Author Archives: Yenny Indra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Articles

Jadilah Tulus & Langka!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Jadilah Tulus & Langka!

Entahlah, bagi saya sekolah di usia lebih dari setengah abad ini menyenangkan sekali. Belajar banyak hal-hal baru yang tidak terpikirkan, yang lebih dahsyat lagi, membuat saya bisa menghidupi kehidupan ini dengan jauh lebih berkualitas. Bisa memprioritaskan mana yang betul-betul layak diprioritaskan dengan yang tidak. Yang gak perlu dipikiri, gak usah dipikir. Wasting Time.
Serahkan Tuhan dan move on.

Yang perlu dipikir, bagaimana caranya agar hasilnya optimal.
Bagaimana cara bersikap karena kita ini dutanya Allah. Hal-hal yang dulu mesti dicari melalui baca puluhan buku, sekarang sudah disediakan, disusun rapi dengan cara yang mudah dipelajari, ada gurunya pula yang memberi teladan plus sharing pengalamannya.
Ibarat makanan enak, sudah tersaji di piring, tinggal dimakan dan dinikmati.

Sadar gak, Tuhan itu unik dan spesial…
Saya gak yakin apakah teman-teman yang sekelas dengan saya, juga mendapatkan hal sama or tidak.

You don’t see with your eyes, you see through them You see with your mind. Your eyes are windows the images come in goes in your mind. We can see the same things I see it and say something different. Why? How your mind interpreted it.

Anda tidak melihat dengan mata Anda, Anda melihat melaluinya. Anda melihat dengan pikiran Anda. Mata Anda adalah jendela tempat gambar masuk ke dalam pikiran Anda. Kita dapat melihat hal yang sama seperti yang saya lihat dan mengatakan sesuatu yang berbeda.
Mengapa?
Tergantung bagaimana pikiran Anda menafsirkannya, memberi makna.

Nach jagonya, P. Prasetya M. Brata, guru neurosemantic saya, tentang memberi makna.


Kami sesungguhnya sedang belajar pelajaran Team Building 101. Tetapi saya sungguh terkesan ketika Carrie Pickett menegaskan dalam segala sesuatu, lakukan dengan Tulus, bukan karena menginginkan sesuatu atau ada tujuan tersembunyi.
Bahkan kami diajarkan, agar memikirkan perkembangan anggota team kita dan memberinya kesempatan untuk maju.

Nilai-nilai yang diajarkan, sungguh menyentuh hati saya. Langka di dunia kita saat ini.
Jika ada teman lama tiba-tiba kontak, ternyata mau jualan sesuatu, atau minta tolong… Pokoknya kontak klo ada butuhnya saja.
Bahkan teman dekat pun tidak sedikit yang tega memanfaatkan, yang penting dia untung.
Jarang sekali teman yang betul-betul tulus, memikirkan kepentingan dan kebaikan kita.

Bahkan tidak sedikit yang visinya bagus, untuk mengentaskan, menolong, dan memberi fasilitas pada orang-orang yang berkekurangan, ternyata buntutnya, ada embel-embelnya. Untuk kepentingan diri dan kelompoknya.
Sampai tepok jidat. Menjual nama Tuhan. Koq ya tega? Korbannya orang miskin lho.

Nach… Justru karena langka itulah, jadilah demikian. Jadilah tulus!
Sehingga ketika kita demikian, dunia bisa melihat perbedaannya. Koq ada ya…. Haregene orang yang tulus tanpa mengharapkan balasan apa pun.
Maka mereka melihat… Oh ini tho hasilnya klo orang hidupnya nempel dengan Tuhan, jadi berbeda ya?
Mereka melihat Allah melalui kita!

Dan semua itu dilakukan BUKAN dengan kekuatan kita sendiri. Carrie Pickett menekankan, hubungan pribadi kita dengan Tuhan itu yang utama. Saat hati kita penuh dengan kasih dan hikmat Tuhan, maka dari kelimpahan hati kita, mengalirlah kasih dan hikmat Allah kepada orang-orang di sekeliling kita.
Mereka merasakan kasih Allah melalui kita, bukan sekedar usaha manusia yang mencoba berbuat baik meniru Allah. Itulah menyentuh hati orang-orang karena dunia merindukan kasih Allah.

