, hasilnya memang demikian. Kebetulan demi kebetulan tercipta.
Menjadi orang yang tepat, pada saat yang tepat, di tempat yang tepat dan Tuhan beri pula strategi yang tepat. Kerap kali awalnya tidak terpikirkan namun seolah mengalir begitu saja.

Nach sekarang saya tahu jawabannya.
Tuhan tidak butuh orang yang hebat, pintar, atau dengan berbagai kelebihannya… Tuhan butuh orang yang taat, menurut, dan bersedia bergantung kepada – Nya langkah demi langkah, dan setiap langkah merupakan suatu mujizat.

Istilah kerennya, Tuhan tidak butuh orang yang pintar, tetapi cukup orang yang bersedia meresponi kemampuan Tuhan, maka Tuhan yang akan membuat kita jadi outstanding, unggul karena Tuhan.
Sehingga dari mulut kita muncul ucapan syukur untuk memuliakan nama-Nya!
Tuhan yang hebat. Tuhan yang dahsyat.

Woow….. Saya terpukau!


Tahukah Anda, ketika kita mengucapkan kata-kata kehidupan, kasih dan iman, kita sedang berbicara dalam bahasanya Tuhan, dan Dia mengawasi Firman-Nya untuk melaksanakannya. Merealisasikan janji-Nya.

Rahasia menciptakan keberhasilan dalam bidang apa saja dalam hidup ini adalah sepakat dengan Tuhan dan firman-Nya.
Ketika situasi yang kita hadapi, nampak berlawanan dengan firman Tuhan, apa yang keluar dari mulut kita?
Ungkapan ketakutan?
keluhan?
Marah?
Atau kita meninggikan firman Tuhan, melebihi situasi, vonis dokter, ramalan para ekonom?
Kita mencipta dengan perkataan, seperti Allah. Apa yang kita ucapkan, menentukan masa depan kita.
Tergantung, apakah yang terucap itu kata-kata ‘kematian’, ‘keputusasaan’, atau justru ungkapan iman dan percaya kita pada Allah dan kemampuan-Nya?

Faith is believe that God has the final say…
Iman itu percaya, Tuhan yang pegang hasil akhirnya.
Karena itu, jangan batasi Allah dengan pikiran kita atau put God in a box….


Seorang teman divonis dokter menderita kanker usus. Hasil lab dan berbagai laporan medis membuktikan, memang ada kanker di ususnya sehingga perlu dioperasi.

Teman-temannya berdoa meminta mujizat kesembuhan baginya. Teman ini terus menguatkan imannya dengan fokus pada janji kesembuhan Tuhan, mendeklarasikannya serta terus menerus menonton video kesaksian kesembuhan.
Timbul dalam hatinya keyakinan, kalau orang lain disembuhkan, maka saya juga.

Menjelang dilakukan operasi, dokter menemukan, kankernya jauh mengecil dari ukuran semula sehingga dokter memutuskan menunggu dulu beberapa hari.
Akhirnya terbukti, mujizat kesembuhan terjadi dengan tuntas.

Pelajarannya, selalu harapkan yang terbaik. Tuhan yang memegang hasil akhir. Dan bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil.

Menarik bukan?

It doesn’t matter what it looks like. It doesn’t matter what it sounds like. It doesn’t matter who says what. If it doesn’t line up with the word of God, junk it! Only God has the final say!
We may make our plans, but God has the last word.

Tidak peduli seperti apa kelihatannya. Tidak masalah seperti apa kedengarannya. Tidak masalah siapa yang mengatakan apa. Jika tidak sesuai dengan firman Tuhan, buanglah! Hanya Tuhan yang memiliki keputusan akhir!
Kita mungkin membuat rencana kita, tetapi Tuhan yang menentukan hasil akhirnya.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Bagaimana Memahami Kehendak Allah Dalam Hidup Saya?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Bagaimana Memahami Kehendak Allah Dalam Hidup Saya?

Selama ini saya selalu bertanya-tanya, apa kehendak Tuhan dalam hidup saya?
Saya senantiasa berpikir bahwa kehendak Tuhan adalah tujuan yang harus saya kejar atau realisasikan. Atau sesuatu yang menjadi tujuan.

Pelajaran baru kami, Business As A Mission, oleh David Briggs, mengubah pemahaman saya.
Ternyata kehendak Tuhan itu sesuatu yang dinamis, yang terus menerus berubah, sehingga kita sampai pada tujuan Tuhan dalam kehidupan kita.

