Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Believe in God. Nothing is impossible.

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Believe in God. Nothing is impossible.

“Oh ya Yenny, mau cerita berita sukacita…Anak-anak mau berangkat ke Taiwan…Yeaaayyyy. Yenny yang memperkenalkan kami dengan MB-gen,” cerita B. Liana dengan penuh sukacita,
“Ada kisah Naomi putri tunggal, bapaknya jadi driver gojek, sakitnya macam-macam. Sedang dalam tahap pemulihan setelah opname. Ibunya jualan mie ayam di rumah…6000 rupiah perporsi, kadang habis kadang tidak.

Naomi anaknya sweet banget. Rajin. Dia murid dari Rumah Bimbel (Rumbel) Wonosari yang saya dan Armita kelola sekitar 6 tahun berjalan. Naomi mendapat dana sekolah dari Rumbel. Mamanya menangis, bingung biaya darimana untuk ke Taiwan? Tapi kami menghibur, Tuhan pasti menyediakan. Kami sedang berdoa untuk biaya tiket dan visanya.

3 Anak Pondok Hayat ke Taiwan masuk jenjang S1. Donny, Moses & Jack. Anak bu Ros, (guru di MDC) namanya Arum dan 1 guru sekolah TK di Joyoboyo, Grace namanya, mengambil jenjang S2 & keponakanku juga berangkat. Lovie namanya.

Kisah Grace sungguh luuuar biasa juga. Putri seorang janda, jual donat demi untuk membiayai sekolahnya. Serasa mimpi bisa sekolah S2 di Taiwan. Aku kagum, saat akan menyelesaikan S1 nya, Grace kekeuh ga mau berhutang. Kalau perlu mengulang tahun depan gapapa… Pokoknya gak mau hutang. Dan tepat pada malam sebelum hari terakhir pendaftaran skripsi, jawaban doa tiba. Tuhan tidak pernah terlambat.”

“Wow… Langka itu. Karakter yang perlu diteladani anak-anak muda lainnya.”


Naomi tidak hanya belajar di bimbel, tetapi juga mengajar adik-adik kelas 1 dan 2 di bimbel tersebut.
“Awalnya ada rasa canggung, tapi lama kelamaan senang. Membentuk karakter yang baik, melatih kesabaran dan tidak pemalu,” Naomi menjelaskan,
“Demikian pula ketika mengikuti program pelatihan IMeT by MB-gen bersama 2 temanku pilar (Ellena & Ahmad ghani). Awalnya canggung dan kurang percaya diri. Sempat down, takut mengutarakan pendapat dan sharing langkah aksi. Coach Kaki memberikan pengertian dan support, sehingga saya bersemangat, tidak malu atau takut lagi.”

Cita-citanya ingin buka restoran. Naomi akan mengambil jurusan Food & Beverage.


Saya sekolah di Charis, lalu ada Mission Trip dan
melayani di Satu Hati Bagi Negeri yg dipimpin Coach Hanna.
Setelah Mission Trip, Coach Hanna memperkenalkan saya dengan Coach Kaki. Padahal saat itu saya baru kenal Coach Hanna . Kami sama-sama murid Charis tetapi beda angkatan.

Entah bagaimana saya teringat dengan Coach Monica dan Ibu Liana founder dan pemimpin Pondok Hayat, Sekolah Gratis Pelita Permai, Rumah Bimbel dsb. Saya memperkenalkan pada Coach Kaki. Terjadi kerja sama.
Coach Monica berkata, “Coach Kaki benar-benar dipakai Tuhan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang tak terbayangkan. Programnya bagus dan kami langsung cocok.”

Dapat kabar mereka ke Taiwan, saya terpukau.
Banyak diantara Imeters ini, mimpi pun tidak, bisa sekolah ke luar negeri. Tetapi tujuan Tuhan bagi setiap kita, itu jauh lebih besar daripada yang bisa kita pikirkan mau pun bayangkan.
Terbukti, ketika mereka mengerjakan apa yang ada di tangan mereka dengan excellent, terpilih ke Taiwan dan masa depan yang lebih dahsyat lagi menanti.

Menurut cara dunia, untuk sukses harus ada uang, koneksi, fasilitas dll. Tetapi Jalan Tuhan, Bukan Jalan Kita.
Dengan cara tak terduga, mereka bisa sekolah ke luar negeri.