Saya merenung… Apa perbedaan saat sekolah dulu dengan Sekolah Charis?
Dulu guru-guru mengajar ilmu pengetahuan. Matematika, geografi, Bahasa Inggris dll.
Sedangkan di Sekolah Charis, guru-guru membagikan kehidupan mereka dengan Allah. Ilmunya diberikan juga, teorinya lengkap namun sudah dihidupi bertahun-tahun. Mereka sharing juga pengalaman jatuh bangunnya, kesalahannya di masa lalu, kemenangan-kemenangannya dan bagaimana mereka bisa mencapainya dan sebagainya.
Kami relate dengan pengalaman mereka.
Ternyata para guru juga pernah berada di posisi saya.. Berarti saya juga bisa berkemenangan.

Allah dijadikan pusat kehidupan kami, itu yang diutamakan. Jangan pernah promosi diri. Promosi datang dari Tuhan. Ini yang berulang-ulang ditekankan.
Saya mesti membalikkan pola pikir habis-habisan. Karena dulu diajarkan, mau sukses? Personal Branding mesti dibangun.
Sekarang prinsipnya: It’s all about God not me!
Mesti terus diulang-ulang hingga meresap menjadi kepribadian baru nich…
Hhhmmm… Tidak mudah tapi layak diperjuangkan.

Teringat guru lain, Barry Bennett, yang saat masuk Charis Colorado, diterima sebagai petugas penerima telpon dan email part-time. Barry tidak pernah mempromosi diri, bahwa sebelumnya di Chile beliau sukses mendirikan sekolah yang tetap berjalan sukses hingga kini.
2 tahun berada di posisi itu, hingga suatu ketika secara tiba-tiba ada pengajar yang tidak bisa hadir, Barry diberi kesempatan.
Selesai mengajar, Barry Bennett mendapatkan standing ovation.
Gusti Allah mboten sare, Tuhan tidak tidur.

Ketika ditanya, Barry mengungkapkan, “Saya lebih suka menantikan waktu Tuhan untuk mempromosi dirinya daripada promosi diri sendiri.”

“Sudah 2 tahun Anda di sana. Duduk di meja sudut agak gelap. Bagaimana jika harus menunggu lagi hingga bertahun-tahun kemudian?”

“Saya percaya, itu waktu terbaiknya Tuhan…”

Wow… Berapa banyak diantara kita yang punya iman, percaya, keyakinan kepada Tuhan seperti Barry Bennett? Padahal dia menceritakan pengalaman suksesnya di CV sesuatu yang wajar.
Barry Bennett tidak.
Tidak menuntut gaji atau fasilitas apa pun juga.
Dia memilih Tuhan yang mempromosikannya. Dengan segera jabatan Barry naik dan menjadi guru favorit.
Keteladanan dari guru-guru kami sungguh luar biasa.
Guru yang pintaaar dengan sederet title? Banyak….!
Tetapi guru-guru yang sungguh-sungguh hidupnya melekat kepada Tuhan dan membagikan hidupnya, itu langka.

Itulah sebabnya kami, para murid senantiasa merindukan saat-saat sekolah.

Disamping itu, dengan mindset baru, hidup gak ‘ngoyo’ …
Your days of toiling mentally are over, hari-hari di mana kita perlu bekerja keras secara mental sudah berakhir. Gak ada stress lagi, serahkan pada Tuhan.
What we need is wisdom, yang kita butuhkan adalah hikmat dari Tuhan.

Yeaaaayyyy……

No man can reverse the blessing of God upon your life. No power can stop the hand of God upon your life. Today, God will use every plot of the enemy for your promotion. Rejoice! It’s your season of promotion. – Ps. Mensa Otabil.

Tidak ada orang yang dapat membalikkan berkat Tuhan atas hidup Anda. Tidak ada kekuatan apa pun yang dapat menghentikan tangan Tuhan atas hidup Anda. Hari ini, Tuhan akan menggunakan setiap plot musuh, untuk mempromosi Anda. Bersuka citalah! Ini musim promosi Anda. – Ps. Mensa Otabil

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Ini gratis dan masih tersedia lebih banyak lagi!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Ini gratis dan masih tersedia lebih banyak lagi!