Saat saya mereview ulang kehidupan saya, maka saya mendapatkan gambaran yang dimaksud oleh David Briggs.

Awal menikah, kehendak Tuhan bagi hidup saya adalah memulai bisnis dan keluarga d kota Solo.
Saya bertumbuh di dalam pengenalan akan Tuhan dan kehendak-Nya.

Tuhan berjanji, bergembiralah karena Tuhan maka Aku akan memberikan keinginan hatimu. Ternyata ketika saya melekat dan bergembira di dalam Tuhan, maka Tuhan mendownload keinginan-Nya ke dalam hati kita.

Suatu ketika Tuhan menggerakkan hati P. Indra untuk pindah ke Surabaya. Kehendak Tuhan mengarahkan langkah kami selanjutnya. Saya bertumbuh lagi. Mendapat kesempatan baru belajar menulis. Bakat yang tidak pernah saya sadari, muncul dan terasah di sana. Thanks MDC!

Michelle mengambil Senior Highschool di JIS, Jakarta. Saya menemaninya stay di Jakarta. Kehendak Tuhan berubah lagi dalam kehidupan saya. Dipertemukan dengan P. Timoteus Talip dan dapat kesempatan menulis buku dengan tokoh-tokoh nasional Indonesia, bahkan sebagian tokoh international. Bergabung dengan Aspirasi dan berbagai grup lainnya. Thanks Bro Talip!

Yesuslah Jalan, BUKAN Tujuan. Selama kita melekat pada pokok anggur yang benar, maka kita akan sampai pada tujuan. Ini tidak perlu dikuatirkan.

Kadang kita bertanya-tanya, mengapa tidak ada arahan Tuhan bagi kita?

David Briggs memberikan contoh, jika dia memerintahkan putranya untuk membuang sampah dan sang putra sedang melaksanakannya, tentunya David tidak akan mengganggu konsentrasi putranya saat melaksanakan tugasnya.

Dengan cara yang sama, jika kita tidak mendapatkan arahan baru dari Tuhan, artinya kita sedang melakukan hal yang benar. Taati saja perintah Tuhan yang terakhir.

Kecuali, jika putra David tidak segera membuang sampah, justru menonton TV di ruang keluarga, maka David perlu menegurnya.

Selama tidak ada arahan baru, berarti kita on the right track, berada ditengah-tengah kehendak Tuhan karena kita melekat kepada Yesus Sang Jalan,

Yohanes 15:1-5 (TB) “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Siapa yang berbuah?
Kita, ranting-ranting itu. Bukan pokok anggur yang berbuah.
Tetapi ranting. Dan ranting tidak mungkin berbuah, jika tidak mendapatkan nutrisi dari Pokok Anggur Yang Benar.

Success is a journey.
Sukses itu perjalanan, bukan tujuan.
Perjalanan yang kita lalui bersama Yesus dari hari lepas hari.

“Those who walks with God always reach their destination.”, Mereka yang berjalan bersama Tuhan, senantiasa tiba pada tujuan hidupnya. ? Henry Ford

Siap melaksanakan? Yuk….

If you walk and talk with God, you will never miss the direction to your divine future. Be bold and offer your heart to be led by God.”? Israelmore Ayivor, Dream Big!: See Your Bigger Picture!

Jika Anda berjalan dan berbicara dengan Tuhan, Anda tidak akan pernah kehilangan arah menuju masa depan ilahi yang ditetapkan bagi Anda. Dengan berani, persembahkan hati Anda dipimpin oleh Tuhan – Israelmore Ayivor, Dream Big!: See Your Bigger Picture!

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Menjaga Hati Nurani Yang Murni, Kunci Berkat & Kebahagiaan.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Menjaga Hati Nurani Yang Murni, Kunci Berkat & Kebahagiaan.

Apa yang paling membuat hidup tidak nyaman?
Perasaan tertuduh, bersalah, tidak layak, disertai rasa takut, cemas dan terteror, sungguh menyiksa.
Semua itu bisa terjadi karena kita membuka celah dan iblis pun tidak menunda serangannya.
Meski sesungguhnya, Tuhan tetap mengasihi kita saat kita berdosa, tetapi tuduhan iblis membuat perasaan tidak nyaman.

Solusinya?
Minta ampun dan bertobat.
Butuh waktu bagi saya sendiri untuk merasa kembali nyaman meski sadar, Tuhan tetap mengasihi saya tanpa syarat.