Saya berterima kasih pada Coach Kaki, ternyata saya bisa menjadi sepotong puzzle dalam rencana Tuhan yang besar. Bagian saya memberikan informasi. Sungguh saya merasa terhormat. Pelajarannya, berbagilah, seperti saran sahabat saya, Yuliadi & P. Ronnie. Kita tidak pernah tahu dampaknya.

Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar melebihi kesadaran bahwa kita berada di tengah-tengah kehendak Tuhan, sedang menjadi alat-Nya dan mengerjakan visi-Nya.

Jawaban Coach Kaki membuat saya makin terharu,
” Satu hal yang saya tanamkan dalam diri saya dan keluarga adalah apa yang kami salurkan kepada orang yang TUHAN tentukan, sebenarnya itu hak mereka, yang TUHAN titipkan kepada kami, agar pada waktunya disalurkan kepada mereka.
Karena itu saya justru sangat terberkati mendengar bahwa berkat titipan TUHAN tersebut benar-benar bisa mengubah mereka semakin percaya bahwa TUHAN mengasihi mereka.

Tidak mungkin saya bisa bertemu dengan orang-orang yang perlu menerima hak mereka, – sebagai hasil doa mereka selama ini, – jawaban doa yang dititipkan Tuhan kepada saya, kalau Tuhan tidak mendorong Coach Ola (pembina sewaktu saya remaja) untuk memperkenalkan saya dengan Coach Hanna, yang kemudian memperkenalkan kepada Coach YennyIndra, berlanjut kemudian ke Coach Monica dan bu Liana sampai saat ini, ke Naomi, Grace, Stevan dan keluarga, dll, dst.

TUHAN bekerja dengan cara misterius dan hemat ongkir hahaha

Wow…. Cara Tuhan beyond our thinking.

Saya belajar dari Coach Kaki nilai-nilai luhur:
Uang, harta, kesempatan, informasi yang kita bagikan kepada orang lain, sesungguhnya itu hak mereka, yang dititipkan Tuhan kepada kita.

Betapa beruntungnya saya, ditempatkan di antara tokoh-tokoh yang berbudi luhur, yang memahami bahwa hidup hanya untuk menggenapi rencana Tuhan yang besar. Diberkati untuk menjadi berkat bagi sesama.

Saya belajar dan paham sekarang.
Bagaimana dengan Anda?

Believe in God. Nothing is impossible.

Percayalah kepada Tuhan. Tidak ada yang mustahil.

??YennyIndra??
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Read More
Articles

Apa Yang Terpenting Di Dunia? Uang? Aset? Internet? Nama Besar?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apa Yang Terpenting Di Dunia? Uang? Aset? Internet? Nama Besar?

“Sekarang aku baru yakin…. Di dunia ini ga ada yang penting kalau ga sehat,” keluh seorang sahabat. Saya sama sekali gak tau kalau sahabat saya sakit.

Kalimat ini membuat saya merenung seharian.
Kelihatannya hanya sakit dengan gejala mirip maag tapi sudah berhari-hari tidak sembuh dan sesungguhnya, tidak jelas penyakitnya. Pokoknya sakit.

“Tiap malam aku menahan airmata karena sakitnya sungguh tak tertahankan. Padahal sudah diberi obat anti nyeri,” sahabat saya menjelaskan,
“Mulut terasa pahit. Bisa makan 5 sendok sehari, itu sudah luar biasa.”

Kami pun berdoa sepakat, menggunakan otoritas dari Allah dan memerintahkan penyakit itu pergi.
God wants you well. Sehat adalah kehendak Allah untuk anak-anak-Nya.

Kesehatan sesungguhnya adalah kekayaan yang paling utama.
Tetapi dalam keseharian, kita jarang benar-benar mensyukurinya.
Dianggap sudah sewajarnya.
Take it for granted.

Padahal itu karunia dan anugerah yang luar biasa dari Tuhan. Oksigen gratis dari Tuhan kita hirup setiap hari. Di rumah sakit, ventilator dan oksigennya sangat mahal.

Termasuk saya.
Saya tidak pernah memikirkannya apalagi mensyukurinya dengan sungguh-sungguh, sampai saya menderita hipertiroid.
Saat parah-parahnya, ketika mengambil sesuatu di almari bawah, ternyata saya tidak mampu berdiri.
Lemas. Gak kuat.
Harus merangkak mencari pegangan. Entah tempat tidur atau meja rias untuk menopang agar mampu berdiri.