Seberapa sering kita merasa kekurangan sumber daya, kehabisan energi, kekurangan bakat, dan merasa tidak ada lagi yang bisa diberikan?
Sesungguhnya, perasaan itu mewakili kedagingan serta pemikiran alami kita, bukan manusia roh kita. Jika saja kita dapat belajar untuk hidup dalam Roh dan dari roh kita yang sudah lahir baru, hikmat Allah mengalir bagaikan aliran air yang tak pernah berhenti… kita akan menyadari, sumber dari surga sesungguhnya tidak terbatas. Tidak hanya itu, saat kita memberikan apa yang telah kita terima, apa yang kita berikan tidak sekedar dikembalikan, melainkan dilipatgandakan pula!
Wow….

Salah satu kebenaran dan rahasia terbesar dalam Kerajaan Allah, adalah tentang memberi dan menerima. Ini tidak hanya berlaku untuk sumber daya semata, melainkan dapat diterapkan untuk semua hal dalam penebusan.
Kebaikan, uang, hikmat, kasih, perhatian dsb…

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Lukas 6:38 TB

Tantangannya, kita terbiasa fokus pada apa yang tidak kita miliki, daripada mensyukuri apa yang kita miliki.
Murid-murid melakukan hal yang sama. Mereka segera memberi tahu Yesus bahwa mereka tidak memiliki cukup uang untuk memberi makan ribuan orang yang mengikuti Dia.
Mereka terpaku pada apa yang tidak mereka miliki, tetapi Yesus bertanya kepada mereka apa yang mereka miliki!
Lima roti dan dua ikan sudah cukup!
Yesus menggunakan mata rohaninya untuk melihat, dan itu lebih dari cukup.
Kita juga bisa melakukannya!
As He is so are we in this world!

Kemakmuran sejati adalah hati yang bebas dari rasa takut, yang mampu memberi dengan sukacita,karena memahami, dengan memberi itu kita melepaskan anugerah Tuhan ke dalam kehidupan kita. (lihat 2 Kor. 9:6-11)

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.
2 Korintus 4:18 TB

Jika sumber daya Tuhan gratis dan tidak terbatas, maka sumber daya itu cukup untuk Anda dan saya…..dan lebih dari cukup!
Kita dapat memberi dengan cuma-cuma karena kita telah menerima dengan cuma-cuma!
Jika kita dapat melihat diri kita sebagai pribadi yang berkelimpahan dan melimpah dengan sumber daya dari surga, dipenuhi dengan karunia Roh dan anugerah serta kasih untuk mengangkat orang lain, maka kita akan menjadi pemberi yang dipenuhi sukacita. Sumber daya dari surga itu gratis dan tersedia, jika kita memilih untuk melihatnya.

Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Matius 10:8 TB

Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.
1 Korintus 2:12 TB

Nach pilihan ada di tangan kita sendiri!

“God doesn’t bless us just to make us happy; He blesses us to make us a blessing.” – Warren W. Wiersbe

“Tuhan tidak memberkati kita hanya untuk membuat kita bahagia; Dia memberkati kita agar kita menjadi berkat bagi orang lain.” – Warren W. Wiersbe

  • Barry Bennett –

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Kesuksesan Itu Diciptakan, Bukan Kebetulan!

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

*Kesuksesan Itu Diciptakan, Bukan Kebetulan!*

Pernahkah kita menyadari bahwa ekspresi dan bahasa tubuh kita, menentukan kesuksesan dan kegagalan kita?

Buku “Tipping Point”, karya Malcolm Gladwell, membuktikan hal itu!
Wow….

Sekelompok pemirsa TV yang dipilih secara acak diminta untuk menilai ekspresi wajah dari tiga penyiar berita paling terkenal pada zaman itu, yang disiarkan di Acara Televisi ABC, NBC, dan CBS.
Yang dinilai persepsi “positif” atau “negatif” ekspresi para penyiar berita ini, saat mendiskusikan calon presiden tahun 1980:
Ronald Reagan dan Jimmy Carter.