Kisah Abraham saat mengungsi ke Mesir ketika kelaparan terjadi. Karena takut dibunuh, Abraham menyuruh Sarai, istrinya, mengaku sebagai adiknya.
Nyaris Firaun mengambil Sarai sebagai istrinya. Tetapi Tuhan menimpakan tulah yang hebat kepada Firaun, demikian juga kepada seisi istananya, karena Sarai, isteri Abraham itu.

Abraham sebetulnya pengecut, tetapi dia dibenarkan karena percaya kepada Tuhan. Bahkan Tuhan yang menjagai Sarai padahal Abraham yang berbohong kepada Firaun.

Sama seperti kita, yang tidak sempurna, kerap masih melakukan hal-hal yang salah. Kisah ini sangat memberkati saya, karena ketika sudah menerima Tuhan sebagai Juruselamat pribadi, dosa mau pun kesalahan tidak dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan. Itu membuat rasa aman yang sejati.

Tetapi tidak berarti kita bisa terus hidup bergelimang dosa. Karena setiap dosa yang kita perbuat, berarti membuat celah sehingga iblis punya pijakan untuk masuk dalam kehidupan kita dan memporakporandakannya.


“Bu Yenny, yang harus kita kejar itu hidup di dalam integritas. Belajar untuk berkata-kata setepat-tepatnya, supaya tidak membuat orang lain salah persepsi. Firman Tuhan itu kebenaran, karena itu kita juga harus berkata benar,” ujar Bu Jane Ekel sambil mengutip salah satu inti pelajaran Andrew Wommack yang lalu,
“Ada berkat tersendiri saat mentaati kebenaran Tuhan.”

Bu Jane baru saja mendapatkan berkat dari Tuhan. Beliau tidak berbohong, berkata apa adanya, tetapi Tuhan yang membuat si pembeli suka pada tanah miliknya.

Kami tengah belajar menghidupi bahwa Hidup itu dituntun oleh Kebenaran Firman Tuhan.
Sumber Berkat kami adalah Tuhan. Bukan manusia atau dunia.
Maka jalani hidup selaras dengan kebenaran firman-Nya.

Apa pun kata Firman Tuhan, percayai apa adanya. Meski pun gak paham, gak papa.
Gak harus paham koq…
Tapi ketika kita berdiri teguh di atas kebenaran firman-Nya… Hasilnya terbukti!
Yang penting hasilnya bukan?

“Buktinya apa, Bu Yenny?”
P. Indra & saya memulai usaha dari nol. Diawali dengan sebuah ruko kontrakan. Apa yang kami miliki saat ini, 4 anak lulus overseas grad, itu buktinya.
Kalau Tuhan sudah menyertai kami selama ini, maka ke depan Tuhan pun akan menyertai. Apalagi sekarang saya makin sungguh-sungguh mengejar Tuhan.

Karena punya budak yang disertai Tuhan, – Yusuf -, Potifar diberkati.
Sekarang ada seorang ibu, istri, pemilik perusahaan yang disertai Tuhan, pasti dong berkat akan mengejar kita.
Makes sense?
Tuhan tidak pernah mempermalukan orang-orang yang menaruh harap kepada-Nya.

Mau bukti lainnya?
Menurut penelitian, para ahli memberikan bukti ilmiah bahwa kumbang badak tidak dapat terbang karena tubuhnya terlalu besar dan berat sedangkan sayapnya terlalu ringan. Secara Aerodinamis merupakan hal yang mustahil bagi kumbang badak bisa terbang. Untunglah kumbang badak tidak tahu hasil penelitian ini dan sang kumbang badak tidak bisa membaca laporan para ahli – itulah sebabnya kumbang badak BISA terbang!

Banyak hal yang terjadi di dunia, yang melampaui akal manusia. Percayalah!
Hanya Tuhan & firman-Nya, yang merupakan kebenaran sejati!


Di dunia orang sibuk mengumpulkan harta, mengejar-ngejar kesenangan dunia.
Mati-matian berusaha diterima di kalangan tertentu.
Benarkah itu memuaskan?
Sesungguhnya tidak!

“Ce, aku tertarik Seruput Kopi Cantik punya cece, cuma ingin tanya, rahasia damai sejahtera itu apa?”, tanya seorang teman,
“Cece tau kan, semua aku sudah punya dan apa sich kesenangan dunia yang belum aku cicipi? Tapi yang aku butuh itu perasaan damai….”

Teman ini sudah berkelana ke ratusan negara… Saya percaya, nyaris semua kesenangan dunia sudah dinikmatinya.
Kapal-kapal pesiar mewah ke kutub utara dan selatan pun sudah dicicipinya.
Kesenangan seantero dunia. Tetapi damai tidak ada di sana.