Oleh anugerah Tuhan, saya sembuh secara supranatural. Meski itu masalah hormon, yang menurut dokter tidak bisa disembuhkan. Hanya bisa dikontrol dengan obat. Atau dioperasi. Itu pun tetap harus minum obat.

Saya sembuh.
Lepas obat.
Setelah sembuh, saya kadang berjongkok, lalu berdiri tanpa berpegangan.
Sukses!
Saya merasakan sebuah kemewahan.
Saya sehat. Saya sembuh sempurna. Puji Tuhan!

Chat masuk dari Rheva. Quote cantik. Di hari yang sama.

Every time you blink, breathe, and move today, it is a blessing from God. Be thankful (Anonymous)

Setiap kali Anda berkedip, bernafas dan bergerak hari ini, itu adalah berkat dari Tuhan. Bersyukurlah (Anonim)

Saya paham. Tuhan sedang berbicara. Menarik perhatian saya antara apa yang dialami sahabat saya dan quote dari Rheva. Diteguhkan oleh komentar Bu Sri Julianti tentang kesehatan pula. Nyaris bersamaan.

Tuhan mengingatkan saya untuk peduli, memperhatikan dan mensyukuri kesehatan yang dikaruniakan-Nya.
Di dunia gak ada yang penting, kalau gak sehat.

Kekayaan tidak berarti. Makanan enak pun tidak dapat dinikmati. Browsing internet? Malas. Apalagi liburan… Ingin juga tidak. Nama besar? Siapa yang peduli saat sakit mendera tak tertahankan…?

Dan luar biasanya, kesembuhan dan kesehatan adalah bagian dari paket keselamatan kita. Tuhan ingin kita sehat.

Banyak penyakit dipicu oleh pikiran. Karena itu Tuhan mengingatkan, agar menyerahkan beban kita kepada-Nya.
Burung pipit yang amat sangat murah saja, dipelihara oleh Tuhan. Meski dia tidak menabur sesuatu. Apalagi kita anak-anak-Nya.
Mari kita percayakan hidup kita kepada Sang Penyembuh dan Sang Pencipta kita…
Allah selalu bisa diandalkan!

Note:
Pagi ini chat masuk. Kondisi sahabat saya sangat sangat membaik, setelah 2 bulanan sakit.
Doa sepakat kami kemarin, memerintahkan penyakit pergi, sudah terjawab. Tinggal pemulihan. Terbukti, Allah selalu bisa diandalkan.
Praise The Lord!

Pray when life is great. Pray when life is tough.

Berdoalah saat hidup terasa menyenangkan. Berdoa pula ketika hidup mengalami kesulitan.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan

MotivasiKebaikan

Read More
Articles

“Tuhan Bukanlah Variabelnya.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Tuhan Bukanlah Variabelnya.”

Mengapa sebagian orang percaya berpindah dari kematian kepada kehidupan, kegelapan kepada terang, kekacauan kepada keteraturan dan depresi kepada sukacita, sementara orang percaya lainnya tampaknya terus terjebak dalam kesengsaraan, kegagalan kronis serta kehidupan yang penuh dengan drama dan kekurangan?

Bukankah semua orang percaya telah dijadikan ciptaan baru?
Bukankah kita semua dipenuhi dengan kehadiran dan sifat Tuhan?
Mengapa hasilnya sangat berbeda?
Apakah Tuhan mengasihi beberapa orang lebih dari yang lain, ataukah Dia memperlakukan beberapa orang lebih baik daripada yang lainnya?

Tuhan bukanlah variabel.
Tuhan selalu dan terus-menerus baik, tidak berubah dan telah menyediakan setiap kebutuhan manusia melalui Injil. Memahami sifat Tuhan yang sesungguhnya adalah langkah awal untuk membebaskan diri dari kegagalan, kehilangan serta sakit hati.

Variabelnya selalu manusia.

Pertimbangkan hal berikut :

“Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan.” (Hosea 4:6).
“Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.”
Matius 13:15 (TB).
“……. dan mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.”
2 Timotius 4:4 (TB).
“mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.”
2 Tesalonika 2:10 (TB).

Pilihan ada pada Anda sendiri.

Anda dapat memilih masa depan serta takdir Anda.
Anda dapat mengizinkan Roh Kudus mengasihi melalui Anda. Anda dapat memilih untuk menerima sukacita Tuhan, memperbarui pikiran Anda, berdoa dalam Roh, menjadi pelaku Firman, memberi, mengampuni, serta hidup oleh iman.