Studi tersebut menemukan bahwa Peter Jennings sang pembawa berita ABC news memiliki “bias wajah” ketika membahas tentang Ronald Reagan—Jennings tampak sedikit lebih bahagia mendiskusikan Reagan dibandingkan saat mendiskusikan Carter di dalam berita yang dibacakannya
Dan bias wajah Jennings secara halus mempengaruhi pemirsa TV ABC untuk memilih Reagan.

Banyak ahli statistik membantah kesimpulan ini.
Padahal ABC mungkin jaringan TV yang paling memusuhi Reagan pada tahun 1980—pemirsa ABC seharusnya tidak memilih Reagan.

Gladwell berpendapat bahwa ekspresi wajah sang penyiar, berpotensi memainkan peran utama dalam meyakinkan pemirsa, siapa yang seharusnya mereka pilih.
Ekspresi wajah Peter Jennings-lah yang membuat pemirsa ABC berpikir lebih positif terhadap Ronald Reagan, sehingga akhirnya, memilih Reagan dalam pemilihan umum.

Dalam terminologi Gladwell, Jennings memenuhi syarat bertindak sebagai Salesman (mungkin saja dia tidak sengaja, “menjual” Reagan kepada para pemirsanya).

Inilah contoh , kemungkinan ribuan pemirsa yang memilih Reagan karena persuasi alias bujukan yang terjadi di alam bawah sadarnya.
Meski pemirsa ABC mengklaim bahwa mereka memilih Reagan karena kebijakannya.
Tetapi sesungguhnya tidak!

Menarik bukan?


Saya baru mengobrol dengan beberapa anak muda tentang membangun kesuksesan. Semua orang mau sukses dan ingin sukses tetapi yang terpenting adalah pelajari prosesnya mengapa seseorang bisa sukses.

“Jika bisnis sudah berjalan 2 tahun, dan tetap running well dan survive, itu baru dinamakan ‘mulai’ bisa berbisnis,” ujar P. Indra, suami saya menasihati anak-anak.

Nach… Ternyata beberapa anak muda ini, bisnis baru jalan setahun, ada untung sedikit, sudah sibuk belanja ini itu. Merasa sudah sukses…beliin pacar barang-barang branded. Ga heran setahun kemudian gulung tikar. Diputus pacar pula….

Ternyata diantara mereka ada yang kecanduan nonton drama Korea bahkan ada yang terjerat nonton film porno.

The things you think about determine the quality of your mind. Your soul takes on the color of your thoughts. – Marcus Aurelius

Hal-hal yang Anda pikirkan menentukan kualitas pikiran Anda. Jiwa Anda diwarnai oleh pikiran Anda. -Marcus Aurelius

Nach klo yang mewarnai pikiranmu itu drama Korea & film porno, kira-kira apa yang tersimpan di otak dan hatimu? Kita kan sudah belajar dari buku “Tipping Point” Malcolm Gladwell, apa pun yang kita pikirkan, yang tersimpan di dalam hati kita itu terpancar melalui sikap dan body-language kita…. Lha klo isi otakmu dan hatimu adalah drama Korea dan film porno, yang terpancar melalui pribadimu itu apa? Lalu kira-kira yang tertarik dengan kamu itu siapa?
Prinsipnya Like Attracts Like, orang menarik orang yang sejenisnya….’, ujar saya.

Semua orang ingin kaya, bahagia, sukses, dihormati tetapi lupa menginvestasikan hal-hal yang ingin dicapainya di dalam pikiran dan hatinya.

Prinsip hidup, jika kita menanam benih biji mangga, pasti panennya ya… Mangga. Gak mungkin durian. Sesimple itu, namun banyak yang menanam biji mangga, tetapi yang didoakan habis-habisan supaya berbuah durian.
Tuhan gak bisa mengabulkannya karena Tuhan bekerja berdasarkan hukum yang sudah diatur-Nya. Kita yang harus menyesuaikan diri dengan hukum-hukum itu…. “

“Bu Yenny, gak gampang jaga kekudusan ya bu?”