Tahukah artinya kebahagiaan sejati?
Kedamaian karena kita tepat berada ditengah-tengah kehendak Tuhan dan memiliki hubungan yang sungguh-sungguh berkualitas dengan Sang Pencipta.

Apa pun yang terjadi di dunia, di sekeliling kita, tidak lagi dapat menggoncangkan kita. Tidak berarti semua sempurna tetapi apa pun yang terjadi, semua akan baik-baik saja. Tuhan akan mengubah rancangan jahat iblis, dijadikannya menjadi kebaikan bagi kita. Batu sandungan diubah Tuhan menjadi batu pijakan untuk naik ke tempat yang tinggi.
Itulah damai & kebahagiaan yang sejati.
Di bumi seperti di surga.

“Hidup mengikuti Tuhan sungguh luar biasa Bu Yenny, Tuhan tunjukkan apa yang harus aku lalukan dan bagaimana caranya. Hasilnya selalu memukau…,” Bu Jane melanjutkan, ada lagi kesaksian beliau yang dahsyat. Tunggu ya… Nanti ditulis di Seruput Kopi Cantik,
“Penting jaga jangan sampai pikiran negatif dibiarkan, itu yang menghambat berkat Tuhan. Jaga hati nurani damai, ikuti saja apa kata firman Tuhan. Segala sesuatu Tuhan sediakan.”

Dulu saya tidak bisa sepenuh hati berdoa memintakan berkat bagi orang yang sudah menganiaya, mencelakakan saya. Dengan berjalannya waktu, makin merasakan kebaikan Tuhan, sekarang saya bisa mendoakannya dengan tulus. Tuhan sudah terlalu baik…. Kasih-Nya memenuhi hati sehingga timbul kerinduan untuk mentaati-Nya, mengasihi-Nya, dengan apa pun yang saya bisa.
Pikiran negatif disingkirkan, fokus pada kehendak Tuhan.

Sekarang saya mengerti apa yang Bu Jane maksudkan. Bu Jane sudah terlebih dahulu sampai ke sana. Dan bersyukur memiliki teman-teman yang menghidupi firman-Nya. Saya tinggal mengekor meneladaninya.
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Ikutan yuk….

“Never be in a hurry; do everything quietly and in a calm spirit. Do not lose your inner peace for anything whatsoever, even if your whole world seems upset.” —Saint Francis de Sales

“Jangan pernah terburu-buru; lakukan semuanya dengan tenang dan dengan semangat yang terkendali. Jangan kehilangan kedamaian batin Anda dengan alasan apa pun, bahkan jika seluruh dunia Anda nampak kacau balau.” —Santo Fransiskus de Sales

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mbah Pon…. Yang Dahsyat!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Mbah Pon…. Yang Dahsyat!

Tuhan itu punya cara khas jika ingin mengajarkan sesuatu. Itu sudah berulang kali saya amati.
Kali ini Tuhan sedang mengajar saya tentang kesederhanaan Alkitab yang harus diterima dan dipercaya apa adanya.
Dengan iman seperti anak kecil, seperti yang diungkapkan Tuhan Yesus dalam Matius 18:1-5.

Sebelumnya, Tuhan mengajarkan ini:
https://yennyindra.com/2022/04/like-a-mighty-wind/


Secara tidak sengaja muncul postingan Daniel Hendra, sobat saat ikut tour, di facebook tentang Mbah Pon. Menarik!

Sebuah Cerita dari Jogjakarta

Namanya MBAH PON. Penjual gudeg di pojokan pasar Beringharjo Jogja.
Beliau mempunyai 5 anak, yang 2 kuliah di UGM, 2 lagi di ITB dan 1 di UI. Mereka sekolah sampai jenjang kuliah tanpa beasiswa.

Siang itu mbah Pon duduk di depan para seminar, yang antusias ingin belajar kesuksesan dari Mbah Pon.
Banyak pertanyaan dilemparkan, tapi tidak ada jawaban Mbah Pon yang bisa memuaskan para peserta.
Misalnya, ketika ada pertanyaan, kiat mendidik anak, jawabannya hanya,
“Ya biasa saja, kalo nakal ya dinasehati”.
Pertanyaan soal pembayaran kuliah anak – anaknya di jawab Mbah Pon,
“Pas waktunya bayar sekolah, ya dibayar.”