Tuhan bukanlah variabel dalam hidup kita.
Anugerah merupakan persediaan yang konstan serta berlimpah bagi setiap kebutuhan.
Variabelnya adalah keinginan kita.
Kita memilih untuk pasif atau aktif dalam hubungan kita dengan Tuhan.

“Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”
Ibrani 11:6 (TB).

[Repost ; “God Is Not The Variable”, – Barry Bennett, Penerjemah Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Mengapa Tuhan Tidak Menjawab Doaku?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mengapa Tuhan Tidak Menjawab Doaku?

Suatu ketika teman-teman Charis sedang berkumpul di rumah. Kami sedang menikmati makanan sambil kongkow di gazebo.
Nach tepat di sisi kanan gazebo ada pohon durian.

“Pohon durian ini meski cukup besar, tidak akan berbuah. Karena dahannya kelihatan masih kecil, belum mampu untuk menopang buahnya. Mesti tunggu, hingga dahan cukup besar dan mampu untuk menopang buahnya, baru durian ini akan berbuah. Tuhan tahu saat yang tepat, supaya pohon ini berbuah, ” ujar Drg. Iwan tiba-tiba.

Wow…. Ungkapan sederhana ini, merupakan pewahyuan yang dahsyat.
Mengapa doa belum juga terjawab?
Karena kita belum cukup dewasa, kuat, belum mampu untuk menghandle dan mengelolanya.
Kalau Tuhan jawab pun, akan mubazir. Dahan tidak mampu menopang, akibatnya buah jatuh sebelum masak, bahkan ranting pun bisa ikutan patah.

Makes sense…


Teringat pelajaran dari Bob Yandian, berkat yang Tuhan curahkan itu, berbanding lurus dengan kedewasaan rohani kita.

Jika kerohanian kita sekelas anak SD, uang saku yang bisa dikelola 100 ribu.
Kalau SMP, mungkin bisa jutaan.
Sedangkan yang sudah dewasa dan berpengalaman, miliaran hingga tak terhingga.

Tidak percaya?
Masih ingat betapa kaya ranya warga kampung miliarder Kabupaten Tuban pada bulan Februari 2021 lalu. Selepas mendapat ganti untung kilang minyak dari Pertamina, setiap rumah miliarder nampak ada dua hingga tiga mobil yang baru dibeli.
Sekarang kondisi kampung miliarder di Desa Wadung dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban tak seheboh dulu. Beberapa warga di kampung di wilayah industri itu, justru mengaku susah untuk makan sebab tak memiliki pekerjaan tetap.
(Sumber: Bloktuban.com)

Uang miliaran yang diterima warga, tetapi mereka belum memiliki kemampuan untuk mengelolanya.
Tidak memiliki wawasan ke depan, apa yang akan terjadi, sehingga tidak memanfaatkannya untuk persiapan masa depan.
Justru dibelikan mobil hinga beberapa biji, yang nilainya terus menurun.

Uang dalam jumlah besar bisa menjadi berkat, atau justru menjadi kutuk yang mencelakakan. Tergantung kemampuan orang yang mengelolanya.


Kembali ke Laptop!
Mengapa Tuhan tidak menjawab doaku?

Kerap kali ketika berdoa minta sesuatu, kita menjadi sedemikian terobsesi dengan jawabannya.
Koq belum dijawab ya…?
Koq justru begini?
Akibatnya stres, panik dan galau…
Tanpa disadari, kita membatasi Tuhan sesuai cara pikir kita.
Padahal cara Tuhan selalu unik, berbeda dengan pemikiran kita. Jelas tidak ketemu benang merahnya.

Iblis pun tidak menunda serangannya, makin dibuatnya situasi yang seolah tidak memungkinkan doa kita terjawab.
Akibatnya, iman melemah.
Harapan pupus…
Iman punah.
Dan terjadilah menurut imanmu.
Ingat Tuhan itu merespon iman!
Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.

Lalu bagaimana sikap bijak saat menunggu?
» Yang terpenting, percayalah Tuhan itu Allah yang menjawab doa.

Tuhan sudah berjanji:
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Sudah percaya saja, tinggal tunggu manifestasinya. Tuhan selalu bisa diandalkan!

Setiap keraguan muncul, fokus pada janji Tuhan. Deklarasikan keras-keras, supaya mulut berkata-kata dan telinga mendengar.
Iman timbul dari pendengaran, pendengaran akan firman Tuhan.