“Gampang….! Kamu tinggal awasi yang masuk saja. Apa yang kamu lihat, dengar dan baca. Pastikan semuanya hal-hal yang kudus. Jaga pergaulan yang baik, dengan orang-orang yang mengejar Tuhan dan kekudusan-Nya. Dengan sendirinya kita akan hidup kudus. Garbage In – Garbage Out, istilahnya dalam komputer.

Jiika mau sukses, baca buku-buku John Maxwell, Seth Godin, Jim Collin, Steven Covey dll. Dijamin ide-ide kreatif muncul semua.
Yang ditonton Warren Buffett, Billy Epperhart, Paull Milligan, Shark Tank, yang model begitu.
Bergaulnya dengan anak-anak muda yang ingin maju, bisnisnya oke dan yang dibicarakan ide-ide besar…. Dijamin dengan sendirinya, gak selera lagi nonton drama Korea…. Wkwkwk…. Kemajuan ke depan masih terbuka luas. Siapa cepat, dia yang dapat.”

“Success is not an accident, success is a choice“ – Stephen Curry.

“Kesuksesan bukanlah sebuah kebetulan, kesuksesan adalah sebuah pilihan“ – Stephen Curry.

P. Indra dan saya, klo dengerin anak-anak sedang ngobrol dengan teman-temannya, sungguh terpukau…
Dahsyatnya bisnis masa kini. Betapa banyaknya kemudahan yang mereka terima, yang tidak kami miliki dulu.

Berpikir maju yuk… Hidupi hidup ini dengan maksimal untuk kemuliaan Allah sehingga hidup yang hanya sekali ini memuaskan dan membanggakan.

Great minds discuss ideas; average minds discuss events; small minds discuss people. – Eleanor Roosevelt

Seorang pemikir hebat mendiskusikan ide; Seorang pemikir rata-rata mendiskusikan peristiwa; Orang yang pikirannya kecil mendiskusikan orang. -Eleanor Roosevelt

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Bagaimana dengan darah Yesus?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Bagaimana dengan darah Yesus?

Apakah kematian Yesus dan penumpahan darah-Nya diperlukan?
Apa yang dicapainya?
Apa arti darah-Nya bagi kita?

Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
(Matius 26:28 TB)
….. dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.
Ibrani 9:22 TB

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
Yohanes 6:54 TB
° Iman pada darah Yesus yang membuka jalan menuju kehidupan kekal bersama Allah.

…. menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
Kisah Para Rasul 20:28 TB
° Gereja dibeli dengan darah Yesus. Tanpa darah Yesus, hutang akan tetap terutang.

Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
Roma 5:9 TB
° Darah membenarkan dan menyelamatkan kita dari murka Allah yang akan datang. Murka yang akan datang menunjukkan bahwa penumpahan darah Yesus diperlukan.

Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya. Efesus 1:7 TB
° Darah, dan dengan demikian pengorbanan Yesus, diperlukan untuk pengampunan dosa.

Betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
Ibrani 9:14 TB
°Yesus mempersembahkan diri-Nya kepada Allah melalui kematian-Nya dan penumpahan darah-Nya agar kita dapat, dengan hati nurani yang bebas dari rasa bersalah, melayani Allah.

Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus. Ibrani 10:19 TB
° Darah memberi kita akses ke tahta kasih karunia-Nya. Itu memberi kita keberanian dan hubungan yang percaya diri dengan Bapa.

Darah Yesus tidak sekedar digunakan sebagai lirik lagu nyanyian semata. Melainkan harus dipahami dan diterima dengan iman sebagai pintu menuju ciptaan baru, kebenaran, otoritas, sukacita dan kedamaian. Kita dengan iman berdiri dalam karya salib yang telah diselesaikan Yesus dan menerima berkat penuh dari darah-Nya.

  • Barry Bennett –

Betapa merdekanya hidup kita sekarang… Kita tinggal menerima kebenaran ini dengan iman dan menggali firman Tuhan.
Untuk apa?
Mengetahui siapa jati diri kita, dengan melihatnya di dalam Alkitab.

Dengan mengenal Tuhan, maka kita pun akan mengenal diri kita sendiri.
Bukankah kita diciptakan serupa dan segambar dengan Allah? Kejadian 1:26.