Peserta seminar sudah tidak tahu lagi harus bertanya apa, karena tidak ada jawaban yang spesial dari Mbah Pon.
Hingga seorang peserta bertanya,
“Mbah Pon, apa tidak pernah punya masalah?”

Dengan wajah bingung mbah Pon balik bertanya,
“Masalah itu apa to? Masalah itu yang seperti apa?”

Peserta itu mencontohkan,
“Itu lho mbah, misalnya pas sudah waktunya bayar sekolah, nggak ada uangnya….”

Dengan tersenyum mbah Pon menjawab,
“Oh itu toh, ya gampang saja, KALO PAS TIDAK ADA UANG, SAYA MINTA KE GUSTI ALLAH, lha ternyata besoknya ada yang mau mborong gudeg saya.”

Jawaban Mbah Pon ‘menampar’ para peserta seminar yang notabene adalah orang-orang pintar dan terpelajar.
Mbah Pon tidak tahu apa itu masalah, sehingga tidak pernah menganggap hidupnya ada masalah.
Bagaimana mungkin masalah datang dalam kehidupannya, bila hanya Tuhan yang dijadikan sandaran hidupnya?


Kisah yang lucu tetapi menempelak diri kita, yang menganggap diri ‘terpelajar’, sehingga segala sesuatu diberi nama, diexplore habis-habisan dan bikin hidup jadi ruwet.
Pakai ke psikolog or psikiater klo sudah makin ruwet bundet.
Sementara Mbah Pon gak ngerti definisi masalah, jadi ya… Gak punya masalah

Kita menghabiskan seumur hidup kita, mempelajari keterbatasan kita sebagai manusia, dan beradaptasi dengannya.
Sementara Mbah Pon sadar, Gusti Allah Tak Terbatas, siap mencukupi segala kebutuhannya.
Gak usah repot-repot, pakai segala macam birokrasi, Cukup Ngomong sama Gusti Yesus, MEMINTA!
Mintalah, maka kamu akan menerima.

Sementara kita yang merasa generasi masa kini, lupa, bahwa sesungguhnya sejak di Taman Eden, manusia sudah dirancang, hidupnya dicukupi oleh Allah.
Adam gak kuatir kekurangan…
Sampai manusia jatuh ke dalam dosa, mulailah manusia berusaha menjadi seperti Allah, dengan bergantung pada dirinya sendiri.

Panca-indra kita sedemikian dominan sehingga kita lupa, bahwa ada alam roh, di mana Tuhan berada, yang lebih nyata daripada alam natural.
Segala sesuatu terjadi di alam roh dulu, baru terjadi di alam natural.

“Panca indra kita bisa dilatih untuk melihat hal-hal yang melampaui kemampuan natural dan jasmani kita. Kita bisa mengembangkan indra ke enam kita, yaitu iman kita,” demikian Andrew Wommack menjelaskan,
“Jika kita menghabiskan waktu dengan Tuhan dalam doa dan puasa, kita bisa melatih pikiran kita untuk meresponi iman. Jika kita menghabiskan banyak waktu dengan Tuhan, kita akan mulai melihat berbagai mujizat. Kita akan melihat Allah membebaskan kita dalam satu dan lain cara. Kita mulai mendengar dari Tuhan dan memiliki bukti realita dunia rohani.”

Saya merenung.

Saya perlu baca berbagai buku dan sekolah di Charis, 5 tahun sudah berjalan……. baru mulai paham kebenaran ini. Diskusi dan bergaul dengan teman-teman tentang firman, bagaimana cara mempraktikkannya dan sebagainya. Itu pun masih terus perlu belajar dan praktik, lagi dan lagi….

Sementara Mbah Pon gak butuh terlalu banyak teori, sekolah, ujian serta baca buku, sudah lulus.
Butuh sesuatu?
Ya minta Gusti Allah…. Titik!
Besok dijawab. Uang untuk bayar sekolah tersedia.

Lha saya koq ya kadang masih bergumul dengan ketidakpercayaan, imannya gak bulat….
Lha piye tho ini?

Yuk kita meneladani Mbah Pon… Percaya apa yang dikatakan Alkitab, dan terima apa adanya.
Apa yang Tuhan katakan, itu yang dimaksudkan-Nya dan pasti ditepati.
So simple…
Mbah Pon saja percaya dan terbukti, masa kita masih ragu?

“One thing is needful; to know and abide in the Lord Jesus Christ.” ? Lailah Gifty Akita.

“Satu hal yang perlu; mengenal dan tinggal di dalam Tuhan Yesus Kristus.” Lailah Gifty Akita.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 180 181 182 183 184 314