» Saat menunggu, sibuklah membangun diri.
Seperti dahan durian tadi, bangunlah diri kita menjadi dahan yang kuat, sehingga saat buah muncul, dahan kita sudah mampu menopangnya.

Jadikan diri kita dewasa dan makin pandai serta bijak mengelola apa pun yang Tuhan percayakan. Jika kita menjadi yang terbaik saat Tuhan mempercayakan 5 talenta, maka Tuhan akan terus menambahi dengan talenta lain untuk kita kelola.

Dr. Caroline Leaf berkata,
“Saat memiliki masalah, jangan fokus pada masalahmu. Pergi keluar dan bantulah orang lain yang memiliki masalah, nanti masalahmu akan menemukan solusinya secara tak terduga.”

Ingat pohon pepaya di kebun saya?
Kami tidak sibuk mencari-cari buahnya setiap hari. Asalkan disiram dan diberi pupuk, pada waktunya buahnya muncul dan banyak sekali.

Pelajarannya,
Tuhan akan menjawab doa kita pada waktu yang tepat.
Itu tugasnya Tuhan.
Tugas kita, membangun diri menjadi pribadi yang terbaik versi kita.

Setuju?

Faith has nothing to do with circumstances. It deals entirely with the Word of God – Amy Carmichael.

Iman tidak berurusan dengan keadaan. Iman berurusan sepenuhnya dengan Firman Tuhan – Amy Carmichael.

YennyIndra
TANGKI AIR & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apa Rahasia Keberhasilan Yesus?”

Gospel Truth’s Cakes*
Yenny Indra

Apa Rahasia Keberhasilan Yesus?”

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana Yesus mampu menyembuhkan begitu banyak orang, melawan godaan musuh, menenangkan badai, memberi makan ribuan orang serta membangkitkan orang mati?

Apa rahasia-Nya?
Beberapa orang mungkin mengatakan karena Dialah Tuhan dalam daging. Ya itu memang benar, tetapi apakah kekuatan itu yang Dia gunakan?
Jika demikian, mengapa Dia perlu berdoa?

Yesus adalah seorang pendoa. Meski pun Dia Anak Allah, Firman yang menjadi manusia, hubungan-Nya dengan Bapa didasarkan pada doa. Dia memulai pelayanan-Nya dalam doa, menghabiskan 40 hari di padang gurun dalam doa puasa dan mengandalkan doa untuk setiap aspek pelayanan-Nya di bumi. Terlepas dari hubungan-Nya dengan Bapa, Yesus tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 5:19).

Yesus sering menghabiskan waktu sendirian dengan Bapa baik sebelum, selama mau pun setelah melayani.
Dia menghabiskan sepanjang malam dalam doa sebelum memilih 12 murid.
Dia berdoa, baik untuk orang lain, mau pun dengan orang lain. Dia berdoa pada saat mengalami pencobaan terbesar-Nya. Doa merupakan sarana-Nya untuk berhubungan dengan Bapa.

Jika Yesus membutuhkan doa untuk mencapai tujuan-Nya di bumi, masakan kita kurang bergairah dalam kehidupan doa kita?
“Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa!”
Yakobus 5:13 (TB).

Bagi kebanyakan orang, penderitaan mendorong mereka untuk khawatir, mencari nasihat, mengeluh dan meminta bantuan orang lain. Tetapi sumber sejati pembebasan kita ditemukan dalam doa.
Doalah jawabannya.
Doa menarik hikmat Tuhan.
Doa melepaskan penyediaan Tuhan.
Doa melibatkan Tuhan dalam hidup Anda.

Jangan menghindari doa karena itu adalah fondasi dalam hubungan. Anda mungkin berbicara dengan bebas pada orang lain tentang apa yang sedang Anda alami. Pergi dan bicarakan dengan Tuhan, juga. Kemudian, temukan beberapa janji dalam Firman-Nya yang berbicara tentang situasi Anda dan bicarakan pula kepada Tuhan tentang hal itu.

Harapkan Tuhan untuk mempercepat realisasi Firman-Nya kepada Anda. Harapkan jawaban.
Tuhan memperhatikan Anda sama seperti Dia memperhatikan Yesus ketika Dia ada di bumi.

[Repost ; “How Did Jesus Succeed?”, – Barry Bennett, Penerjemah Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 193 194 195 196 197 404