Selain itu, dengan menggali firman Tuhan, maka kita tahu, harta karun apa saja yang kita miliki?
Dengan demikian kita bisa meraih, menggunakan apa yang telah Tuhan sediakan, untuk mencukupi kebutuhan kita dan keluarga, serta masih memiliki extra untuk berbagi benih, memberkati orang lain.
Itulah cara kerja Kerajaan Surga.

Kan dengan darah Yesus yang penting sudah selamat?
Kelimpahan, kesembuhan dll dari Tuhan, tidak otomatis. Ada bagian yang harus kita kerjakan, ada juga bagian Allah.
Orang menjadi miskin bukan karena tidak punya uang, mereka miskin karena tidak punya pengetahuan. Hosea 4:6

Belajar firman Tuhan yukk.. Dan direnungkan!

When you make a mistake and the devil comes and tells you ‘You’re no good,’ you don’t have to take on the guilt and condemnation he wants to put on you. No! You can immediately confess your mistake to God, thank Him for forgiving you and cleansing you with the blood of Jesus, and move forward in the victory of His grace and forgiveness. – Joyce Meyer

Ketika Anda melakukan kesalahan dan iblis datang dan memberi tahu Anda ‘Kamu tidak baik,’ Anda tidak harus menanggung rasa bersalah, atau menerima kutukan yang ingin dia berikan kepada Anda. Tidak! Anda dapat segera mengakui kesalahan Anda kepada Tuhan, berterima kasih kepada-Nya karena telah mengampuni Anda dan menyucikan Anda dengan darah Yesus, lalu bergerak maju dalam anugerah kemenangan dan pengampunan-Nya. -Joyce Meyer

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Apakah Prioritas Investasimu?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Apakah Prioritas Investasimu?

The first investment you have to make, is in yourself. You can not give what you do not have. – John C Maxwell.

Investasi pertama yang harus Anda lakukan adalah berinvestasi pada diri Anda sendiri. Anda tidak dapat memberikan apa yang tidak Anda miliki. – John C Maxwell.

Tuhan menegaskan kepada saya, prinsip ini, melalui 2 tokoh hebat yang mendunia: John C. Maxwell dan T. D. Jakes.

Dengan apik, T. D. Jakes, menggambarkan prinsip ini.
T. D. Jakes menunjukkan Jar, tempat air yang mewah, unik, lucu, keren dan mahal, tetapi ketika dituangkan ke dalam gelas, kosong… Tidak ada air yang menetes.

“Tidak peduli sehaus apa saya, ketika Jar itu dituang, tidak ada sesuatu yang bisa saya peroleh. Tidak ada air. Dengan cara yang sama, semewah apa pun penampilan seseorang, kalau dia tidak memiliki sesuatu di dalamnya, tidak ada sesuatu yang dapat diberikannya. Semua itu hanya bungkus, tanpa isi.”

Wow…. Saya merenung…

Berarti yang terpenting adalah membangun diri kita sendiri. From the inside out.
Caranya?
Ya melekat dengan Sang Empunya Kehidupan, Allah sendiri. Dialah sumber sukacita, damai sejahtera, antusias, semangat, energi yang membuat kita bergairah menyongsong kehidupan karena tahu, hidup kita punya tujuan.
Hidup kita bermakna.
Hidup kita berguna bagi orang lain.

Ketika hidup kita penuh dengan firman, kasih, damai sejahtera, hikmat, jawaban dll dalam hati, maka apa yang ada di dalam hati kita sedemikian penuhnya, hingga melimpah memberkati orang lain. Mereka memperoleh jawaban, arahan dan dipuaskan dari hikmat yang kita miliki.

Uniknya, sebagian orang masih tidak paham bahwa hidup hanya untuk diri sendiri, itu menjauhkannya dari kepuasan.
Mungkin saja hartanya kian menumpuk, tentu orang-orang mengaguminya tetapi berhenti sampai disitu saja. Justru dari hasil penelitian terbukti, menimbulkan iri hati dan persaingan. Akibatnya, teman-teman yang dimiliki hanyalah teman palsu.
Berteman tetapi saling bersaing pula. Melelahkan.

Kerinduan setiap orang adalah menjadi bagian dari sesuatu yang besar melampaui dirinya, dan bermakna.
Hidup yang bisa membangun dan membantu orang lain. Nach di dalam memberi itulah kita menerima kebahagiaan.


Seorang pria kaya yang merasa hidupnya hampa.
Seorang bijak menyarankan dia mengunjungi panti asuhan.
Dilihatnya anak-anak kecil yang hidupnya sederhana, namun bergairah penuh sukacita.

Seorang anak laki-laki kecil menghampirinya. Menggandeng tangannya, Berterima kasih untuk mainan yang dibawakannya.
Matanya yang kecil berbinar-binar dan menyentuh hatinya…
Sang pria kaya terharu….
Binar-binar keceriaan mulai bersemi di hatinya…
Ah… Ternyata hidupnya berguna.

“Aku bisa support mereka. Hidupku bermakna…,” bisiknya dalam hati.


Sadarkah kita, apa pun yang ada di dalam kita itu terpancar keluar?
Nilai-nilai hidup kita, mengalir melalui kata-kata, sikap, dan penampilan kita.

Dengarkan 10 menit pertama kalimat yang terucap, saat kita berjumpa dengan orang yang baru dikenal, maka kita tahu gambaran siapakah dia?

Mengeluh ketakutan terhadap Covid? Atau justru hidupnya begitu aman, penuh iman, dan menyongsong masa depan dengan ceria karena imannya?

Identitas kita yang sejati di dalam Tuhan itulah yang membuat kita menjadi pribadi yang utuh.
Kasih Allah yang mengalir melalui kita, karena kita terlebih dahulu dikasihi oleh Allah.
Rasa aman yang tak tergoyahkan, karena paham betul Allah berdiam di dalam roh kita.
Jika Allah ada di dalam kita, siapa dapat melawan kita?
Kita tidak takut akan kabar celaka, bencana dsb.
Yakin betul, seribu orang boleh rebah di sisiku dan sepuluh ribu di sebelah kananku, tetapi itu tidak akan menimpaku.
Malaikat-malaikat-Nya berkemah di sekeliling rumah kita.
Saat ada masalah menimpa, hatinya tetap tenang. Yang hatinya percaya kepada Tuhan, dijagai-Nya dengan damai sejahtera yang sempurna.
Hikmat Allah akan menolongnya menemukan jalan, saat tiada jalan.
Bersama Tuhan, tidak ada yang mustahil.

Pemahaman akan identitas diri seseorang di dalam Tuhan, memancar menjadi ‘aura’ atau wibawa Allah.
Penyertaan Allah yang tidak pernah meninggalkan dan membiarkannya, menjadi fondasi teguh dalam kepribadiannya.

“Orang yang baik, mengeluarkan hal-hal baik dari perbendaharaan hatinya yang baik”, ujar sang bijak. Karena hatinya dipenuhi perkataan Allah, maka perkataan Allah yang berupa roh dan hidup dan penuh kuasa, yang meluncur melalui bibirnya.

Hal-hal inilah yang bisa dibagikan kepada orang lain. Menjadi air sejuk yang memulihkan dari dahaga. Sehingga orang yang datang, mendekat, merasakan kesegaran yang baru karena kasih Allah di dalam hati orang yang percaya kepada-Nya bagaikan aliran-aliran air hidup….

Setiap orang punya tujuan hidup dan peran yang berbeda, namun saling melengkapi dan saling membutuhkan, untuk menggenapi rancangan Tuhan bagi dunia ini.

Mari kita berinvestasi, membangun diri kita, di atas fondasi kebenaran nilai-nilai Allah, yang tak lekang oleh waktu, tetap sama baik dahulu, sekarang dan selamanya. Menjadikan diri kita pribadi yang utuh, wadah yang taat dan setia, mengalirkan kehendak-Nya, melalui hidup kita.
Menggenapi tujuan hidup saat kita lahir ke dunia ini.

“Rather than love, than money, than fame, give me truth.”? Henry David Thoreau

“Melebihi dari cinta, uang, atau ketenaran, berikan kepadaku kebenaran.” – Henry David Thoreau

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 147 148 149 150 151 410